Abstract:Mahasiswa kepaniteraan klinik menghadapi tuntutan akademik dan klinis yang tinggi sehingga rentan mengalami stres yang berpotensi memengaruhi kemampuan refleksi diri sebagai keterampilan metakognitif penting dalam pendidikan…
ikan kedokteran. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat stres dan kemampuan refleksi diri pada mahasiswa kepaniteraan klinik Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional yang melibatkan 82 mahasiswa kepaniteraan klinik yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Tingkat stres diukur menggunakan Medical Student Stressor Questionnaire (MSSQ) dan kemampuan refleksi diri diukur menggunakan Reflection-in-Learning Scale (RLS). Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Fisher-Freeman-Halton Exact Test. Hasil uji bivariat menunjukkan nilai p=0,302 yang menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dan kemampuan refleksi diri pada mahasiswa kepaniteraan klinik. Faktor lain seperti mekanisme koping, dukungan sosial, dan pengalaman klinis perlu dipertimbangkan pada penelitian selanjutnya.
Abstract:Pemanfaatan energi terbarukan merupakan salah satu strategi penting dalam memenuhi kebutuhan energi listrik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan…
eningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Tanjung Laut, Kota Bontang, dalam memanfaatkan energi surya melalui pelatihan dan pendampingan pemasangan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sederhana. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif yang meliputi observasi awal, koordinasi dengan pemerintah kelurahan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik perakitan PLTS, diskusi, serta pendampingan teknis. Peserta memperoleh pemahaman mengenai prinsip kerja PLTS, fungsi setiap komponen, teknik instalasi, pengoperasian, pemeliharaan, dan aspek keselamatan penggunaan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam merancang, merakit, serta mengoperasikan sistem PLTS sederhana yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik alternatif untuk kebutuhan rumah tangga. Selain memberikan transfer pengetahuan dan teknologi, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan energi bersih, mendukung program Energi Baru Terbarukan (EBT), serta mendorong terbentuknya kemandirian energi dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Abstract:Perkembangan pembelajaran bahasa Arab pada era kontemporer menuntut sistem pengukuran kemampuan berbahasa yang tidak hanya berorientasi pada aspek linguistik, tetapi juga pada kompetensi komunikatif, performatif, dan pemanfaatan…
anfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara teoretis konsep, prinsip, dimensi, serta pendekatan pengukuran maharah lughawiyah dalam pembelajaran bahasa Arab kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi buku, artikel jurnal, dokumen kurikulum, serta hasil penelitian terdahulu. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan analisis tematik untuk mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis berbagai konsep pengukuran keterampilan berbahasa Arab. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengukuran dalam pembelajaran bahasa Arab mengalami pergeseran dari paradigma konvensional yang berfokus pada penguasaan unsur kebahasaan menuju paradigma multidimensional yang mengintegrasikan kompetensi linguistik, komunikatif, kognitif, dan performatif. Pengukuran maharah istima’, kalam, qira’ah, dan kitabah menuntut penggunaan asesmen autentik yang mampu merepresentasikan kemampuan peserta didik dalam konteks komunikasi nyata. Selain itu, perkembangan teknologi digital memberikan peluang sekaligus tantangan dalam menjamin validitas, reliabilitas, dan autentisitas proses pengukuran. Kajian ini menegaskan bahwa pengembangan sistem evaluasi bahasa Arab perlu mengombinasikan prinsip-prinsip psikometrik, asesmen autentik, dan teknologi pendidikan secara terpadu. Dengan demikian, pengukuran maharah lughawiyah dapat menghasilkan informasi yang lebih komprehensif, akurat, dan relevan terhadap tuntutan pembelajaran abad ke-21.
Abstract:Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemain Club Futsal Fernando BSM U-16 Banjarbaru dalam menerapkan strategi menyerang power play. Kegiatan dilaksanakan melalui…
coaching clinic selama tiga pertemuan yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, diskusi, simulasi, dan praktik lapangan dengan melibatkan 22 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 75%, disertai peningkatan kemampuan koordinasi tim, rotasi pemain, pengambilan keputusan, dan penerapan strategi power play dalam permainan. Dengan demikian, kegiatan coaching clinic efektif meningkatkan kompetensi teknis dan taktis atlet serta mendukung kualitas pembinaan futsal di Club Futsal Fernando BSM U-16 Banjarbaru.
Abstract:Kekambuhan pasien hipertensi seringkali kurangnya pengetahuan dan pendampingan dari kelurga baik dalam pola makan, merokok, dan tidak patuhnya minum obat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan…
atkan pengetahuan pasien hipetrnsi dalam mencegah kekambuhan penyakit hipertensi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan langsung di rumah. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas dengan melibatkan 15 pasien hipertensi sebagai peserta. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab serta observasi dalam pengetahuan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta setelah pendidikan kesehatan. Pasien hipertensi menjadi lebih percaya diri dan mandiri dalam kemampuan menjaga kekambuhan penyakitnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan bagi keluarga dalam mendukungpencegahan kekambuhan pasien hipertensi.
