Search Articles & Publications

Showing 375 articles found for "Object"

RISK MANAGEMENT ANALYSIS OF BUS TRANSPORTATION APPLICATION USING COBIT 4.1

Setyadi, Resad, Prabowo, Handy Nur
Abstract: Abstract: The role of information technology in transportation increases, namely in enjoying transportation services. One way to provide the best service for a transportation company to customers is to provide a bus booking… ing application service. One of the companies that offer service applications is a bus transportation application located in Yogyakarta. Because the application system is considered necessary, stakeholders need IT risk management for the bus booking application. The purpose of this research is to analyze the risk management of the bus transportation application. In measuring IT risk management, the author uses the Control Objective for information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO) framework, especially PO9 (Assess and Manage IT risk). The analysis results show that if the bus transportation application is at level 2 in maturity level. It means that the company knows that there are problems that need resolving. Standard risk management in bus transportation applications tends to provide failed access in the progress of its service. The problem is solving individually and not yet at the integrated completion stage. In general, the application management approach needs to improve better management in the field of information technology.             Keywords: COBIT; plan and organize; risk management     Abstrak: Peran teknologi informasi dalam meningkatnya angkutan yaitu dalam menikmati layanan angkutan. Salah satu cara untuk memberikan layanan terbaik bagi perusahaan angkutan kepada pelanggan adalah dengan menyediakan layanan aplikasi pemesanan bus. Salah satu perusahaan yang menawarkan aplikasi jasa adalah aplikasi angkutan bus yang berlokasi di Yogyakarta. Karena sistem aplikasi dirasa perlu, maka stakeholders membutuhkan manajemen risiko TI untuk aplikasi pemesanan bus tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis manajemen risiko pada aplikasi angkutan bus. Dalam mengukur manajemen risiko TI, penulis menggunakan framework Control Objective for Information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO), khususnya PO9 (Assessment and Manage IT risk). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan angkutan bus berada pada level 2 pada tingkat kematangan. Artinya perusahaan mengetahui bahwa ada masalah yang perlu diselesaikan. Manajemen resiko standar dalam aplikasi transportasi bus cenderung memberikan akses yang gagal dalam kemajuan layanannya. Masalahnya diselesaikan secara individu dan belum pada tahap penyelesaian terintegrasi. Secara umum, pendekatan manajemen aplikasi perlu meningkatkan manajemen yang lebih baik di bidang teknologi informasi.   Kata kunci: COBIT; plan and organize; risk management

ANALISIS RELEVANSI INFORMATION SYSTEM ARCHITECTURE BERDASARKAN KERANGKA KERJA KUALITAS MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE

Putri, Indah Faradhila, Izzati, Berlian Maulidya, Nur Fajrillah, Asti Amalia
Abstract: Abstract: The development of information technology has grown rapidly and has made information systems important in running an enterprise’s business. Therefore, companies need to increasingly adopt Enterprise Architecture… itecture (EA). EA is the basis for problems that occur in an enterprise by utilizing technological innovations in meeting the expectations of information system architecture. The design quality of the Information System Architecture model has been recognized as an important factor for the success of EA design in enterprises. In meeting this quality, it is necessary to test the relevance of EA to the needs of the enterprise. This study focuses on testing the relevance of Information System Architecture design using the Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). The quality principle of relevance has derived attributes, which are EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, and Level of Detail. Each attribute has an assessment method, whether qualitative, quantitative, or Yes / No. Relevance testing in this study will produce an Information System Architecture model in EA design that meets the quality principle of relevance in the EA quality framework.   Keywords: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevance   Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dan menjadikan sistem informasi penting dalam menjalankan bisnis suatu perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu perusahaan semakin mengadopsi Enterprise Architecture (EA). EA merupakan landasan untuk permasalahan yang terjadi dalam suatu perusahaan dengan memanfaatkan inovasi teknologi dalam memenuhi harapan arsitektur sistem informasi. Kualitas perancangan model Information System Architecture telah diakui sebagai faktor penting untuk kesuksesan perancangan EA di perusahaan. Dalam memenuhi kualitas tersebut, maka diperlukan suatu pengujian relevansi EA terhadap kebutuhan perusahaan. Penelitian ini berfokus pada pengujian relevansi perancangan Information System Architecture menggunakan Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). Prinsip kualitas relevansi memiliki atribut turunan, yaitu berupa EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, serta Level of Detail. Setiap atribut memiliki metode penilaian, baik yang bersifat kualitatif, kuantitatif, atau Ya / Tidak. Pengujian relevansi pada penelitian ini akan menghasilkan model Information System Architecture pada perancangan EA yang memenuhi standar prinsip kualitas relevansi pada kerangka kerja kualitas EA.   Kata kunci: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevansi

DETECT THE SIMILARITY OF DIGITAL IMAGES USING THE EIGENFACE METHOD

Fau, Alwin, Waruwu, Fince Tinus
Abstract: Abstract: In today's technological developments, digital images are a medium that is often used to store a person's identity. Digital images are currently widely used for data security needs. On the other hand, images can… n also be used as a medium for tapping data. Today's digital media provide many things in manipulating and changing the information contained in these images. In this study, the authors conducted a study to examine similarities in digital images so that it could be seen whether the information was authentic or not. detecting image similarities can help find out information whether the image is the same as the original object or not. The method used in this research is the Eigen Face method. The face eigen method is a method that can be used to check and match the similarities of an image. With the eigenface value, Figure 1, Figure 2, Figure 3, it can be determined that with other eigenface values can be determined based on the eigenface matrix values obtained from each image. Based on the values obtained from Figures 1, 2, and 3, it can be concluded that the eigenface method is able to present facial similarities with a presentation value of 80%.             Keywords: Eigenface; Face Recognation; Images; Images Processing     Abstrak: Dalam perkembangan teknologi saat ini, gambar digital merupakan media yang sering digunakan untuk menyimpan identitas seseorang. Gambar digital saat ini banyak digunakan untuk kebutuhan keamanan data. di sisi lain, gambar juga dapat digunakan sebagai media penyadapan data. Media digital saat ini menyediakan banyak hal dalam memanipulasi dan mengubah informasi yang terdapat pada gambar tersebut. Dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian untuk menelaah kemiripan pada citra digital sehingga dapat diketahui apakah informasi tersebut otentik atau tidak. Mendeteksi kemiripan citra dapat membantu mengetahui informasi apakah citra tersebut sama dengan objek aslinya atau tidak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Eigen Face. Metode eigen wajah merupakan metode yang dapat digunakan untuk mengecek dan mencocokkan kemiripan suatu citra. Dengan nilai eigenface, Gambar 1, Gambar 2, Gambar 3, dapat ditentukan bahwa dengan nilai eigenface lainnya dapat ditentukan berdasarkan nilai matriks eigenface yang diperoleh dari masing-masing citra. Berdasarkan nilai yang diperoleh dari Gambar 1, 2, dan 3, dapat disimpulkan bahwa metode eigenface mampu menghadirkan kemiripan wajah dengan nilai presentasi 80%..   Kata kunci: Citra; Eigenface; Pengolahan Citra Digital; Pengenalan Wajah

INTEGRATED SMART TRAFFIC CONTROL SYSTEM MENUJU PEKANBARU SEBAGAI SMART CITY

Taufiq, Reny Medikawati, Sunanto, Sunanto, Rizki, Yoze
Abstract: Abstract: Pekanbaru still using conventional traffic light control system. Pekanbaru as the capital of Riau Province is predicted  udergo the  increased of urban population by 54.5% in 2025. It is important for Pekanbaru… ru to immediately implement smart and efficient traffic management system, so that traffic congestion can be resolved quickly. This research paper provides a design solution for smart traffic light management (Smart Traffic Control System), based on object detection technology that uses deep learning to detect the number and type of vehicles. The number of vehicle is the basis for determining the green light timer automatically. The Smart Traffic Control System (STCS) is integrated with a web based geographic information system (smart map) that can display the current condition  (picture, the number of vehicle, congestion level) of each STCS location. This integrated system has been tested on a traffic light prototype, using a mini computer and a miniature vehicle. This integrated system is able to detect 9 out of 12 vehicles, and able to send data regularly to the smart map.   Keywords: deep learning; smart mobility; smart traffic control system   Abstrak: Pengaturan lampu lalu lintas di Kota Pekanbaru masih dilakukan secara  konvensional. Pekanbaru sebagai ibukota Provinsi Riau diprediksikan akan mengalami peningkatan jumlah penduduk  perkotaan sebesar 54,5% pada tahun 2025. Dengan melihat predikisi ini, penting bagi kota Pekanbaru untuk segera memiliki tata kelola lalu lintas yang cerdas dan efisien agar kemacetan dapat ditanggulangi dengan cepat. Penelitian ini memberikan rancangan solusi untuk tata kelola  lampu lalu lintas cerdas (Smart Traffic Control System), berbasis teknologi object detection  yang menggunakan deep learning untuk mendeteksi jumlah dan jenis kendaraan. Jumlah kendaraan menjadi dasar penentuan timer lampu hijau secara otomatis. Smart Traffic Control System (STCS) terintegrasi dengan sistem informasi geografis berbasis web (smart map) yang secara kontinu menerima informasi kepadatan (gambar terkini, jumlah kendaraan, level kepadatan), kemudian menampilkannya diatas peta Kota Pekanbaru. Solusi sistem terintegrasi ini telah diujikan pada sebuah prototipe lampu lalu lintas, menggunakan komputer mini  dan  miniatur kendaraan. Sistem terintegrasi ini mampu mendeteksi 9 dari 12 kendaraan, dan mampu mengirimkan data secara berkala kepada smart map.   Kata kunci: deep learning; smart mobility; smart traffic control system

