Abstract:Abstract: Recommendation systems are becoming increasingly important with the growth of streaming platforms. The purpose of this study is to compare the performance of Content-Based Filtering, Neural Collaborative Filtering,…
ing, and a combination of both in a movie recommendation system. The method used in this study involves retrieving movie details from the TMDB API and ratings from the MovieLens 32M Dataset (2010-2023). Each model's performance is evaluated using evaluation metrics such as RMSE and MAE. The results of this study indicate that Neural Collaborative Filtering achieves the best prediction performance (RMSE = 0.785423, MAE = 0.581262), followed by the hybrid model (RMSE = 0.800863, MAE = 0.660872), while Content-Based Filtering produces low performance and limits the capabilities of the hybrid model. In conclusion, these findings highlight the superiority of latent feature-based models such as NCF that learn directly from user interaction patterns over content-based approaches in the context of modern recommendation systems.
Keywords: content-based filtering; hybrid filtering; movie recommendation; neural collaborative filtering.
Abstrak: Sistem rekomendasi menjadi semakin penting seiring berkembangnya platform streaming. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan kinerja Content-Based Filtering, Neural Collaborative Filtering dan kombinasi keduanya dalam sistem rekomendasi film. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan pengambilan detail film dari TMDB API dan rating dari dataset MovieLens 32M Dataset (2010-2023). Setiap peforma model dievaluasi dengan menggunakan metrik evaluasi seperti RMSE dan MAE. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Neural Collaborative Filtering mencapai kinerja prediksi terbaik (RMSE = 0.785423, MAE = 0.581262), diikuti oleh model hybrid (RMSE = 0.800863, MAE = 0.660872), sementara Content-Based Filtering menghasilkankan peforma yang rendah dan membatasi kemampuan model hybrid. Kesimpulannya, penelitian ini menyoroti superiotas model berbasis latent feature seperti NCF yang belajar langsung dari pola interaksi pengguna dibandingkan pendekatan berbasis konten dalam konteks sistem rekomendasi modern.
Kata kunci: content-based filtering; hybrid filtering; neural collaborative filtering; rekomendasi film.
Abstract:Abstract: The inability to accurately monitor the lifespan of motorcycle batteries can lead to sudden failures, disrupt user activities, and increase maintenance costs. This issue is exacerbated by the absence of a predictive…
ctive system that can assist users and workshops in planning maintenance and managing battery inventory effectively. This study aims to develop a battery lifespan prediction model for motorcycles using the Double Moving Average (DMA) method. The model is built based on historical data from 12 motorcycle units, including usage frequency, duration, terrain conditions, and maintenance habits. Forecasting is conducted through two stages of moving averages followed by trend parameter calculations. Evaluation results show that the model has a high level of accuracy, with MAPE = 0.10, MAD = 1.68, and RMSE = 2.14, indicating very low prediction errors. In addition, DMA is also used to forecast product demand at PT Anugerah Karya Abiwara Kisaran to prevent stock shortages. The system is developed using Visual Studio 2010 and Microsoft Access and has proven effective in supporting maintenance planning and inventory control. With its high accuracy and efficiency, the results of this study provide tangible contributions to decision-making in battery maintenance and inventory management.
Keywords: battery; DMA; motorcycle; prediction.
