Search Articles & Publications

Showing 311 articles found for "Works"

DEEP LEARNING FOR FACES ON ORPHANAGE CHILDREN FACE DETECTION

Pernando, Yonky, Febrianti, Eka Lia, Syafrinal, Ilwan, Roza, Yuni, Afifah, Ummul Fitri
Abstract: Abstract: l -The field of computer vision is research in development technology to obtain information from images and replicate or imitate human visual processes, so that they can understand the objects around them. Deep… learning is a term used to describe a new era in learning that supports computer learning from big data machines. Convolutional Neural Networks (CNN) algorithms have made significant progress in the fields of object detection, image classification, and semantic segmentation. ;Object detection is a technique used to identify the type of object in a given image and the location of the object in the image. The field of computer vision is research in development technology to obtain information from images and replicate or imitate human visual processes, so that computers can know objects around them. Deep learning is the buzzword as a new era in machine learning that trains computers to find patterns from large amounts of data. Convolutional Neural Networks (CNN) algorithms have made significant progress in the fields of object detection, image classification, and semantic segmentation. Object detection is a technique used to identify the type of object in a particular image as well as the location of the object in the image.   Keywords: CNN, Computer Vision, Deep Learning, Face Detection;     Abstrak: 1 Bidang computer vision merupakan penelitian dalam teknologi pembangunan untuk memperoleh informasi dari citra dan mereplikasi atau meniru proses visual manusia, sehingga dapat memahami objek - objek disekelilingnya. Pembelajaran mendalam adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan era baru dalam pembelajaran mesin yang memungkinkan komputer belajar dari sejumlah besar data. [Algoritma Convolutional Neural Networks (CNN) telah membuat kemajuan yang signifikan di bidang deteksi objek, klasifikasi gambar, dan segmentasi semantik. Deteksi objek adalah teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis objek dalam citra yang diberikan serta lokasi objek di dalam citra. Bidang computer vision merupakan penelitian dalam teknologi pembangunan untuk memperoleh informasi dari citra dan mereplikasi atau meniru proses visual manusia, sehingga komputer dapat mengetahui objek - objek disekelilingnya. Deep learning adalah kata kunci sebagai era baru dalam machine learning yang melatih komputer dalam menemukan pola dari jumlah besar data. Algoritma Convolutional Neural Networks (CNN) telah membuat kemajuan yang signifikan di bidang deteksi objek, klasifikasi gambar, dan segmentasi semantik. /Deteksi objek adalah teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis objek dalam citra tertentu serta lokasi objek di dalam citra.   Kata kunci: CNN, Computer Vision, Deep Learning, Deteksi Wajah

OPTIMIZING THE PROMOTION PROPOSAL BY SIKAP AT PUPR OFFICE OF ASAHAN REGENCY

Jain, M. Zulfakhri, Ramdhan, William, Kifti, Wan Mariatul
Abstract: Abstract: Promotion is an award given for the work performance and service of the Civil Servant concerned to the State and in accordance with their position and class. The process of proposing a promotion at the Public Works… orks and Spatial Planning Office (PUPR) of Asahan Regency is still manual, that is by entering the required documents for promotion. In this case, the proposal for promotion is still manually using physical document certainly complicates the management process and the accumulation of documents. Therefore, the use of MySQL as database management and PHP as programming language will build an information system for proposing a promotion for Civil Servant at the PUPR office of Asahan Regency, based on web and internet that provides a feature for uploading proposed documents in the form of softcopy.   Keywords: Promotion; SIKAP; PHP Abstrak: Kenaikan pangkat merupakan salah satu bentuk penghargaan yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil atas prestasi kerja yang bersangkutan terhadap Negara dan sesuai dengan jabatan dan golongannya. Proses pengusulan kenaikan pangkat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Asahan saat ini berjalan secara manual, yaitu dengan memasukkan dokumen fisik sesuai syarat untuk kenaikan pangkat. Dalam hal ini, pengusulan kenaikan pangkat yang masih berjalan secara manual dengan menggunakan dokumen fisik tentunya mempersulit proses pengelolan dan terjadinya penumpukan dokumen. Oleh sebab itu, pemanfaatan MySQL sebagai database management dan PHP sebagai bahasa pemrograman akan menghasilkan sebuah sistem informasi pengusulan kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil di Dinas PUPR Kabupaten Asahan berbasis web dan internet yang memberikan fitur upload dokumen usulan berupa  softcopy. Kata Kunci: Kenaikan Pangkat; PHP; SIKAP  

