Search Articles & Publications

Showing 521 articles found for "Keterampilan"

PELATIHAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS SEHARI-HARI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MELALUI INFORMATION GAP ACTIVITIES

Jamiluddin, Sriati Usman, Fadhila Zamzam, Zarkiani Hasyim, Muh. Akbar Eisemring
Abstract: Pelaksanaan pengabdian ini didasari pada beberapa hasil penelitian sebelumnya yang mengungkapkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris terhadap peserta didik kurang menggembirakan karena para peserta didik menganggap bahwa pelajaran… elajaran bahasa Inggris itu sulit dipahami dan dimengerti. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Tambunsaribu, G. et.al (2021) mengungkapkan bahwa faktor penyebab masalah internal peserta didik itu sendiri dimana 77 % respondent yang mengatakan bahasa Inggris itu dianggap membingungkan dan sulit dipelajari.  Dua puluh dua percent (22 %) respondent mengatakan materi berbicara (speaking) sulit dipelajari. Selain dari pada temuan penelitian di atas, hasil pengamatan pengabdi sendiri pada beberapa mahasiswa pada program studi di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, menemukan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan mempelajari dan memahami bahasa Inggris, mungkin disebabkan oleh  belum berkesesuaian strategi atau teknik pembelajaran bahasa Inggris yang mendorong mahasiswa untuk mengetahuinya dan merasa senang belajar. Oleh karena itu, melalui kesempatan ini, pengabdi melakukan pengabdian dalam bentuk pelatihan yaitu menawarkan suatu pendekatan atau teknik yang dapat membantu peserta didik atau mahasiswa mengurangi kebingungan dan kesulitan yang dirasakan selama ini. Pengabdi menawarkan pelatihan dengan menggunakan salah satu pembelajaran kooperatif dalam kelompok kecil, yaitu berpasang-pasangan dalam mengemukakan ide, pikiran masing-masing sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh pasangannya. Hasil penelitian Susanti dan Linaris (2021) mengungkap bahwa siswa yang menggunakan metode diskusi kelompok kecil memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkontribusi dalam diskusi kelas. Selanjutnya hasil penelitian mereka, juga mengungkap bahwa salah satu strategi atau teknik yang dapat membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi adalah melalui diskusi kelompok kecil. Temuan-temuan penelitian dan hasil pengamatan tersebut, membuat para pengabdi akan memperaktikkan salah satu strategi atau teknik diskusi kelompok kecil, yaitu terdiri dari 2 (dua) orang saling bercakap-cakap (berbicara) sesuai dengan tema bahasa Inggris yang diberikan. Teknik pembelajaran dalam pelatihan ini adalah ‘Information Gap Activities (IGA)’ dimana masing-masing mahasiswa mempunyai peran. Oleh karena itu, tahapan pelaksanaan dalam pelatihan ini dimulai dari pengumpulan bahan pelatihan berupa topik-topik percakapan bahasa Inggris yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, kemudian mahasiswa berlatih dengan memberikan kesempatan yang sama kepada masing-masing pasangan untuk memperaktikkannya sesuai peran masing-masing, dan pada akhir pelatihan, instruktur (pengabdi) memberikan penguatan tentang kegiatan yang telah dilakukan untuk menambah wawasan tentang apa yang telah diperaktikkan. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa ingin tahu mahasiswa, menambah pengetahuan bahasa Inggris, sehingga dengan sadar mempraktikkan sendiri bersama temannya melalui percakapan bahasa Inggris yang sehari-hari mahasiswa gunakan dan alami.

