Search Articles & Publications

Showing 521 articles found for "Keterampilan"

PENDIDIKAN KARAKTER DAN ETIKA DALAM PENDIDIKAN

Evania Kristanti Yaku Danga, Gralesia Tenti Septiwita Sobeukum, Grace Imanuela Bili Katoda, Erdin Edward Fatuli, Gayus Bere
Abstract: Pendidikan karakter dan etika adalah elemen krusial dalammenciptakan generasi yang tidak hanya berhasil dalam bidangakademik, tetapi juga memiliki moralitas dan kepribadianyang kuat. Penelitian ini menerapkan metode studi… i literaturuntuk mengeksplorasi pentingnya integrasi pendidikankarakter dan etika di dalam lingkungan pendidikan,Temuandari penelitian tersebut menunjukkan bahwa tujuanpendidikan karakter adalah untuk menanamkan nilai-nilaimoral seperti tanggung jawab, kejujuran, disiplin, dan empati.Di sisi lain, etika berfungsi sebagai panduan perilaku yangmengatur hubungan di dalam lingkungan belajar. Penerapankarakter dan etika terlihat dalam perilaku siswa danmahasiswa di berbagai kegiatan akademik maupun sosial,seperti menghargai dosen dan teman, menghindari tindakanyang tidak etis, bekerja sama, serta berpartisipasi dalamkegiatan masyarakat. Namun, implementasi pendidikankarakter dan etika menghadapi banyak tantangan, termasukdampak negatif dari media sosial, kurangnya teladan dariorang dewasa, perbedaan nilai antarbudaya, serta lemahnyapembiasaan dan pengawasan lingkungan. Meskipun begitu,pendidikan karakter dan etika membawa pengaruh positifyang besar bagi perkembangan mahasiswa, sepertimembangun rasa tanggung jawab, meningkatkan rasa percayadiri, memperkuat keterampilan sosial, serta menumbuhkankepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Karena itu,kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangatpenting untuk menciptakan suatu lingkungan pendidikan yangetis dan berkarakter, demi menyiapkan generasi yangberintegritas dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP ETIKA SOSIAL GENERASI Z

Virgo, Virgodiman Sine, Tiwi Mita Marliana Penu, Wendi Musa Robo, Vebriance Dima, Yanuarius Bria, Yenry Anastasia Pellondou
Abstract: Perkembangan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, khususnya melalui media sosial, telah mengubahcara individu melakukan interaksi dan komunikasi satu samalain. Media sosial mempercepat dan memperluas interaksi,… i, tetapi juga membawa berbagai tantangan yang berkaitandengan etika dan moralitas di dunia digital. Generasi Z,yangtumbuh di era digital,memiliki kemampuan teknologi yang tinggi, tetapi ada risiko kehilangan nilai-nilai sosial dan etika. Situasi ini memerlukan sebuah pendekatan mendalam untukmenilai dampak jangka panjangnya. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan menganalisis literaturdari berbagai jurnal dan artikel akademis guna memahamifenomena sosial, norma komunikasi, serta nilai moral yang berkaitan dengan penggunaan media sosial di kalanganGenerasi Z.   Media sosial memberikan peluang untuk terlibat dalaminteraksi sosial, namun juga menciptakan masalah sepertiperubahan identitas online, tekanan mental, perasaan takutketinggalan (FOMO), perundungan daring, dan informasiyang salah. Berbagai persona di dunia maya dan pengelolaancitra diri menantang pengembangan karakter individu. Selainitu, media sosial juga menciptakan norma komunikasi baruyang perlu diteliti secara mendalam. Oleh karena itu, pengaruhnya terhadap etika sosial bagi Generasi Z menjadisangat kompleks. Dengan demikian, penting untukmenanamkan nilai-nilai moral melalui pendidikan yang menggabungkan prinsip etika universal dan keterampilandigital, serta membangun ekosistem pembelajaran yang terstruktur untuk membentuk karakter dengan tanggung jawabsosial. Masa depan Generasi Z sebagai agen perubahan yang beretika akan sangat bergantung pada sistem pendidikan dan strategi yang efektif.

PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PERMATA IMAN 1 MALANG

Dea Kaffah Amelia, Eny Nur Aisyah, Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis anak usia dini usia 5–6 tahun di TK Permata Iman I Malang. Penelitian menggunakan pendekatan… ndekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen Pretest–Posttest Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 40 anak yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar ceklis keterampilan berpikir kritis yang mencakup indikator analisis, inferensi, evaluasi, dan pengaturan diri. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata keterampilan berpikir kritis pada kedua kelompok, dengan peningkatan yang lebih tinggi pada kelompok eksperimen. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan PBL mampu memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis anak usia dini. Dengan demikian, PBL dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang bermakna dalam pembelajaran kecakapan hidup di PAUD.

KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU KINERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 17 LUWU

Hasriani, Firmansyah, Akbar
Abstract: Skripsi ini membahas mengenai Keterampilan Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Kinerja Guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 17 Luwu. Tujuan penelitian ini yaitu: untuk mengetahui keterampilan manajerial Kepala… ala Sekolah di SMAN 17 Luwu; untuk mengetahui mutu guru di SMAN 17 Luwu; dan untuk mengetahui hambatan dan tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru di SMAN 17 Luwu. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknis analisis data yang diambil adalah reduksi data, display data, dan verifikasi. Subjek penelitian ini yaitu Guru yang ada di Sekolah Menengah Atas Negeri 17 Luwu. Hasil penelitian ini menunjukkan 3 temuan utama. Pertama, Keterampilan manajerial kepala sekolah di SMA Negeri 17 Luwu terlihat dari perencanaan program peningkatan kompetensi guru, supervisi akademik rutin, serta dukungan berupa anggaran, workshop, bimtek, dan diklat. Kepala sekolah juga bekerja sama dengan pengawas dan memberi motivasi, sehingga guru lebih profesional, kreatif, dan berkualitas dalam pembelajaran.  Kedua, Mutu guru di SMA Negeri 17 Luwu tercermin dari kualifikasi akademik yang sesuai bidang, kedisiplinan, serta upaya berkelanjutan meningkatkan kompetensi melalui belajar mandiri, pelatihan, dan seminar. Guru juga merancang pembelajaran sesuai karakteristik siswa dengan metode variatif dan inovatif untuk menciptakan suasana belajar interaktif. Ketiga, Hambatan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru di SMA Negeri 17 Luwu mencakup keterbatasan anggaran dan rendahnya motivasi sebagian guru akibat faktor keluarga, sosial, dan sikap apatis. Kendala ini diatasi melalui pertemuan untuk mencari solusi serta dukungan dari dinas pendidikan, komite sekolah, orang tua, dan kebijakan pemerintah agar guru tetap terdorong meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran.

OPTIMALISASI RUANGAN PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PAKAIAN (Studi Kasus: Konveksi BR 21 Fashion)

Lilim Marliah, Somadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata letak ruang produksi Konveksi BR 21 Fashion dalam penempatan fasilitas permesinan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam meningkatkan produksi, serta menganalisis upaya… ya yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak ruang produksi belum tersusun secara efisien, dengan penempatan mesin yang tidak mengikuti alur kerja dan kurangnya pemisahan zona antar proses. Selain itu, konveksi menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan ruang, fasilitas penyimpanan yang tidak tertata, keterampilan tenaga kerja yang belum merata, serta belum adanya standar waktu kerja. Untuk mengatasi hal tersebut, konveksi melakukan perancangan ulang tata letak menggunakan pendekatan Operation Process Chart (OPC), Activity Relationship Diagram (ARD), dan Activity Area Diagram (AAD), menyelenggarakan pelatihan teknis internal bagi pekerja, serta merencanakan perluasan ruang produksi. Implementasi strategi ini menunjukkan peningkatan output produksi harian dari rata-rata 60 potong menjadi 96–116 potong per hari secara lebih efisien dan terstruktur.

ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP EFEKTIVITAS PENGGUNAAN CANVA DALAM MENDESAIN PRESENTASI KULIAH

Mutiara Putri, Zarra Hanura IL, Jesi Alexander Alim, Mitha Dwi Anggriani
Abstract: This study aims to explore students’ perceptions of the effectiveness of using canva in designing lecture presentations. The background of this study stems from the rapid development of digital technology that encourages… es the use of design applications as a means of supporting the learning process. The research method used was a quantitative survey involving 30 students as respondents who were selected purposively, namely those who had direct experience using canva. The data collection instrument was a Likert scale questionnaire with 20 statements covering aspects of ease of use, time efficiency, quality and creativity, academic benefits, collaboration, limitations, and satisfaction levels. The results showed that the majority of students had a positive view of using canva. This application was considered easy to operate even without in-depth design skills, helping to speed up the preparation of presentations, while also improving the quality and creativity of the display. In addition, canva is considered to provide real academic benefits, support collaboration, and encourage the exploration of diverse visual styles. However, there are still a number of weaknesses, such as the limitations of the free version, visual designs that are considered less suitable for formal academic contexts, and a small number of students who feel that their creative space is limited. From this research, it can be concluded that canva can be used as an alternative medium to support the learning process in higher education, particularly in developing students' presentation skills. Lecturers and educational institutions can also utilize canva as an innovative learning tool that encourages creativity, collaboration, and improves the quality of material delivery. In addition, the results of this study can be used as a basis for developing policies on the use of digital media in academic activities that are more effective and relevant to students' needs. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa mengenai efektivitas penggunaan canva dalam merancang presentasi perkuliahan. Latar belakang kajian ini berangkat dari pesatnya perkembangan teknologi digital yang mendorong pemanfaatan aplikasi desain sebagai sarana penunjang proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah survey kuantitatif yang melibatkan 30 mahasiswa sebagai responden yang dipilih secara purposive, yakni mereka yang memiliki pengalaman langsung menggunakan canva. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert dengan 20 butir pernyataan yang mencakup aspek kemudahan penggunaan, efisiensi waktu, kualitas dan kreativitas, manfaat akademik, kolaborasi, keterbatasan, serta tingkat kepuasan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pandangan positif terhadap penggunaan canva. Aplikasi ini dinilai mudah dioperasikan meskipun tanpa keahlian desain yang mendalam, membantu mempercepat penyusunan presentasi, sekaligus meningkatkan mutu dan kreativitas tampilan. Selain itu, canva dianggap memberi manfaat akademik nyata, mendukung kerja sama, dan mendorong eksplorasi gaya visual yang beragam. Meski demikian, masih ditemukan sejumlah kelemahan, seperti keterbatasan fitur versi gratis, desain visual yang dinilai kurang sesuai untuk konteks akademik formal, serta sebagian kecil mahasiswa yang merasa ruang berkreasi mereka terbatasi. Dari penelitian ini dapat ditemukan bahwa canva dapat dijadikan media alternatif untuk menunjang proses pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan keterampilan presentasi mahasiswa. Dosen dan institusi pendidikan juga dapat memanfaatkan canva sebagai sarana pembelajaran inovatif yang mendorong kreativitas, kolaborasi, serta peningkatan kualitas penyampaian materi. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan penggunaan media digital dalam kegiatan akademik yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa.

PENERAPAN TEKNOLOGI BERBASIS AI DALAM PENILAIAN KETERAMPILAN PRAKTIS SISWA: STUDI EKSPERIMEN DI MI NU MANBAUL HUDA

Supriyanto, Fitriyana, Naila
Abstract: Penelitian ini mengkaji penerapan teknologi berbasis AI dalam penilaian keterampilan praktis siswa melalui pendekatan eksperimen di MI NU Manbaul Huda. Latar belakang penelitian ini berawal dari tantangan metode penilaian… n tradisional yang seringkali subjektif, memakan waktu, dan tidak konsisten. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi efektivitas sistem penilaian berbasis AI dalam meningkatkan akurasi dan efisiensi penilaian keterampilan praktis. Metodologi yang digunakan adalah desain eksperimen semu, membandingkan kelompok eksperimen yang menggunakan sistem AI dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode tradisional. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem AI mencapai akurasi sebesar 89%, lebih tinggi secara signifikan dibandingkan metode tradisional sebesar 75%. Selain itu, 85% guru dan 90% siswa menyatakan persepsi positif terhadap sistem AI. Studi ini menyimpulkan bahwa teknologi berbasis AI berpotensi mentransformasi penilaian keterampilan praktis dengan memberikan umpan balik yang objektif dan real-time. Penelitian ini berkontribusi pada bidang teknologi pendidikan dengan menunjukkan kelayakan dan manfaat AI di tingkat pendidikan dasar, khususnya di sekolah berbasis Islam. Rekomendasi mencakup pelatihan guru dan peningkatan infrastruktur untuk mendukung implementasi yang lebih luas.

