Abstract:Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan anak berkebutuhan khusus, khususnya anak tunarungu di SLB Negeri PGRI Kamal, serta aktivitas belajar mereka. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi…
bservasi dan wawancara. Penelitian ini menggambarkan penyesuaian pembelajaran melalui penggunaan bahasa isyarat untuk memudahkan pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunarungu menghadapi kesulitan dalam komunikasi dan pemahaman, sehingga memerlukan dukungan metode pengajaran yang spesifik. Faktor penyebab tunarungu meliputi faktor internal, seperti keturunan dan kondisi medis ibu selama kehamilan, serta faktor eksternal, seperti infeksi saat lahir. Studi ini menemukan bahwa meskipun anak tunarungu memiliki potensi intelektual yang sama dengan anak lainnya, mereka memerlukan pendekatan pembelajaran yang berbeda, seperti penggunaan media visual dan bahasa isyarat. Guru memainkan peran penting dalam mendukung proses belajar dengan strategi yang sesuai. Penelitian ini menekankan pentingnya empati dan kesadaran tinggi dari pendidik dalam memenuhi kebutuhan anak tunarungu untuk mencapai pendidikan yang setara.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi dalam mengembangkan karakter percaya diri dan tanggung jawab siswa di SLB PGRI KAMAL. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan informan penelitian…
elitian berasal dari guru kelas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan untuk mengembangkan karakter percaya diri dan tanggung jawab siswa di SLB PGRI KAMAL meliputi program akademik dengan metode ceramah dan tanya jawab bagi siswa tunarungu, serta layanan bimbingan konseling berupa terapi bimbingan karier dan pengembangan bakat melalui vokasional bagi siswa tunarungu. Hambatan yang dihadapi termasuk masalah komunikasi dan kurangnya dukungan serta partisipasi beberapa orang tua dalam kegiatan tertentu. Solusi yang diterapkan meliputi pendampingan saat pembelajaran di kelas dan kegiatan di luar kelas, pelatihan bina bunyi dan irama (BKBPI), latihan membaca gerakan bibir, serta pelatihan self-care dan bersosialisasi. Strategi yang digunakan meliputi direct instruction, demonstrasi, dan modelling, serta strategi peer tutorial dengan membentuk rombongan belajar (rombel) yang terdiri dari 2-3 kelompok dalam satu kelas.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Keleyan Bangkalan, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dan solusinya. Metode penelitian yang digunakan adalah…
dalah kualitatif deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk memahami fenomena yang dialami subjek penelitian secara holistik. Penelitian dilakukan pada tanggal 8 Mei 2024. Jenis penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara, dengan peneliti sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SLB Negeri Keleyan terdapat 40 siswa anak berkebutuhan khusus, terdiri dari tunanetra, tunarungu, tunagrahita, dan autis. Kendala yang dihadapi meliputi kesulitan dalam asesmen oleh guru, kurangnya kesabaran guru dalam mengajar, serta adaptasi siswa terhadap lingkungan sekolah. Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan pengetahuan dan pelatihan guru, menciptakan suasana belajar yang nyaman, serta melakukan terapi bagi siswa. Penelitian juga menekankan pentingnya kerjasama antara guru dan orang tua untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal bagi anak berkebutuhan khusus
Abstract:Salah satu aspek hak yang penting dilindungi oleh pemerintah adalah hak anak untuk mendapatkan perlindungan dari berbagai ancaman tindakan diskriminatif, ancaman kekerasan mental, fisik dan seksual dan berbagai bentuk ancaman…