PENERAPAN FUZZY INFERENCE SYSTEM PEMILIHAN DESAIN INTERIOR

Jarti, Nanda, Lestari Putri, Weni
Abstract: Abstract: Interior design is currently growing. This can be seen from the various designs in each building. Each design has different characteristics and shapes. The problem that is often experienced by users is the lack… of user knowledge in the field of interior design so that after the design is finished, the user is not satisfied with the results of the interior design. The main objective of this research is a decision making system in selecting interior designs according to user needs by paying attention to criteria such as design form, design size, material and quality. The method of selecting interior design using the Mamdani method. The mamdani method is very suitable in calculating the output value of each criterion value and the end result becomes the reference value in making a decision. The resulting system is in the form of design selection criteria according to user needs. Thus the results of this study get an Output value of 427,368 which is in the range with the value considered. Keywords: fuzzy inference system; interior design;  mamdani method;  software matlab.     Abstrak:  Desain Interior  saat ini semakin berkembang, Hal ini bisa dilihat dari berbagai  desain pada setiap  bangunan. Setiap desain  memiliki karakteristik dan bentuk yang berbeda beda. Permasalahan yang sering dialami pengguna yaitu kurangnya pengetahuan pengguna dibidang desain interior sehingga setelah desain selesai dikerjakan pengguna tidak Puas dengan hasil desain interior. Tujuan utama penelitian ini berupa Sistem pengambilan keputusan dalam pemilihan desain interior sesuai dengan kebutuhan pengguna dengan memperhatikan kriteria seperti Bentuk Desain, ukuran desain, bahan dan Kualitas. Metode  pemilihan Desain interior  menggunakan metode Mamdani. Metode mamdani sangat cocok dalam menghitung nilai output dari masing masing nilai kriteria dan hasil akhirnya menjadi nilai acuan dalam pengambilan sebuah Keputusan. Sistem yang dihasilkan berupa kriteria pemilihan desain sesuai kebutuhan pengguna. Dengan demikian Hasil penelitian ini mendapatkan nilai Output sebesar 427.368 yang berada pada range dengan nilai dipertimbangkan.    Kata kunci: desain interior; fuzzy inference system; metode mamdani; software matlab.

