Search Articles & Publications

Showing 2927 articles found for "Meningkat"

STUDI LITERATUR: PERBANDINGAN EFEKTIVITAS BERBAGAI METODE PEMBELAJARAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Purba, Tessalonika
Abstract: Berdasarkan temuan penelitian yang dipublikasikan selama lima tahun terakhir (2020–2025), penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas berbagai pendekatan pembelajaran dalam pembelajaran matematika.… tematika. Data yang dikumpulkan dari delapan artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan membahas penerapan metode Problem Based Learning (PBL), Realistic Mathematics Education (RME), Cooperative Learning, Blended Learning, dan Team Assisted Individualization (TAI) dalam pembelajaran matematika di berbagai jenjang pendidikan. Studi ini menggunakan metode studi literatur deskriptif-komparatif dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang berbeda memiliki fitur dan keunggulan yang unik. Pendidikan matematika realistik (RME) meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah matematis siswa, sedangkan model masalah dasar belajar (PBL) efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan pemahaman konseptual siswa. Pembelajaran kooperatif, yang melibatkan kerja kelompok dan interaksi sosial, terbukti meningkatkan hasil belajar dan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar. Blended learning, di sisi lain, lebih fleksibel dan meningkatkan hasil belajar.

TRANSFORMASI PEMBELAJARAN FISIKA: IMPLEMENTASI PBL BERBASIS MEDIA PHET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA PAMASTA

Nani Sri Rezeki, Andre Agachi Purba
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan dukungan media interaktif PhET terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi Vektor di kelas X SMA PAMASTA… TA Tahun Ajaran 2024/2025. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya capaian hasil belajar fisika siswa, yang secara umum masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75,00. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik total sampling, yaitu kelas X-MIPA 1 sebagai kelompok eksperimen (n=30) yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model PBL berbantuan PhET, dan kelas X-MIPA 2 sebagai kelompok kontrol (n=30) yang menggunakan model pembelajaran langsung. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 15 soal yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen (85,33) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (76,89). Uji-t menghasilkan nilai thitung sebesar 4,37 yang lebih besar dari ttabel sebesar 1,67 pada taraf signifikansi α=0,05. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran PBL berbantuan media PhET memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan hasil belajar fisika siswa.

PERAN PROGRAM ASISTENSI MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI KEGURUAN PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Joen Parningotan Purba, Reflina Sinaga, Liskawaty Manullang, Theresia, Nora Wita Purba, Wido Munthe, Dahlia F. Simanullang
Abstract: The Independent Learning Campus Independent Program (MBKM) is a government initiative to improve the quality of higher education through off-campus learning activities, one of which is the Teaching Assistance program. This… is study aims to describe the role of the Teaching Assistance program in improving the teaching competence of students of the Elementary School Teacher Education Study Program (PGSD). The study used a descriptive qualitative approach with data collection methods through interviews, observations, and documentation. The results of the study showed that the Teaching Assistance program significantly supported the improvement of four dimensions of student teaching competence, namely pedagogical, professional, personality, and social competence. Students gain direct experience in the world of education, practice teaching skills, prepare learning tools, and build positive communication and interaction with school residents. In addition, students also develop character and personality as prospective professional educators. Thus, the Teaching Assistance program has proven to be an effective strategy in preparing competent PGSD graduates who are ready to face the real world of education work.  

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MODEL PEMBELAJARAN SELAMA KEGIATAN ASISTENSI MENGAJAR DI UPT SDN 066656 MEDAN SELAYANG

Albert Kristopel Hasibuan, Solafide M. Lumbantoruan, Sintya Engelina Br. Ginting, Asri Anjani Lamria Siahaan, Rizki Bastanta B. Manalu, Frikson Jony Purba
Abstract: Teaching assistance is part of a field experience program aimed at integrating theory learned in lectures with hands-on practice in the classroom. Through this activity, students are expected to develop pedagogical, professional,… essional, social, and personal competencies in line with the demands of the teaching profession. This teaching assistance activity is conducted at UPT SD Negeri 066656, one of the elementary schools in Medan, specifically located at Jl. Karya Sembada No. 182 A PB. Selayang II. The objective is to provide direct teaching experience, understand student characteristics, and develop skills in designing, implementing, and evaluating the learning process. Through this teaching assistance program, students not only observe the learning process but also actively participate in teaching activities and assist teachers in the learning process. This report is compiled as a form of accountability for the implementation of the teaching assistance activities and as a reflection on the experiences gained during the program. Additionally, students have carried out a series of activities focused on improving the quality of learning and applying 21st-century learning approaches. The activities conducted include: Students observing the learning process in the classroom, including analyzing the curriculum and students' learning needs. Students developing learning materials such as lesson plans/teaching modules and designing learning media. Students also actively participating in the adaptation of technology in learning.

PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMA SWASTA DESA MAJU

Andre Agachi Purba, Nani Sri Rezeki
Abstract: Secara umum fakta dilapangan model pembelajaran dan media pembelajaran yang disampaikan ke siswa kurang maksimal. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Hasil Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Yang Dilakukan Dengan… ngan Menerapkan Model Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Media Pembelajaran Pada Materi Pokok Pengukuran Di Kelas X Semester Ganjil SMA Swasta Desa Maju.  Jenis Penelitian Ini Adalah Penelitian Tindakan Kelas. Populasi Dari Penelitian Ini Adalah Seluruh Siswa Dan Siswi SMA Swasta Desa Maju. Yang Terdiri Hanya Dua Kelas Yaitu Kelas X MIPA Dan X IPS Dan Sampel Penelitian Dilakukan Secara Acak Dengan Memilih Jurusan Yaitu Kelas X MIPA Yang Terdiri Dari 24 Siswa. Dan Penelitian Ini Menggunakan Dua Siklus Untuk Mendapatkan Hasil Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Belajar Fisika. Instrumen Dalam Penelitian Ini Berjumlah 16 Butir Soal Berbentuk Pilihan Ganda Dengan 5 Option (A, B, C, D, Dan E) Yang Telah Di Uji Validitas, Reliabilitas, Tingkat Kesukaran, Dan Daya Pembeda.  Hasil Penelitian Diperoleh Dengan Hasil Uji Hipotesis Menggunakan Nilai Gain, Peningkatan Nilai Rata-Rata Keterampilan Berpikir Kritis Belajar Fisika Dari Prasiklus = 28,52 Ke Siklus I = 52,60 Adalah, N-G = 0,33 Dan Dikategorikan “Sedang”. Selanjutnya Peningkatan Nilai Rata-Rata Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Belajar Fisika Dari Siklus I = 52,60 Ke Siklus II = 87,24 Adalah N-G = 0,702 Dan Dikategorikan “Tinggi”. Hasil Dari Penelitian Ini Menunjukkan Ada Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Model Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Media Audio-Visual Pada Materi Pokok Pengukuran Kelas X Semester Ganjil SMA Swasta Desa Maju

Strategi Pengelolaan Aset Wakaf Untuk Pemberdayaan Ekonomi Di BWI Sumatera Utara

Faadihilah, Arif, Salsabila Br Damanik, Nadiva, Alzura, Zenaris, Samri Julianti Nasution, Yenni
Abstract: Wakaf merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, pengelolaan aset wakaf di Indonesia masih menghadapi berbagai… tantangan, seperti keterbatasan manajemen, rendahnya produktivitas aset, dan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai wakaf produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan aset wakaf yang diterapkan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Sumatera Utara dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara kepada narasumber dari BWI Sumatera Utara serta studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BWI Sumatera Utara menerapkan strategi berupa pendataan dan sertifikasi aset wakaf, penguatan kapasitas nazir, pengembangan wakaf produktif, serta kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset wakaf. Strategi tersebut dinilai mampu meningkatkan nilai manfaat aset wakaf sehingga tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan wakaf yang profesional dan produktif menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis syariah.

Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB) Sebagai Instrumen Fiskal Dalam Pembangunan Daerah

Indri, Shofiyah, Fahira Alzattin, Rizka, Vientiany, Dini
Abstract: Pajak“Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan salah satu instrumen fiskal yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan daerah dan mendukung pembangunan infrastruktur. Dalam era desentralisasi fiskal, pengelolaan… an PBB sektor perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) menjadi kewenangan pemerintah daerah, sehingga berkontribusi langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PBB sebagai instrumen fiskal dalam pembangunan daerah serta mengidentifikasi kendala dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBB memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan daerah, namun masih menghadapi kendala seperti ketidakakuratan data, rendahnya kepatuhan wajib pajak, dan keterbatasan sistem administrasi. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi pengelolaan PBB melalui digitalisasi dan peningkatan”kesadaran masyarakat.  

