Abstract:Khiyar adalah hak orang yang berakad dalam membatalkan akad atau meneruskannya karena ada sebab-sebab secara syar’i yang dapat membatalkannya sesuai dengan kesepakatan ketika berakad. Dengan menggunakan metode kepustakaan…
aan (library research) artikel ini menganalisis konsep khiyar menurut fuqaha. Hasil dari artikel ini yaitu, menurut Mazhab Hanafi khiyar ada empat bentuk yaitu khiyar syarat, khiyar ‘aib, khiyar ar-ru’yah dan khiyar ta’yin sedangkan khiyar majlis menurut mazhab ini batil atau tidak boleh. Pendapat tersebut berbeda dengan Mazhab Maliki yang mengatakan bahwa bentuk- bentuk khiyar ada dua yaitu khiyar ‘aib dan khiyar syarat sedangkan khiyar Majlis dan khiyar ta’yin tidak boleh menurut mazhab ini. Selanjutnya pendapat dari kalangan Mazhab Syafi’i yang mengatakan bahwa bentuk khiyar ada tiga yaitu khiyar majlis, khiyar syarat dan khiyar ‘aib, adapun khiyar ar-ru’yah dan khiyar ta’yin menurut mazhab ini tidak dibolehkan. Sedangkan Mazhab Hanbali khiyar ada empat yaitu khiyar majlis, khiyar syarat, khiyar ‘aib dan khiyar ar-ru’yah, sedang mengenai khiyar ta’yin menurut mazhab Hanbali hukumnya tidak boleh.
Abstract:Tujuan utama teknologi pembelajaran untuk mempermudah proses pembelajaran dari segi desain, model dan pengaplikasiannya. Ada beberapa pengembangan model teknologi pembejaran yang dikembangkan oleh para ahli, yaitu; yang…
berorientasi ruang kelas, produk dan sistem. Model ruang kelas mengarahkan untuk teknologi yang sudah ada dalam kelas, lalu orientasi produk dikembangkan berdasarkan kebutuhan dalam proses pembelajaran, sedanngkan model orientasi sistem mengarahkan pada desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada sistem dimulai dari tahap pengumpulan data hingga pada implementasi solusi. Metode yang digunakan yaitu metode pustaka. Sumber data dipeloleh dari jurnal dan buku, data tersebut kemudian dikaji dan ditulis dalam makalah ini. Data yang diperoleh di analisis kemudian menarik sebuah kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemilihan model desain yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan kebutuhan siswa merupakan langkah krusial dalam memastikan efektivitas dan efisiensi pembelajaran.
Abstract:Penelitian ini mengkaji secara mendalam gangguan keamanan di batas laut wilayah Sulawesi Tenggara serta strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis gangguan…
uan keamanan yang paling sering terjadi dan merumuskan langkah-langkah strategis yang efektif dalam menghadapi ancaman tersebut. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis data sekunder dari berbagai laporan keamanan, wawancara mendalam dengan pihak berwenang, serta studi kasus langsung di wilayah Sulawesi Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah ini menghadapi peningkatan ancaman berupa pencurian ikan oleh kapal-kapal asing (illegal fishing), penyelundupan barang-barang terlarang seperti narkoba dan senjata, serta aktivitas ilegal lainnya seperti perompakan. Faktor penyebab utama dari gangguan keamanan ini meliputi keterbatasan sumber daya untuk patroli laut, kondisi geografis yang sulit dijangkau, serta kerjasama internasional yang belum optimal. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini merekomendasikan beberapa strategi kunci. Pertama, peningkatan jumlah dan kualitas patroli laut dengan menambah kapal patroli dan menggunakan teknologi canggih seperti radar dan drone. Kedua, memperkuat kerjasama internasional melalui patroli bersama dan pertukaran informasi intelijen dengan negara-negara tetangga. Ketiga, memanfaatkan teknologi pengawasan modern seperti sistem identifikasi otomatis (AIS) dan satelit untuk memantau pergerakan kapal di wilayah laut yang luas. Keempat, pemberdayaan masyarakat lokal melalui edukasi dan pelatihan, serta pembentukan kelompok pengawas masyarakat yang dapat membantu pihak berwenang dalam mendeteksi dan melaporkan aktivitas ilegal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan keamanan laut di wilayah Sulawesi Tenggara serta memberikan dasar bagi pembuat kebijakan dan pihak berwenang dalam merumuskan strategi keamanan maritim yang lebih efektif.