DESIGN OF PADIBON APPLICATION AS E-MARKETPLACE FOR MSME ACTIVITIES IN CIREBON CITY USING THE LARAVEL FRAMEWORK

Syafrinal, Ilwan, Nas, Chairun, Putra, Nursaka
Abstract: Abstract: The government's effort to improve the community's economy is to give birth to Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in the midst of the community. The people of Cirebon city are people who are starting of… f being a productive society, so that MSMEs are born in the city of Cirebon. However, limited land for the process of buying and selling and marketing products has, in MSMEs being run by the community often resulting in bankruptcy due to market competitiveness. So to overcome this problem, we need a media that can distribute the results of MSME products for the people of the city of Cirebon without having to have land to sell products. This research was conducted of building an E-Marketplace (Digital Market) system that is used by the people of the city of Cirebon to promote, sell and buy the products of the Cirebon city community's MSME products online based on a Website . Apart from that, with the E-Marketplace, it can help MSMEs in the city of Cirebon continue to run their business during this pandemic even though there are Community Activity Restrictions (PPKM). In this study, the research method applied is the System Development Life Circle, where the method includes the process of data collection and analysis, system design, system development and system implementation and system testing. The results of this application design will be named Padibon . So with this Padibon application, MSME actors in marketing their products, and consumers can buy MSME products anywhere and anytime.             Keywords: E-Marketplace; Frameworks; MSMEs; SDLC   Abstrak: Usaha pemerintah dalam meningkatan perekonomian masyarakat adalah dengan melahirkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) didalam lingkungan masyarakat. Masyarakat kota Cirebon merupakan masyarakat yang mulai menyadari pentingnya menjadi masyarakat yang produktif. Namun keterbatasan lahan untuk proses jual beli dan pemasaran produk mengakibatkan UMKM yang di jalankan oleh masyarakat seringkali mengakibatkan kebangkrutan karena daya saing pasar. Maka untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan sebuah media yang dapat menyalurkan hasil produk UMKM masyarakat kota Cirebon tanpa harus adanya lahan tempat menjual produk. Penelitian dilakukan  untuk membangun sebuah sistem E- Marketplace (Pasar Digital) yang digunakan oleh masyarakat kota Cirebon untuk mempromosikan, menjual dan membeli hasil-hasil produk UMKM masyarakat kota Cirebon secara online berbasis Website. Selain dari itu, dengan adanya aplikasi ini  maka dapat membantu UMKM masyarakat kota Cirebon tetap menjalankan usahanya di masa pandemi ini walaupun terdapat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pada penelitian ini, metode yang diterapkan adalah System Development Life Circle, dimana metode tersebut meliputi proses pengumpulan dan analisis data, design system, development system dan implementasi sistem serta pengujian sistem. Hasil dari perancangan aplikasi ini adakan diberi nama Padibon. Maka dengan aplikasi Padibon ini, pelaku UMKM dapat memasarkan hasil produknya, dan konsumen bisa membeli produk UMKM dimanapun dan kapanpun.   Kata kunci: E-Marketplace; Framework; SDLC; UMKM

PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE LAYANAN SPBE (E-GOVERNMENT) DI LINGKUNGAN PEMKAB SUKABUMI

Wulandari, Devita, Gumilang, Soni Fajar Surya, Mulyana, Rahmat
Abstract: Abstract: To increase the Electronic-Based Government System (SPBE) maturity level and comply with Presidential Regulation no. 95 of 2018, the Sukabumi Regency Government needs to standardize the SPBE design to be implemented… ented appropriately integrated with utilizing technological advances optimally. One of the frameworks used to design the SPBE architecture is using the Enterprise Architecture (EA). EA aims to meet the gap between the needs of stakeholders and the availability of government administration services. The journal's focus on the design of this SPBE EA is on the SPBE Service Domain in the Electronic-Based Government Administration Service. The design is carried out using a combination of references to the SPBE Presidential Regulation and the National SPBE Master Plan Attachment and one of the main components of the EA framework, namely TOGAF ADM. This design produces an output in the form of an Electronic-Based Government Administration Service Catalog. It is expected to be used as a reference in developing technology in the Regency Government Sukabumi both from practical contributions and academic contributions. Keywords: Enterprise Architecture; Service Architecture; SPBE; TOGAF ADM     Abstrak: Dalam rangka meningkatkan tingkat kematangan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) dan mematuhi Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Sukabumi perlu melakukan standarisasi terhadap perancangan SPBE agar dapat terimplementasi dan terintegrasi dengan baik dalam memanfaatkan kemajuan teknologi secara optimal. Salah satu kerangka kerja yang bisa digunakan untuk merancang Arsitektur SPBE yaitu menggunakan Enterprise Architecture (EA). EA bertujuan untuk memenuhi kesenjangan antara kebutuhan pemangku kepentingan dengan ketersediaan layanan administrasi pemerintahan. Fokus jurnal pada perancangan EA SPBE ini yaitu pada Domain Layanan SPBE di bagian Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik. Perancangan yang dilakukan memanfaatkan kombinasi antara referensi pada Perpres SPBE dan Lampiran Rencana Induk SPBE Nasional serta salah satu komponen utama framework EA yaitu TOGAF ADM. Perancangan ini menghasilkan keluaran berupa Katalog Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik dan diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam melakukan pengembangan teknologi di Pemkab. Sukabumi baik dari kontribusi praktis maupun kontribusi akademik.      Kata kunci: Arsitektur Layanan; Enterprise Architecture; SPBE; TOGAF ADM

PENGEMBANGAN PROTOTIPE TOMBOL DARURAT PERUMAHAN BERBASIS WEBSITE

Nuryasin, Ilyas
Abstract: Abstract: Environmental safety is a shared responsibility between the community and the officers who are specially authorized to secure an area. For this reason, the role of the community in informing actions that interfere… fere with safety is important. This study aims to develop a prototype of an environmental safety system using an emergency button application to inform certain safety conditions. This research is developed by conducting a Research and Development model through requirement analysis, system design, implementation, and functional testing. This prototype offers a basic function of the security system at a residence, such as a button for hazard emergency, stranger alert, notification when out of town, and needing assistance. This prototype is connected to the account of each resident with the security officer at the post guard. This prototype has been tested and works well as expected.             Keywords: emergency button; security; residence;      Abstrak: Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan petugas yang diberi wewenang secara khusus menjaga keamanan sebuah wilayah. Untuk itu, peranan masyarakat dalam menginformasikan tindakan-tindakan yang mengganggu keselamatan  menjadi penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe sistem keamanan lingkungan menggunakan aplikasi tombol darurat bagi masyarakat untuk menginformasikan kondisi keamanan tertentu. Penelitian ini dikembangkan dengan pendekatan model Research and Development dengan melakukan analisis kebutuhan selanjutnya dirancang dan diimplementasikan dalam bentuk situs web yang selanjutnya diuji coba fungsionalitasnya. Fungsi yang ditawarkan dalam model ini meliputi tombol darurat bahaya, waspada orang asing, keluar kota dan bantuan. Sistem terhubung pada akun masing-masing warga dengan petugas keamanan di pos keamanan. Prototipe telah diuji fungsionalitasnya dan bekerja baik sesuai dengan fungsinya.     Kata kunci: keamanan; perumahan; tombol darurat

ANALISIS QUALITY OF SERVICE JARINGAN LOCAL AREA NETWORK MENGGUNAKAN MIKROTIK ROUTERBOARD750 (Studi Kasus: STMIK Royal Kisaran)

Siddik, Mohd.
Abstract: Abstract: The use of computer networks at this time has proven to be a very reliable means of communication and source of information. Government agencies, offices are now using the network as a medium for disseminating… information. At present, in the implementation of computer networks, it is very necessary for management to optimize the network itself. Therefore it is necessary to do QoS (Quality of Service) Analysis, in order to get optimal network. QoS (Quality of Service) is a technology that can be applied in computer networks to provide optimal services for network users. With the existence of QoS (Quality of Service) allows network administrators to be able to perform bandwidth management to handle various effects due to congestion (congestion) in packet flow traffic in the network. In performing QoS (Quality of Service), a device that can do bandwidth management to the network is built. Mikrotik Routerboard750 is a network device using Linux-based MicroticOS that can be used in the application of QoS (Quality of Service).   Keywords: Computer Network, QoS (Quality of Service), Mikrotik Routerboard750     Abstrak: Penggunaan Jaringan komputer pada saat ini telah terbukti sebagai sarana komunikasi dan sumber informasi yang sangat diandalkan. Seluruh instansi pemerintahan, perkantoran saat ini sudah memanfaatkan jaringan sebagai media sarana penyebaran informasi. Saat ini dalam implementasinya jaringan komputer sangat butuh dilakukan manajemen guna optimalimalisasi jaringan itu sendiri. Maka dari itu perlu dilakukan Analasis QoS (Quality of Service), guna mendapatkan jaringan yang optimal. QoS (Quality of Service) merupakan teknologi yang dapat diterapkan dalam jaringan komputer guna memberikan layanan yang optimal bagi para pengguna jaringan. Dengan adanya QoS (Quality of Service) memungkinkan administrator jaringan untuk dapat melakukan manajemen bandwidth guna menangani berbagai efek akibat terjadinya kemacetan (congestion) pada lalu lintas aliran paket di dalam jaringan. Dalam melakukan QoS (Quality of Service) dibutauhan sebuah perangkat yang dapat melakukan manajemen bandwidth terhadap jaringan. Mikrotik Routerboard750 adalah perangkat jaringan menggunakana  MikrotikOS berbasis Linux yang dapat digunakan dalam penerapan QoS (Quality of Service) ini.   Kata Kunci: Jaringan Komputer, QoS (Quality of Service), Mikrotik Routerboard750

