Search Articles & Publications

Showing 127 articles found for "Menuju"

ANALISIS PERBANDINGAN PARADIGMA EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB TEORI DAN URGENSINYA

Liling, Muhammad Riswan, Herdah, Herdah
Abstract: Evaluasi pembelajaran merupakan komponen krusial dalam menentukan keberhasilan pendidikan Bahasa Arab di tengah dinamika perubahan kurikulum dan tantangan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan… berbagai paradigma evaluasi pembelajaran Bahasa Arab, meninjau landasan teorinya, serta mengkaji urgensinya dalam meningkatkan kualitas instruksional. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, artikel ini membedah berbagai model evaluasi, mulai dari model tradisional yang cenderung berfokus pada hasil akhir (tes tulis) hingga model komprehensif seperti CIPP (Context, Input, Process, Product) yang mengevaluasi keseluruhan sistem pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa paradigma evaluasi yang efektif harus mengintegrasikan elemen kognitif seperti metakognisi dan umpan balik formatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih responsif dan bermakna. Urgensi evaluasi tidak hanya terletak pada pengukuran tingkat penguasaan materi oleh siswa, tetapi juga sebagai alat bagi pendidik untuk melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap strategi pengajaran agar tetap adaptif terhadap kebutuhan zaman. Penelitian ini merekomendasikan transisi dari paradigma evaluasi yang bersifat statis menuju model evaluasi adaptif yang menyeimbangkan indikator kognitif, afektif, dan psikomotorik secara menyeluruh.

HAKIKAT IBADAH DALAM ISLAM: ANTARA RITUAL DAN SPIRITUAL

Azka Rafi Pasha, Ziska Tsaniawika Farrasi, Muhammad Daffa Rindra Putra, Andriyani, Ayunda Larasati Sekarputri, Wahdi Sayuti
Abstract: Ibadah dalam islam memiliki makna yang sangat luas dan mendalam, tidak hanya terbatas pada pelaksanaan ritual formal seperti shalat, zakat dan haji, tetapi yang mencakup dimensi spiritual yang menghubungkan manusia secara… a langsung dengan Allah SWT. Ibadah yang sejati bukan sekadar gerakan fisik atau bacaan lisan, melainkan bentuk penghambaan total yang menuntut keikhlasan, kekhusyukan, dan kesadaran batin. Penelitian ini bertujuan untuk menggali hakikat ibadah secara menyeluruh melalui Metode pendekatan kajian pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah dan tafsir keagamaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi pustaka dalam pengumpulan dan analisis data. Pendeketan desain studi ini dipilih untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang hakikat ibadah dalam Islam yang mencakup ritual dan spiritualitas. Sumber data dalam penelitian ini bersumber dari literatur primer seperti Al-Qur’an dan hadits. Sedangkan sumber dari literatur sekunder mencakup buku-buku tentang hakikat ibadah, jurnal akademik/ilmiah, dan artikel ilmiah. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa derajat penghambaan yang sempurna. Ibadah yang dilandasi keikhlasan dan pemahaman mendalam akan melahirkan ketenangan jiwa, memperkokoh iman, serta mendorong manusia untuk berbuat kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, ibadah menjadi sarana penyucian diri sekaligus jalan menuju kebahagiaan hakiki dunia dan akhirat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ibadah dalam Islam mencakup aspek ritual dan spiritual yang menuntut keikhlasan serta kesadaran batin. Melalui kajian pustaka, ditemukan bahwa ibadah yang dipahami dan diamalkan secara mendalam mampu menumbuhkan ketenangan jiwa, memperkuat iman, serta menjadi sarana penyucian diri menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

