Search Articles & Publications

Showing 1947 articles found for "Awan"

AKUNTABILITAS BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE PADA UMKM: PELUANG DAN TANTANGAN

Nasution, Juni Erpida, Widiyan, Tika, Arumsari, Tania
Abstract: Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi digital dalam berbagai sektor, termasuk pengelolaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi… si akuntabilitas berbasis Artificial Intelligence pada UMKM di Kota Makassar serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas pemilik dan pengelola UMKM yang telah memanfaatkan teknologi digital dalam aktivitas usahanya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI melalui aplikasi pembukuan digital, chatbot, analisis data penjualan, dan sistem pemasaran digital mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kualitas pengelolaan informasi usaha. Penggunaan AI juga membantu pelaku UMKM dalam memperkuat sistem pencatatan transaksi dan pelaporan keuangan sehingga mendukung peningkatan akuntabilitas usaha. Namun demikian, implementasi AI masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, biaya teknologi, serta risiko keamanan dan privasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Artificial Intelligence memiliki potensi besar dalam mendukung akuntabilitas UMKM, tetapi keberhasilannya memerlukan peningkatan kapasitas digital, dukungan infrastruktur, dan tata kelola teknologi yang memadai.

ANALISIS PRAKTIK PEMBELAJARAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA SERTA MEMAHAMI KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK DI ERA MODERN

Febyoni Asmita, Dwi, Syuhada, Elda, Maidisha Apriliana, Widya, Fendrik, Muhammad, Oktaviani, Cici
Abstract: Pembelajaran di era modern menuntut guru untuk menerapkan praktik pedagogis yang adaptif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pembelajaran guru dalam… am meningkatkan kemampuan siswa serta mengkaji pemahaman guru terhadap kebutuhan, minat, potensi, dan gaya belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui variasi metode, komunikasi interaktif, serta pemberian umpan balik yang mendukung perkembangan belajar. Pemahaman terhadap karakteristik peserta didik dilakukan melalui pengamatan perilaku, interaksi pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar. Kesimpulannya, praktik pembelajaran yang responsif terhadap karakteristik peserta didik mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan kemampuan siswa secara lebih optimal.

KONTROVERSI KONTEN VIRAL DAN PEMBENTUKAN OPINI PUBLIK DI MEDIA DIGITAL: STUDI KASUS RESEPSI AUDIENS TERHADAP KASUS GIVEAWAY WILLIE SALIM

Natalia Sari Pujiastuti, Jovan Sakti Nilnamuna, Dela Kristiyani, Fazil Miftakhul Hakim, Nadjuwa Aprilia Wansa, Khasana Puja
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana opini publik terbentuk di media sosial terkait kontroversi dugaan manipulasi program giveaway yang dilakukan oleh creator TikTok Willie Salim. Penelitian menggunakan metode… de kualitatif deskriptif dengan pendekatan Teori Resepsi Encoding/ Decoding dari Stuart Hall untuk melihat bagaimana Masyarakat menafsirkan informasi yang beredar di berbagai platform media sosial. Fokus penelitian diarahkan perbedaan antara citra positif yang ditampilkan dalam video TikTok dengan fakta di balik layar yang kemudian diungkap melalui kanal  YouTube Podcast Bang Denny Sumargo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra Willie Salim sebagai kreator dermawan yang aktif membantu masyarakat selama periode 2023–2025 mengalami penurunan kepercayaan setelah muncul dugaan bahwa sebagian konten giveaway dibuat secara terencana atau settingan. Konten-konten tersebut sebelumnya berhasil menarik perhatian publik dengan jutaan penonton dan ratusan ribu likes. Temuan Penelitian juga memperlihatkan bahwa banyak netizen menganggap konten tersebut sebagai bentuk eksploitasi kemiskinan atau poverty porn demi mendapatkan perhatian dan popularitas di media sosial. Reaksi  masyarakat kemudian terbagi menjadi beberapa kelompok. Sebagian besar berada pada posisi oposisi, yaitu menolak dan mengkritik tindakan tersebut karena dianggap tidak jujur. Sebagian lainnya berada pada posisi negosiasi, yaitu tetap mengkritik kebohongan dalam konten tetapi masih menghargai adanya bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Sementara itu, kelompok yang sepenuhnya mendukung Willie Salim semakin sedikit dan umumnya berasal dari pengikut setia yang tetap percaya pada sang kreator. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terbukanya informasi dari berbagai platform media sosial membuat audiens tidak lagi menjadi penonton pasif, tetapi lebih kritis dalam menilai konten digital. Fenomena ini juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyrakat terhadap pentingnya kejujuran, etika komunikasi, dan tanggung jawab moral dalam dunia media sosial.

