Search Articles & Publications

Showing 521 articles found for "Keterampilan"

KETERAMPILAN MENYIMAK SEBAGAI BAGIAN INTEGRAL KETERAMPILAN BERBAHASA

Riski Ananda Nasution, Syaddam Rijali, Akhiril Pane
Abstract: Keterampilan menyimak merupakan salah satu komponen utama dalam keterampilan berbahasa yang memiliki peran penting dalam proses komunikasi dan pembelajaran. Menyimak tidak sekadar kegiatan mendengar, tetapi melibatkan proses… oses memahami, menafsirkan, dan mengevaluasi informasi yang diterima secara lisan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep keterampilan menyimak sebagai bagian integral dari keterampilan berbahasa melalui studi pustaka terhadap berbagai sumber relevan, seperti buku teks, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan teknik pengumpulan data berupa penelaahan dan analisis terhadap teori serta temuan penelitian yang berkaitan dengan keterampilan menyimak. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterampilan menyimak memiliki hubungan yang erat dengan keterampilan berbahasa lainnya, yaitu berbicara, membaca, dan menulis, serta berperan sebagai dasar dalam pengembangan kemampuan berbahasa secara menyeluruh. Selain itu, penguasaan keterampilan menyimak yang baik dapat meningkatkan pemahaman informasi, kemampuan berpikir kritis, dan efektivitas komunikasi. Oleh karena itu, keterampilan menyimak perlu mendapat perhatian khusus dalam pembelajaran bahasa agar proses pembelajaran berlangsung secara optimal.

ONTOLOGI: IDEALISME VS REALISME, PRAGMATISME VS POSITIVISME DAN IMPLIKASINYA BAGI PENGEMBANGAN DAN PEMBELAJARAN DI PGMI

Filzah Nadila Nasir, Sri Murhayat
Abstract: Filsafat pendidikan merupakan fondasi krusial dalam menentukan arah, tujuan, dan metode pembelajaran, terutama pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan… dan menganalisis perbandingan antara aliran filsafat idealisme versus realisme, serta pragmatisme versus positivisme, beserta implikasinya terhadap pengembangan pembelajaran di PGMI. Hasil kajian menunjukkan bahwa idealisme menekankan pada pembentukan karakter spiritual dan nilai moral yang berakar pada ide , sementara realisme menitikberatkan pada penguasaan ilmu pengetahuan objektif yang bersumber dari realitas alam dan pengalaman inderawi. Di sisi lain, pragmatisme memandang kebenaran berdasarkan manfaat praktis dan tindakan nyata , sedangkan positivisme mengutamakan metode ilmiah, logika, dan verifikasi empiris. Implikasi bagi PGMI adalah perlunya integrasi antara nilai-nilai moral-spiritual (idealisme) dengan keterampilan praktis dan penguasaan fakta nyata (realisme, pragmatisme, positivisme) guna melahirkan calon guru madrasah yang berakhlak mulia, terampil, dan mampu mengaitkan teori dengan realitas kehidupan

INTEGRASI SAINS DAN ISLAM DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI

Anusirwan Hamidi Harahap, Kadar M. Yusuf
Abstract: Integrasi sains dan Islam dalam pembelajaran biologi merupakan upaya strategis untuk membangun pemahaman ilmu pengetahuan yang utuh serta menanamkan nilai-nilai keislaman pada peserta didik. Pembelajaran biologi tidak hanya… nya berorientasi pada penguasaan konsep dan keterampilan ilmiah, tetapi juga diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran akan kebesaran Allah Swt. melalui kajian terhadap fenomena alam dan makhluk hidup. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, bentuk, dan implementasi integrasi sains dan Islam dalam pelajaran biologi. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap sumber-sumber relevan berupa buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sains dan Islam dapat dilakukan melalui pengaitan materi biologi dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis, penguatan nilai tauhid, serta penanaman sikap ilmiah yang selaras dengan akhlak mulia. Integrasi ini berdampak positif terhadap peningkatan pemahaman konsep biologi, penguatan karakter religius, serta pembentukan sikap spiritual peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran biologi berbasis integrasi sains dan Islam diharapkan mampu mencetak generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.