ANALISIS TINGKAT OBJEKTIFITAS PENGISIAN EDOM UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DOSEN

Erlinda, Susi, Anam, M. Khairul, Nasution, Torkis, Ambiyar, Ambiyar, Irfan, Dedy
Abstract: Abstract: Student objectivity in filling out E-EDOM is very necessary, the results of data analysis become the basis for the leadership in making decisions for learning strategies. Previous research has proven that the E-EDOM… -EDOM filling done by students is not objective. Efforts should be made so that students can fill it in seriously. This study aims to determine strategies that can be applied so that students can fill out the E-EDOM very objectively. Starting with analyzing and collecting data through a questionnaire. The Delon and Mclean model is used as a basis for creating questions in the questionnaire and processing the questionnaire data. The data collection technique used a simple random sampling method, with a population of 121 students from Amik Riau STMIK who were active in the 2019-2020 school year. Before processing, the data is tested for validity and reliability. After testing the validity and reliability, then testing the hypothesis to determine the relationship between variables in the Delon and Mc Lean success model. The results showed that each variable showed the effect of a positive relationship that was fully accepted with a value of 0.000. This means that all the variables used in this study are related to one another. Even so, it is necessary to implement several strategies that must be done in an effort to fill out E-EDOM which is very objective by students.   Keywords: e-edom, delon and mclean models, objectivity, students.   Abstrak: Objektifitas mahasiswa dalam mengisi E-EDOM sangat diperlukan, karena hasilnya akan dijadikan dasar oleh pimpinan dalam mengambil keputusan untuk masalah pembelajaran. Berdasarkan penelitian sebelumnya pengisian E-EDOM yang dilakukan mahasiswa masih banyak yang belum mengisinya dengan sangat objektif. Perlu dilakukan upaya agar mahasiswa dapat mengisinya dengan sunggun-sungguh.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi yang dapat diterapkan supaya mahasiswa dapat mengisi E-EDOM dengan sangat objektif. Diawali dengan melakukan analisa dan pengumpulan data melalui kuisioner. Model Delon and Mclean digunakan sebagai dasar untuk membuat pertanyaan dalam kuisioner dan melakukan pengolahan data kuesioner tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan metoda sampling simple random, dengan populasi mahasiswa STMIK Amik Riau yang  aktif pada tahun ajaran 2019-2020 sejumlah 121 orang mahasiswa. Sebelum dilakukan pengolahan, terlebih dahulu data-data tersebut dilakukan uji validitas dan reability. Setelah dilakukan uji validitas dan reability, selanjutnya melakukan uji hipotesis untuk mengetahui hubungan antar variable yang ada pada model Delon and Mc Lean success. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap variable menunjukkan pengaruh hubungan positif dapat diterima seluruhnya dengan nilai 0.000. Artinya semua variable yang digunakan pada penelitian ini memiliki keterkaitan antara satu dengan lainnya. Walaupun demikian perlu diterapkan beberapa strategi yang harus dilakukan dalam upaya pengisian E-EDOM yang sangat objektif oleh mahasiswa.   Kata kunci: e-edom, delon and mclean model, mahasiswa, objektifitas.

KOMBINASI METODE AHP DAN MFEP DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENERIMA BANTUAN SISWA MISKIN

Nata, Andri, Apridonal, Yori
Abstract: Abstract: The Poor Student Assistance Program is a government program aimed at removing barriers to poor students from participating in school to support the Nine-Year Compulsory Basic Education Program. According to TNP2K,… 2K, the target of BSM recipients is based on the criteria of students' economic conditions and not on the achievements of students. The problem so far is not a few are found that BSM recipients are those who are classified as capable so that this program is not well-targeted. The purpose of applying the combination of 2 AHP and MFEP methods is to apply Decision Support System (SPK) technology in determining students who receive poor student assistance at Tamansiswa Sukadamai SMPS so that it helps decision-makers to get objective decisions. The combination is based on the superiority of each method in analyzing each criterion and alternatives related to the selection of BSM recipients. AHP is used to analyze criteria to produce criteria that have a good consistency. Then an alternative ranking process is carried out using the MFEP method. Based on the results of the analysis of the combination of the AHP and MFEP methods that have been carried out that the AHP method can help schools in determining the main factors that are very priority in receiving poor student assistance, while the MFEP method can determine the best alternative for eligible students as recipients of poor student assistance in the form of ranking the highest value is A9 with 1,097.   Keywords: AHP Method; MFEP Method; Poor Student Assistance; SPK.   Abstrak: Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk menghilangkan halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Menurut TNP2K adapun yang menjadi sasaran penerima BSM yaitu berdasarkan kriteria kondisi ekonomi siswa dan bukan berdasarkan prestasi siswa. Permasalahan selama ini justru tidak sedikit dijumpai bahwa penerima BSM merupakan mereka yang tergolong mampu, sehingga program ini menjadi kurang tepat sasaran. Adapun tujuan dari penerapan kombinasi 2 metode AHP dan MFEP ini adalah untuk menerapkan teknologi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam penentuan siswa penerima bantuan siswa miskin di SMPS Tamansiswa Sukadamai sehingga membantu pengambil keputusan untuk mendapatkan keputusan yang objektif. Kombinasi dilakukan berdasarkan keunggulan dari masing-masing metode dalam menganalisis setiap kriteria dan alternative terkait pemilihan penerima BSM. AHP digunakan untuk menganilis kriteria sehingga menghasilkan kriteria yang memiliki konsistensi yang baik. Selajutnya dilakukan proses perangkingan alternatif menggunakan metode MFEP. Berdasarkan hasil analisis dari kombinasi metode AHP dan MFEP yang telah dilakukan bahwa metode AHP dapat membantu sekolah dalam menentukan faktor utama yang sangat prioritas dalam penerima bantuan siswa miskin, sedangkan metode MFEP dapat menentukan alternatif terbaik siswa yang layak sebagai penerima bantuan siswa miskin dalam bentuk perangkingan dengan nilai tertinggi yaitu A9 dengan 1,097. Kata Kunci : Bantuan Siswa Miskin; Metode AHP; Metode MFEP; SPK.