Abstract:Sampah organik merupakan komponen terbesar dalam timbulan sampah perkotaan di Indonesia, termasuk di Kota Tomohon. Permasalahan utama adalah rendahnya pemilahan sampah organik dari rumah tangga, sehingga menambah beban Tempat…
empat Pembuangan Akhir (TPA). Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya peserta lansia Prolanis di Puskesmas Matani, dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi produk bernilai seperti kompos dan pupuk cair melalui metode komposter galon tumpuk. Metode yang digunakan adalah penyebaran kuesioner kepada 53 peserta, diikuti edukasi dan demonstrasi praktik pengolahan sampah organik. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas peserta tidak mengalami kendala signifikan dalam menggunakan komposter, dengan kendala terbanyak adalah “belum mencoba” (2 responden). Rata-rata panjang jawaban kendala adalah 2,82 ± 0,88 kata, sedangkan saran peserta beragam dengan rata-rata panjang 4,19 ± 2,16 kata, yang menekankan perlunya edukasi berkelanjutan, peningkatan fasilitas, serta dukungan pemerintah. Kebaruan dari kegiatan ini terletak pada fokusnya terhadap kelompok lansia yang selama ini jarang dijadikan sasaran dalam program pengolahan sampah, namun terbukti mampu menerima inovasi teknologi sederhana. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis komunitas dapat mendukung kebijakan pemerintah Kota Tomohon dalam pengurangan sampah organik.
Abstract:Perkembangan digitalisasi di sektor perbankan menuntut lulusan sekolah menengah kejuruan memiliki kompetensi dalam penggunaan aplikasi administrasi perbankan berbasis digital, salah satunya Cash Management System (CMS).…
Namun, sebagian besar siswa SMK Bina Satria Medan belum memperoleh pembelajaran praktis mengenai penggunaan CMS sebagai salah satu layanan perbankan digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai konsep, fitur, serta penerapan CMS dalam aktivitas administrasi perbankan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, demonstrasi penggunaan CMS, praktik langsung, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh siswa SMK Bina Satria Medan yang menunjukkan partisipasi aktif selama pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap fungsi CMS, proses transaksi digital, dan pentingnya keamanan dalam penggunaan layanan perbankan elektronik. Selain itu, peserta mampu mengoperasikan fitur-fitur dasar CMS melalui simulasi yang diberikan. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan literasi administrasi digital perbankan dan menjadi bekal awal bagi siswa dalam menghadapi kebutuhan kompetensi di dunia kerja.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika, khususnya pada materi Teorema Pythagoras. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan…
lahan siswa dalam mengerjakan soal Teorema Pythagoras berdasarkan Teori Nolting. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas VIII SMP Budi Murni 4 Medan. Instrumen penelitian berupa tes uraian berbentuk soal kontekstual sebanyak empat butir serta pedoman wawancara untuk memperkuat data hasil tes. Analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan kesalahan siswa ke dalam kategori Careless Errors, Concept Errors, Application Errors, dan Test Taking Errors sesuai Teori Nolting.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling dominan dilakukan siswa adalah Concept Errors, yaitu kesalahan dalam memahami konsep dasar Teorema Pythagoras, terutama dalam mengklasifikasikan jenis segitiga. Selain itu, ditemukan pula Careless Errors berupa kecerobohan dalam penulisan, Application Errors berupa ketidakmampuan menerapkan rumus, serta Test Taking Errors berupa tidak dituliskannya jawaban akhir meskipun proses sudah benar.Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa kesalahan siswa dipengaruhi oleh lemahnya pemahaman konsep, rendahnya keterampilan penerapan rumus, serta kurangnya ketelitian. Oleh karena itu, guru disarankan untuk memperkuat pemahaman konsep, memberikan latihan soal kontekstual yang bervariasi, serta membiasakan siswa melakukan pemeriksaan kembali terhadap jawabannya.
Abstract:Globalisasi membawa dampak signifikan terhadap dunia pendidikan, termasuk tuntutan kompetensi guru sekolah dasar. Guru tidak hanya dituntut menguasai kompetensi pedagogik, tetapi juga memiliki perspektif global agar mampu…
u mengaitkan pembelajaran dengan dinamika dunia yang saling terhubung tanpa mengabaikan nilai lokal dan nasional. Namun, pendidikan guru sekolah dasar masih cenderung berfokus pada kurikulum nasional, sementara penguatan perspektif global belum menjadi perhatian utama. Artikel ini bertujuan mengkaji secara konseptual penguatan perspektif global dalam pendidikan guru sekolah dasar di era globalisasi, meliputi konsep, tantangan, dan strategi penguatannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui kajian literatur terhadap jurnal nasional dan internasional, buku ilmiah, serta dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perspektif global mencakup pemahaman isu global, kesadaran keberagaman budaya, keterampilan berpikir kritis, serta sikap toleransi, empati, dan tanggung jawab sosial. Penguatan perspektif global dapat dilakukan melalui integrasi kurikulum berwawasan global, pembelajaran aktif-kontekstual, dan pemanfaatan teknologi digital.
Abstract:Membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang menjadi fondasi utama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas awal sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan yang dialami…
ami siswa kelas I MIS Terpadu Alhijrah Bintuju serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas I dan guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca permulaan siswa meliputi ketidakmampuan mengenal dan membedakan huruf, kesulitan menggabungkan huruf menjadi suku kata, membaca kata sederhana, serta rendahnya kelancaran membaca. Faktor penyebab kesulitan tersebut antara lain perbedaan kesiapan belajar siswa, kurangnya stimulasi literasi di lingkungan keluarga, serta keterbatasan variasi metode dan media pembelajaran yang digunakan guru. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya penerapan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih kontekstual, penggunaan media pembelajaran yang variatif dan menarik, serta pendampingan khusus bagi siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan agar kemampuan literasi dasar siswa dapat berkembang secara optimal.