caman lainya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Tanjungpinang dalam pendampingan korban pelecehan seksual pada anak, dalam penelitian ini menggunakan teori Soerjono Soekanto (2002) dengan teori peran yaitu dilihat dari peran normatif, peran ideal dan peran faktual. Metode dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dimana dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil kesimpulan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Tanjungpinang berperan dalam pendampingan korban pelecehan seksual pada anak dimana saat ini UPT PPA melakukan pendampingan rohani, psikologis, mendampingi proses hukum hingga visum. Berdasarkan hasil temuan ada beberapa SOP dalam pelaksanaanya belum sesuai seperti waktu dan prosedur pendampingan yang harus menyesuaikan keadaan di lapangan dan akhirnya diberikan tidak tepat sesuai SOP kemudian belum terpenuhinya beberapa fasilitas, salah satunya adalah jalur disabilitas dan Pusat Pembelajaran Keluarga. Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) diharapkan yang menjadi garda terdepan dalam pendampingan masalah kesehatan mental bagi anak dan orang tua.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran, fungsi dan implikasi kehadiran pasar Palanro terhadap masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi.…
entasi. Untuk mencari validitas dan keabsahan data maka digunakan triangulasi dengan melakukan perbandingan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pasar Palanro memiliki peran yang begitu penting dalam hal pemenuhan kebutuhan hidup sehari- hari masyarakat sekitar maupun masyarakat yang dari luar Kelurahan Palanro dan dari Luar Kecamatan Mallusetasi. Mereka berpandangan dengan adanya pasar Palanro akan lebih mudah memperoleh barang kebutuhan sehari- hari tanpa harus ke tempat lain untuk membelinya (2) Pasar Palanro memiliki fungsi sebagai tempat pertemuan dan interaksi, sebagai pusat barang dan jasa, dan sebagai tempat pembauran (3) Keberadaan pasar Palanro telah berimplikasi terhadap masyarakat. Pasar Palanro berimplikasi ekonomi dan sosial. Implikasi ekonomi yaitu meningkatkan penghasilan masyarakat. Implikasi sosial yaitu munculnya kompetesi persaingan antar pedagang dan meningkatkan stratifikasi sosial perempuan pedagang di dalam masyarakat.
Abstract:Perencanaan karir mahasiswa menjadi sesuatu yang penting bagi keputusan akademik mahasiswa. Adanya perubahan kebijakan akan memberikan pengaruh terhadap perencanaan karir mahasiswa. Kebijakan mengenai jenjang dan untuk…
mendapatkan gelar psikolog yang semula magister profesi menjadi profesi psikologi memberikan perubahan sendiri bagi perencanan karir mahasiswa. Penelitian ini membahas pokok persoalan mengenai bagaimana gambaran perencanaan karir mahasiswa psikologi terlebih setelah adanya perubahan kebijakan mengenai program psikolog. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara pada 10 mahasiswa berdasarkan aspek perencanaan kerja. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa perencanaan goal setting dari mahasiswa psikologi mengalami kebingungan sejak adanya perubahan kebijakan profesi psikologi. Sebelumnya profesi psikologi ditempuh dengan jalur magister profesi dan saat ini ditempuh dengan s1 profesi psikologi dimana saat ini S1 profesi bersifat umum dan tidak lagi ada peminatan seperti magister profesi. Mahasiswa mengalami kebingungan terkait keputusan mereka apakah harus melanjutkan s1 profesi umum atau magister science agar bisa bergerak dibidang akademik, sebelumnya profesi psikologi diraih dengan gelar magister profesi dimana secara jenjang Pendidikan psikolog menduduki s2 dan dapat bekerja dibidang akademisi sekaligus berpraktek sebagai psikolog.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Efektivitas Pengelolaan, Efektivitas Pengawasan dan Faktor-faktor Pendukung dan Penghambat Pengelolaan Dana Desa Oleh Inspektorat Kabupaten Seram Bagian Barat. Data yang…
g berhasil dikumpulkan dalam penelitian ini dianalisis dengan teknis analisis kualitatif deskriptif melalui langkah – langkah,atau komponen-komponen analisis data model interaktif. Teknik pengumpulan data digunakan melalui penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, dimana, terhadap pihak – pihak yang dipandang dekat dan mengetahui secara langsung data dan informasi mengenai masalah Pengawasan Pengelolaan Dana Desa Oleh Inspektorat Kabupaten Seram Bagian Barat, yang berjumlah 11 orang. Teknik analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa efektivitas pengelolaan dana desa, efektivitas pengawasan pengelolaan dana desa berada dalam kondisi cukup baik, hal ini didukung oleh faktor kebijakan pemerintah daerah, dan faktor SDM, faktor Anggaran serta faktor sarana dan prasarana berada pada kondisi kurang mendukung.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sarana secara parsial terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, untuk mengetahui pengaruh Tingkat Pendidikan secara parsial…
al terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, dan untuk mengetahui pengaruh Sarana dan Tingkat Pendidikan terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya. Metode penelitian ini menggunakan metode mix deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penarikan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh Perangkat Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya yang berjumlah 104 orang. Analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Berdasarkan Hasil Penelitian membuktikan adanya pengaruh signifikan antara sarrana terhadap kualitas pelayanan di pemerintah desa se-kecamatan sukaresik kabupaten tasikmalaya dengan nilai koefisien regresi variabel sarana dan tingkat Pendidikan terhadap kualitas pelayanan secara simultan sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan dengan diperoleh angka R, maka dapat disimulkan bahwa sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan terdapat hubungan yang sedang atau positif. menunjukan presentase variabel independent (sarana dan tingkat Pendidikan) terhadap variabel dependen (kualitas pelayanan) berpengaruh terhadap kualitas pelayanan, sehingga disarankan agar perangkat memfokuskan kepada dua hal tersebut sebagai strateginya untuk kualitas pelayanan.
Abstract:Penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan pemerintah daerah faktor-faktor yang menghambat serta merumuskan model implementasi kebijakan pemerintah daerah pengembangan pariwisata di Kabupaten Pulau Morotai.…
otai. Metode pengumpulan data, observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Intrumen peneliti, Kepala Dinas Pariwisata, Sekretas Dinas Pariwisata dan kepala bagian selaku pejabat berwewenang/terkait dan Masyarakat, pelaku Obyek Wisata Lokal di lingkungan Kabupaten Pulau Morotai. Hasil penelitian menemukan bahwa, untuk mencapai implementasi kebijakan pengembangan pariwisata, pemerintada daerah perlu langka-langka teknis, praktis, dan strategi dengan berpedoman peraturan yang berlaku: (1). Peraturan No. 09/2014 tentang (RIPPDA); (2). Pengembangan SDM; (3) Kebijakan prioritas mengalokasikan anggaran untuk program pengembangan pariwisata; (4) Menyiapkan sarana dan prasarana aksebilitas, infrastur, akomodasi pariwisata: (5) Merevisi RIPPDA. Dengan dirumuskan berdasarkan teori Donald Van Meter dan Carl Van Horn yaitu. standar sasaran, sumber daya, karakteristik organisasi, komonikasi, sikap, lingkungan sosial ekonomi politik, dari 6 faktor sehingga membentuk dukungan model pengendalian kebijakan sehingga implementasi kebijakan dapat berhasil dengan baik. mendorong peningkatan APBN, APBD dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Abstract:Museum Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS) adalah salah satu museum di Palembang yang menyimpan koleksi hasil temuan dari Kerajaan Sriwijaya sebagai kerajaan maritim. Tujuannya adalah untuk menganalisis koleksi maritim…
tim di museum Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS) Palembang. Metode yang digunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangka teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil analisis terhadap koleksi maritim di Museum Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS) Palembang menunjukkan beberapa temuan, seperti alat kemudi kapal, fragment badan kapal, dan petunjuk arah berlayar di perairan. Kesimpulannya, hasil analisis maritim pada koleksi Museum TWKS menegaskan peran penting kapal dalam dunia transportasi pada masa lalu, khususnya selama zaman Kerajaan Sriwijaya, Kesultanan Palembang, Kolonialisme, dan masa kemerdekaan di wilayah Palembang. Kapal tidak hanya digunakan untuk menjalin hubungan sosial ekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai armada perang laut. Hal ini sesuai dengan geografi wilayah Palembang yang didominasi oleh perairan sungai dan rawa-rawa.