Abstract:Studi ini bertujuan untuk meneliti konsep dasar dan penerapan tabungan dan pinjaman dalam manajemen keuangan individu. Tabungan dan pinjaman adalah dua instrumen keuangan yang berperan penting dalam mendukung perencanaan…
keuangan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Secara konseptual, tabungan adalah dana yang disisihkan untuk kebutuhan masa depan, sedangkan pinjaman adalah dana yang diperoleh dari pihak lain yang harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan tambahan bunga. Studi ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka, dengan meninjau beberapa studi terkait literasi keuangan, layanan pinjaman, dan penerapan konsep matematika dalam manajemen keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman tentang konsep bunga sederhana, bunga majemuk, dan perhitungan cicilan pinjaman sangat penting untuk pengambilan keputusan keuangan. Lebih lanjut, kualitas layanan keuangan dan penggunaan teknologi juga memengaruhi partisipasi masyarakat dalam menggunakan layanan tabungan dan pinjaman. Dengan pemahaman yang baik tentang konsep dan penerapan tabungan dan pinjaman, diharapkan individu dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih bijak, terencana, dan berkelanjutan.
Abstract:Studi ini meneliti pengaruh penggunaan media konkret dalam pembelajaran geometri spasial terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa. Media konkret, berupa model fisik tiga dimensi geometri spasial, digunakan untuk…
membantu siswa memvisualisasikan dan lebih memahami konsep geometri. Studi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan benda konkret dapat membantu siswa memahami konsep volume, serta bagaimana pengaruhnya terhadap keterlibatan dan motivasi siswa. Studi ini bertujuan untuk meneliti penggunaan benda konkret dalam pembelajaran volume geometri spasial sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis pengenalan media pembelajaran dalam materi geometri spasial di kelas atas sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka melalui data dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa seringkali bingung dengan unsur-unsur geometri spasial, seperti rusuk, sisi, dan jaring.
Abstract:Kajian geometri dua dimensi adalah cabang matematika yang mempelajari bangun datar berdasarkan struktur, sifat, dan fungsinya dalam berbagai konteks teoretis dan praktis. Struktur bangun datar mengacu pada susunan elemen-elemen…
-elemen penyusunnya, seperti titik, garis, sisi, sudut, diagonal, dan hubungan antar elemen tersebut. Dalam geometri Euklides, yang dirumuskan oleh Euklides, struktur ini disusun secara aksiomatik untuk membentuk sistem yang logis dan konsisten. Sifat-sifat bangun datar meliputi karakteristik spesifik yang membedakan satu bangun dari bangun lainnya, seperti jumlah sisi dan sudut dalam segitiga, kesamaan dan kekongruenan, garis simetri dan simetri rotasional, dan hubungan antara panjang sisi dan sudut dalam persegi, persegi panjang, jajar genjang, trapesium, dan lingkaran. Pemahaman tentang sifat-sifat ini memungkinkan proses klasifikasi dan pembuktian matematika deduktif. Fungsi bangun datar berkaitan dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan bidang ilmu lainnya, seperti arsitektur, teknik, desain grafis, dan pemetaan. Konsep luas, keliling, dan transformasi geometris digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah praktis. Dengan demikian, studi geometri dua dimensi tidak hanya bersifat teoretis tetapi juga memiliki relevansi fungsional yang luas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pendidik dan tenaga kependidikan dalam mendukung efektivitas pembelajaran di salah satu SMP negeri di Kota Medan. Penelitian menggunakan metode studi kasus kualitatif…
dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkap adanya kesenjangan antara teori manajemen ideal dan praktik di lapangan, terutama dalam perencanaan karena sistem penempatan guru yang tersentralisasi sehingga membatasi otonomi sekolah. Hal ini mengakibatkan ketidaksesuaian (mismatch) di mana guru sering mengajar mata pelajaran di luar keahliannya, yang menyebabkan beban kerja berlebih. Meskipun menghadapi tantangan tersebut, sekolah menerapkan strategi adaptif, termasuk evaluasi kinerja berbasis teknologi (e-kinerja) dan budaya berbagi pengetahuan melalui lokakarya. Kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor krusial dalam mengatasi keterbatasan yang ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kendala sistemik menghambat manajemen yang optimal, strategi internal yang proaktif dan kepemimpinan yang kuat menjadi kunci dalam menjaga kualitas pendidikan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggambaran empiris tentang bagaimana sebuah sekolah negeri beradaptasi dengan keterbatasan birokrasi untuk memastikan pembelajaran yang efektif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan konsep etnomatematika dalam arsitektur Rumah Bolon Simalungun ke dalam pembelajaran geometri di sekolah dasar. Permasalahan penelitian terletak pada masih terbatasnya pemanfaatan…
faatan budaya lokal sebagai sumber belajar kontekstual dalam pendidikan matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan analisis struktur bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Bolon Simalungun memuat konsep geometri seperti persegi panjang, segitiga, prisma, tabung, simetri, proporsi, serta kemiringan atap yang dapat dijelaskan melalui trigonometri. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyajian arsitektur budaya sebagai media integratif untuk penguatan pembelajaran geometri. Simpulan menunjukkan bahwa integrasi etnomatematika dalam pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman konsep dan apresiasi budaya siswa.
