Abstract:Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa-siswi SMAN 1 Air Joman dalam penghematan energi listrik melalui penerapan teknologi sistem pengendali lampu rumah otomatis…
tis berbasis sensor cahaya. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah tingginya konsumsi listrik akibat penggunaan lampu penerangan yang tidak sesuai dengan kondisi pencahayaan lingkungan serta rendahnya literasi penghematan energi di kalangan siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan PKM dilaksanakan dalam bentuk pelatihan yang meliputi edukasi penghematan energi listrik, pengenalan komponen elektronika, perakitan rangkaian lampu otomatis menggunakan sensor Light Dependent Resistor (LDR), serta pengujian fungsi sistem. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap, dimulai dari koordinasi dengan pihak sekolah, penyampaian materi teori, praktik perakitan rangkaian, hingga evaluasi hasil kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya penghematan energi serta kemampuan siswa dalam merakit dan menguji sistem pengendali lampu otomatis yang berfungsi sesuai dengan prinsip kerja yang dirancang. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa prototipe alat lampu otomatis, modul pelatihan, serta dokumentasi kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan manfaat nyata bagi mitra dengan mendorong terciptanya budaya hemat energi di lingkungan sekolah serta menjadi sarana pembelajaran berbasis teknologi tepat guna. Kegiatan ini diharapkan dapat dikembangkan dan direplikasi pada institusi pendidikan lainnya sebagai upaya mendukung efisiensi energi dan peningkatan kualitas pendidikan.
Abstract:Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin masif di kalangan generasi muda, khususnya siswa SMK, menuntut pemahaman yang mendalam tentang regulasi yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan…
kesadaran hukum siswa SMK N 1 Kisaran terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagai bekal memasuki lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai ketentuan UU ITE, terutama terkait etika berinternet, hak cipta, dan pencegahan tindak pidana siber. Diharapkan, sosialisasi ini dapat membentuk karakter siswa yang bijak dalam memanfaatkan teknologi dan meminimalisir pelanggaran hukum di kemudian hari.
Abstract:Penerapan teknologi dalam pengelolaan dan manajemen sekolah menjadi hal yang wajib untuk membawa sekolah berkembang secara modern dan transparan. Salah satu bagian penting dalam sekolah yang harus di kelola dengan baik adalah…
dalah bagian akademik sekolah. Semua informasi tentang data guru, siswa, materi dan bahkan jadwal pelajaran seharusnya terdokumentasi dengan baik. Disini lah peran teknologi dapat dimanfaatkan agar pengelolaan data akademik tersebut tidak tumpang tindih, berantakan, dan sulit dikelola. Teknologi yang paling tepat berupa website yang dapat menampung dan memuat semua informasi tentang sekolah tersebut. Website yang dimaksud telah diselesaikan dan siap dipasangkan kesekolah oleh tim PKM kampus, yang merupakan wujud tri dharma perguruan tinggi yang harus dilakukan oleh setiap dosen. Sekolah yang akan dijadikan target pemasangan atau instalasi website ini adalah Brainfor Islamic School, yang merupakan sekolah dengan jenjang pendidikan TK dan SD yang masih tergolong baru di daerah Kisaran.
Abstract:Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diberi judul “Workshop Instalasi Jaringan Komputer Pada MTs. Darussalam Air Joman” bertujuan untuk memberikan kegiatan extrakulikuler kepada Siswa-siswi MTs. Daarussalam …
alam Jl. Manunggal XIV, Air Joman, Kec. Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara 21263, dalam pemahaman instalasi jaringan komputer. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskriptif dan praktek. Pemateri melakukan penjelasan-penjelasan tentang bagaimana cara melakukan instalasi jaringan komputer, kemudian menjelaskan teknologi-teknologi hardware yang akan digunakan saat melakukan instalasi jaringan komputer, selanjutnya Siswa-siswi meakukan kegiatan praktikum langsung dalam melakukan instalasi jaringan komputer. Beberapa point penting yang dijelaskan serta dipraktekkan dalam kegiatan ini, yaitu bagaimana melakukan instalasi jaringan komputer, serta bagaimana melakukan konfigurasinya.
Abstract:Kegiatan workshop pengabdian masyarakat yang bertajuk “Workshop Penggunaan Sistem Informasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan pada UD Berkat Jaya Kecamatan Talawi” dilatarbelakangi karna belum adanya sistem komputerisasi…
sasi dalam penentuan stok barang yang kemudian berhasil dikerjakan dan tentu belum mengerti cara penggunaan aplikasinya maka kegiatan ini bertujuan untuk memberikan panduan dalam penggunaan dan pemanfaatan fitur-fitur aplikasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan. Dengan workshop ini, pemilik dan admin UD Berkat Jaya Kecamatan Talawi dapat memahami cara memprediksi stok barang secara objektif, sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan yang lebih efektif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penjelasan deskriptif dan praktik langsung. Pemateri memberikan penjelasan tentang fitur-fitur dalam Sistem Informasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan dengan praktik langsung, sehingga pemilik dan admin dapat lebih memahami materi dan konsep yang disampaikan. Luaran yang menjadi target dalam pengabdian ini adalah publikasi artikel pada jurnal nasional belum terakreditasi.
Abstract:Keterampilan coding telah menjadi bagian penting dalam pengembangan kemampuan berpikir logis dan kreatif sejak usia dini. Namun, belum semua guru sekolah dasar memiliki pemahaman dan keterampilan yang cukup untuk mengajarkan…
rkan coding kepada siswanya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembelajaran Coding for Kids kepada para guru di SD Brainfor Islamic School. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2025 dengan pendekatan pemaparan materi dan praktik langsung. Materi mencakup pengenalan konsep dasar coding, manfaatnya dalam pendidikan dasar, serta pengenalan berbagai tools yang sesuai untuk anak usia SD kelas 1 sampai 6. Salah satu tools yang diperkenalkan dan dilatihkan adalah Scratch, sebuah platform visual yang intuitif dan ramah anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lebih dari 85% peserta pelatihan mampu memahami konsep dasar coding dan mengimplementasikan Scratch dalam rencana pembelajaran mereka. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membekali guru-guru dengan kompetensi digital yang relevan untuk kebutuhan pembelajaran dimasa depan.