ANALISIS EFEKTIVITAS STRATEGI PEMASARAN PERUSAHAAN JASA OUTSOURCING DALAM UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING PADA PT RAJAWALI BERDIKARI INDONESIA

Detry Dafa Sadid
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh PT Rajawali Berdikari Indonesia serta merumuskan strategi pemasaran yang sebaiknya diterapkan dalam upaya meningkatkan daya saing perusahaan… haan jasa outsourcing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap dokumen perusahaan, company profile, media promosi, website, media sosial, serta materi internal yang berkaitan dengan aktivitas pemasaran. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, pengkodean, kategorisasi, interpretasi, serta analisis strategis menggunakan STP, Marketing Mix 7P, SWOT, IFAS, dan EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran PT Rajawali Berdikari Indonesia diterapkan melalui segmentasi pasar berdasarkan jenis industri, wilayah layanan, kebutuhan tenaga kerja, dan karakter organisasi klien. Target utama perusahaan meliputi sektor financial services, e-commerce, teknologi digital, logistik, serta industri yang membutuhkan pengelolaan sumber daya manusia dalam jumlah besar. Positioning yang dibangun perusahaan menekankan citra sebagai perusahaan outsourcing yang profesional, terpercaya, responsif, patuh regulasi, fleksibel, dan berkualitas. Hasil analisis IFAS menunjukkan total skor strength sebesar 3,75 dan total skor weakness sebesar 1,85. Hasil analisis EFAS menunjukkan total skor opportunity sebesar 3,60 dan total skor threat sebesar 1,60. Berdasarkan koordinat SWOT, perusahaan berada pada Kuadran I, yaitu posisi growth-oriented strategy. Strategi yang direkomendasikan adalah pertumbuhan agresif tetapi terukur melalui penguatan positioning, digital marketing terintegrasi, account-based marketing, referral, networking, testimoni digital, serta diferensiasi layanan berbasis people plus technology.

KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB: SOLUSI MENGATASI EKSPLOITASI DAN KEKERASAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

Viola Aurelia Almughniy, Widiyanti Utami, Azzahra Raihatul Janah, Winizz Habibah, Khadeeja ‘Aina Naafi’a, Ratna Fitria
Abstract: Penelitian ini menganalisis peran Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dalam melaksanakan tugasnya untuk melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban eksploitasi dan kekerasan. Penelitian… enelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggali mekanisme kerja, tantangan dan strategi BP3MI dalam menangani aduan kasus eksploitasi dan kekerasan melalui wawancara dengan staf kunci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BP3MI telah mengupayakan penegakan sila ke-2 yakni “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” dengan menjalankan program pencegahan, pemantauan, dan penanganan kasus untuk memastikan pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban eksploitasi dan kekerasan mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum secara penuh. Namun, efektivitas program-program ini, dalam pelaksanaannya memiliki beberapa kendala seperti kurangnya data dari aduan, hambatan koordinasi dengan perwakilan luar negeri, dan keterbatasan pekerja internal. Strategi BP3MI berbasis edukasi, media digital dan kolaborasi lintas lembaga membantu meningkatkan efektivitas perlindungan, namun penguatan sumber daya dan koordinasi masih diperlukan untuk memperbaiki perlindungan pekerja migran Indonesia secara menyeluruh.  