EDUKASI DAN PEMBERDAYAAN IBU DALAM PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT UNTUK PENINGKATAN GIZI KELUARGA DI PEMUKIMAN NELAYAN DESA GLUMPANG SULU TIMU, ACEH UTARA

Zulkifli, Zulkifli, Rohana, Rohana, Adriani, Linda, Maulani, Juwita, Fitrayani, Fitrayani, Wahyuni, Wahyuni
Abstract: Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di pemukiman nelayan Desa Glumpang Sulu Timu, Aceh Utara, dengan tema “Pemberdayaan Ibu dalam Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Peningkatan Gizi Keluarga”. Latar belakang… akang kegiatan ini adalah permasalahan gizi masyarakat pesisir yang disebabkan rendahnya diversifikasi pangan, terbatasnya akses terhadap sayuran dan buah, serta minimnya pengetahuan mengenai gizi seimbang. Metode yang digunakan meliputi edukasi gizi, pelatihan teknik pertanian di lahan sempit (vertikultur, hidroponik sederhana, penanaman dalam pot/polybag), pendampingan lapangan, serta pembentukan kelompok swadaya ibu-ibu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 95% peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang gizi seimbang, 85% menguasai minimal dua teknik bercocok tanam, dan 75% berhasil memanfaatkan pekarangan sempit untuk menanam 4–6 jenis sayuran. Selain itu, terbentuk kelompok swadaya ibu-ibu bernama “KWT Sejahtera Glumpang Sulu Timu” yang berfungsi menjaga keberlanjutan praktik. Program ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta ketersediaan pangan lokal, sekaligus berkontribusi pada diversifikasi gizi keluarga dan kemandirian pangan rumah tangga.

SOSIALISASI DALAM PENGUNAAN MENDELEY PADA MAHASISWA PANGERAN ANTASARI

Risca, Salsabila, Indri, Nur tri, Weni, Harumi
Abstract: Sosialisasi penggunaan aplikasi Mendeley dilakukan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam menyusun sitasi dan daftar pustaka secara otomatis pada karya tulis ilmiah. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung… yang terdiri dari dua tahap, yaitu perkenalan Mendeley dan praktik penggunaan aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami cara instalasi, penggunaan dasar, hingga menyisipkan kutipan dan referensi secara otomatis di Microsoft Word. Mahasiswa juga menjadi lebih sadar akan pentingnya etika akademik dan upaya menghindari plagiarisme. Dengan demikian, sosialisasi ini memberikan dampak positif terhadap keterampilan literasi digital mahasiswa dalam penulisan ilmiah.  

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM PEMBELAJARAN PKN UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN KERJASAMA SISWA

Erika Melina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kerja sama siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) melalui penerapan strategi pembelajaran kooperatif. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan… ndakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI di salah satu UPT SD Negeri Baturetno 1.Pada siklus I, penerapan strategi pembelajaran kooperatif belum optimal karena siswa masih kurang aktif dalam berinteraksi dan bekerja sama. Hasil observasi menunjukkan bahwa hanya sekitar 60% siswa yang menunjukkan keterampilan kerja sama yang baik. Oleh karena itu, pada siklus II, strategi diperbaiki dengan memberikan peran yang lebih jelas dalam kelompok serta bimbingan lebih intensif dari guru. Hasil pada siklus kedua menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 95% siswa menunjukkan keterampilan kerja sama yang lebih baik, seperti aktif berdiskusi, saling membantu, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas kelompok.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran kooperatif efektif dalam meningkatkan keterampilan kerja sama siswa dalam pembelajaran PKn. Pendidik disarankan untuk mengoptimalkan strategi ini dengan pengelolaan kelompok yang baik agar hasilnya lebih maksimal.  

PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET IKAN NILA UNTUK PEMBERDAYAAN UMKM DAN GENERASI MUDA DI DESA WINONGAN LOR

