Search Articles & Publications

Showing 1102 articles found for "Wawancara"

PELAKSANAAN PROGRAM PERBAIKAN GIZI BALITA DALAM PENCEGAHAN STUNTING OLEH DINAS KESEHATAN KOTA PEKANBARU

Rozalinasari, Rozalinasari, Nurmasari, Nurmasari
Abstract: Dalam mengatasi dan mengurangi kasus gizi buruk di Kota Pekanbaru, dinas kesehatan telah melakukan berbagai upaya dalam kasus gizi buruk ini, sehingga agar dapat mencapai target hingga dibawah1%. Adapun bentuk dari tindakan… kan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dalam mengenai kasus gizi buruk. Selain dengan tindakan-tindakan yang telah dilakukan, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru terus melakukan kerjasama seoptimal mungkin dengan instansi-instansi terkait yang berkaitan dalam penanganan kasus gizi buruk ini, seperti dengan puskesmas, kader di setiap daerah, maupun dengan kecamatan. Sehingga kasus gizi buruk ini selalu dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan nantinya akan dapat mengurangi kasus gizi buruk yang ada di Kota Pekanbaru.  Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan menjelaskan implementasi program gizi masyarakat sudah terpenuhi dengan baik dan hambatan-hambatannya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dan kuantitatif. Adapun populasid an sampel dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang Kesehatan Dinkes Pekanbaru, Kepala Seksi Gizi Masyarakat, Kepala Pusekesmas tiga orang, Pegawai Dinas Sebanyak dua orang dan orang tua bayi yang terkena Gizi buruk. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Implementasi Program Perbaikan Gizi Masyarakat Oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru belum terimplementasi sepenuhnya. Hal ini dapat dilihat dari dalam perencanaan kegiatan yang telah dibuat tidak semua kegiatan mendapat anggaran baik itu APBD maupun APBN, karena keterbatasan anggaran yang ada dan lebih memgutamakan penganggaran untuk kegiatan yang direncanakan dapat lebih cepat menurunkan gizi buruk sehingga pelaksanaan perbaikan gizi untuk Kota Pakanbaru dapat menurun jumlah kasus gizi buruknya, adanya beberapa posyandu yang tidak aktif, hal ini menandakan masih kurangnya peran kader untuk membantu mensukseskan jalannya program ini. Hambatannya yaitu anggaran yang kurang, Kualitas pelayanan posyandu yang tidak aktif dan peran masyarakat yang tidak aktif. 

IDENTIFIKASI LAYANAN KHUSUS DAN STRATEGI EFEKTIF DALAM PENDIDIKAN ANAK TUNA GRAHITA

Yanti, Novi, Ulfa, Sukriya, Syarovina, Alfi, Ainiya, Dwi Qurrotul, Siswoyo, Andika Adinanda
Abstract: Identifikasi Layanan Khusus dan Strategi Efektif dalam Pendidikan Anak Tuna Grahita diteliti untuk memahami tantangan dan pendekatan yang berhasil dalam konteks pendidikan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi… ifikasi layanan pendidikan yang ada dan strategi yang terbukti efektif dalam meningkatkan pembelajaran dan integrasi sosial anak tuna grahita. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara mendalam dengan  guru pengajar siswa tunagrahita, observasi sistematis dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya yang terbatas dan kurangnya adaptasi kurikulum menjadi tantangan utama dalam pendidikan khusus, namun strategi seperti pendekatan individualisasi dan dukungan sosial yang kuat telah terbukti efektif dan guru perlu memberikan layanan dan strategi yang terbaik untuk mengetahui kebutuhan anak tuna grahita dalam pendidikan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman dan praktik pendidikan khusus yang lebih baik bagi anak-anak tuna grahita.

PROSES PEMBELAJARAN ADA SISWA TUNA RUNGU DI SD MUHAMMADIYAH 2 SOCAH BANGKALAN

Firdaus, Tiara, Harsiwi , Nova Estu
Abstract: Pendidikan inklusif merupakan wadah bagi anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh pendidikan yang sama tanpa adanya pembedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses belajar dan kendala yang dialami anak… tunarungu. Artikel ini membahas tentang proses pembelajaran siswa tuna rungu di SD Muhammadiyah 2 Socah Bangkalan. Metode penelitian meliputi observasi kelas, wawancara dengan beberapa guru, dan analisis dokumen kurikulum dan materi pembelajaran. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa proses pembelajaran siswa tuna rungu di SD Muhammadiyah 2 Socah Bangkalan memerlukan pendekatan yang komprehensif dan beragam. Guru yang memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus dalam pendidikan inklusif terbukti lebih efektif dalam merancang pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa tunarungu. Temuan penelitian dapat menjadi dasar pengembangan lebih lanjut dalam pembelajaran siswa tuna rungu di SD Muhammadiyah 2 Socah Bangkalan dan sebagai referensi bagi sekolah lain yang populasi siswanya berkebutuhan khusus.