Abstrak: Ketidakmampuan dalam memantau usia pakai aki sepeda motor secara akurat dapat menyebabkan kerusakan mendadak, mengganggu aktivitas pengguna, serta meningkatkan biaya perawatan. Permasalahan ini diperburuk oleh tidak tersedianya sistem prediktif yang membantu pengguna dan bengkel dalam merencanakan perawatan serta mengelola persediaan aki secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi usia pemakaian aki sepeda motor dengan menggunakan metode Double Moving Average (DMA). Model dibangun berdasarkan data historis dari 12 unit sepeda motor yang mencakup frekuensi penggunaan, durasi, kondisi medan dan kebiasaan perawatan. Proses peramalan dilakukan melalui dua tahap perataan bergerak, yang kemudian diikuti dengan perhitungan parameter tren. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi, dengan nilai MAPE sebesar 0,10, MAD sebesar 1,68, dan RMSE sebesar 2,14, yang mengindikasikan tingkat kesalahan prediksi yang sangat rendah. Selain itu, metode DMA juga diterapkan untuk meramalkan permintaan produk pada PT Anugerah Karya Abiwara Kisaran guna mencegah terjadinya kekurangan stok. Sistem dikembangkan menggunakan Visual Studio 2010 dan Microsoft Access, serta terbukti efektif dalam mendukung perencanaan perawatan dan pengendalian persediaan. Dengan akurasi dan efisiensi yang tinggi, hasil penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam pengambilan keputusan terkait pemeliharaan aki dan manajemen inventori.
Kata kunci: baterai; DMA; prediksi; sepeda motor.
Abstract:Abstract: Computer networks are not just additional facilities in the campus environment, but computer networks help the overall academic activities and social relations of students. This research aims to overcome the problem…
oblem of uneven wifi internet networks and less than optimal SSID management in UHAMKA flats, which has an impact on student access to information and communication. The method used is PPDIOO with simulation using Cisco Packet Tracer and the chosen star topology to provide a stable connection and easy network management. The results of the simulation show that all devices are well connected to each other, as indicated by the successful IP ping test between devices. The research concluded that the PPDIOO method was successful in designing an effective and structured internet network in the students' living environment. So that it can improve access to academic activities and good communication.
Keywords: cisco packet tracer; computer networks; PPDIOO
Abstrak: Jaringan komputer bukan hanya sekedar fasilitas tambahan dalam lingkungan kampus, tetapi jaringan komputer membantu keseluruan aktivitas akademik dan hubungan sosial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengatasi permasalahan jaringan internet wifi yang belum merata dan pengelolaan SSID yang kurang optimal di rusunawa UHAMKA, sehingga berdampak pada akses informasi dan komunikasi mahasiswa. Metode yang digunakan adalah PPDIOO dengan simulasi menggunakan cisco packet tracer dan topologi star yang dipilih untuk memberikan koneksi stabil dan pengelolaan jaringan yang mudah. Hasil dari simulasi menunjukan seluruh perangkat saling terhubung dengan baik, ditandai dengan berhasilnya pengujian ping IP antar perangkat. Penelitian menyimpulkan metode PPDIOO berhasil dalam merancang jaringan internet yang efektif dan terstruktur di lingkungan tempat tinggal mahasiswa. Sehingga dapat meningkatkan akses aktivitas akademik dan komunikasi secara baik.
Kata kunci: cisco packet tracer; jaringan komputer; PPDIOO
Abstract:Abstract: The advancement of network security faces growing challenges as cyberattacks become more sophisticated. Traditional rule-based systems struggle with zero-day attacks and obfuscation techniques. This study examines…
nes the development trends of AI-based algo-rithms, particularly machine learning and deep learning, in threat detection. A literature review evaluates AI-driven approaches, including support vector machines, random for-est, deep neural networks, convolutional neural networks, and reinforcement learning. Findings show that AI enhances detection accuracy, adaptability, and reduces false posi-tives. Machine learning efficiently classifies known attacks, while deep learning excels in identifying complex patterns such as distributed denial-of-service and advanced persis-tent threats. Unsupervised learning improves anomaly detection without labeled data. However, AI models require high-quality data, substantial computational resources, and remain vulnerable to adversarial attacks. Despite these challenges, AI provides a dynam-ic and adaptive security solution, surpassing traditional systems. Future research should enhance AI scalability and resilience for evolving cybersecurity threats.
