Search Articles & Publications

Showing 1102 articles found for "Wawancara"

REKONSTRUKSI SEJARAH BERDIRINYA PESANTREN USWATUN HASANAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN ISLAM DI WILAYAH MANGKANG

Bunga Fitri Lestari, Habib Aifan Kamil, Atina Asnassyifa, Ika Alief Affifah, Ilza Fadilatun Nadifa, M Rikza Chamami
Abstract: Penelitian ini bertujuan merekonstruksi secara historis proses berdirinya Pondok Pesantren Uswatun Hasanah di Mangkang serta menganalisis peran dan kontribusinya terhadap perkembangan Islam dan kehidupan sosial-keagamaan… masyarakat setempat. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan menelusuri latar sosial-keagamaan, peran tokoh pendiri, dinamika kelembagaan, serta pengaruh pesantren terhadap pembentukan tradisi keislaman di wilayah Mangkang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan historis karena fokus kajian adalah rekonstruksi proses berdirinya Pondok. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, wawancara dengan pengasuh, keluarga pendiri, dan observasi terhadap aktivitas kependidikan dan keagamaan di lingkungan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pesantren Uswatun Hasanah berkembang dari pondok berbasis tradisional menjadi kompleks pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan formal, nonformal, dan kepesantrenan, sekaligus berperan sebagai pusat dakwah, kaderisasi, dan penguatan identitas keagamaan masyarakat Mangkang. Temuan ini menegaskan posisi pesantren sebagai agen penting dalam pembinaan generasi muslim berilmu dan berakhlak serta sebagai motor transformasi sosial-keagamaan di tingkat lokal.​

AKULTURASI BUDAYA DAN SEJARAH MASJID MENARA LAYUR SEMARANG : JEJAK KOMUNITAS ARAB DI KOTA PESISIR

M. Azka Ulinnuha, Aulya Naysa Abila, Saskia Meilana Siswanto, Nasila Ayu Natasya, Faiz Irkham Maulana, M. Rikza Chamami
Abstract: Abstrak ini mengkaji akulturasi budaya dan sejarah Masjid Layur Menara yang terletak di Semarang, sebuah kota pesisir yang kaya akan keberagaman budaya.Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana perpaduan budaya tercermin… ercermin dalam desain arsitektur dan fungsi dari masjid tersebut, yang juga menjadi saksi bisu kehadiran komunitas Arab di daerah ini. Melalui studi ini, diharapkan terungkap peran penting masjid dalam memperkuat identitas budaya lokal yang plural.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data meliputi observasi langsung ke lokasi, studi literatur terkait sejarah dan budaya setempat, serta wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan pengurus masjid. Pendekatan ini membantu mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang nilai sejarah dan budaya yang melekat pada Masjid Layur Menara, sehingga analisis dapat dilakukan secara mendalam dan kontekstual.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Layur menggabungkan elemen arsitektur dari budaya Arab, Melayu, dan Jawa.Salah satu ciri khasnya adalah menara masjid yang memiliki fungsi ganda, tidak hanya sebagai simbol keagamaan tetapi juga sebagai mercusuar yang berperan mengawasi lalu lintas kapal di sekitar pelabuhan.Hal ini menunjukkan keterkaitan erat antara fungsi sosial dan keagamaan yang melekat pada masjid dalam konteks kehidupan masyarakat pesisir Semarang.Penelitian ini menegaskan bahwa Masjid Layur Menara bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol penting akulturasi budaya dan keberadaan komunitas Arab yang memberikan kontribusi pada kehidupan sosial dan budaya di Semarang.Masjid ini dapat dipandang sebagai warisan budaya yang memperkaya sejarah kota pesisir sekaligus membantu melestarikan identitas budaya yang beragam dan dinamis di wilayah tersebut.

KONTRIBUSI PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN AL-AMANAH DALAM MENINGKATKAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA

Taufiqul Huda, Nurul Erlina, Lisa Damayanti, Ailsya Fauzia Haryono, Dwi Amalia, M Rikza Chamami
Abstract: Penelitian ini membahas kontribusi Pondok Pesantren Al-Amanah dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui kegiatan pendidikan dan kehidupan sehari-hari santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif… riptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderat seperti sikap seimbang, toleransi, dan keadilan ditanamkan melalui pembelajaran kitab, keteladanan para pengasuh dan ustadz, serta pembiasaan dalam berbagai aktivitas sosial dan keagamaan. Lingkungan pesantren yang dihuni santri dari beragam daerah turut memperkuat terbentuknya sikap saling menghargai dan keterbukaan. Meski demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan, seperti kemampuan santri yang beragam, pengaruh konten digital yang tidak tervalidasi, serta keterbatasan sarana dan sumber daya pendidik. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam memperkuat moderasi beragama, sekaligus membutuhkan penguatan literasi digital dan strategi pembelajaran yang lebih adaptif agar nilai moderasi dapat diinternalisasi secara lebih optimal.

PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI Z (Studi Kasus SMA Jawahirul Hikmah Tulungagung)

Mochammad Nurdin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan karakter Generasi Z di SMA Jawahirul Hikmah Tulungagung. Guru Pendidikan Agama Islam memiliki kontribusi penting dalam pembentukan… bentukan karakter tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral dan spiritual yang kuat. Di tengah arus digitalisasi dan keterbukaan informasi yang tinggi, generasi Z menghadapi tantangan karakter yang kompleks, seperti menurunnya empati, sikap individualis, dan lemahnya kontrol diri. Oleh karena itu, diperlukan strategi pendidikan yang tepat guna menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, koordinator pendidikan karakter, guru PAI, dan siswa SMA Jawahirul Hikmah Tulungagung. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah diperolehnya pemahaman mendalam tentang bagaimana peran guru PAI mampu berperan dalam pembentukan karakter siswa generasi Z melalui kegiatan keagamaan, keteladanan guru, serta dukungan lingkungan sekolah yang religius. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam dalam menjawab tantangan moral generasi masa kini.Kata Kunci: Akhlak, peserta didik, menuntut ilmu.

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI EVALUASI PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM: STUDI KASUS PELAKSANAAN EVALUASI DI MTSN 2 KARANGANYAR

Adi Kurniawan, Aryan Andika, Yusup Rohmadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi nilai-nilai evaluasi pendidikan dalam perspektif Islam melalui studi kasus pada praktik evaluasi pembelajaran di MTsN 2 Karanganyar. Latar belakang penelitian ini muncul… uncul dari adanya kesenjangan antara konsep evaluasi pendidikan Islami yang menekankan prinsip keadilan, kejujuran, pembinaan akhlak, serta pengembangan potensi peserta didik dengan realitas praktik evaluasi yang masih berfokus pada capaian kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui observasi proses evaluasi pembelajaran, analisis dokumen sekolah, serta wawancara dengan kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru mata pelajaran, pembina boarding, dan siswa kelas boarding. Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik evaluasi di MTsN 2 Karanganyar telah mengintegrasikan sebagian prinsip evaluasi Islami, terutama pada aspek kejujuran, ketertiban belajar, dan pembinaan karakter melalui sistem monitoring harian di asrama. Namun, aspek evaluasi holistik yang mencakup spiritualitas, akhlak, dan karakter masih belum terstruktur dan belum memiliki instrumen baku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi evaluasi berbasis nilai Islam di madrasah ini menunjukkan perkembangan positif, tetapi masih memerlukan penguatan pada aspek perencanaan instrumen, penjaminan mutu, dan tindak lanjut evaluasi. Oleh karena itu, integrasi konsep evaluasi Islami berbasis hisbah dan tazkiyah al-nafs dapat menjadi arah pengembangan sistem evaluasi yang lebih komprehensif.

ANALISIS PENERAPAN KEPEMIMPINAN PROFETIK ERA SOCIETY 5.0 DI MADRASAH ALIYAH NEGERI PALOPO

Susiyanti, Alauddin, Tasdin Tahrim
Abstract: Skripsi ini membahas tentang penerapan kepemimpinan profetik era society 5.0 di MAN Palopo. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui penerapan kepemimpinan profetik di MAN Palopo, untuk mengetahui tantangan yang di hadapi… api kepala madrasah, guru dan siswa dalam menerapkan kepemimpinan profetik di MAN Palopo dan untuk mengetahui peran teknologi dalam mendukung penerapan kepemimpinan profetik dalam menghadapi tuntutan society 5.0 di MAN Palopo. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu kepala madrasah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan pembahasan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan profetik di MAN Palopo diimplementasikan melalui empat dimensi utama: siddiq (kejujuran), amanah (dapat dipercaya), tabligh (komunikasi efektif), dan fathanah (kecerdasan) yang terintegrasi dalam manajemen sekolah dan kurikulum pembelajaran. Tantangan yang dihadapi meliputi kesenjangan digital di kalangan tenaga pendidik, keterbatasan infrastruktur teknologi, resistensi terhadap perubahan, serta kompleksitas dalam menyeimbangkan nilai-nilai keislaman dengan kemajuan teknologi. Sementara itu, teknologi berperan signifikan sebagai enabler dalam implementasi kepemimpinan profetik melalui pengembangan sistem informasi manajemen yang transparan, platform komunikasi digital, personalisasi pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model kepemimpinan pendidikan Islam kontemporer serta implikasi praktis bagi pengambil kebijakan dalam transformasi lembaga pendidikan Islam menghadapi era Society 5.0.