Isdianto, Andik, Atminenggar, Alinda Najma, Nisrina, Aliyya, Sucianingsih, Ni Komang Diah, Septiansyah, Moch. Rafli, Ginting, Meliani Ananda Br., Yumna, Orryza Nayla, Arbiansyah, Moh Junit, Wijaya, Sony, Aliyah, Nada Rahma, Hamdallah, Dika Puja, Sari, Yeni Kartika, Ammara, Laya, Hamzah, Hamzah, Setyanto, Arief
Abstract: Pelatihan pembuatan nugget ikan nila merupakan upaya pemberdayaan pelaku UMKM dan generasi muda di Desa Winongan Lor untuk meningkatkan keterampilan pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan ini… dilaksanakan melalui sosialisasi, praktik langsung, sesi tanya jawab, dan uji hedonik yang melibatkan masyarakat setempat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan teknis peserta dalam pengolahan, kebersihan, dan keamanan pangan, serta kemampuan praktis menghasilkan nugget dengan cita rasa dan tekstur yang diminati konsumen. Uji hedonik mengonfirmasi bahwa produk nugget ikan nila diterima baik oleh ibu-ibu dan anak-anak, menandakan potensi pasar yang menjanjikan. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan alat dan bahan, pelatihan ini berhasil membangkitkan motivasi kewirausahaan dan membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan. Disarankan pelatihan lanjutan dengan fokus pada peningkatan mutu produk, teknik pengemasan inovatif, dan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing produk olahan ikan nila. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM serta pengembangan ekonomi berbasis inovasi produk hasil perikanan.

PELATIHAN DIGITAL MARKETING UNTUK PENINGKATAN KAPASITAS UMKM DAN GENERASI MUDA DI DESA WINONGAN LOR

Isdianto, Andik, Nasution, Fakhri Zakariyah, Rahmadhani, Aida Rahmah, Hasyim, Bunga Ashluna, Maisa, Maisa, Kusumawardhani, Dinda Ayu, Rahma, Annisa Maulidina, Kamilatunnisa, Kamilatunnisa, Irawan, Muhammad Fathir, Fuaidi, Jirjis Ahmad Nur, Aprilia, Maulydiana Afrina, Permata, Titanora Lintang, Ash S, Muhammad Hasbiy, Ghatfan, Reiky Naufal, Humairi, Nasywa Anargya
Abstract: Digital marketing menjadi alat penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan… an digital marketing pelaku UMKM dan generasi muda di Desa Winongan Lor melalui pelatihan penggunaan marketplace Shopee, pemasaran di media sosial Facebook, serta pendampingan berkelanjutan melalui grup WhatsApp. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan peserta dalam membuat akun, mengelola konten, dan menerapkan promosi online yang efektif. Pendampingan melalui WhatsApp mendukung penerapan teknik pemasaran digital secara berkelanjutan. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan akses internet dan kepercayaan diri dalam teknologi, program ini berhasil membuka peluang pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk lokal. Disarankan pelaksanaan pelatihan lanjutan yang fokus pada pengembangan konten kreatif, manajemen toko online, dan strategi pemasaran terstruktur untuk mendukung pertumbuhan usaha berkelanjutan.

PELATIHAN DAUR ULANG SAMPAH ORGANIK MELALUI PEMBUATAN KOMPOSTER TAKAKURA PADA SISWA SMP NEGERI 04 KOTA BIMA

Ferawati, Rahmawati, Anita, Nurfathurrahman
Abstract: Sampah organik merupakan salah satu masalah lingkungan yang kerap dijumpai di lingkungan sekolah, terutama berasal dari sisa makanan siswa dan limbah kantin. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah organik dapat menimbulkan… kan bau, menjadi sarang penyakit, dan mencemari lingkungan. Untuk mengatasi masalah ini sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan fokus pada pelatihan daur ulang sampah organik melalui metode pembuatan komposter Takakura kepada siswa SMP Negeri 4 Kota Bima. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa SMP Negeri 4 Kota Bima dalam mengelola sampah organik melalui pelatihan pembuatan komposter Takakura. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi antara penyuluhan teori, demonstrasi alat dan bahan, serta praktik langsung pembuatan komposter secara berkelompok. Siswa diperkenalkan dengan konsep dasar komposter Takakura, alat dan bahan yang diperlukan, serta cara perawatan agar kompos cepat jadi dan bebas bau. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterlibatan siswa, sesi tanya jawab, serta umpan balik dari siswa dan guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya pengelolaan sampah, serta kemampuan mereka dalam membuat komposter secara mandiri. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan termotivasi untuk menerapkan metode ini di lingkungan rumah dan sekolah. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pembentukan sikap peduli lingkungan dan dapat dijadikan sebagai program rutin sekolah dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan.