Abstract:Pembelajaran geometri di sekolah dasar masih menghadapi tantangan berupa rendahnya pemahaman konsep akibat sifat materi yang abstrak dan kurang kontekstual. Etnomatematika merupakan pendekatan yang mengintegrasikan konsep…
p matematika dengan budaya lokal sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil eksplorasi konsep bangun datar dalam budaya lokal Indonesia serta menganalisis potensinya sebagai sumber belajar geometri di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari artikel jurnal nasional yang relevan dengan topik etnomatematika dan pembelajaran geometri. Analisis dilakukan melalui tahap identifikasi, reduksi, klasifikasi, dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai unsur budaya lokal seperti motif batik, rumah adat, permainan tradisional, dan kerajinan anyaman mengandung konsep bangun datar seperti persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, trapesium, dan belah ketupat. Integrasi etnomatematika dalam pembelajaran geometri terbukti meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar, dan kemampuan representasi matematis siswa sekolah dasar. Dengan demikian, eksplorasi etnomatematika pada bangun datar dapat dijadikan alternatif sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran geometri.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai hambatan yang dialami siswa sekolah dasar dalam memahami dan membaca jam, baik yang berbentuk analog maupun digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif,…
litatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa tingkat sekolah dasar. Dalam pembelajaran Matematika, materi tentang waktu meliputi satuan-satuan seperti detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, hingga tahun. Satuan waktu berfungsi untuk mengukur lamanya suatu peristiwa berlangsung. Materi ini mulai diperkenalkan sejak jenjang sekolah dasar, yang mencakup pemahaman jenis-jenis satuan waktu, cara mengonversinya, melakukan perhitungan waktu, serta keterampilan membaca jam analog dan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca kedua jenis jam tersebut. Beberapa faktor penyebabnya antara lain keterbatasan media pembelajaran di sekolah, kurangnya ketertarikan siswa terhadap pelajaran Matematika, serta rendahnya dukungan dan bimbingan dari orang tua di rumah. Melalui penelitian ini diharapkan proses pembelajaran di kelas dapat diperbaiki dan ditingkatkan, khususnya dalam melatih kemampuan siswa membaca jam analog dan digital.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan geoboard terhadap pemahaman konsep sudut pada siswa sekolah dasar. Materi sudut kerap diajarkan secara prosedural sehingga siswa hanya mengenali jenis sudut tanpa…
pa memahami bagaimana sudut terbentuk dan apa maknanya. Geoboard dimanfaatkan sebagai media manipulatif agar siswa dapat mengeksplorasi garis dan titik secara langsung, sehingga konsep sudut dipahami melalui pengalaman konkret. Penelitian ini menggunakan desain kuasieksperimen dengan model pretest–posttest pada dua kelompok siswa kelas IV. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep dan lembar observasi aktivitas belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan geoboard mengalami peningkatan pemahaman yang lebih signifikan dibandingkan dengan siswa yang belajar melalui metode konvensional. Selain itu, siswa tampak lebih aktif, terlibat dalam diskusi, dan berani mencoba berbagai kemungkinan bentuk sudut. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media konkret dapat membantu siswa membangun pemahaman yang lebih mendalam dan tidak sekadar menghafal konsep.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemahaman bangun datar dengan pemahaman konsep prisma dan limas pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional.…
al. Subjek penelitian adalah siswa kelas V atau VI sekolah dasar yang telah mempelajari materi bangun datar dan bangun ruang sisi datar. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep yang terdiri atas dua bagian, yaitu tes pemahaman bangun datar dan tes pemahaman prisma serta limas. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment serta analisis deskriptif untuk menggambarkan tingkat penguasaan masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mampu mengidentifikasi bangun datar dengan baik, namun pemahaman mereka masih cenderung bersifat prosedural. Pada materi prisma dan limas, siswa mengalami kesulitan terutama dalam menentukan luas alas yang berpengaruh pada perhitungan luas permukaan dan volume. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pemahaman bangun datar dan pemahaman konsep prisma serta limas. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguasaan konsep bangun datar merupakan prasyarat fundamental dalam memahami bangun ruang sisi datar. Oleh karena itu, pembelajaran geometri di sekolah dasar perlu dirancang secara bertahap, sistematis, dan terintegrasi agar pemahaman konseptual siswa berkembang secara optimal.
Abstract:Bangun datar adalah bentuk geometri dua dimensi yang memiliki panjang dan lebar tetapi tidak memiliki tinggi atau ketebalan bangun datar hanya memiliki luas dan keliling serta terletak pada satu bidang datar. penelitian…
ini bertujuan untuk menganalisis cara berpikir siswa sekolah dasar dalam mengklasifikasikan bangun datar berdasarkan sifat-sifat geometrisnya fokus penelitian diarahkan pada kemampuan siswa dalam mengenali dan membedakan ciri-ciri bangun datar seperti jumlah sisi panjang sisi besar sudut serta kesebangunan dan kesimetrian penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif subjek penelitian adalah siswa kelas 4 sekolah dasar teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan observasi terhadap siswa kelas 4 SD. temuan menunjukkan terlihat sebagian siswa masih mengklasifikasikan bangun datar berdasarkan bentuk tampak secara visual bukan berdasarkan sifat-sifat geometris seperti jumlah sisi besar sudut dan panjang sisi namun ada sebagian siswa sudah mampu menggunakan sifat-sifat tersebut secara tepat dalam proses pengelompokan menunjukkan bahwa Pemahaman konsep geometri mahasiswa masih perlu diperkuat Melalui pembelajaran yang lebih kontekstual dan penggunaan media konkret.