Keywords: anomaly detection; artificial intelligence; deep learning; machine learning; network security
Abstrak: Perkembangan keamanan jaringan menghadapi tantangan yang semakin besar seiring meningkatnya kompleksitas serangan siber. Sistem berbasis aturan tradisional kesulitan mendeteksi zero-day attack dan teknik penyamaran. Penelitian ini mengkaji tren pengembangan algoritma berbasis AI, khususnya machine learning dan deep learning, dalam deteksi ancaman. Literature review mengevaluasi pendekatan berbasis AI, termasuk support vector machines, random forest, deep neural networks, convolutional neural networks, dan reinforcement learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI meningkatkan akurasi deteksi, adaptabilitas terhadap ancaman baru, serta mengurangi false positive. Machine learning efektif mengklasifikasikan serangan yang telah diketahui, sementara deep learning unggul dalam mengenali pola kompleks seperti distributed denial-of-service dan advanced persistent threats. Unsupervised learning meningkatkan deteksi anomali tanpa memerlukan data berlabel. Namun, AI masih bergantung pada data berkualitas tinggi, sumber daya komputasi besar, dan rentan terhadap adversarial attack. Meskipun demikian, AI menawarkan solusi keamanan yang lebih dinamis dan adaptif dibandingkan sistem tradisional. Penelitian selanjutnya perlu difokuskan pada peningkatan skalabilitas dan ketahanan AI dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.
Kata kunci: deteksi anomali; jaringan keamanan; kecerdasan buatan; pembelajaran dalam; pembelajaran mesin
Abstract:Abstract: This system for predicting volcanic eruptions will produce information that can help BMKG in making decisions to provide warnings to residents around the mountain. This will also help in mitigating volcanic eruptions,…
ptions, evacuating residents in volcanic eruptions. By using artificial neural networks with the backpropagation method, it can be used to predict volcanic eruptions. To conduct this test, criteria and factors that influence this volcanic eruption are needed. This method is tested using Matlab 6.1 software. In this test, various patterns will be carried out to compare the results of the network. From the various patterns tested, it can be seen that the number of epochs used affects the test results and will achieve the desired goal. The more epochs used, the faster the goal will be achieved. Where in the 4-2-1 pattern the goal was found in the 7th epoch with an error value of 0.0987135. This 4-2-1 pattern states that this network is tested with 4 input layers, 2 hidden layers and 1 output layer. The α value (α = learning rate) used is the Default value of 0.1. With this backpropagation method, you get more accurate results by getting smaller error values.
Keywords: backpropagation, matlab 6.1, layer, epoch, goal
Abstrak: Sistem untuk memprediksi gunung meletus ini akan menghasilkan informasi yang bisa membantu BMKG dalam mengambil keputusan untuk memberikan peringatan kepada warga sekitar gunung. Hal ini juga akan membantu dalam mitigasi bencana gunung meletus , evakuasi warga sekitar dalam bencana gunung meletus. Dengan menggunakan jaringan saraf tiruan dengan metode backpropagation bisa digunakan untuk memprediksi gunung meletus. Untuk melakukan pengujian ini dibutuhkan kriteria dan faktor yang mempengaruhi gunung meletus ini. Metode ini diuji dengan menggunakan software Matlab 6.1. Pada pengujian ini akan dilakukan dengan berbagai pola untuk membandingkan hasil dari jaringan tersebut. Dari berbagai pola yang diuji dapat dilihat bahwa jumlah epoch yang dipakai mempengaruhi hasil pengujian dan akan mencapai goal yang diinginkan. Semakin banyak epoch yang dipakai maka akan semakin cepat goal tersebut dicapai. Dimana pada pola 4-2-1 goal ditemukan pada epoch ke 7 dengan nilai eror 0,0987135. Pola 4-2-1 ini menyatakan bahwa jaringan ini diuji dengan 4 jumlah input layer, 2 hidden layer dan 1 output layer. Nilai α (α = learning rate) yang digunakan adalah nilai Default yaitu 0.1. Dengan metode backpropagation ini mendapatkan hasil yang lebih akurat dengan mendapatkan nilai eror yang lebih kecil .