penerapan Jaringan Saraf Tiruan Untuk Proyeksi Logistik Berdasarkan Prediksi Pasien Menggunakan Algoritma Backpropagation

Risnawati, Risnawati, Handayani, Masitah
Abstract: Abstract: Enormous logistical needs on General Hospital Kartini range to facilitate treatment requires a system that can predict to meet those needs with the right so as not to result in advantages and disadvantages to the… he amount of usage that is always changing every year. At this time the calculations have been carried out with the help of software that is on a high-speed computer such as Neural Networks. Neural networks are used to predict the projection Backpropogation logistics patients based on the type of drugs Analgesics, antiemetics, vitamins, Antiepileptic, Anesthesia, Anti-Parkinson, Psychotherapeutic, Corticosteroids. This logistical projection data processing using software of Matlab 6.1. After using Backpropogation finally found the best architectural pattern is 8-3-3-1 of 5 aritektur architecture that has been tested. Of the pattern is then predicted projection logistics at General Hospital Kartini range in 2014 will increase to 91 290 from 65 422 in 2013 for an increase of 25 868 (28.33%).   Keywords: neural networks, backpropagation algorithm, projection logistics, matlab     Abstrak: Kebutuhan logistik yang sangat besar pada Rumah Sakit Umum Ibu Kartini Kisaran untuk memperlancar pengobatan membutuhkan suatu sistem yang bisa memprediksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan tepat agar tidak mengakibatkan kelebihan dan kekurangan terhadap jumlah pemakaian yang selalu berubah setiap tahunnya. Pada saat ini proses perhitungan telah banyak dilakukan dengan bantuan software-software yang ada pada komputer yang berkecepatan tinggi seperti Jaringan Saraf Tiruan. Jaringan Saraf Tiruan Backpropogation digunakan untuk memprediksi proyeksi logistik pasien berdasarkan jenis obat Analgetik, Antiemetik, Vitamin, Antiepilepsi, Anestesi, Anti Parkinson, Psikofarmaka, Kortikosteroid. Pengolahan data proyeksi logistik ini menggunakan software Matlab 6.1. Setelah menggunakan Backpropogation akhirnya ditemukan pola arsitektur yang terbaik yaitu arsitektur 8-3-3-1  dari 5 arsitektur yang telah diujikan. Dari pola tersebut kemudian diprediksi proyeksi logistik di Rumah Sakit Umum Ibu Kartini Kisaran pada tahun 2014 akan meningkat menjadi 91290 dari tahun 2013 sebesar 65422 atau meningkat sebesar 25868 (28,33%).   Kata Kunci:  jaringan saraf tiruan, algoritma backpropagation, proyeksi logistik, matlab

Perancangan Antarmuka Aplikasi Berbasis Web Menggunakan User Centered Design Dalam Pembelajaran Keragaman Budaya