PENINGKATAN KETERAMPILAN DESAIN UI/UX BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN AL MUMTAZ DALAM PENGEMBANGAN WEBSITE DAN SISTEM INFORMASI

Ipmawati, Joang, Septian Rico Hernawan, Feri Febria Laksana
Abstract: Pelatihan desain UI/UX (User Interface/User Experience) di Pondok Pesantren Terpadu Al Mumtaz bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta, terutama santri dan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta, dalam… merancang antarmuka pengguna yang efektif dan responsif. Workshop ini diselenggarakan sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat untuk mendukung pengembangan website dan sistem informasi berbasis digital di lingkungan pesantren. Kegiatan pelatihan ini terdiri dari pengenalan konsep dasar UI/UX, praktik pembuatan wireframe, dan evaluasi desain aplikasi yang relevan dengan kebutuhan pesantren. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip-prinsip desain antarmuka pengguna, meskipun tantangan utama yang dihadapi adalah dalam menerjemahkan teori ke dalam desain yang lebih kompleks dan interaktif. Evaluasi terhadap desain yang dihasilkan menunjukkan perlunya pengembangan lebih lanjut dalam hal interaktivitas dan fungsionalitas untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Sebagai tindak lanjut, disarankan untuk melakukan pelatihan lanjutan guna memperdalam keterampilan peserta dalam merancang aplikasi digital yang lebih canggih dan responsif. Workshop ini memberikan kontribusi positif terhadap digitalisasi Pondok Pesantren Al Mumtaz dan diharapkan dapat terus berlanjut dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dan layanan pesantren berbasis teknologi.

PELATIHAN APLIKASI MICROSOFT WORD PADA SISWA DAN SISWI SMKN 1 ARJASA KANGEAN SUMENEP

Winda Yanti Umami, Khozaimah Dian Islami, Zaehol Fatah
Abstract: Kemajuan teknologi computer yang sangat pesat menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan adaptasi serta penguasaan terhadap ketermpilan dasar pengoperasian perangkat lunak, khususnya aplikasi pengolah kata seperti… Microsoft word. Namun, di SMKN 1 Arjasa, keterampilan tersebut masing tergolong rendah karena belum adanya mata pelajaran khusus yang membahas penggunaan Microsoft word secara mendalam. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang berbasis penulisan. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam menggunakan Microsoft word sebagai bekal dalam mengerjakan tugas akademik serta persiapan menghadapi tuntutan dunia kerja. Metode pelatihan yang diterapkan adalah praktik langsung dengan pendekatan bertahap, dimulai dari pengenalan dasar hingga penguasaan fitur lanjutan seperti pengaturan margin, tata letak teks, dan pembuatan table.    

PENINGKATAN MOTIVASI SISWA DALAM MENGGAPAI CITA-CITA DI SMP MATHUSA DWI ELANG CIBUNGBULANG KABUPATEN BOGOR

Muhlis, Muhlis, Anggraeni, Novita, Mujito, Mujito
Abstract: Pengabdian masyarakat "Mengapai Cita" bertujuan untuk membantu siswa dalam mengidentifikasi dan mengatasi berbagai hambatan yang mungkin mereka hadapi dalam melanjutkan pendidikan, seperti masalah keuangan, kekhawatiran… tentang beban akademik, tekanan sosial, serta strategi untuk mengatasi tantangan tersebut. Melalui program ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan motivasi untuk merencanakan langkah-langkah konkret dalam mencapai cita-cita mereka, termasuk memahami pendidikan yang perlu dijalani dan keterampilan yang perlu dikembangkan. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain adalah membantu siswa membangun rasa percaya diri dengan mendengarkan kisah inspiratif dari para pembicara yang telah berhasil mencapai tujuan hidup mereka. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan arah yang jelas, meningkatkan motivasi, serta membekali siswa dengan pengetahuan dan kepercayaan diri yang diperlukan untuk meraih cita-cita mereka di masa depan.