Kata kunci: backpropagation ; epoch ; goal ; layer ; matlab 6.1
Abstract:Abstract: Brain cancer is a serious medical condition that requires intensive and meticulous care. One of the critical steps in identifying brain cancer is the accurate measurement of tumor volume. Magnetic Resonance Imaging…
ging (MRI) is one of the most important diagnostic tools used in the medical field for brain visualization. In this discussion, we will explain how the Active Contour method can be used to calculate brain tumor volume in MRI images and how 3D visualization can assist doctors in making better diagnoses and treatment decisions. The Active Contour method, also known as the “Snake,†is an image processing technique used to identify the contours or edges of objects in images. This method works by defining an initial curve around the desired object and then iteratively shifting the curve to match the actual contour of the object in the image. In this study, the Active Contour method will be applied to brain MRI images to identify tumor edges. This research represents an important step in improving the care of brain cancer patients, enabling more accurate diagnoses and more effective treatments
Keywords: active contour; brain cancer diagnosis; 3D visualization; tumor volume
Abstrak: Kanker otak merupakan kondisi medis yang bersifat serius dimana memerlukan perawatan yang intensif dan teliti. Salah satu langkah penting dalam mengidentifikasi kanker otak adalah dengan mengukur volume tumor secara akurat. Citra Magnetic Resonance Imaging (MRI) adalah salah satu alat diagnostik yang paling penting dalam bidang medis yang digunakan untuk visualisasi otak. Dalam pembahasan ini, akan dijelaskan bagaimana metode Active Contour dapat digunakan untuk menghitung volume tumor otak pada citra MRI dan bagaimana visualisasi 3D dapat membantu dokter dalam diagnosis dan perawatan yang lebih baik. Metode Active Contour, juga dikenal sebagai “Snake,†yaitu teknik pengolahan citra yang digunakan untuk mengidentifikasi kontur atau tepi objek dalam citra. Metode ini bekerja dengan mendefinisikan suatu kurva awal di sekitar objek yang diinginkan dan kemudian menggeser kurva tersebut secara iteratif untuk menyesuaikan dengan kontur objek yang sesungguhnya dalam citra. Dalam penelitian ini, metode Active Contour akan diterapkan pada citra MRI otak untuk mengidentifikasi tepi tumor. Penelitian ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan perawatan pasien yang terkena kanker otak dan memungkinkan diagnosis yang lebih tepat dan perawatan yang lebih efektif.
Kata kunci: active contour; diagnosis tumor otak; visualisasi 3D; volume tumor
Abstract:Abstract: There are a great number of academics that are now conducting research on sentiment analysis by employing supervised and machine learning techniques. The research can be carried out with the assistance of a variety…
iety of sources, including reviews of movies, reviews of Twitter, reviews of online products, blogs, discussion forums, and other social networks. With the progress of technology, individuals may now effortlessly utilize social media platforms to access and share information, as well as express their viewpoints to the general public, without any constraints of distance or time. Twitter is a social media network that serves as a repository for opinions. Diverse techniques are employed to provide optimal and realistically precise pressure detection. The analysis and discussion affirm that the Support Vector Machine (SVM) was effectively employed in this study, utilizing public opinion data on television program reviews in Indonesia. An SVM classifier is employed to examine the Twitter data set by utilizing various parameters. The study successfully completed the preprocessing process by collecting a total of 400 data points, consisting of 320 reviews from 4 television shows for training data and 80 reviews for testing. The data was filtered and classified using SVM, with 200 positive and 200 negative data points for comparison. The experiment utilized the SVM method using TF-IDF to achieve the most accurate test results. The test accuracy was 80%, while the training data accuracy reached 100%.