INTEGRASI PENDEKATAN SOSIO-PSIKOLINGUISTIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI ERA MODERN

Erni Nurjaya, Darmawati
Abstract: Penelitian ini mengkaji integrasi pendekatan sosio-psikolinguistik dalam pembelajaran bahasa Arab di era modern, serta implikasinya terhadap kemampuan berbahasa, retensi kosakata, dan motivasi belajar peserta didik. Metode… de yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi kurikulum. Analisis data mengikuti tiga tahap utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan sosio-psikolinguistik yang memadukan aspek kognitif psikolinguistik dengan dimensi sosial-kultural sosiolinguistik memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Arab, retensi kosakata jangka panjang, serta motivasi belajar yang lebih tinggi. Kendati demikian, implementasi di lapangan masih terkendala oleh kesenjangan kompetensi guru, kurikulum yang belum sepenuhnya mendukung pembelajaran kontekstual, dan keterbatasan infrastruktur digital di wilayah kurang berkembang.

STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KENDALA PEMBELAJARAN PJOK DI SEKOLAH DASAR DENGAN KETERBATASAN FASILITAS

Anisatul Falihah, Lisa Damayanti, Pathurrohman
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengatasi kendala pembelajaran PJOK di sekolah dasar dengan keterbatasan fasilitas sebagai upaya mengisi gap riset yang telah diidentifikasi sebelumnya. Penelitian… elitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru, kendala pembelajaran, dan tingkat efektivitasnya merupakan tiga aspek yang saling berkaitan dalam pelaksanaan pembelajaran PJOK. Dari sisi strategi, guru mampu menerapkan pendekatan adaptif melalui modifikasi alat sederhana, penggunaan metode berbasis permainan, serta pengelolaan kelas yang fleksibel. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaga pembelajaran tetap aktif dan bermakna meskipun fasilitas terbatas. Namun, terdapat kendala signifikan yang dihadapi guru, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan waktu pembelajaran, serta kurangnya variasi metode. Kendala tersebut tidak hanya berdampak pada aspek teknis, tetapi juga mempengaruhi motivasi dan perkembangan keterampilan motorik siswa. Meskipun demikian, strategi yang diterapkan guru menunjukkan efektivitas yang cukup baik, ditandai dengan meningkatnya partisipasi siswa, pemahaman konsep dasar, serta pengelolaan pembelajaran yang lebih efisien dan kondusif. Temuan ini menegaskan bahwa kreativitas dan kemampuan adaptasi guru menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas pembelajaran PJOK di tengah keterbatasan fasilitas. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan model strategi adaptif yang dapat dijadikan rujukan bagi guru dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK di sekolah dasar.

KAJIAN PSIKOLINGUISTIK: PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA PADA ANAK USIA 2 TAHUN

Sri Mulya Nengsi, Darmawati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa pertama pada anak usia 2 tahun dalam kajian psikolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikolinguistik. Subjek… bjek penelitian adalah seorang anak usia 2 tahun yang sedang berada pada tahap awal perkembangan bahasa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerolehan bahasa pertama pada anak usia 2 tahun berkembang secara bertahap melalui interaksi dengan lingkungan sekitar. Dalam aspek fonologi, anak mulai mampu mengucapkan bunyi vokal dan konsonan sederhana meskipun masih terdapat penyederhanaan bunyi tertentu. Dalam aspek kosakata, anak telah mampu menggunakan kata-kata sederhana yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari. Bentuk tuturan anak umumnya berupa tuturan satu kata dan dua kata sederhana yang digunakan untuk menyampaikan keinginan dan respons terhadap lingkungan sekitar. Pemerolehan bahasa anak dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, intensitas komunikasi, interaksi sosial, dan stimulus bahasa yang diterima anak dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan yang komunikatif memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan bahasa anak usia dini.