Abstract:Artikel ini membahas tentang nyadran, nilai-nilai tasawuf di dalamnya, dan strategi melestarikannya. Temuan dalam hal ini pasalnya, nyadran sebagai salah satu khazanah Islam nusantara yang mempunyai nilai tasawuf yang tinggi.…
nggi. Nilai-nilai tasawuf yang terkandung dalam nyadran adalah kerinduan, menahan syahwat, introspeksi diri, taubat, zuhud, hikmah, menjaga kesucian, keberanian, dan nilai keadilan. Ada beberapa strategi untuk melestarikan nyadran di dalamnya era Revolusi Industri keempat agar umat Islam tidak diganggu budayanya. Pertama, itu gerakan menyelamatkan umat manusia dari kondisi kebingungan melalui nyadran. Kedua, penggabungan aspek batin dan modernitas melalui nyadran. Ketiga, mengedukasi masyarakat bahwa nyadran mengandung tasawuf nilai-nilai. Keempat, pengembangan nyadran melalui wisata berbasis budaya dan religi. Kelima, konsep pesta budaya di Nyadran. Keenam, dialog masyarakat dengan khatib, ulama, dengan tujuan membahas pengertian, hikmah, dan manfaat nyadran bagi kehidupan sosial, alam, dan aspeknya beribadah kepada Tuhan..
Abstract:Perairan Sulawesi Tenggara menghadapi tantangan signifikan dari Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing yang berdampak serius pada kelestarian sumber daya laut dan kesejahteraan masyarakat lokal. IUU Fishing tidak…
idak hanya mengancam keberlanjutan ekosistem laut, tetapi juga mengakibatkan kerugian ekonomi yang besar serta ketidakstabilan sosial di kalangan komunitas nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama IUU Fishing di wilayah ini, mengevaluasi dampak yang ditimbulkannya, dan merumuskan solusi potensial untuk mengatasinya. Faktor ekonomi menjadi pendorong utama bagi nelayan lokal untuk terlibat dalam praktik IUU Fishing. Keterbatasan sumber daya untuk patroli laut dan lemahnya penegakan hukum memperburuk situasi ini, sementara tingginya permintaan pasar untuk produk perikanan tanpa verifikasi asal usul semakin memacu aktivitas ilegal tersebut. Dampak lingkungan dari IUU Fishing mencakup penurunan stok ikan dan kerusakan habitat laut, yang secara langsung merugikan nelayan yang patuh hukum dan mengurangi pendapatan regional dari sektor perikanan. Selain itu, praktik ini memicu konflik sosial antara nelayan lokal dan pelaku IUU Fishing. Solusi yang diusulkan dalam penelitian ini mencakup beberapa pendekatan strategis. Pertama, peningkatan patroli laut melalui penambahan kapal patroli modern dan peralatan canggih seperti radar dan drone, serta pelatihan intensif bagi personel keamanan laut untuk meningkatkan kemampuan deteksi dan respon cepat. Kedua, kerjasama internasional melalui patroli bersama dan pertukaran informasi intelijen dengan negara tetangga serta partisipasi aktif dalam forum regional seperti ASEAN untuk memperkuat keamanan maritim. Ketiga, penggunaan teknologi canggih seperti Automatic Identification System (AIS) dan data satelit untuk pemantauan wilayah laut yang luas dan sulit dijangkau. Keempat, pemberdayaan masyarakat lokal melalui program edukasi dan pelatihan bagi nelayan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam melaporkan aktivitas ilegal, serta pembentukan kelompok masyarakat pengawas yang berfungsi sebagai mata dan telinga bagi pihak berwenang. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis yang dapat digunakan oleh pembuat kebijakan dan pihak terkait untuk merumuskan strategi keamanan maritim yang efektif. Diharapkan, dengan penerapan solusi-solusi ini, ancaman IUU Fishing di perairan Sulawesi Tenggara dapat diminimalisir, kelestarian sumber daya laut terjaga, dan kesejahteraan masyarakat lokal meningkat secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sumber daya alam perairan di Indonesia dengan menggunakan studi kasus pada Kabupaten Konawe. Penelitian ini melibatkan survei lapangan, wawancara dengan pemangku kepentingan…