Lubis, Rizky Fauziah
Abstract: Abstract: An interface design for learning application is designed based on the user need. User Centered Design (UCD) purposed for help the design process match with the user need which is user usability oriented. After… arranging based on that need, so the application is modelled using Unified Modelling Language (UML) to describe the systematic and how the application works from the designed application. The use of UCD can be used in designing an application for cultural diversity learning in Asahan with the Web-based. The element in the information system explained graphically and expose the close relationship of each element. So by the detail design dan user need oriented, the youth attracted and willing to learn their culture by the comprehensive information system.   Keywords: User Centered Design, Unified Modelling Language, culture diversity of Asahan     Abstrak: Sebuah perancangan antarmuka aplikasi pembelajaran disusun dan dibuat berdasarkan kebutuhan penggunanya. User Centered Design (UCD) bertujuan untuk membantu perancangan sesuai dengan kebutuhan yang berorientasi pada usability pengguna. Setelah disusun sesuai kebutuhan tersebut, maka aplikasi dimodelkan dengan menggunakan Unified Modelling Language (UML) sehingga terlihat jelas seperti apa sistematika dan operasi penggunaan dari aplikasi yang dirancang. Penggunaan UCD dapat digunakan dalam merancang suatu aplikasi pembelajaran keragaman budaya di Asahan berbasis Web. Elemen yang ada pada aplikasi ini digambarkan secara grafis dan dapat memperlihatkan hubungan yang erat antar elemennya. Sehingga melalui perancangan yang detail dan berorientasi pada kebutuhan pengguna, generasi muda tertarik dan mau mempelajari kebudayaannya sendiri melalui sistem informasi yang komprehensif.   Kata kunci:  User Centered Design, Unified Modelling Language, keberagaman budaya Asahan.

Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Pengembangan Modul Ajar Interaktif Berbasis Artificial Intelligence dengan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kapasitas Pengajaran Berkelanjutan

Tustiyana Windiyani, Resyi Abdul Gani, Deddy Sofyan S, M.Zainal Arifin, Septiani, Khayla Shafia Abdillah
Abstract: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengembangkan modul ajar interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan pendekatan deep learning guna mendukung kapasitas… apasitas pengajaran berkelanjutan di era Society 5.0. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop menggunakan model pengembangan 4D (Define–Design–Develop–Disseminate) yang melibatkan 11 guru SDN Selakopi, Bogor Barat sebagai peserta. Tahap define dilakukan melalui analisis kebutuhan dan literasi AI guru; tahap design berupa perancangan modul ajar berbasis TPACK dan pendekatan deep learning; tahap develop melalui validasi, uji coba workshop, serta evaluasi menggunakan angket skala Likert empat poin; dan tahap disseminate diarahkan pada potensi replikasi program. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata skor kepuasan sebesar 3,72 dengan persentase capaian 93% dalam kategori sangat puas. Skor tertinggi terdapat pada aspek kejelasan materi (3,9), sedangkan skor terendah pada aspek keberlanjutan program (3,4). Temuan ini menunjukkan bahwa workshop efektif meningkatkan literasi AI, kepercayaan diri, dan kemampuan desain pembelajaran guru. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan deep learning dalam desain bahan ajar interaktif berbasis AI melalui model 4D yang sistematis dan kontekstual pada level sekolah dasar. Implikasinya, model pemberdayaan ini berpotensi direplikasi untuk memperkuat pengembangan profesional guru secara berkelanjutan.

The Transition from Conventional Constitutions to Digital Law: Constitutional Law Challenges in the Age of Artificial Intelligence

Septia, Sya’baniatie Ninda
Abstract: The rapid advancement of digital technology and artificial intelligence (AI) in the twenty-first century has fundamentally transformed the structure of modern constitutional governance. Digitalization has reshaped the interactions… teractions between governments and citizens, altered the patterns of political participation, and presented major challenges to constitutional principles. This study aims to analyze the implications of technological development for constitutional law and propose the concept of a digital constitution as an adaptive framework in the AI era. This study employs a normative legal method, using both conceptual and statutory approaches. Legal materials consist of primary, secondary, and tertiary sources, which are analyzed qualitatively and descriptively. The findings reveal that, while digital transformation enhances governmental efficiency and public transparency, it also generates serious risks, including data misuse, digital surveillance, and political disinformation. These dynamics demand a reinterpretation of constitutional norms to protect citizens' digital rights in cyberspace. The concept of a digital constitution is proposed as a normative response that integrates digital rights into constitutional rights and reaffirms the principle of the rule of law within technological governance. To achieve a democratic and just constitutional order, it is crucial to strengthen regulatory frameworks, ensure algorithmic accountability, and foster collaboration among state institutions, civil society, and the private sector. Ultimately, constitutional law must evolve into an adaptive, transparent, and fair system that can address the profound challenges of the digital and AI-driven era.