PEMILIHAN TANAMAN BERDASARKAN KONDISI LAHAN DAN PERSYARATAN TUMBUH TANAMAN MENGGUNAKAN GABUNGAN METODE AHP DAN TOPSIS

Rifqi, Mi`rajul, Dona, Dona
Abstract: Abstract: Most farmers are do’nt know what plants are suitable for planting on their land. This is due to the lack of knowledge of farmers regarding the suitability of land with the growing requirements of a crop. The… The lack of knowledge of farmers and the community about the evaluation of land suitability causes the cultivated plants do not produce optimally, because the conditions required by these plants are not in accordance with the conditions of the land that supports the growth of these plants. Seeing the importance of the process of selecting plants based on land suitability, while determining the selection of plants is still done only by looking at the experience of farmers who have not been tested. So the authors feel the need to make research to determine plants on land based on land suitability and plant growth requirements. The Analytical Hierarchy Process method is very suitable to be used to calculate the priority weight of each criterion because it is objective, which will later be used as a reference ranking by the TOPSIS method. With this research, it can determine the estate crops that will be planted on a land based on the level of land suitability and the requirements for growing plants that are alternative precisely, accurately and dynamically. Keywords: DSS, AHP, TOPSIS     Abstrak: Kebanyakan Petani masih banyak yang belum mengetahui tanaman apa yang cocok ditanaman di lahannya. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan petani mengenai kesesuaian lahan dengan persyaratan tumbuh suatu tanaman. Lemahnya tingkat pengetahuan petani dan masyarakat tentang evaluasi kesesuaian lahan menyebabkan tanaman yang dibudidayakan tidak berproduksi optimal, karena syarat yang dibutuhkan tanaman tersebut belum sesuai dengan kondisi lahan yang mendukung pertumbuhan tanaman tersebut. Melihat pentingnya proses pemilihan tanaman berdasarkan kesesuain lahan, sedangkan penentuan pemilihan tanaman masih dilakukan hanya berdasarkan dengan melihat pengalaman petani yang belum teruji. Maka penulis merasa perlu membuat penelitian untuk menentukan tanaman pada lahan berdasarkan kesesuain lahan dan persyaratan tumbuh tanaman. Metode Analytical Hierarchy Process sangat cocok digunakan untuk menghitung bobot prioritas dari tiap kriteria karena bersifat obyektif, yang nantinya menjadi acuan perangkingan yang dilakukan dengan metode TOPSIS. Dengan adanya penelitian ini, maka dapat menentukan tanaman perkebunan yang akan ditanam pada suatu lahan berdasarkan tingkat kesesuaian lahan dan persyaratan tumbuh tanaman yang menjadi alternatif secara tepat, akurat dan dinamis.     Kata kunci: SPK, AHP, TOPSIS

