Search Articles & Publications

Showing 306 articles found for "Biasa"

Penerapan Sistem Brimen Dalam Pengarsipan Dokumen Pada Bank BRI Unit Tanggul 2 Jember

Andriani Maghfiroh F.S, Ghaitsa Tamara A.K, Ervina Dwi Z.A
Abstract: Dalam dunia perbankan teknologi informasi merubah suatu kebiasaan bagi karyawan dalam bekerja yang awalnya mereka melakukan pekerjaan mereka secara manual menjadi automatis sehingga pekerjaan mereka dapat terselesaikan dengan… engan cepat. Pada Bank BRI Unit  Tanggul 2 Jember telah menerapkan sistem brimen untuk penginputan dokumen nasabah. Pengarsipan dokumen merupakan salah satu aspek yang penting dalam pengelolaan data di Bank BRI. Sistem pengarsipan yang baik dan efisien akan membantu bank dalam menemukan dokumen dengan cepat dan mudah, menjaga keamanan dan kerahasiaan data nasabah dan juga dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem BRIMEN (BRI Document Management System) dalam pengarsipan dokumen pada Bank BRI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem BRIMEN memiliki beberapa manfaat, antara lain; Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengarsipan dokumen, Mempermudah pencarian dan akses dokumen, Meningkatkan keamanan dan keandalan dokumen, Mengurangi penggunaan ruang penyimpanan dokumen.

Analisis Pengaruh Marketing Mix (7P) Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Vicco Java Kopi dan Kakao Jember

Ahmad Muazayyin, Anik Khilmatul Baidah, Rois Syaifulloh, Salsabila Fauziah Akhmad
Abstract: Salah satu cara melaksanakan bauran pemasaran yang mendukung promosi produk adalah dengan memanfaatkan 7P yang mencakup produk, harga, promosi, serta bukti fisik yang kesemuanya berkaitan dengan pemasaran. Ketujuh variabel… el tersebut merupakan suatu campuran yang mempunyai pengaruh yang sama dan merupakan satu kesatuan yang menunjang usaha dan pencapaian keberhasilannya. Dengan menerapkan strategi pemasaran yang sukses dan memanfaatkan peluang pasar, perusahaan dapat meningkatkan atau mempertahankan posisinya. Penelitian ini memiliki tujuan yakni guna mengetahui bauran pemasaran yang digunakan Vicco Kopi dan Kakao Jember. Metodologi penelitian yang dipakai ialah penelitian deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dengan cara wawancara dengan karyawan serta pelanggan Vicco Kopi dan Kakao Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran yang digunakan Vicco Kopi dan Kakao Jember untuk memaksimalkan penjualan biasanya dilakukan melalui penerapan produk, harga, promosi, lokasi, proses dan orang. Selain itu, bukti fisik digunakan guna memaksimalkan penjualan. Penerapan bauran pemasaran yang dilakukan oleh Vicco Kopi dan Kakao Jember bersama dengan strategi 7P sangatlah bermanfaat.

Penerapan Metode Waspas Dalam  Penentuan Strategi Kampus

Ayu Wandari, Mutiara Surbakti, Nurafliza, Ridho Kurniawan Pohan
Abstract: Promosi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menyampaikan, menyebarkan, dan menawarkan produk, supaya calon konsumen tertarik untuk membeli. Dalam pelaksanaann promosi CV. Pentaland Jaya Abadi menggunakan media… website dan brosur yang masih yang berisi gambar 2 dimensi dan informasi tentang perumahan sehingga calon konsumen kurang tertarik disebabkan konsumen tidak bisa melihat bentuk eksterior dan interior secara langsung. Calon konsumen biasanya mendapatkan brosur melalui lokasi proyek yang masih dalam proses pembangunan, setelah itu menghubungi kebagian marketing. Salah satu cara mengatasi masalah ini dapat menggunakan teknologi Augmented Reality dengan metode pengembangan yang sesuai adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing, dan Distribution sehingga penelitian ini dapat menghasilkan aplikasi Augmented Reality berbasis android yang dapat menampilkan bentuk virtual 3 dimensi dari 3 perumahan diantaranya Calista Haus, Grand Ayahanda Residence dan Tuasan Homey. Dari masing-masing perumahan menghasilkan objek 3 dimensi pada bagian eksterior dan interior sehingga dapat memberikan ketertarikan untuk membeli objek rumah dan selain itu juga membantu pada bagian marketing dalam mempromosikan objek perumahan tanpa perlu memperlihatkan banyak miniatur yang membutuhkan waktu dan juga tempat yang besar.

