Abstract:Ada dua macam keterampilan berbahasa yang harus dikuasai siswa sejak mengenal dunia pendidikan, yaitu: keterampilan menulis dan membaca. Dengan menguasai dua keterampilan itu, maka akan terjadi kemampuan awal dalam menguasai…
asai ketrampilan yang lain. Penguasaan keterampilan menulis dan membaca merupakan hal yang mendasari penemuan metode Cooperative Integrated Reading and Composition. Pengembangan CIRC dihasilkan dari sebuah analisis masalah-masalah tradisional dalam pengajaran seperti pelajaran membaca, menulis, seni bahasa dan mengungkap sesuatu dari realita yang ada. Satu fokus utama dari kegiatan-kegiatan CIRC adalah membuat penggunaan waktu lebih efektif. Para siswa bekerja di dalam tim-tim kooperatif yang dikoordinasikan dengan pengajaran kelompok membaca, supaya dapat memenuhi tujuan-tujuan dalam bidang lain seperti pemahaman membaca, kosa kata, pembacaan pesan dan ejaan dalam materi yang sedang dipelajari.
Abstract:Kemampuan menyimak (maharah istima’) merupakan salah satu keterampilan dasar yang paling krusial sekaligus paling sulit dikuasai dalam pembelajaran bahasa Arab, terutama di konteks perguruan tinggi Islam di Indonesia. Mahasiswa…
Mahasiswa kerap menghadapi hambatan berupa minimnya paparan audio autentik, terbatasnya umpan balik yang segera, dan kurangnya media pembelajaran yang adaptif. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam bagaimana teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat diimplementasikan secara efektif untuk meningkatkan kemampuan istima’ mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab STAI Nurul Falah Air Molek. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan delapan mahasiswa dan dua dosen, serta analisis dokumen pembelajaran selama satu semester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi platform AI berbasis pengenalan suara otomatis (Automatic Speech Recognition/ASR), seperti Google Speech API, Forvo, dan aplikasi Duolingo Arabic, secara signifikan meningkatkan intensitas dan kualitas latihan menyimak mahasiswa. Mahasiswa melaporkan peningkatan pemahaman kosakata kontekstual sebesar 40–60%, dan kepercayaan diri dalam menyimak teks Arab autentik meningkat secara terukur. Temuan ini menegaskan bahwa AI bukan sekadar alat bantu, melainkan dapat berperan sebagai mitra belajar adaptif yang mampu menjawab kelemahan metode konvensional dalam pengajaran maharah istima’.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian Kurikulum Merdeka dengan kebutuhan peserta didik di era digital pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai…
i sumber ilmiah berupa jurnal, buku, serta dokumen yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dengan cara membandingkan, mengkaji, dan mensintesis berbagai temuan penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka secara konseptual telah sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital karena menekankan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, fleksibilitas dalam pembelajaran, serta pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan literasi digital. Selain itu, penerapan digitalisasi dalam pembelajaran seperti e-learning, ujian berbasis daring, perpustakaan digital, serta sistem manajemen berbasis teknologi turut mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Namun demikian, implementasi Kurikulum Merdeka masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana prasarana, kemampuan literasi digital peserta didik yang beragam, serta keterbatasan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi guru, penyediaan infrastruktur teknologi yang memadai, serta dukungan dari berbagai pihak untuk mengoptimalkan penerapan kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Abstract:Penelitian ini mengkaji integrasi pendekatan sosio-psikolinguistik dalam pembelajaran bahasa Arab di era modern, serta implikasinya terhadap kemampuan berbahasa, retensi kosakata, dan motivasi belajar peserta didik. Metode…
de yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi kurikulum. Analisis data mengikuti tiga tahap utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan sosio-psikolinguistik yang memadukan aspek kognitif psikolinguistik dengan dimensi sosial-kultural sosiolinguistik memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Arab, retensi kosakata jangka panjang, serta motivasi belajar yang lebih tinggi. Kendati demikian, implementasi di lapangan masih terkendala oleh kesenjangan kompetensi guru, kurikulum yang belum sepenuhnya mendukung pembelajaran kontekstual, dan keterbatasan infrastruktur digital di wilayah kurang berkembang.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengatasi kendala pembelajaran PJOK di sekolah dasar dengan keterbatasan fasilitas sebagai upaya mengisi gap riset yang telah diidentifikasi sebelumnya. Penelitian…
elitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru, kendala pembelajaran, dan tingkat efektivitasnya merupakan tiga aspek yang saling berkaitan dalam pelaksanaan pembelajaran PJOK. Dari sisi strategi, guru mampu menerapkan pendekatan adaptif melalui modifikasi alat sederhana, penggunaan metode berbasis permainan, serta pengelolaan kelas yang fleksibel. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaga pembelajaran tetap aktif dan bermakna meskipun fasilitas terbatas. Namun, terdapat kendala signifikan yang dihadapi guru, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan waktu pembelajaran, serta kurangnya variasi metode. Kendala tersebut tidak hanya berdampak pada aspek teknis, tetapi juga mempengaruhi motivasi dan perkembangan keterampilan motorik siswa. Meskipun demikian, strategi yang diterapkan guru menunjukkan efektivitas yang cukup baik, ditandai dengan meningkatnya partisipasi siswa, pemahaman konsep dasar, serta pengelolaan pembelajaran yang lebih efisien dan kondusif. Temuan ini menegaskan bahwa kreativitas dan kemampuan adaptasi guru menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas pembelajaran PJOK di tengah keterbatasan fasilitas. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan model strategi adaptif yang dapat dijadikan rujukan bagi guru dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK di sekolah dasar.