BUDAYA MELAYU DAN PENGARUH ISLAM DALAM UPACARA PERNIKAHAN DI KECAMATAN SIAK

Afifah Dwi Ramadhani, Yasnel
Abstract: Tradisi adalah kebiasaan yang telah ada sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan sebuah kelompok masyarakat, negara, kebudayaan, waktu, dan agama. terkait dengan adat pernikahan masyarakat melayu. Penelitian ini adalah… ah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan normatif. Untuk mendapatkan data sekunder, observasi dan wawancara mendalam digunakan untuk mendapatkan data primer dan perpustakaan. Studi ini menemukan bahwa upacara adat pernikahan Melayu terdiri dari beberapa tahapan: merisik-risik, meminang, bertunang, berinai, akad nikah, tepuk tepung tawar, berendam, bersanding, jamuan makan tradisional, dan balas kunjungan.

DESCRIPTION IN ETHNOGRAPHY: THE MARRIAGE CEREMONY CULTURE OF THE LANNI TRIBE IN GOYAGE VILLAGE, GOYAGE DISTRICT, TOLIKARA REGENCY

Wenda , Lemurah, Tabuni , Larius, Paramma, Paramma
Abstract: Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Bahasa Lanni pada upacara pernikahan Suku Lanni Kampung Goyage Distrik Goyage Kabupaten Tolikara. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengunakan metode penelitian… elitian kualitatif dengan mengedepankan analisis Deskripti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara tentang hal yang diteliti dengan jelas dalam pembahasan hasil penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun kesimpulan yang dapat di petik dari hasil penelitian ini adalah proses pelamaran hingga pernikahan bagi masyarakat Suku Lanni Kampung Goyage distrik Goyage Kabupaten Tolikara yang terdapat nilai-nilai budaya yang perlu diwariskan kepada generasi penerus, melestarikan dan mengembangkan budaya Suku Lanni  Kampung Goyage dengan kata lain melestarikan dan mengembangkan budaya nasional. Aktifitas upacara adat yang berkaitan erat dengan sistem adat merupakan salah satu wujud kebudayaan yang paling sulit dirubah oleh masyarakat Suku Lanni Kampung Goyage distrik Goyage Kabupaten Tolikara.

ANALYSIS OF THE ROLE OF EDUCATION AND TRAINING IN IMPROVING EMPLOYEE COMPETENCY AT THE KALAENA SUB-DISTRICT OFFICE, EAST LUWU REGENCY

Astika , Chiko, Chandra, Arya, Aryanti , Melisa, Astika , Cica, Erwina, Erwina, Munawir, Munawir
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kompetensi pegawai di Kantor Camat Kalaena Kabupaten Luwu Timur. Metode kualitatif dengan pendekatan regresi linear berganda digunakan pada… 12 responden dari 14 pegawai negeri sipil yang telah mengikuti program pendidikan dan pelatihan. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kompetensi (t=2,830; p=0,018), pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kompetensi (t=2,888; p=0,016), dan secara simultan keduanya berpengaruh signifikan (F=9,823; p=0,004). Koefisien determinasi (R²=0,612) menunjukkan 61,2% variasi kompetensi dijelaskan oleh pendidikan dan pelatihan. Penelitian ini mengkonfirmasi pentingnya investasi dalam program pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pegawai dalam pelayanan publik.

EVALUATION OF MERIT-BASED FUTSAL COACHING PROGRAM: THE CASE OF PRIMAVERA ACADEMY IN EAST KUTAI

fauzi, Muhammad Sukron Fauzi
Abstract: Penelitian ini bertujuan yakni sebagai bahan evaluasi program pembinaan prestasi primavera futsal academy Kutai Timur. Model pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan dengan model CIPP. Subjek dalam… m penelitian ini meliputi sumber daya manusia yang ada di Primavera Futsal Academy Kutai Timur. Teknik pengumpulan data melalui 3 cara yaitu: Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Hasil dalam penelitian ini, Evaluasi Conteks kategori “Baik” dikarenakan memiliki AD/ART dan tujuan program pembinaan yang jelas. Evaluasi Input dalam penelitian ini menunjukan hasil “Cukup Baik” dikarenakan memiliki sarana dan prasarana yang lengkap tetapi beberapa perlu diganti dan memiliki SDM tetapi masi kurang. Evaluasi Process pada penelitian ini mendapatkan hasil “Cukup Baik” dikarenakan memiliki program latihan yang baik dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan tetapi waktu pelaksanaanya masih kurang. Evaluasi Product pada penelitian ini mendapatkan hasil “ Cukup Baik” dikarenakan memiliki prestasi dikategori umum, tetapi tidak konsisten di pengaruhi beberapa faktor seperti jam terbang yang kurang, turnamen yang diikuti jarang ada kelompok umur dan latihan yang dilakukan terkendala dengan waktu yang terbatas.