Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan supervisi pembelajaran di SMK Bina Budi Utama (SMK BBU) dengan fokus pada efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, mengidentifikasi kendala…
la yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta merumuskan strategi supervisi yang lebih sistematis dan relevan dengan karakteristik pendidikan kejuruan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, pengawas, dan guru-guru produktif di SMK BBU. Validitas data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber dan metode, sementara analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU telah berjalan secara terstruktur dan memiliki kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pengajaran. Guru menunjukkan antusiasme terhadap proses supervisi dan aktif menerapkan masukan yang diberikan. Namun, beberapa kendala ditemukan, seperti terbatasnya waktu pengawas, kurangnya instrumen evaluasi baku, dan belum optimalnya proses pendampingan setelah supervisi. Strategi yang disarankan meliputi penguatan tim supervisi internal, penggunaan pendekatan kolaboratif dalam supervisi, serta penerapan evaluasi pembelajaran berbasis karakteristik pendidikan kejuruan. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU sudah efektif, tetapi perlu ditingkatkan secara sistematis agar lebih sesuai dengan kebutuhan guru kejuruan dan tuntutan dunia industri. Supervisi yang berbasis data dan berorientasi pada pengembangan profesionalisme guru menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasional. Penelitian ini memberikan kontribusi baik secara teoretis dalam pengembangan kajian supervisi pendidikan, maupun secara praktis sebagai acuan kebijakan sekolah dalam pelaksanaan supervisi yang berkelanjutan.
Abstract:Perkembangan e-commerce di Indonesia memberikan peluang besar bagi UMKM fashion untuk memperluas pasar. Namun, keberagaman platform e-commerce menciptakan permasalahan bagi UMKM dalam menentukan platform yang paling sesuai…
ai dengan karakteristik bisnis mereka. Keputusan yang tidak tepat dapat berdampak pada inefisiensi operasional dan rendahnya konversi penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi dan menentukan bobot kriteria-kriteria penting dalam pemilihan platform e-commerce untuk UMKM fashion, (2) menentukan platform e-commerce terbaik menggunakan metode (AHP) berdasarkan evaluasi multi-kriteria pada dua UMKM yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada pemilik atau pengelola kedua UMKM fashion sebagai responden. Data yang digunakan merupakan data primer, yang diperoleh dari penilaian responden terhadap kriteria dan alternatif platfrom e-commerce. Hasil penelitian menunjukan bahwa kriteria yang paling berpengaruh dalam pemilihan platfrom e-commerce bagi UMKM fashion adalah biaya transaksi, kemudahan pelanggan, jumlah pengunjung, fitur penjualan, dan sistem pengiriman dan logistik.
Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi integrasi spiritualitas Hendricus Leven ke dalam dimensi-dimensi kehidupan modern sebagai upaya mengatasi krisis makna dan dikotomi eksistensial di abad ke-21. Di tengah disrupsi teknologi dan…
an materialisme yang memicu kekosongan batin poverty of spirit, pemikiran Leven menawarkan paradigma spiritualitas yang inklusif dan holistik. Masalah utama yang diangkat adalah adanya pemisahan tajam antara ritus keagamaan dengan perilaku sosial dan praktis dalam masyarakat kontemporer. Tujuan penelitian ini adalah untuk merekonstruksi konstruksi pemikiran Leven serta menganalisis integrasinya dalam dimensi intrapersonal, interpersonal, ekologis, dan transedental guna menciptakan keseimbangan hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur library research. Analisis dilakukan melalui teknik analisis konten terhadap karya-karya mengenai Hendricus Leven serta sintesis teoritis dengan literatur spiritualitas kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas Leven merupakan sebuah “cara berada” way of being yang menjembatani jurang antara hal sakral dan profan. Secara intrapersonal, Leven menekankan pentingnya keheningan produktif untuk integritas diri. Dalam dimensi interpersonal, ia mewujudkan solidaritas dan belaras sebagai bentuk ibadah nyata. Pada dimensi ekologis, pemikirannya memandang alam sebagai ruang sakral yang haris dijaga, sementara secara transedental, ia menekankan kehadiran Tuhan dalam tugas keseharian yang sederhana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi spiritualitas Leven memberikan peta jalan bagi manusia modern untuk mencapai keutuhan eksistensial. