Search Articles & Publications

Showing 24 articles found for "Tertinggal"

Sinergi Triple Helix Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Di Indonesia

Nurul Setianingrum, Nurul Fitria, Rufaidah Kallita Omega, Sulfaunsilah, Zanuba Arifatul Chofsah
Abstract: Saat ini kualitas sumber daya manusia Indonesia tertinggal jauh dari perkembangan negara-negara lain di dunia, termasuk negara tetangga. Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan program atau kebijakan yang dapat mendukung pengembangan… gembangan sumber daya manusia di Indonesia,salah satunya melalui sinergi triple helix.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis lebih mendalam tentang kolaborasi triple helix di Indonesia dalam meningkatkan sumber daya manusia.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang disampaikan secara deskriptif.Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang berdasarkan dari  sumber data seperti jurnal dan buku-buku yang berkaitan dengan judul penelitian ini. Adapun objek dari jurnal ini ialah sinergi triple helix yang mencakup pemerintah,industri dan universitas, sedangkan subjek pada penelitian ini yaitu kualitas sumber daya manusia.Hasil dari penelitian ini yakni  pemerintah bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan,universitas yang bertanggung jawab pengembangan pengetahuan dan penelitian, dan industri berkontribusi dengan menerapkan temuan penelitian ke dunia nyata, menghasilkan barang atau jasa inovatif, dan menyediakan peluang kerja yang sesuai dengan keterampilan yang dibutuhkan pasar. Program triple helix yang sudah berjalan hingga saat ini di Indonesia yaitu seperti program kampus merdeka melalui magang di bidang industri, proyek sosial, kewirausahaan, dan program Indonesia pintar (KIP dan Pemkab).Melalui program tersebut dapat menunjang dalam peningkatan sumber daya manusia di Indonesia

Analisis Strategi Bisnis PTPN II Dengan Menggunakan Metode SOAR Dan QSPM

Husna, Darajatul, Fauzi Arif Lubis, Nuri Aslami
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk bentuk – bentuk strategi perusahaan dengan memperhatikan Strengths, Opportunities, Aspirations, Results yang  ada di PT. Perkebunan Nusantara II. Memilih prioritas strategi kebijakan di PT.… PT. Perkebunan Nusantara II dan usulan yang dilakukan oleh perusahaan.Metodologi pada penelitian ini adalah penelitian mix method yaitu kuantitatif yang dikualitatifkan  dengan informan yang menjadisubjek penelitian pada penelitian ini adalah Jajaran Direksi PT. Perkebunan Nusantara II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada keuntungan yang dapat dimanfaatkan dan taktik yang masih dapat dioptimalkan untuk meningkatkan pemasaran PTPN II dan tidak tertinggal dari produsen kelapa sawit lainnya.Hasil SOAR adalah Strategi S-A, yang merupakan rencana yang dikembangkan antara kekuatan dan aspirasi, adalah strategi yang cocok untuk diterapkan berdasarkan temuan analisis. Hasil QSPM yang menjadi prioritas adalah dengan menentukan dan membuat tim khusus untuk menyeleksi dan mengklasifikasi hasil kelapa sawit karena memilki skor STAS tertinggi yaitu 4,8. Saran bahwa startegi bisnis menawarkan saran rencana bisnis yang sesuai untuk mengatasi masalah saat ini di dalam organisasi di PTPN II, khususnya dalam memenangkan persaingan pangsa pasar.

Dampak Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru Terhadap Kualitas Pendidikan Di Sekolah Negeri

Fita Dwi Ananta, Raysha Suhatman Putri, Agus Lestari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kebijakan sistem zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terhadap mutu pendidikan di sekolah negeri. Kebijakan zonasi diterapkan oleh pemerintah dengan… n tujuan utama untuk menyamaratakan akses pendidikan serta mengurangi ketimpangan antar sekolah. Meski demikian, pelaksanaannya memunculkan beragam reaksi dari masyarakat, baik yang mendukung maupun yang mengkritisi kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka serta observasi terbatas terhadap kebijakan dan implementasi PPDB di sejumlah sekolah negeri. Temuan dalam studi ini mengindikasikan bahwa kebijakan zonasi berkontribusi positif terhadap distribusi siswa yang lebih merata serta memberikan peluang belajar bagi peserta didik dari wilayah yang terpencil, tertinggal, atau terluar. Namun, di sisi lain, kebijakan ini juga membawa tantangan baru bagi dunia pendidikan, khususnya dalam hal kesiapan guru, kecukupan fasilitas pendukung, serta kemampuan sekolah dalam menyesuaikan diri dengan keberagaman latar belakang akademik siswa. Di beberapa kasus, sekolah-sekolah favorit mengalami penurunan mutu input siswa, sedangkan sekolah yang sebelumnya kurang diminati mengalami lonjakan jumlah pendaftar, namun belum diimbangi dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana. Temuan ini menyiratkan bahwa keberhasilan kebijakan zonasi sangat bergantung pada pemerataan kualitas dan sumber daya pendidikan di seluruh satuan pendidikan negeri. Oleh karena itu, penguatan kualitas pendidikan secara menyeluruh perlu dilakukan agar tujuan utama kebijakan ini dapat terealisasi secara maksimal. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan berharga bagi para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

Sistem Presensi Guru Menggunakan Kartu RFID Berbasis IoT Pada SMK Islam Darussalam Lombok Barat

Azhuri, Lalu Delsi Samsumar, Rudi Muslim
Abstract: Sistem presensi guru di SMK Islam Darussalam Lombok Barat masih menggunakan metode manual yang memerlukan waktu dan tenaga yang cukup besar serta rentan terhadap kesalahan manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan… an untuk mengembangkan sistem presensi guru menggunakan kartu RFID berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu NodeMCU ESP8266, modul RFID, LCD, dan buzzer. Proses pengembangan sistem dimulai dengan identifikasi kebutuhan melalui interaksi langsung dengan pihak sekolah untuk memahami kebutuhan dan masalah yang ada dalam sistem presensi saat ini. Berdasarkan analisis tersebut, dirancanglah purwarupa sistem presensi yang dapat mendeteksi kartu RFID, menampilkan informasi pada LCD, memberikan notifikasi audio melalui buzzer, serta mengirim data presensi secara otomatis ke Google Spreadsheet untuk pemantauan dan pengelolaan data secara real-time. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem presensi yang dikembangkan berhasil berfungsi dengan baik. Modul RFID dapat mendeteksi kartu RFID dengan jarak maksimal 5-6 cm. LCD menampilkan informasi identitas guru yang terdaftar dengan jelas, sementara buzzer memberikan notifikasi audio saat kartu RFID terdeteksi. Data presensi juga berhasil dikirim dan ditampilkan secara otomatis di Google Spreadsheet. Meskipun sistem ini telah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan, terdapat beberapa saran vii untuk pengembangan lebih lanjut. Penambahan sensor sidik jari atau sensor wajah dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan sistem, mengingat kartu RFID dapat saja tertinggal atau hilang. Peningkatan jarak deteksi RFID juga dapat dipertimbangkan untuk kenyamanan pengguna. Dengan demikian, diharapkan sistem ini dapat memberikan solusi yang lebih efisien dan andal dalam mencatat kehadiran guru di SMK Islam Darussalam Lombok Barat.