KESADARAN ORANG TUA TERHADAP ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNA GRAHITA DI SEKOLAH DASAR REGULER

Mafarrikhah Rahmah Maulidi, Saniyatul, Harsiwi , Nova Estu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meneliti seberapa pentingnya peran orang tua dalam perkembangan kemampuan bagi anak berkebutuhan khusus khususnya bagi penyandang tuna grahita terutama dalam menyadari anaknya yang memiliki… gangguan tersebut. Pada  pelaksanaanya penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang di dukung dengan Teknik wawancara dan observasi dalam pengumpulan data sehingga dapat di temukan bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki gangguan yang bervariasi seperti gangguan pendengaran, penglihatan, hambatan intelektual, perubahan emosi dan hiperaktif. Melalui berbagai variasi tersebut tidak menjamin bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki Tingkat kemampuan yang sama, melainkan mereka memiliki tingkatan yang berbeda meskipun memiliki jenis gangguan yang sama maka dari itu pendidik perlu menyiapkan proses pembelajaran yang sesuai untuk memenuhi kebutuhannya yang hal ini di dukung dengan adanya pengelompokan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan masing-masing gangguan serta adanya peran orang tua yang terlibat didalamnya namun di lapangan peneliti menemukan permasalahan bahwa kurangnya kesadaran orang tua dalam menerima keadaan anaknya membuat penyerapan kemampuan intelektualnya menjadi terkendala.

PENDIDIKAN INKLUSIF TERHADAP PENYANDANG DISABILITAS DI SLB NEGERI KELEYAN BANGKALAN

Ayu Wulandary , Olivia, Harsiwi , Nova Estu
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Pendidikan inklusif di Sekolah Luar Biasa Negeri Keleyan Bangkalan yang mencakup analisis terhadap upaya yang telah dilakukan dan tantangan yang masih dihadapi untuk mengintegrasikan… ngintegrasikan siswa penyandang disabilitas sepenuhnya dalam sistem pendidikan. Ini melibatkan evaluasi terhadap strategi pendidikan, fasilitas yang tersedia, serta kesadaran dan penerimaan sosial terhadap penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan inklusif di SLB Negeri Keleyan Bangkalan ini telah membuat langkah signifikan dalam menyediakan akses pendidikan yang lebih adil dan inklusif bagi anak-anak penyandang disabilitas, termasuk tunanetra dan tunarungu. Melalui penyediaan fasilitas dan sumber daya khusus yang memenuhi kebutuhan belajar siswa penyandang disabilitas, sekolah telah berupaya memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan potensi mereka.

PEDIDIKAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TERUTAMA TUNARUNGU DI SLB NEGERI KELEYAN

Valentina, Ajeng Kartika, Harsiwi, Nova Estu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui anak ABK  terutama anak tunarungu lebih lanjut dan melihat sekolah SLB yang merupakan tempat anak ABK untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif… litatif di sebuah sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu : observasi, dokumentasi, dan wawancara. Subjek penelitian berupa sekolah SLB Negeri Keleyan yang ada di Bangkalan.. Hasil menunjukkan bahwa sekolah SLB adalah sekolah yang cukup baik dalam mendapatkan ilmu dan pelayanan.

PERAN GURU SHADOW DALAM MENDAMPINGI PEMBELAJARAN ANAK SLOW LEARNER DI SD MUHAMMADIYAH 1 BANGKALAN

Amalia, Ihda, Harsiwi , Nova Estu
Abstract: Slow learner merupakan Kondisi dimana siswa memiliki keterlambatan pada setiap mata pelajaran, pasif, pencapainan yang terbatas dibandingkan dengan siswa lainnya karena sulit untuk menerima dan mempelajari materi. Pendidikan… ikan Inklusi merupakan pendidikan dimana siswa berkebutuhan khusus dapat diterima dan belajar bersama anak normal di sekolah reguler dan mendapatkan pelayanan pendukung dengan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan guru shadow untuk mendampingi siswa slow learner dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan satu sampel anak slow learner di kelas 2A SDN Muhammdiyah 1 Bangkalan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi guru shadow memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi anak slow learner agar tujuan pembelajaran dapat mereka capai dengan baik. Salah satu peran guru shadow yakni sebagai pembimbing yang dapat mengarahkan anak slow learner lebih displin dan membantu siswa slow learner untuk mengingkatkan kemampuan kognitifnya. Hasil wawancara dengan guru shadow, anak slow learner di kelas 2A mengalami perkembangan yang pesat baik dari segi kognitif maupun psikomotorik dibuktikan dengan mampu menulis dan mengerjakan tugasnya secara mandiri