SISTEM INFORMASI INVENTORY P.O.S (POINT OF SALES) BERBASIS WEB PADA COUNTER CELLULAR

Afrianto, Yuggo, Br Ginting, Novita, Suratun, Suratun, Nelawati, Yashintya
Abstract: Abstract: Data from the National Socio-Economic Survey of the National Central Bureau of Statistic (Susenas, BPS) 2016 shows that the average amount of national top up the balance spending per month in 2016 reaches Rp 22,182… ,182 per capita. It is becoming a business opportunity for top up the balance of retail entrepreneurs. However, in the process of managing the process of input, output and reporting of goods that are done manually (still using paper) are not monitored properly, often there are outgoing or incoming goods whose data is not recorded. This, in the long run, will cause large losses. The purpose of this study is to build applications that function to help provide information that makes it easy to control the process of entry and exit of goods. The system development methodology used is object-oriented system development using the Unified Modeling Language (UML). The results obtained from this research are the design and construction of Inventory Information System POS (Point of Sales) in the form of Context Diagrams and UML Diagrams (Use Case Diagrams, Activity Diagrams, Class Diagrams, and Sequence Diagrams), with the results of black box testing conducted already in operation properly according to the needs of the retail owner.           Keywords: Point of Sales, Retail, UML     Abstrak: Data Survei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik (Susenas, BPS) 2016 menunjukkan, jumlah rata-rata pengeluaran pulsa secara nasional per bulan pada 2016 mencapai Rp 22.182 per kapita [1]. Tentu saja hal ini menjadi peluang usaha untuk para pengusaha retail counter. Namun, dalam proses pengelolaannya proses input, output dan pelaporan barang yang dilakukan secara manual (masih menggunakan kertas) tidak termonitoring dengan baik, seringkali terjadi adanya barang keluar ataupun barang masuk yang tidak tercatat datanya. Hal ini dalam jangka panjang akan menimbulkan kerugian yang besar. Tujuan penelitian ini adalah membangun aplikasi yang berfungsi dalam membantu memberikan informasi yang memudahkan dalam pengontrolan proses keluar masuknya barang. Metodologi pengembangan sistem yang digunakan adalah pengembangan sistem berorientasi objek menggunakan Unified Modeling Language (UML). Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah perancangan dan pembangunan Sistem Informasi Inventory P.O.S (Point of Sales) berupa Diagram Konteks dan UML Diagram (Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, dan Sequence Diagram), dengan hasil pengujian black box yang dilakukan telah beroperasi dengan baik sesuai kebutuhan owner retail.   Kata kunci: Point of Sales, Retail, UML

ANALISIS DATA HASIL KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE RAPIDMINER

Nofitri, Rika, Irawati, Novica
Abstract: Abstract: The application of information technology is currently growing so rapidly. One of them is the application of technology that can be applied in the industrial world, namely to evaluate the company's performance.… Evaluation is a necessity for companies to move forward and develop in facing business competition. One method of evaluating that can be used objectively is extracting information through a stored database. This study intends to analyze the factors that affect profit outcomes based on profit-based data. The data will be analyzed using method Bayes. Through this method will get a pattern that affects profits. However, it is not easy to analyze data with this method because of the large amount of data that will cost a lot of time and time. So to simplify the analysis, researchers use tools in analyzing the data the results of the benefits of rapidminer software. Based on the results of the analysis carried out, rapidminer software can help and make it easier to produce probabilities to be predicted. The results of this study are from the set test conducted, the prediction of profit results can be ascertained to be achieved and the possibility of certainty is reached 0.59% and the possibility of not reaching 0.41%.   Keywords: Data Mining, Neive Bayes, Rapidminer, Benefits    Abstrak: Penerapan teknologi informasi saat ini berkembang begitu pesat. Salah satunya penerapan teknologi yang dapat diterapkan didunia industri yaitu untuk evaluasi terhadap kinerja perusahaan. Evaluasi merupakan suatu keharusan bagi perusahaan untuk terus maju dan berkembang  menghadapi persaingan usaha. Salah satu cara mengevaluasi yang dapat dugunakan secara objektif yaitu penggalian informasi melalui database yang tersimpan.Penelitian ini bermaksud untuk menganalisa faktor yang mempengaruhi hasil keuntungan berdasarkan data hasil keuntungan. Data tersebut akan dianalisis menggunakan metodeneive bayes. Melalui metode ini akan mendapatkan pola yang mempengaruhi keuntungan.Namun tidaklah mudah dalam menganalisis data dengan metode ini dikarenanakan banyaknya data yang akan menghabiskan biaya dan waktu yang cukup lama. Maka untuk mempermudah analisis tersebut, peneliti menggunakan alat bantu dalam menganalisis data hasil keuntungan yaitusoftware rapidminer.Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, software rapidminer dapat membantu dan mempermudah menghasilkan probabilitas untuk dijadikan prediksi. Hasil penelitian ini adalah dari uji set yang dilakukan, prediksi hasil keuntungan dapat dipastikan tercapai dan kemungkinan kepastian tercapai 0,59% serta kemungkinan tidak tercapai 0,41%.   Kata Kunci : Data Mining, Neive Bayes, Rapidminer, Keuntungan