pentingan terkait, dan analisis data sekunder untuk memahami tantangan dan potensi dalam pengelolaan sumber daya alam perairan di wilayah ini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang praktik pengelolaan yang efektif dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan kebijakan dan tindakan pengelolaan di masa depan. Penelitian ini untuk menganalisis pengelolaan sumber daya alam perairan di Indonesia dengan menggunakan studi kasus pada Kabupaten Konawe. Penelitian ini melibatkan survei lapangan, wawancara dengan pemangku kepentingan terkait, dan analisis data sekunder untuk memahami tantangan dan potensi dalam pengelolaan sumber daya alam perairan di wilayah ini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang praktik pengelolaan yang efektif dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan kebijakan dan tindakan pengelolaan di masa depan.
Abstract:Poros Maritim Dunia merupakan konsep strategis yang mengakui peran penting yang dimainkan oleh laut dan kelautan dalam perekonomian global serta hubungan antarnegara. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia…
memiliki potensi besar untuk menjadi bagian integral dari Poros Maritim Dunia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Indonesia dalam menuju Poros Maritim Dunia, dengan fokus pada penguatan sumber daya maritim dan kerja sama internasional. Melalui peninjauan literatur dan analisis kebijakan terkini, artikel ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dalam mencapai tujuan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber primer dan sekunder, termasuk dokumen kebijakan, laporan penelitian, dan artikel akademik terkait. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi langkah-langkah konkret yang telah diambil oleh pemerintah Indonesia untuk memperkuat sumber daya maritim dan memperluas kerja sama internasional di sektor maritim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah mengambil langkah-langkah penting dalam mewujudkan visi Poros Maritim Dunia. Penguatan sumber daya maritim dilakukan melalui pengembangan infrastruktur maritim, peningkatan keamanan maritim, dan pengelolaan yang berkelanjutan terhadap sumber daya alam dan lingkungan laut. Selain itu, Indonesia juga aktif dalam mengembangkan kerja sama internasional melalui kemitraan regional dan bilateral, serta melalui partisipasinya dalam organisasi maritim internasional. Meskipun demikian, Indonesia juga menghadapi tantangan dalam mencapai tujuan Poros Maritim Dunia. Beberapa tantangan tersebut meliputi pembiayaan yang cukup untuk pembangunan infrastruktur maritim, harmonisasi kebijakan di antara berbagai sektor terkait, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor maritim. Kesimpulannya, Indonesia telah melakukan langkah-langkah signifikan dalam mengarahkan dirinya menuju Poros Maritim Dunia. Namun, masih diperlukan upaya yang lebih besar untuk mengatasi tantangan yang dihadapi. Dalam konteks global yang semakin terhubung melalui laut, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat perannya sebagai poros maritim dunia yang berkelanjutan dan berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi global.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sumber daya perikanan tangkap di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kabupaten Konawe memiliki potensi kelautan yang besar dan beragam, namun penelitian tentang sumber…