Abstract:This study aims to analyze the concepts, characteristics, principles, and dimensions of assessment in Arabic language learning, particularly in the four language skills: listening, speaking, reading, and writing. The study…
dy employed a qualitative approach using a library research design that focused on conceptual analysis of various academic literature relevant to language assessment. The data were collected through documentation techniques from books, scientific journal articles, and academic publications related to the evaluation of Arabic language learning. The data were then analyzed using content analysis to identify, classify, and synthesize various concepts related to language assessment practices. The findings reveal that assessment in Arabic language learning should be authentic, contextual, and oriented toward communicative competence, while integrating linguistic elements with language skills. In addition, assessment should be conducted based on the principles of validity, reliability, objectivity, practicality, transparency, fairness, and sustainability. The novelty of this study lies in its comprehensive explanation of the assessment dimensions across the four Arabic language skills, along with their indicators and assessment techniques. These findings provide implications for educators in designing Arabic language assessments that are more systematic, communicative, and relevant to language learning objectives.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) yang berorientasi pada Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran IPAS…
di SDN Dukuhmencek 04. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menggali secara mendalam proses pembelajaran, interaksi, serta pengalaman guru dan siswa dalam penerapan model tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PjBL melalui proyek pembuatan pop-up book kearifan lokal mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna, serta mendorong berkembangnya keterampilan HOTS dan kompetensi abad ke-21 (4C), yaitu berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Siswa terlibat secara langsung dalam proses merancang, menyusun, dan mempresentasikan produk, sehingga pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi simultan antara PjBL, HOTS, dan keterampilan abad ke-21 dalam konteks pembelajaran IPAS berbasis kearifan lokal, serta penggunaan pendekatan kualitatif untuk mengungkap proses implementasi secara nyata di kelas. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dalam memperkaya kajian pembelajaran abad ke-21 dan secara praktis memberikan panduan bagi guru dalam merancang pembelajaran inovatif, kontekstual, dan berbasis proyek di sekolah dasar.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan intensitas media sosial terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Ekonomi Pembangunan di Universitas Muhammadiyah Makassar. Metode yang digunakan adalah…
lah kuantitatif dengan teknik stratified random sampling pada 61 responden, dan data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS 25. Hasilnya menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan, dengan nilai t hitung -0,545 dan signifikansi 0,588 > 0,05, serta koefisien regresi -0,141. Sebaliknya, intensitas media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif, dengan nilai t hitung 5,687 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien regresi 1,231. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan, dengan R square sebesar 37,6%. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan keuangan, mahasiswa harus memiliki kontrol diri yang kuat terhadap pengaruh media sosial agar tidak terjadi kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku.
Abstract:Studi ini menyelidiki efektivitas aplikasi Cake dalam meningkatkan keterampilan pengucapan bahasa Inggris siswa dan mengidentifikasi aspek kefasihan pengucapan mana yang menunjukkan peningkatan terbesar. Dengan menggunakan…
an pendekatan kuantitatif, penelitian menggunakan desain pre-test dan post-test dengan 60 siswa kelas 11 di SMAI Nurul Huda, dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Pengumpulan data melibatkan tes pengucapan dan kuesioner, dianalisis melalui statistik deskriptif, N-Gain, dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Temuan ini mengungkapkan keuntungan yang signifikan dalam kelompok eksperimen, dengan skor meningkat dari 46,67 menjadi 81,73, dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang hanya meningkat dari 50,93 menjadi 57,70. Siswa juga mengungkapkan persepsi positif tentang aplikasi Cake, mencatat peningkatan kefasihan dan kepercayaan diri mereka selama latihan pengucapan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa aplikasi Cake secara efektif meningkatkan keterampilan pengucapan bahasa Inggris siswa.
Abstract:Dampak positif dan negatif dari media sosial terhadap perkembangan sosial, psikologis, dan perilaku remaja yang belum terbiasa dengan teknologi media sosial. Di era digital ini, cara berinteraksi sosial telah berubah, terutama…
rutama bagi remaja yang dibesarkan di tengah kemajuan teknologi yang cepat. Namun, tidak semua remaja beradaptasi dengan cara yang sama terhadap teknologi ini. Remaja yang masih asing dengan media sosial mungkin mengalami tantangan tersendiri saat menjelajahi dunia digital. Di sisi positif, media sosial dapat berfungsi sebagai alat untuk memperluas jaringan sosial, mendorong pembelajaran, dan membantu dalam pengembangan jati diri. Mereka dapat menemukan komunitas yang memiliki minat serupa, bertukar informasi, dan mengekspresikan kreativitas mereka. Namun, ada juga sisi negatif yang signifikan. Terpapar konten yang tidak pantas, mengalami cyberbullying, membandingkan diri secara sosial yang merugikan, dan risiko kecanduan bisa berdampak buruk pada kesehatan mental dan perilaku remaja. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap sekelompok remaja yang diidentifikasi kurang akrab dengan media sosial. Temuan studi ini menunjukkan bahwa remaja dalam kelompok ini lebih rentan terhadap dampak negatif dari media sosial, seperti kecemasan sosial dan penurunan rasa percaya diri, disebabkan oleh kurangnya keterampilan digital dan strategi menghadapinya yang efektif. Di sisi lain, beberapa remaja berhasil memanfaatkan media sosial secara positif untuk keperluan pendidikan atau pengembangan keterampilan, meskipun dengan pengawasan yang lebih ketat. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan literasi digital yang menyeluruh dan dukungan psikososial bagi remaja, terutama bagi mereka yang kurang familiar dengan teknologi, untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan risiko dari penggunaan media sosial.