TRANSFORMASI MAHAR MENUJU MAHAR PRODUKTIF: KAJIAN MAQĀṢID AL-SHARĪ‘AH DAN PROSPEK PEMBAHARUAN HUKUM KELUARGA ISLAM

Husnul Khotimah, Jumni Nelli
Abstract: Mahar merupakan salah satu rukun penting dalam perkawinan Islam yang memiliki legitimasi normatif dalam Al-Qur’an dan hadis. Namun, dalam praktik sosial, mahar sering dipahami sebatas simbol formal yang cenderung konsumtif… mtif dan kurang memberi dampak jangka panjang bagi keberlangsungan rumah tangga. Berangkat dari persoalan tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis konsep mahar produktif dalam perspektif hukum Islam serta implikasinya terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian normatif (library research), didukung dengan pendekatan yuridis-normatif dan sosiologis-hukum. Sumber data terdiri dari Al-Qur’an, hadis, literatur fiqh klasik dan kontemporer, regulasi hukum positif Indonesia, serta penelitian terdahulu. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan kerangka maqāṣid al-sharī‘ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahar produktif memiliki dasar hukum yang sah dalam fiqh karena memenuhi syarat māl mutaqawwim. Praktiknya dapat ditemukan di beberapa daerah di Indonesia, seperti tanah di Minangkabau, ternak di NTB, dan peralatan usaha di Jawa. Mahar produktif terbukti memberikan dampak positif berupa pemberdayaan ekonomi istri, penguatan ketahanan rumah tangga, serta kontribusi dalam menekan angka perceraian akibat faktor ekonomi, meskipun masih menghadapi tantangan budaya yang memandang mahar sebagai simbol semata. Dari perspektif maqāṣid al-sharī‘ah, mahar produktif lebih selaras dengan tujuan syariat karena menghadirkan maslahat yang berkelanjutan. Oleh karena itu, mahar produktif memiliki prospek sebagai bagian dari ijtihad kontemporer hukum keluarga Islam, yang dapat dikembangkan melalui fatwa, regulasi, dan edukasi masyarakat, sehingga mendukung pembaharuan hukum Islam di Indonesia tanpa meninggalkan prinsip dasar syariat.

SYNERGY OF EDUCATION AND PUBLIC POLICY IN REALIZING A GREEN ECONOMY-BASED SOCIETY

Wibowo, Wahyu, Panggabean, Nur Azizah, Fatiha, Nur, Aminuddin
Abstract: Ekonomi hijau merupakan pendekatan strategis untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan sosial. Dalam konteks ini, kebijakan publik memegang peranan… eranan penting dalam mendorong transisi menuju ekonomi hijau melalui regulasi, insentif fiskal, dan program pembangunan berkelanjutan. Selain itu, pendidikan kewirausahaan hijau menjadi aspek krusial dalam membangun kesadaran dan keterampilan bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha yang ramah lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan. Artikel ini mengkaji keterkaitan antara ekonomi hijau, kebijakan publik, dan pendidikan kewirausahaan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini mengidentifikasi berbagai kebijakan yang telah diterapkan di berbagai negara, tantangan dalam penerapannya, serta peran pendidikan dalam membentuk pola pikir wirausahawan hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpaduan antara kebijakan adaptif dan pendidikan kewirausahaan berkelanjutan dapat menjadi katalisator dalam mengakselerasi transformasi ekonomi hijau. Selain itu, dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun sektor swasta, sangat penting agar kebijakan ekonomi hijau dapat berjalan efektif. Dengan demikian, integrasi kebijakan publik dan pendidikan kewirausahaan hijau menjadi kunci terciptanya ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan inklusif di era ekonomi hijau.

PENERAPAN TERAPI RELAKSASI HIPNOSIS LIMA JARI UNTUK MENGATASI KECEMASAN PADA REMAJA

anggun hilda, Anggun Hilda Listiana, Rahmawati, Arni Nur, Apriliyan, Ita
Abstract: Remaja adalah tahap dari kehidupan di mana seseorang berada pada peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang dapat ditandai dengan perkembangan yang dinamis serta perubahan signifikan dalam hal fisik, mental,… sosial, dan emosional. Menurut klasifikasi World Healt Organization (WHO), usia remaja dalam hal ini berkisar antara 10 sampai 19 tahun. Pada usia remaja kemasan dapat dirasakan dalam situasi apapun salah satunya pada saat akan menghadapi ujian terutama pada siswa SMA kelas XII. Dalam menangani kecemasan pada siswa kelas XII sebelum ujian dapat dilakukan dengan terapi relaksasi hipnosis lima jari. Tujuan dari dilakukannya Pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kecemasan dan keterampilan melakukan terapi relaksasi hipnosis lima jari untuk menurunkan kecemasan. Metode yang digunakan adalah dengan pendidikan kesehatan melalui ceramah dan demonstrasi video terapi. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 2 pertemuan dan dihadiri oleh 60 siswa kelas XII sebagai responden. Hasil dari PkM ini menunjukan adanya peningkatan pengetahuan tinggi setelah pendidikan kesehatan sebanyak 34 siswa (56,7%) dan adanya penurunan terhadap tingkat kecemasan dengan mayoritas siswa tidak cemas sebanyak 34 siswa (56,7%). Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu melalui pendidikan kesehatan dapat meningkatkan tingkat pengetahuan dan terapi relaksasi hipnosis lima jari dapat menurunkan tingkat kecemasan.