STUDI LITERATUR: PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN IPA DI SD/MI

Ana Mariana, Berliana Novia Fitri Yani, Eka Lina Yunita, Oktavia Kharisma Pertiwi, Umi Samsiyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). Model PBL dipilih karena… ena mampu melatih siswa berpikir kritis, kreatif, dan mandiri melalui pemecahan masalah yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA, keterampilan berpikir ilmiah, serta partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, guru berperan penting dalam merancang masalah yang menantang dan membimbing siswa untuk menemukan solusi secara kolaboratif. Dengan demikian, model PBL dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SD/MI.

PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BERBASIS POTENSI LOKAL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ROTI BAGI IBU RUMAH TANGGA DI DESA BAKARAN BATU

Siregar, Dahrul, Nasution, Nur Aisyah, Siregar, Retnawati
Abstract: Pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat yang mampu menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Di Desa Bakaran Batu, sebagian besar… ibu rumah tangga memiliki waktu luang dan potensi untuk mengembangkan  usaha  rumahan,  namun  masih  menghadapi  keterbatasan  pengetahuan  dan keterampilan dalam mengolah produk pangan yang bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan ibu rumah tangga melalui pelatihan pembuatan roti sebagai salah satu bentuk pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap observasi, identifikasi kebutuhan mitra, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup teknik pembuatan roti, pemilihan bahan baku, pengemasan produk, penentuan harga jual, penyusunan merek (branding), serta strategi pemasaran digital menggunakan media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memproduksi roti yang berkualitas, mengemas produk secara menarik, serta memasarkan produk melalui platform digital. Selain itu, pelatihan berhasil meningkatkan motivasi peserta untuk memulai dan mengembangkan usaha rumahan sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga. Program ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya usaha mikro berbasis potensi lokal, meningkatkan nilai tambah produk olahan pangan, memperluas peluang pasar, serta mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat Desa Bakaran Batu secara berkelanjutan.

EDUKASI KESEHATAN MENGHINDARI KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DAN CARA MERAWAT ALAT REPRODUKSI DI KELAS VB BAWAMAI PONTIANAK

Amelia, Lince, Almumtahanah, Almumtahanah, Hidayah, Hidayah, Lestari, Lilis
Abstract: Kasus pelecehan seksual merupakan kasus yang mengalami peningkatan yang cukup signifikan terjadi pada tahun terakhir, Maraknya kasus-kasus pelecehan yang terjadi, khususnya pada anak- anak harus dicegah dan dihentikan agar… ar tidak menimbulkan korban- korban kekerasan seksual yang lebih banyak . Mengajarkan pendidikan seksualitas pada anak-anak dapat dimulai dari kelas 5 sampai 6 SD. Pertimbangan diberikannya pendidikan seksual sejak dini pada anak-anak kelas 5 SD karena anak-anak tersebut sudah mengalami masa akil balik dan perlu ditanamkan pengetahuan mengenai seksualitas agar anak-anak dapat memahami mengenai seksualitas dan tidak lagi menjadi korban pelecehan seksual. Oleh karena itu, melaksanakan pengabdian masyarakat mengatasi permasalahan mitra .Tujuan PKM ini adalah untuk menambah pengetahuan keterampilan siswa dalam mencegah menjadi korban kekerasan seksual dan cara merawat alat reproduksi. Metode pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendidikan kesehatan dan demonstrasi cara perawatan dan role play menghindari agar tidak menjadi korban kekerasan. Peserta pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa-siswi SD sebanyak 30 orang. Tempat pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yaitu SD Bawamai Pontianak. Setelah memberikan pendidikan kesehatan siswa tersebut dapat memahami cara mencegah menjadi korban kekerasan seksual.

PENDAMPINGAN PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH BERBASIS AL-QUR’AN

Ahmad, Rabya Mulyawati, Salem, Muh Amirrudin, Parera, Moh Mul Akbar Eta, Guhir, Asliat Hingi, Laba, Abdul Syukur
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) pada penulisan karya ilmiah berbasis Al-Qur’an secara efektif dan… dan etis. Metode yang digunakan adalah pendekatan Service Learning yang mengintegrasikan pembelajaran konseptual dengan praktik langsung, melibatkan 30 mahasiswa sebagai peserta. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, praktik penulisan, serta refleksi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap konsep AI dan penerapannya dalam penulisan ilmiah, yang ditunjukkan melalui keterlibatan aktif selama proses pembelajaran serta kemampuan menghasilkan karya ilmiah secara sistematis. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dalam menyikapi penggunaan AI, khususnya terkait aspek etika dan validitas informasi. Meskipun demikian, masih terdapat variasi kemampuan peserta dalam menyusun karya ilmiah serta potensi ketergantungan terhadap teknologi. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan lanjutan dan penguatan literasi akademik serta etika penggunaan AI agar hasil pembelajaran lebih optimal dan berkelanjutan.