Keywords: Sentiment Analysis; Support Vector Machine; Television Shows Review, TF-IDF,
Abstrak: Saat ini, banyak akademisi sedang menyelidiki analisis sentimen melalui pemanfaatan teknik yang diawasi dan pembelajaran mesin. Kajian dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa sumber seperti review film, review Twitter, review produk online, blog, forum diskusi, atau jejaring sosial lainnya. Dengan kemajuan teknologi, masyarakat kini dapat dengan mudah memanfaatkan platform media sosial untuk mengakses dan berbagi informasi, serta menyampaikan pandangan mereka kepada masyarakat umum, tanpa batasan jarak dan waktu. Twitter adalah jaringan media sosial yang berfungsi sebagai gudang opini. Beragam teknik digunakan untuk menghasilkan deteksi tekanan yang optimal dan presisi secara realistis. Analisis dan pembahasan menegaskan bahwa Support Vector Machine (SVM) efektif digunakan dalam penelitian ini, memanfaatkan data opini publik tentang review program televisi di Indonesia. Pengklasifikasi SVM digunakan untuk memeriksa kumpulan data Twitter dengan memanfaatkan berbagai parameter. Penelitian berhasil menyelesaikan proses preprocessing dengan mengumpulkan total 400 titik data yang terdiri dari 320 review dari 4 acara televisi untuk data pelatihan dan 80 review untuk pengujian. Data disaring dan diklasifikasikan menggunakan SVM, dengan 200 titik data positif dan 200 titik data negatif sebagai perbandingan. Percobaan ini menggunakan metode SVM dengan menggunakan TF-IDF untuk mencapai hasil pengujian yang paling akurat. Akurasi pengujiannya mencapai 80%, sedangkan akurasi data pelatihan mencapai 100%.
Kata kunci: Analisis Sentimen, Review Tayangan Televisi, TF-IDF, Support Vector Machine
Abstract:Abstract: Grass is one of the plants that live on God's earth, even grass is also written in Al-quran. Grass is currently also a pest for plants, so sometimes to minimize grass growth, many farmers or people eradicate grass…
ass by cutting it even by poisoning the grass. Each method used has its own risk of work accidents, such as using grass poison can experience insecticide poisoning. To anticipate this, a remotecontrol robot that sprays automatic grass poison using the PID method is designed. The test results found that the robot works with a voltage of 11.1 VDC with a 5-12VDC motor with a speed of 3000rpm and a gearbox motor is used so that it turns into a 5Kg load torque. Meanwhile, for control using the HC-05 interface which is connected to Android, the maximum distance transmission system is 0-10m. For watering grass, it has 2 scala heights, grass with a height of 10-15 uses PID 1, which is watered with a voltage of 11.1VDC delay (t) 1.5s. Grass with a height of 25-30 using PID 2, watered with a voltage of 14.8VDC delay (t) 3s. All watering the grass uses a 16VDC pump motor with 1500 rpm. After the robotic watering system is applied using the PID method, the P value = 14.56. The value of I = 22.08 and the value of D = 15.5.
Keywords : Control Remote; PID method; Poison sprinkler robot
Abstrak: Rumput merupakan salah satu tumbuhan yang hidup dimuka bumi allah, bahkan rumput juga tertulis didalam Al-quran. Rumput saat ini juga sebagai hama bagi tumbuhan, sehingga terkadang untuk meminimalisir pertumbuhan rumput, banyak petani atau orang yang membasmi rumput dengan cara dipotong bahkan sampai dengan cara meracun rumput tersebut. Setiap cara yang digunakan memiliki resiko kecelakaan kerja tersendiri, seperti menggunakan racun rumput bisa mengalami Keracunan insektisida. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka dirancang robot kendali distance jauh penyiram racun rumput otomatis menggunakan metode PID. Hasil pengujian mendapati robot bekerja dengan tegangan 11.1 VDC dengan motor penggerak 5-12VDC dengan kecepatan 3000rpm dan dipakaikan motor gearbox sehingga berubah kedalam bentuk torsi beban 5Kg. Sementara untuk kendali menggunakan interface HC-05 yang terhubung ke Android, sistem pengiriman distance maksimal 0-10m. Untuk penyiraman rumput, memiliki 2 scala tinggi, rumput dengan tinggi 10-15 menggunakan PID 1, yaitu disiram dengan tegangan 11.1VDC delay (t) 1.5s. Rumput dengan tinggi 20-30 menggunakan PID 2, disiram dengan tegangan 14.8VDC delay (t) 3s. Seluruh penyiraman rumputmenggunakan motor pompa 16VDC dengan rpm 1500. Setelah sistem penyiraman robot diterapkan dengan metode PID, maka nilai P = 14,56. Nilai I = 22,08 dan nilai D = 15.5.