HUBUNGAN PERNIKAHAN DINI DENGAN TIMBULNYA DAMPAK BIOLOGIS PADA REMAJA PUTRI DI POSKESDES DESA DALAM

Sri Gusniyati, Tahun, Omega DR.
Abstract: Remaja merupakan suatu kondisi peralihan dari anak-anak menuju dewasa yang usianya terbagi menjadi 3 kelompok yaitu remaja awal (Early Adoloscence) usia 10-12 tahun, remaja madya (Middle Adoloscence) usia 13-15 tahun dan… remaja akhir (Late Adoloscence) usia 16-19 tahun Fase ini merupakan masa penentuan seseorang sebelum menginjak ke usia dewasa, pada masa ini individu akan mengalami banyak perubahan pada aspek perkembangan dan pertumbuhan, serta membutuhkan segala sesuatu untuk melewati masa perkembangannya .Tujuan Penelitian Mengetahui adanya hubungan pernikahan dini dengan dampak biologis bagi remaja putri di Poskesdes Desa Dalam. Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif yaitu suatu desain yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif / statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotetsis yang telah ditetapkan. Hasil Analisis univarian dalam penelitian ini menyajikan usia saat responden pertama kali menikah, kejadian anemia dan perdarahan saat persalinan. distribusi frekuensi berdasarkan usia remaja saat pertama kali menikah didapatkan bahwa dari 25 responden yang diteliti, persentase tertinggi adalah usia 16-19 tahun yaitu 20 responden (80%) sedangkan usia 10-15 tahun sebanyak 5 responden (20%). Kesimpulan  Sebagian besar pernikahan dini dilakukan pada usia 16-19 tahun yaitu sebanyak 20 jiwa dan 10-15 tahun sebanyak 5 jiwa, Sebagian besar ibu yang melakukan pernikahan dini mengalami anemia sebanyak 8 jiwa (16-19 tahun) dan 5 jiwa (10-15 tahun). Sedangkan ibu yang melakukan pernikahan dini melewati proses persalinan dengan perdarahan sebanyak 15 jiwa (16-19 tahun) dan 1 jiwa (10-15 tahun)

Peran Penyerapan Tenaga Kerja dalam Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan Timur Indonesia: Interpretasi atas Temuan Empiris

Risamasu, Putri Inggrid Maria
Abstract: Pertumbuhan ekonomi yang inklusif tidak hanya ditentukan oleh peningkatan output ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan menciptakan kesempatan kerja yang produktif. Di Kawasan Timur Indonesia (KTI), pertumbuhan ekonomi cenderung… erung meningkat, namun belum diikuti oleh penyerapan tenaga kerja yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penyerapan tenaga kerja dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia melalui pendekatan kualitatif. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari temuan empiris, didukung oleh teori ekonomi pembangunan, teori tenaga kerja, Human Capital Theory, teori pertumbuhan ekonomi, serta berbagai penelitian terdahulu. Analisis dilakukan menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyerapan tenaga kerja belum menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh dominasi sektor ekstraktif yang bersifat padat modal, tingginya tenaga kerja pada sektor informal, rendahnya produktivitas tenaga kerja, serta belum optimalnya transformasi struktural menuju sektor-sektor yang memiliki nilai tambah tinggi. Oleh karena itu, peningkatan pertumbuhan ekonomi memerlukan kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas tenaga kerja, pengembangan industri padat karya, dan hilirisasi sumber daya alam agar pertumbuhan ekonomi menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan.