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya transformasi gaya hidup yang lebih sadar dan bertanggung jawab, di mana pelayanan kepada sesama dan alam menjadi manifestasi iman yang hidup. Nilai-nilai ini direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan karakter demi terciptanya masyarakat yang labih humanis dan spiritual.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh product knowledge dan citra merek terhadap keputusan pembelian produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif…
itatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data penelitian diperoleh dari 96 responden yang merupakan konsumen produk UMKM di Kota Sukabumi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa product knowledge memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, citra merek juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, product knowledge dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk UMKM di Kota Sukabumi. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik pemahaman konsumen terhadap produk serta semakin kuat citra merek yang dimiliki, maka semakin besar kemungkinan konsumen untuk mengambil keputusan pembelian. Oleh karena itu, pelaku UMKM disarankan untuk meningkatkan upaya edukasi produk dan memperkuat citra merek guna meningkatkan daya saing serta mendorong keputusan pembelian konsumen.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kepala Unit dan Mantri dalam implementasi Quick Response Indonesian Standard (QRIS) kepada nasabah UMKM di Bank BRI Unit Sadang Serang. Pendekatan kualitatif digunakan dengan…
ngan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam fenomena implementasi QRIS di lapangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan Kepala Unit, Mantri, dan UMKM pengguna QRIS. Analisis data dilakukan menggunakan NVivo, dengan triangulasi untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Unit berperan dalam perencanaan strategis, pengawasan, dan koordinasi implementasi QRIS, sedangkan Mantri berperan dalam sosialisasi, edukasi, dan pendampingan lapangan. Meskipun implementasi QRIS berjalan baik secara sistemik, terdapat kesenjangan dalam pemanfaatan oleh UMKM, khususnya pada aspek produktivitas dan literasi digital. Penelitian ini memberikan implikasi bagi penguatan pendampingan, strategi manajemen sumber daya manusia, dan literasi digital bagi UMKM.
Abstract:Dampak positif dan negatif dari media sosial terhadap perkembangan sosial, psikologis, dan perilaku remaja yang belum terbiasa dengan teknologi media sosial. Di era digital ini, cara berinteraksi sosial telah berubah, terutama…
rutama bagi remaja yang dibesarkan di tengah kemajuan teknologi yang cepat. Namun, tidak semua remaja beradaptasi dengan cara yang sama terhadap teknologi ini. Remaja yang masih asing dengan media sosial mungkin mengalami tantangan tersendiri saat menjelajahi dunia digital. Di sisi positif, media sosial dapat berfungsi sebagai alat untuk memperluas jaringan sosial, mendorong pembelajaran, dan membantu dalam pengembangan jati diri. Mereka dapat menemukan komunitas yang memiliki minat serupa, bertukar informasi, dan mengekspresikan kreativitas mereka. Namun, ada juga sisi negatif yang signifikan. Terpapar konten yang tidak pantas, mengalami cyberbullying, membandingkan diri secara sosial yang merugikan, dan risiko kecanduan bisa berdampak buruk pada kesehatan mental dan perilaku remaja. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap sekelompok remaja yang diidentifikasi kurang akrab dengan media sosial. Temuan studi ini menunjukkan bahwa remaja dalam kelompok ini lebih rentan terhadap dampak negatif dari media sosial, seperti kecemasan sosial dan penurunan rasa percaya diri, disebabkan oleh kurangnya keterampilan digital dan strategi menghadapinya yang efektif. Di sisi lain, beberapa remaja berhasil memanfaatkan media sosial secara positif untuk keperluan pendidikan atau pengembangan keterampilan, meskipun dengan pengawasan yang lebih ketat. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan literasi digital yang menyeluruh dan dukungan psikososial bagi remaja, terutama bagi mereka yang kurang familiar dengan teknologi, untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan risiko dari penggunaan media sosial.