daya perikanan tangkap di daerah ini masih terbatas. Dalam penelitian ini, dilakukan survei lapangan dan pengumpulan data melalui wawancara dengan nelayan setempat serta analisis data sekunder yang terkait dengan produksi perikanan tangkap. Metode pengumpulan data meliputi survei lapangan dan wawancara dengan nelayan yang aktif di Kabupaten Konawe. Data yang dikumpulkan meliputi informasi tentang spesies ikan yang ditangkap, alat tangkap yang digunakan, musim penangkapan, dan hasil tangkapan per unit upaya (CPUE). Selain itu, data sekunder tentang produksi perikanan tangkap di daerah ini juga dikumpulkan dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Konawe memiliki potensi sumber daya perikanan tangkap yang signifikan. Ditemukan berbagai spesies ikan yang ditangkap, termasuk ikan pelagis dan ikan karang yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Alat tangkap yang umum digunakan oleh nelayan lokal meliputi jaring, pancing, dan bubu. Musim penangkapan yang paling produktif adalah pada saat musim kemarau. Produksi perikanan tangkap di Kabupaten Konawe cenderung bervariasi dari tahun ke tahun. Faktor-faktor seperti fluktuasi iklim, perubahan suhu air laut, dan aktivitas manusia dapat mempengaruhi hasil tangkapan. Upaya-upaya pengelolaan perikanan yang berkelanjutan perlu diterapkan untuk memastikan keberlanjutan sumber daya perikanan tangkap di daerah ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kabupaten Konawe memiliki potensi sumber daya perikanan tangkap yang signifikan. Namun, upaya pengelolaan yang berkelanjutan harus dilakukan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan tangkap ini. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk memahami secara lebih mendalam tentang potensi dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan sumber daya perikanan di Kabupaten Konawe.
Abstract:Seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, dunia pendidikan mengalami perkembangan dengan pesat. Sistem pembelajaran konvensional mulai dikombinasikan bahkan dialihkan dengan sistem pembelajaran berbasis digital…
gital atau online learning. Hal ini memunculkan suatu istilah dalam dunia pendidikan yaitu blended learning dan hybrid learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian, jenis-jenis, langkah-langkah, dan kelebihan serta kekurangan dari blended learning dan hybrid learning. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian library research atau penelitian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah istilah blended learning dan hybrid learning memiliki kesamaan dalam hal pendekatan, blended learning merupakan pembelajaran yang menggabungkan metode tradisional dan metode modern. Sedangkan hybrid learning memadukan pembelajaran tatap muka dengan teknologi computer dan internet. Namun, dari segi teknis, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Kedua model pembelajaran ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Abstract:Negara Indonesia merupakan negara kepulauan, yang sering kita temukan bangunan-bangunan sesuai kebutuhan masyarakat. Dalam kondisi seperti ini tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan pasir laut sebagai material penyusun…
sun beton, melihat potensi sumber pasir laut yang begitu melimpah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kuat tekan dan kuat tarik belah beton pasir laut terhadap pasir sungai untuk dijadikan alternatif penggunaan material penyusun beton didaerah pesisir dan pulau-pulau terisolir. Hasil pengujian kuat tekan beton dengan curing rendam air laut selama 28 hari dengan faktor air semen (fas) 0,4 menunjukkan hasil kuat tekan rata rata pada beton pasir sungai sebesar 35,00 Mpa dan hasil kuat tekan rata rata pada beton pasir laut sebesar 34.84 MPa. Hasil ini memenuhi standar sebesar 30 ± 5 (MPa). Sedangkan perbedaan hasil pengujian kuat tekan pada pasir laut terhadap pasir sungai menunjukkan perbedaan yang tidak terlalu signifikan. Pengujian kuat tarik belah mengacu pada SNI 03-2491-2002, mutu beton yang digunakan sudah baik dan sesuai dengan perencanaan yang dilakukan pada umur 7 dan 28 hari dengan menggunakan silinder berukuran 10 cm x 20 cm dan nilai kuat tarik belah rata-rata pada umur perendaman 7 hari sebesar 1,8 MPa dan nilai kuat tarik belah rata-rata pada umur perendaman 28 hari sebesar 2,02 MPa. Kuat tarik belah meningkat seiring dengan penambahan umur. Peningkatan kuat tarik belah beton ini meningkatkan kemampuan beton untuk menahan beban yang lebih besar.