Mengintegrasikan Nilai-nilai Kristen dalam Kepemimpinan Kontemporer

Sinambela, Juita, Sinaga, Janes, Purba, Beni Chandra, Pelawi, Stepanus
Abstract: Kepemimpinan dalam konteks modern seringkali dihadapkan pada kompleksitas yang menuntut landasan etika yang kuat untuk mengatasi tantangan-tantangan yang muncul. Dalam pandangan ini, integrasi nilai-nilai Kristen dalam kepemimpinan… epemimpinan kontemporer menawarkan pendekatan yang bermakna dan relevan. Nilai-nilai seperti integritas, kredibilitas, komitmen, bertanggungjawab, kerendahan hati, dan pelayanan yang terkandung dalam ajaran Kristen dapat menjadi landasan bagi kepemimpinan yang beretika dan bermakna. Namun, pertanyaannya adalah bagaimana nilai-nilai ini dapat diaplikasikan dan berdampak dalam dunia organisasi yang berubah dengan cepat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggali potensi dan dampak dari integrasi nilai-nilai Kristen dalam kepemimpinan kontemporer. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, yaitu dengan menganalisis teks-teks Kitab Suci, tulisan-tulisan teologis, serta literatur terkait karakteristik kepemimpinan Kristen. Hasil penelitian ini memberikan wawasan bagi pemimpin, organisasi, dan lembaga pendidikan tentang bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai Kristen dalam kepemimpinan kontemporer secara efektif. Dalam dunia yang terus berubah, nilai-nilai ini memberikan fondasi yang stabil dan beretika untuk mengarahkan kepemimpinan menuju tujuan yang lebih bermakna dan berdampak positif.

Pendampingan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Untuk Mencegah Stunting Di Desa Wonokusumo, Tapen, Bondowoso

Praptika Septi Femilia, Dwi Ayu Lestari, Hasby Haq Arihakim, Dina Akmaliyatul Hilyah, Bayu Aldi Tiya, Sitti Shofiatus Sholehah, Nur Uriva, Frenda Ninggar Marsiska, Novi So’imatul Fadilah, Feby Nurrahmawati, Rahmad Aditya Eka Febriyanto, Nova Lupita Nur Wulandari, Lusita Maisyaroh, Rika Fadilatul Laila, Ahmad Murobbiy W. F.
Abstract: Fenomena stunting masih menjadi masalah serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bondowoso yang memiliki prevalensi cukup tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Desa Wonokusumo sebagai lokasi program pengabdian memiliki… ki kasus balita stunting yang perlu penanganan segera. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan fokus pada pencegahan stunting melalui pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program dilaksanakan secara partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan perangkat desa, kader posyandu, serta masyarakat. Bentuk kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, sosialisasi pemanfaatan TOGA, serta aksi pendistribusian bibit sawi dan tomat ke tujuh dusun di Desa Wonokusumo. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gizi dan pola asuh, perubahan perilaku menuju hidup sehat, serta kemandirian keluarga dalam memanfaatkan pekarangan untuk menanam TOGA sebagai sumber gizi tambahan. Selain itu, terjadi penurunan jumlah kasus stunting secara bertahap, yang menandakan bahwa program berbasis kearifan lokal ini dapat menjadi model preventif yang efektif, murah, dan berkelanjutan untuk menurunkan angka stunting di masyarakat pedesaan.

“Aksi Bersih Desa”: Model Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kerja Bakti di Kolaka Timur

Listy Handayani, Rastika Dwiyanti Liaran, Paridah, Irma, Agnes Mersatika Hartoyo
Abstract: Permasalahan pengelolaan sampah di Desa Talata, Kecamatan Tinondo, Kabupaten Kolaka Timur masih menjadi tantangan, ditandai dengan rendahnya kesadaran warga dalam membuang sampah pada tempatnya sehingga kebersihan lingkungan… ngan tidak terjaga dengan baik. Sebagai bentuk respon terhadap masalah tersebut, dilaksanakan program pengabdian masyarakat melalui kegiatan “Aksi Bersih Desa” yang berfokus pada kegiatan kerja bakti rutin. Kegiatan ini dilaksanakan setiap minggu pada hari Jumat pada tanggal 16, 23, dan 30 Agustus serta 6 September 2024 dengan melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Halu Oleo. Tahapan kegiatan pengabdian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan aksi bersih desa ini mendapat dukungan penuh dari aparat desa dan partisipasi aktif dari masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lingkungan desa, tempat ibadah, dan fasilitas umum tampak lebih bersih. Kegiatan ini tidak hanya berhasil memperbaiki kondisi fisik lingkungan, tetapi juga membangun kembali semangat gotong royong dan kepedulian warga terhadap kebersihan. Dengan demikian, aksi bersih desa dengan kegiatan kerja bakti merupakan pendekatan yang efektif dalam mendorong perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat menuju lingkungan yang lebih sehat dan diharapkan kegiatan ini menjadi agenda rutin warga Desa Talata sehingga kebersihan lingkungan tetap terjaga.