Penerapan Penerapan Teknologi Berbasis AI dalam Penilaian Keterampilan Praktis Siswa: Studi Eksperimen di MI NU Manbaul Huda

Supriyanto, supriyanto, Naila Fitriyana, Naila Fitriyana
Abstract: This study explores the application of AI-based technology in assessing students' practical skills through an experimental approach at MI NU Manbaul Huda. The background of this research stems from the challenges of traditional… itional assessment methods, which are often subjective, time-consuming, and inconsistent. The study aims to evaluate the effectiveness of an AI-based assessment system in improving the accuracy and efficiency of practical skill evaluation. The methodology involves a quasi-experimental design, comparing an experimental group using the AI system with a control group using traditional methods. Data were collected through observation, questionnaires, and interviews with teachers and students. The results show that the AI system achieved an accuracy rate of 89%, significantly higher than the traditional method's 75%. Additionally, 85% of teachers and 90% of students expressed positive perceptions of the AI system. The study concludes that AI-based technology has the potential to transform practical skill assessment by providing objective, real-time feedback. This research contributes to the field of educational technology by demonstrating the feasibility and benefits of AI in primary education, particularly in Islamic-based schools. Recommendations include teacher training and infrastructure improvements to support broader implementation. Keywords: AI-based assessment, practical skills, primary education, Islamic schools, educational technology.

PERAN ILMU BALAGHAH DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI BAHASA ARAB

Husein, Ahmad, Sidik, Anwar
Abstract: Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa internasional yang memiliki peran penting dalam berbagai bidang, khususnya keagamaan, pendidikan, dan komunikasi global. Salah satu ilmu yang menunjang kemampuan komunikasi bahasa… Arab adalah ilmu balaghah, yakni ilmu yang mengkaji keindahan, ketepatan, dan efektivitas penggunaan bahasa dalam menyampaikan makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ilmu balaghah dalam meningkatkan keterampilan komunikasi bahasa Arab. Dengan menggunakan metode library research melalui analisis konten dan pendekatan deskriptif, penelitian ini menganalisis jurnal ilmiah dan sumber akademik yang relevan yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir (2020-2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa balaghah yang mencakup tiga cabang utama yaitu ma’ani, bayan, dan badi’ memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi komunikasi bahasa Arab peserta didik, baik secara reseptif maupun produktif. Balaghah tidak hanya berfungsi sebagai kajian teoritis estetika bahasa, tetapi juga sebagai instrumen praktis dalam membangun keterampilan komunikasi yang efektif, persuasif, dan kontekstual. Integrasi balaghah dalam pembelajaran bahasa Arab terbukti meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami makna secara mendalam, memilih diksi yang tepat, serta menyusun kalimat yang sesuai dengan konteks komunikasi.

ANALISIS PERBANDINGAN KONSEP DASAR DAN URGENSI EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB

HM, Nawal Sa’adah, Herdah, Herdah
Abstract: Evaluasi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran karena berfungsi untuk mengetahui tingkat keberhasilan peserta didik serta efektivitas proses pembelajaran. Dalam kajian evaluasi pendidikan terdapat tiga istilah… ah yang sering digunakan, yaitu pengukuran (measurement), penilaian (assessment), dan evaluasi (evaluation), yang memiliki konsep dan fungsi yang berbeda. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan konsep pengukuran, penilaian, dan evaluasi serta mengkaji urgensi penerapannya dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber buku dan jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengukuran berkaitan dengan proses memperoleh data kuantitatif melalui pemberian skor, penilaian merupakan proses menafsirkan hasil pengukuran untuk mengetahui tingkat pencapaian belajar peserta didik, sedangkan evaluasi merupakan proses pengambilan keputusan terhadap keberhasilan pembelajaran. Dalam pembelajaran bahasa Arab, evaluasi sangat penting karena mencakup empat keterampilan berbahasa, yaitu istima’, kalam, qira’ah, dan kitabah, sehingga dapat memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai kemampuan berbahasa peserta didik.