Kata kunci: Kendali Jarak Jauh; Metode PID; Robot penyiram racun
Abstract:Abstract: Gender classification is one of the most important tasks of video analysis. A machine learning-based approach was presented to identify male and female facial images with a data set of 2000 images taken from kaggles. …
ggles. This method plays a role in finding the weight value that gives the best output value. This study uses the most appropriate learning rate of each optimization method as a criterion for stopping training. The results showed that the Artificial Neural Network with Adam optimization produced the highest accuracy, which was 91.5% compared to the SGD and ADADELTA optimization methods. Deep Learning techniques that are applied extensively to image recognition used utilize Adam's optimizer method.
Keywords: artificial neural networks; adadelta; adam; gender; sgm;
Abstrak: Klasifikasi gender adalah salah satu tugas analisis video yang paling penting. Pendekatan berbasis machine learning disajikan untuk mengidentifikasi gambar wajah Pria dan Wanita dengan kumpulan data sebanyak 2000 gambar yang diambil dari kaggle. Metode ini berperan dalam menemukan nilai bobot yang memberikan nilai keluaran terbaik. Penelitian ini menggunakan learning rate yang paling sesuai dari masing-masing metode optimasi sebagai kriteria pemberhentian pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan Jaringan Saraf Tiruan dengan optimasi Adam menghasilkan akurasi tertinggi yaitu 91,5 % dibandingkan dengan dengan metode optimasi SGD dan ADADELTA. Teknik Deep Learning yang diterapkan secara ekstensif pada pengenalan gambar yang digunakan memanfaatkan metode optimizer Adam.
Kata kunci: Adadelta; Adam; Jaringan Syaraf; Gender; Tiruan; SGM;
Abstract:Abstract: PT. Indonesian logistics posts have cooperation in the postal network field, namely cooperation in sending goods or shipments at a certain time, a certain amount from one point to another in accordance with a warrant…
arrant from the partner. Components of the postal network include Manpower, vehicles, postal operational control, and operational costs. This study aims to examine the problems and roots of problems that cause risk potential for the risk of postal network components, especially in the manpower component (driver), and know how high the impact of the risk. The research method used in this study is qualitative and semi-quantitative methods by conducting case studies. Data collection was carried out by interview/FGD, and the distribution of questionnaires. The results showed that the risk of manpower is at high and very high levels. The results of the study will provide recommendations to the manpower component (driver) in the form of risk mitigation and can be used by companies in managing operational risk on postal networks, especially in the manpower component (driver).
Keywords: manpower; operational risk; postal network; risk mitigation.
Abstrak: PT. Pos Logistik Indonesia memiliki kerjasama dalam bidang Jaringan Postal, yaitu kerjasama dalam mengirimkan barang atau kiriman pada waktu tertentu, jumlah tertentu dari satu titik ke titik lain sesuai dengan surat perintah dari mitra. Komponen pada jaringan Postal meliputi: Man Power, Kendaraan, Pengendalian Operasional Postal, dan Biaya Operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan dan akar masalah yang menimbulkan potensi kejadian risiko pada komponen Jaringan Postal khususnya pada komponen manpower (driver) dan mengetahui seberapa tinggi dampak risikonya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan semi kuantitatif dengan melakukan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara/FGD, dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa risiko pada manpower berada pada level high dan very high. Hasil penelitian akan memberikan rekomendasi terhadap komponen manpower (driver) berupa mitigasi risiko dan dapat digunakan perusahaan dalam pengelolaan risiko operasional pada jaringan Postal khususnya pada komponen manpower (driver).
Kata kunci: jaringan postal; manpower; mitigasi risiko; risiko operasional.