ANALISIS PERMASALAHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNAGRAHITA DI SLB KARYA BHAKTI SURABAYA

Aini, Qurrotul, Harsiwi, Nova Estu
Abstract:        Penelitian ini menganalisis permasalahan yang dihadapi anak berkebutuhan khusus tunagrahita di SLB Karya Bhakti Surabaya. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran… pembelajaran serta mencari solusi efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunagrahita di SLB Karya Bhakti Surabaya menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan dalam memahami materi pelajaran, kurangnya alat bantu pembelajaran yang memadai, dan keterbatasan sumber daya manusia yang terlatih khusus. Selain itu, dukungan dari keluarga dan masyarakat juga sangat penting dalam proses pembelajaran anak tunagrahita. Studi ini menemukan bahwa peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan khusus, penyediaan fasilitas belajar yang sesuai, serta keterlibatan aktif orang tua dan komunitas dapat membantu mengatasi permasalahan tersebut.jadi dapat disimpulkan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pihak sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak berkebutuhan khusus tunagrahita di SLB Karya Bhakti Surabaya, sehingga mereka dapat mencapai potensi maksimal mereka.

PENDIDIKAN INKLUSI BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PENYANDANG ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) DI SD MUHAMMADIYAH 1 BANGKALAN

Fauziyah, Siti Nur, Harsiwi , Nova Estu
Abstract: ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah jenis anak berkebutuhsn khusus yang mengalami gangguan pada perkembangan saraf yang menyebabkan perilaku hyperaktif, dan masalah perhatian. Pendidikan inklusi merupakan… kan sistem pendidikan yang diciptakan untuk mewujudkan pendidikan kepada semua anak anak dengan cara menggabungkan anak anak berkebutuhan khusus dalam lingkungan belajar bersama dengan anak anak normal. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitiatif yang bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran pendidikan inklusi yang diterapkan pada anak berkebutuhan khusus penyandang ADHD (Attention Deficit  Hyperactivity Disorder) di SD Muhmadiyah 1 Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Berdasarkan hasil penelitian dengan wawancara dan observasi, Pendidikan inklusi yang di terapkan di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan sudah berjalan dengan baik, namun belum adanya pelatihan guru shadow (pendamping) yang menunjang penerapannya.  Pendampingan guru dalam proses pembelajaran maupun diluar pembelajaran juga sangat berperan penting, terutama pada anak berkebutuhan khusus penyandang ADHD (Attention  Deficit  Hyperactivity Disorder)  yang memiliki perbedaan dengan sisiwa lainnya seperti kurangnya fokus saat pembelajaran yang berakibat lambatnya menangkap materi yang disampaikan. Penilaian formatif yang dilakukan pada Pendidikan inklusi sama seperti umunya, hanya saja penilaian sumatif dan rapot anak berkebutuhan khsusus dibedakan dengan anak anak lainnya.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN INKLUSI BAGI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB NEGERI BUGIH PAMEKASAN

Ilmy, Ilmiyah, Harsiwi, Nova Estu
Abstract: Setiap anak dilahirkan dalam keadaan sempurna. Kesempurnaan seorang anak dapat dilihat dari kondisi fisik dan mentalnya. Tidak semua anak dilahirkan dalam keadaan kondisi fisik dan mental yang normal. Kategori normal berarti… arti tidak mengalami suatu kendala atau gangguan apapun terhadap kondisi psikis, fisik dan kondisi abnormal atau mempunyai kelainan pada kondisi anak tertentu. Keuntungan dari pendidikan inklusi anak hiperaktif maupun anak biasa dapat saling berinteraksi secara wajar sesuai dengan tuntutan kehidupan sehari-hari dimasyarakat, dan kebutuhan pendidikannya dapat terpenuhi sesuai potensinya masing-masing. Artikel ini hasil penelitian yang bertujuan:1)Mendeskripsikan jenis-jenis peserta didik  ABK di SLB Negri Bugih Pamekasan, 2).Implementasi pembelajaran inklusi yang dilaksanakan di SLB Negri Bugih Pamekasan, 3).Mengetahui kualifikasi guru dalam pembelajaran inklusi, 4).Mendeskripsikan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran inklusi, 5).Mendeskripsikan cara mengatasi hambatan yang ada. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Diskriptif Kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari orang yang    diamati atau diwawancarai.Teknik analisis data dengan model interaktif. Subyek penelitian ini adalah   Kepala Sekolah, guru yang melaksanakan pembelajaran inklusi, dan peserta  didik kelas inklusi. Teknik pengumpulan data, yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara,dan  observasi.