Analisa Perkembagan Teknologi Informasi Di Kalangan Remaja Dengan Metode Naïve Bayes Pada SMAN 1 Wewewa Selatan

Maria Herlinda Bora, Friden Elefri Neno, Titus Kurra
Abstract: Teknologi informasi berkembang dengan cepat dan semakin kompleks dari waktu ke waktu, dan bisnis serta lembaga pendidikan secara intrinsik terkait dengannya. Salah satu aspek utama yang memiliki dampak besar pada pendidikan… kan adalah teknologi informasi. Dengan demikian, untuk meningkatkan keberhasilan dan efisiensi pendidikan, manajemen teknologi informasi menjadi sangat penting. salah satu faktor utama perkembagan sekolah adalah tekonologi Informasi. Teknologi informasi (TI) pada hakikatnya merupakan hasil samping dari kecanggihan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan oleh manusia dengan tujuan untuk menghasilkan manusia yang berkualifikasi dan berpendidikan tinggi. Analisis merupakan proses menyelidiki atau menganalisis suatu kejadian dengan menggunakan fakta-fakta untuk menentukan keadaan yang sebenarnya. Biasanya, prosedur ini dilakukan bersamaan dengan pengolahan data atau penelitian. Hasil analisis diprediksi akan meningkatkan pemahaman dan memudahkan pengambilan keputusan. Tahapan perencanaan analisis sentimen pendekatan Naïve Bayes memberikan gambaran umum tentang tahapan penelitian yang dilakukan. Pendapat siswa tentang bagaimana teknologi informasi berkembang di SMA Negeri 1 Wewewa Selatan terlihat terbagi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sikap masyarakat terhadap perkembangan teknologi informasi sebagian besar positif, sebagaimana dibuktikan oleh hasil metode Naïve Bayes yang menunjukkan akurasi 87,50%, presisi 17,50%, dan recall 20%

Penerapan Algoritma C4.5 Untuk Memprediksi Prestasi Siswa Di SD Negeri 071028 Luzamanu

Ade May Luky Harefa, Mhd. Ramadhan
Abstract: SD Negeri 071028 Luzamanu merupakan instasi pendidikan yang begerak dibidang pendidikan yang berupaya menciptakan kemampuan, keterampilan dan keahlian belajar para siswa dan siswinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi… engidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi siswa di SD Negeri 071028 Luzamanu dan mengembangkan model prediksi menggunakan algoritma C4.5. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi akurasi model prediksi tersebut dalam memprediksi prestasi akademik siswa. Algoritma C4.5 merupakan suatu model prediksi yang menggunakan struktur pohon keputusan. Data dalam pohon keputusan biasanya dinyatakan dalam bentuk tabel dengan data record. Secara umum, algoritma C4.5 untuk membangun pohon keputusan dimulai dari pemilihan atribut sebagai akar, membuat cabang untuk tiap tiap nilai, membagi kasus dalam cabang. Dan mengulangi proses untuk setiap cabang sampai semua kasus pada cabang memiliki kelas yang sama. Dapat diketahui bahwa atribut dengan Gain tertinggi adalah Nilai Sikap dengan nilai 0,433593, sehingga atribut Nilai Sikap dapat menjadi Node Akar berikutnya. Penelitian ini menggunakan sistem algoritma c4.5 dapat membantu pihak sekolah untuk memprediksi prestasi siswa pada sekolah UPT SD Negeri 071028 Luzamanu.  Model prediksi yang dikembangkan menggunakan algoritma C4.5 menunjukkan akurasi yang tinggi dalam memprediksi prestasi akademik siswa berdasarkan data yang tersedia.

Penerapan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Bell’s Palsy Dengan Metode Dempster Shafer Berbasis WEB

Rika Trisanti, Dahriansah, Dahriansah, Mardalius, Mardalius
Abstract: Bell's palsy, adanya gangguan pada saraf wajah yang bertanggung jawab untuk mengatur ekspresi dan indra peraba pada kulit wajah manusia, mengakibatkan kelumpuhan atau kelemahan sementara pada salah satu bagian otot wajah,… , yang merupakan gejala klinis mononeuropati (gangguan hanya satu saraf). Kondisi ini mengubah satu sisi wajah, membuatnya tampak melorot (asimetris), namun tidak berpengaruh pada seberapa baik otak atau bagian tubuh lainnya bekerja. Dalam mendiagnosa penyakit ini,biasa pasien berkonsultasi dahulu ke dokter umum, namun jika penyakit yang diderita berat maka dokter umum akan merujuk ke dokter spesialis saraf. Namun demikian,ada beberapa masalah yang dihadapi oleh pasien bell’s palsy yaitu tidak semua orang bisa datang berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis saraf dengan alasan faktor ketidaktahuan pendaftaran sebagai pasien baru, mahalnya biaya konsultasi,dan lama menunggu antrian. Dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem kecerdasan buatan diperlukan untuk memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih sederhana dan lebih konsisten. Metode Dempster Shafer akan digunakan oleh sistem pakar untuk mengelola data dan gejala penyakit pasien. Metode Dempster Shafer adalah perhitungan matematika untuk mencari bukti berdasarkan tingkat kepercayaan (belief) dan ketidakpercayaan (plausibility) untuk digunakan dalam menyatukan informasi dan menghitung probabilitas (peluang) suatu peristiwa. Metode Dempster Shafer diuji, dan dibuat diagnosis bell's palsy dengan nilai densitas 80%. Oleh karena itu, pasien dengan bell's palsy dapat didiagnosis dengan metode ini.