Abstract:Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bukan hanya fondasi ideologis, tetapi juga pedoman moral dan spiritual bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam era globalisasi yang sarat dengan arus modernisasi dan budaya…
luar, nilai nilai pancasila seringkali mengalami degradasi dalam kehidupan kaum muda. Oleh karena itu, perlu dilakukan revitalisasi nilai nilai pancasila melalui sinergi dengan kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat Indonesia. Artiel ini membahas pentingnya sinergi antara pancasila dan kearifan lokal dalam membangun jati diri bangsa melalui pendidikan kaum muda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis literatur dan studi kasus. Hasil pembahasan menunjukan bahwa integrasi nilai-niai lokal seperti gotong royong, musyawarah, toleransi dan tanggung jawab sosial dalam pendidikan dapat memperkuat pemahaman pancasila di kalangan generasi muda. Dengan demikian, pendidikan berbasis kearifan lokal dan pancasila dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter bangsa yang kuat, berakar pada budaya, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemanfaatan platform digital dan strategi pemasaran digital dalam meningkatkan volume penjualan UMKM kuliner di Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan…
kualitatif dengan metode studi kasus pada tiga UMKM, yaitu Kopi Lembah Cimanong, Dan’Steak, dan D’Blas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta didukung oleh analisis SWOT dan triangulasi data untuk memastikan keabsahan temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga UMKM telah memanfaatkan platform digital seperti media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran, namun pemanfaatannya belum optimal. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan literasi digital, sumber daya manusia, waktu pengelolaan, serta pemahaman terhadap strategi pemasaran digital yang terintegrasi. Meskipun demikian, penerapan konten digital, interaksi dengan konsumen, dan konsistensi pemasaran digital terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan volume penjualan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pemanfaatan platform digital dan penerapan strategi pemasaran digital yang terencana berperan penting dalam meningkatkan volume penjualan UMKM kuliner.
Abstract:Perkembangan e-commerce mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan strategi pemasaran digital guna meningkatkan daya saing produk. Dalam konteks fashion muslim, minat beli konsumen dipengaruhi oleh kualitas pemasaran digital…
tal dan tingkat kepercayaan terhadap penjual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran digital dan kepercayaan konsumen terhadap minat beli Kerudung Bergo Hamidah di platform Shopee. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 92 responden pengguna Shopee yang mengetahui produk Bergo Hamidah, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda disertai uji asumsi klasik, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, demikian pula kepercayaan konsumen yang memiliki pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, digital marketing dan kepercayaan konsumen berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan nilai kontribusi sebesar 65,9%. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan meningkatkan minat beli tidak hanya bergantung pada strategi pemasaran digital yang menarik, tetapi juga pada kemampuan penjual dalam membangun dan menjaga kepercayaan konsumen.
Abstract:This study aims to examine the influence of tourist attractions, facilities, and accessibility on tourist satisfaction at the Pondok Halimun Tourist Destination, Sukabumi Regency. The research employed a quantitative approach…
roach using a causal associative design. The population consisted of tourists who visited Pondok Halimun between April and July 2025. A total of 95 respondents were selected using accidental sampling techniques. Data were collected through questionnaires measured on a five-point Likert scale and analyzed using multiple linear regression with SPSS software.
The results indicate that tourist attractions, facilities, and accessibility individually have a positive and significant effect on tourist satisfaction. Furthermore, the simultaneous test confirms that these three variables collectively have a strong influence on tourist satisfaction. The coefficient of determination reveals that a substantial proportion of tourist satisfaction can be explained by the combined effects of tourist attractions, facilities, and accessibility. These findings suggest that integrated destination management focusing on attraction quality, adequate facilities, and ease of access is essential to enhance tourist satisfaction and support sustainable tourism development.