Analisis Peluang dan Ancaman Perdagangan Furnitur Indonesia di Pasar ASEAN: Studi Kasus Indonesia–Vietnam 2025

Aliansyah, Rifan
Abstract: Penelitian ini menganalisis peluang dan ancaman yang dihadapi sektor furnitur Indonesia dalam perdagangan internasional, dengan fokus pada Vietnam sebagai mitra dagang utama di kawasan ASEAN pada tahun 2025. Dengan menggunakan… unakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini bersumber dari data primer Badan Pusat Statistik (BPS) serta data sekunder dari jurnal ilmiah dan laporan pemerintah. Data primer menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025, total nilai ekspor furnitur Indonesia ke Vietnam mencapai $ 8.380.442,83, sedangkan nilai impor dari Vietnam mencapai $ 66.740.816,14. Hal ini mencerminkan defisit perdagangan sebesar sekitar $ 58,36 juta. Meskipun demikian, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif berupa ketersediaan kayu tropis berkualitas tinggi, tradisi desain budaya yang kaya, dan dukungan pemerintah yang terus meningkat. Ancaman utama meliputi persaingan ketat dari produsen Vietnam, inefisiensi logistik, dan hambatan birokrasi perdagangan. Penelitian ini merekomendasikan agar Indonesia melakukan diversifikasi pasar di kawasan ASEAN, meningkatkan nilai tambah produk, dan memperkuat diplomasi ekonomi bilateral dengan Vietnam.

Analisis Peluang, Ancaman, dan Solusi Ekspor kerajinan Bambu Indonesia ke India pada Periode 2025

Sarah, Yuni
Abstract: Kerajinan bambu merupakan produk ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal yang memiliki potensi ekspor tinggi, khususnya ke pasar India. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang, tantangan, dan strategi pengembangan… embangan ekspor kerajinan bambu Indonesia ke India pada tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) menggunakan data sekunder dari BPS, FAO, UNCTAD, IBEF, IMARC Group, dan berbagai literatur ilmiah terkait. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi daya saing ekspor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume ekspor kerajinan bambu Indonesia ke India pada tahun 2025 mencapai 70.541 kg dan memiliki prospek yang positif seiring meningkatnya permintaan produk ramah lingkungan. Kekuatan utama terletak pada keunikan desain, nilai budaya, dan bahan berkelanjutan, sedangkan tantangan utama meliputi persaingan dengan produsen lokal India, konsistensi kualitas produk, keterbatasan teknologi, dan hambatan perdagangan. Strategi yang direkomendasikan mencakup peningkatan kualitas produk, inovasi desain, penguatan pemasaran digital, serta dukungan kebijakan ekspor. Penelitian ini menegaskan bahwa kerajinan bambu berpotensi menjadi komoditas unggulan dalam meningkatkan daya saing ekspor Indonesia di pasar India.

PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL MODERASI

Nuriyah Dani Darmawan, Intihanah, Nitri Mirosea
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan, serta menguji peran profitabilitas sebagai variabel moderasi pada hubungan tersebut. Sampel… el penelitian terdiri dari 87 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024, dipilih menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 435 unit observasi. Pengungkapan CSR diukur menggunakan indeks GRI (Global Reporting Initiative) G4, nilai perusahaan diukur dengan Tobin's Q, dan profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Metode analisis yang digunakan adalah regresi moderasi (Moderated Regression Analysis/MRA) dengan data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas terbukti memperkuat (memoderasi secara positif) hubungan antara pengungkapan CSR dan nilai perusahaan. Temuan ini mendukung teori legitimasi dan teori sinyal, bahwa perusahaan yang secara aktif mengungkapkan aktivitas CSR dan memiliki kinerja keuangan yang baik akan lebih dipercaya oleh investor sehingga nilai perusahaan meningkat.