PELATIHAN PENGOLAHAN BOTOL PLASTIK UNTUK MENINGKATKAN NILAI EKONOMI MASYARAKAT KELURAHAN BONIPOI KOTA KUPANG

Ahmad, Abidin, Suksin, Irvan, Salem, Jailani Tong Muh. Amiruddin
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Masyarakat dalam mebgolah limbah botol plastic menjadi produk bernilai guna, yaitu kursi sofa dari botol plastik bekas.… Penumpukan sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, oleh karena itu, diperlukan Upaya pengelolaan sampah yang melibatkan partisipasi aktif Masyarakat melaluli kegiatan yang produktif dan bernilai ekonomi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukatif partisipatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, penyampaian materi, diskusi, serta praktik langsung pembuatan kursi sofa. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Bonipoi, Kota Kupang dengan melibatkan sekitar 20 peserta dari masyarakat setempat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi, diskusi,tanya jawab dan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme dan partisipasi aktif selama pelatihan berlangsung. Masyarakat mampu memahami pentingnya pengelolaan sampah plastik serta memperoleh keterampilan dalam memanfaatkan botol plastik bekas menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi. Dengan demikian, workshop pengolahan botol plastik ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan keterampilan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan masyarakat.

SOSIALISASI POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SD INPRES 1 DESA LISABATA KECAMATAN TANIWEL KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT

Rolobessy, Mike J., Rusmini, Rusmini, Bungyanan, Renansia Makdalena, Basalama, Fachrozy, Onaola, Selpina, Tuasikal, Salamdin Ramadhan, Ode, Dian, Januarti, Asri, Ralahalu, Frolince Yolanda, Rusdi, Rusdi, Sabono, Fiona Frenska, Lelau, Alan Noris
Abstract: Kurangnya pengetahuan mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kalangan siswa sekolah dasar merupakan permasalahan kesehatan mendasar yang dapat menghambat tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan… rtujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan praktis siswa dalam menerapkan PHBS di SD Inpres 1 Desa Lisabata, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, yang dilaksanakan pada 16 April 2026. Kegiatan melibatkan 20–40 siswa usia 7–12 tahun dan dilaksanakan melalui metode interaktif berupa ceramah singkat, diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung. Materi yang disampaikan meliputi teknik cuci tangan yang benar, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, pentingnya olahraga rutin, bahaya asap rokok, serta pencegahan jentik nyamuk. Hasil kegiatan menunjukkan siswa aktif berpartisipasi dan mengalami peningkatan pemahaman tentang konsep PHBS serta mampu mempraktikkan cuci tangan dengan benar.

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT: DEMONSTRASI DAN PENDAMPINGAN PIJAT BAYI PADA IBU BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KATAPING

Sunesni, Rahmatul Ulya, Endang Sari, Hanifa Zaini S, Rahmi Ramadhan, Waldy Rahman, Afri Ningsih, Rena
Abstract: Masa bayi dan balita merupakan periode penting yang membutuhkan stimulasi dini untuk mendukung tumbuh kembang optimal, salah satunya melalui pijat bayi sebagai bentuk stimulasi sentuhan yang mudah, aman, dan berbasis keluarga.… uarga. Namun, praktik pijat bayi di masyarakat masih sering dilakukan tanpa teknik yang benar akibat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan ibu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam melakukan pijat bayi secara benar melalui demonstrasi dan pendampingan di Posyandu Korong Marantiah Wilayah Kerja Puskesmas Kataping. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif pada 12 ibu yang memiliki bayi usia 0-24 bulan, melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung dengan pendampingan, serta evaluasi observasional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh ibu peserta mampu mempraktikkan pijat bayi dengan benar setelah mengikuti kegiatan, menunjukkan peningkatan keterampilan, pemahaman teknik, dan kepercayaan diri dalam menerapkan pijat bayi secara mandiri. Pembahasan menunjukkan bahwa pijat bayi berpotensi memberikan manfaat terhadap kesehatan dan perkembangan bayi, memperkuat hubungan ibu-anak, serta meningkatkan kesejahteraan psikologis ibu. Dapat disimpulkan bahwa demonstrasi dan pendampingan pijat bayi merupakan metode yang efektif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta berkontribusi dalam memperkuat peran posyandu sebagai sarana promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.