Search Articles & Publications

Showing 12 articles found for "Foot"

Fangirling Culture in X: a Virtual Ethnographic Study of Seventeen Boygroup Fans in Makassar City

Nabila Rahmayuni Saharuddin, Abdul Rahman
Abstract: This study explores the cultural practice of fangirling on social media platform X as a space for identity negotiation and communal solidarity in the digital era. Using a digital ethnography approach, data was collected… through participant observation, in-depth interviews with fans, and a documentary study of the digital footprints of the informants. The results show that fangirling is not merely a form of passive consumption, but rather a communal cultural activity carried out massively and organized through fictitious kinship structures in cyberspace. This phenomenon manifests itself in the form of digital "work culture," such as the ritual of collectively streaming music and mobilizing votes to increase the symbolic capital of the idol group SEVENTEEN on the global stage. This practice confirms a shift in social interaction patterns, where group loyalty is bound by a commitment to the idol's aesthetics and achievements. Anthropologically, this activity creates a new value system that blurs the boundaries between the private space of fans and the digital public space, while simultaneously strengthening the position of social media platform X as a primary locus in the formation of contemporary popular culture.

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gagal Jantung Dengan Penerapan Pijat Kaki Untuk Menurunkan Foot Edema Di Ruang Seruni Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang

Siti Nuratna Habibah, Dewi Nur Puspita Sari, Irda Julianida
Abstract: Latar belakang :  Gagal jantung kongestif atau Congestive Heart Failure (CHF) merupakan kelainan fungsi jantung, sehingga jantung tidak mampu memompa darah untuk memenuhi metabolisme jaringan. Gejala yang sering muncul dan… dan menjadi masalah utama dari penyakit CHF adalah edema pada kaki. Edema kaki adalah terjadinya akumulasi cairan di kaki dan tungkai yang diakibatkan oleh peningkatan volume ekstraseluler. Edema kaki dapat dikurangi dengan melakukan penatalaksanaan pemijatan pada kaki, dimana dengan pijat kaki akan menstimulasi pengeluaran cairan melalui saluran limfe sehingga menurunkan kejadian edema kaki. Tujuan : Untuk memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif terhadap pasien gagal jantung dengan Intervensi Pijat Kaki Untuk Menurunkan Foot Edema Di Ruang Seruni RSUD Kabupaten Tangerang. Metode : Terapi pijat kaki dilakukan sesuai SOP dengan waktu 10-15 menit dalam kurun waktu 3 hari. Masing-masing gerakan 15 detik. Hasil : Hasil implementasi selama 3 hari dengan intervensi penerapan terapi relaksasi pijat kaki dan berkolaborasi dengan obat lasik untuk menurunkan foot edema pada pasien gagal jantung. Didapatkan hasil penurunan hari pertama obat lasik 2 mm dan terapi pijat 2mm, hari kedua obat lasik 1 mm dan terapi pijat 2mm, hari ketiga obat lasik 1 mm dan terapi pijat 2mm, Kesimpulan : Hasil implementasi selama 3 hari dengan intervensi penerapan terapi relaksasi pijat kaki berkolaborasis obat lasik untuk menurunkan foot edema pada pasien gagal jantung. Didapatkan hasil bahwa ada penurunan secara objektif dan subjektif setelah diberikan terapi relaksasi pijat kaki secara bertahap selama 3 hari.