PENGARUH PENGELOMPOKAN KELAS (UNGGULAN DAN NON UNGGULAN) TERHADAP PRESTASI SISWA DI SMP N 6 PADANGSIDIMPUAN

Rosti Malini Gultom
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengelompokan kelas unggulan dan non unggulan terhadap prestasi siswa di SMP Negeri 6 Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian&#8230; elitian komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII, sedangkan sampel penelitian terdiri dari siswa kelas unggulan dan kelas non unggulan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi nilai rapor siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata prestasi belajar siswa kelas unggulan lebih tinggi dibandingkan kelas non unggulan. Nilai rata-rata siswa kelas unggulan sebesar 87,5, sedangkan kelas non unggulan sebesar 78,3. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pengelompokan kelas unggulan dan non unggulan terhadap prestasi siswa di SMP Negeri 6 Padangsidimpuan. Pengelompokan kelas memberikan dampak positif terhadap peningkatan prestasi belajar siswa, khususnya pada kelas unggulan yang memiliki lingkungan belajar lebih kompetitif dan kondusif. Namun demikian, sekolah tetap perlu memperhatikan pemerataan kualitas pembelajaran agar tidak terjadi kesenjangan antarsiswa.

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMASYARAKATAN DALAM PEMENUHAN HAK PELAYANAN KESEHATAN WARGA BINAAN DENGAN HIV DI LAPAS NARKOTIKA KELAS IIA JAKARTA

Devy Elzanila Rahmah Dhany, Rahmawati, Rahmawati
Abstract: Pelaksanaan kebijakan pemasyarakatan dalam pemenuhan hak pelayanan kesehatan warga binaan dengan HIV/AIDS masih menghadapi persoalan mendasar yang bersifat menyeluruh. Meskipun Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan&#8230; emasyarakatan secara tegas mengamanatkan bahwa setiap warga binaan berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang setara dengan standar nasional, realitas di lapangan menunjukkan bahwa keterbatasan tenaga medis, lemahnya sosialisasi regulasi kepada pelaksana di level operasional, prosedur birokrasi yang belum sepenuhnya disesuaikan dengan regulasi terbaru, serta melemahnya jejaring pendampingan dari lembaga swadaya masyarakat menjadi hambatan nyata dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pemasyarakatan dalam pemenuhan hak pelayanan kesehatan warga binaan dengan HIV/AIDS di Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edwards III. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap 13 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi telah berjalan, namun belum optimal, dengan dimensi disposisi menjadi kekuatan utama, sementara keterbatasan tenaga medis dan kesenjangan sosialisasi regulasi menjadi hambatan paling kritis. Melalui empat dimensi Edwards III, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, penelitian ini mengidentifikasi celah sekaligus kekuatan dalam pelaksanaan kebijakan agar warga binaan dengan HIV/AIDS dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang manusiawi dan bermartabat. Kata Kunci: Pelayanan Kesehatan, HIV/AIDS, Implementasi Kebijakan, Pemasyarakatan. The implementation of correctional policy faces ongoing systemic obstacles in fulfilling the health service rights of inmates with HIV/AIDS. Despite Law Number 22 of 2022 on Corrections mandating equivalent health services for inmates, practical challenges persist, including a shortage of medical personnel, inadequate dissemination of regulations, misaligned bureaucratic procedures, and limited support from non-governmental organizations. This study argues that these barriers significantly hinder the realization of humane and dignified health services for inmates with HIV/AIDS. Using George C. Edwards III's policy implementation model, the study examines these issues at the Class IIA Narcotics Correctional Institution in Jakarta. Employing a descriptive qualitative approach, it draws on in-depth interviews, field observations, and document analysis with 13 informants. Findings indicate that while policy implementation is underway, it is not yet fully optimal; disposition emerges as a strength, but medical resource limitations and weak regulatory communication remain significant barriers. Through Edwards III’s four dimensions—communication, resources, disposition, and bureaucratic structure—the study identifies gaps and strengths to guide more effective health service delivery for inmates with HIV/AIDS. Keywords: Health service, HIV/AIDS, Policy Implementation, Prisoner