Abstract:Abstract: The Central Bureau of Statistics is a government agency that serves the public in providing accurate statistical data. Central Bureau of Statistics Every year the Central Bureau of Statistics accepts new partners.…
rs. Partners who do data processing that has been done on data in the field. In this case, the acceptance of new partner candidates is quite often held to carry out survey and population census activities. The partner acceptance process is less effective because it still uses the manual method, namely the approach between existing partners. So we need a decision support system that can help election performance to be more effective. The basic concept of the Simple Addictive Weighting method is to find a weighted sum of performance ratings for each alternative on all criteria or attributes. The purpose of this research is to build and design a data processing application for prospective new partners at the Central Bureau of Statistics of the Asahan district to get an assessment according to the specified criteria. The results of the research conducted produced the best alternative decision, namely Ruslan Efendi with a score of 0.975 and Yenni Yulistina with a value of 0.95. based on these results can assist the Central Bureau of Statistics in determining the assessment of potential new partners so that they can provide a reference in decision making. In accordance with the criteria required by the Central Bureau of Statistics.
Keywords: decision support support system; simple addictive weighting; prospective partners; information systems.
Abstrak: Badan Pusat Statistik merupakan salah satu instansi pemerintah yang melayani masyarakat dalam menyediakan data statistik yang akurat. Badan Pusat Statistik Setiap tahunnya Badan Pusat Statistik menerima mitra baru. Mitra yang melakukan pengolahan data yang sudah dilakukan pada data dilapangan.. Dalam hal ini, penerimaan calon mitra baru cukup sering diadakan untuk menjalankan kegiatan survei dan sensus penduduk. Proses penerimaan mitra ini kurang efektif karena masih menggunakan cara manual, yaitu dan pendekatan antara mitra yang sudah ada sebelumnya. Sehingga dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat membantu kinerja pemilihan menjadi lebih efektif. Konsep dasar dari metode Simple Addictive Weighting mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja untuk setiap alternative pada semua kriteria atau atribut. Tujuan penelitian ini dapat membangun dan merancang sebuah aplikasi pengolahan data calon mitra baru di Badan Pusat Statistik kabupaten Asahan yang tepat untuk mendapatkan penilaian yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Hasil dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah keputusan alternatif terbaik yaitu Ruslan efendi dengan nilai 0.975 serta Yenni Yulistina dengan nilai 0.95. berdasarkan hasil tersebut dapat membantu pihak Badan Pusat Statistik dalam menentukan penilaian calon mitra baru sehingga dapat memberikan acuan dalam pengambilan keputusan. Sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan oleh pihak Badan Pusat Statistik.
Kata kunci : sistem pendukung pendukung keputusan; simple addictiv weighting; calon mitra; sistem informasi.
Abstract:Abstract: In an effort to increase the spirit of better performance and achievement, an institution gives awards to doctors who are considered outstanding. Setia Husodo Hospital is one of the hospitals which is the center…
r of health services in the city of Kisaran. In determining the performance assessment of doctors and leaders, they still use conventional methods. Doctors' performance evaluation is still done manually and the data processing process does not yet use application programs in making decisions. In the process of assessing the performance of doctors as the main professional staff in hospitals, it must be carried out realistically, objectively and based on evidence and specifically according to specialization and/or specific procedures. For this reason, a tool is needed in the form of designing a decision support system (DSS) in evaluating the performance of doctors which aims to understand the deficiencies of the performance that has been carried out, so that it can open up space for improvement or improvements to quality and efficiency in hospitals, for the purpose of providing incentives and reward programs and value-based purchasing strategies for doctors. The method in this study uses the Weighted Product method, with the concept of weighting the rating of an appraisal variable that will be selected as the best alternative. The system to be created is a decision support system using the Weighted Product (WP) method, which is a method of determining the order (priority) in multi-criteria analysis. The results of this system design are expected to be a tool for Setio Husodo Hospital in analyzing and deciding on the performance of doctors who will be given incentives and reward programs as well as value-based purchasing strategies for doctors.
Keywords: decision support system; performance of doctors; weighted product;
Abstrak: Untuk mendorong kinerja yang lebih baik dan semangat berprestasi, institusi memberikan penghargaan kepada dokter yang dianggap berprestasi.Metode tradisional masih digunakan untuk menilai kinerja dokter dan manajer. Evaluasi kinerja dokter masih bersifat manual, dan proses pengolahan data belum menggunakan program aplikasi untuk mengambil keputusan. Proses evaluasi kinerja dokter sebagai anggota staf rumah sakit penuh waktu harus realistis, objektif, berbasis bukti, dan spesifik untuk spesialisasi dan/atau prosedur tertentu. Oleh karena itu, diperlukan perancangan sistem pendukung keputusan (SPK) untuk evaluasi kinerja dokter sebagai alat yang bertujuan untuk memahami kekurangan dalam pelayanan yang diberikan dan memberikan ruang untuk perbaikan dan ruang untuk peningkatan kualitas dan efisiensi. Rumah sakit mendorong dan memberi dokter program penghargaan dan strategi pembelian berbasis nilai. Metode penelitian ini menggunakan metode weighted product dengan konsep pembobotan evaluasi terhadap satu variabel evaluasi yang dipilih sebagai pilihan terbaik. Sistem yang akan dibuat adalah sistem pendukung keputusan yang menggunakan metode WP (Weighted Product), yaitu metode untuk menentukan urutan (prioritas) dalam analisis multi kriteria. Hasil perancangan sistem ini dimaksudkan sebagai alat bagi RS Setio Husodo untuk menganalisis dan menentukan kinerja dokter penerima program insentif dan reward, serta strategi pembelian berbasis nilai dokter.
Kata kunci: kinerja dokter; sistem pendukung keputusan; weighted product
Abstract:Abstract: Utilization of IT can provide services to the community, encourage convenience in public services at a more affordable cost and performance efficiency. IT governance that includes leadership, organizational structure,…
ucture, and processes in its management ensures that IT is utilized as optimally as possible to meet current and future needs of the organization. The Population and Civil Registration Office of Kubu Raya Regency utilizes IT in carrying out public service activities using the SIPEMUDA Application. An information system audit is needed to improve system performance. In this study, using the Control Objective for Information and Related Technology (COBIT 2019) to determine whether the organization's needs have been supported by management and the Information Technology Infrastructure Library (ITIL 4) domain service management to determine suggestions for improvement. Capability level assessment in this study using COBIT Performance Management. The results of the capability assessment are that there are 6 processes reaching level 1, 33 processes reaching level 2, 28 processes reaching level 3, 18 processes reaching level 4, 7 processes reaching level 5 while the level that does not meet the capabilities is 19 processes. Furthermore, the results of process recommendations that do not meet the capabilities are prioritized using the Action Priority Matrix.
Keywords: action priority matrix, cobit 2019, cobit performance management, itil 4, public service
Abstrak: Pemanfaatan TI dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, mendorong kemudahan dalam pelayanan publik dengan biaya yang lebih terjangkau dan efisiensi kinerja. Tata kelola TI yang mencakup kepemimpinan, struktur organisasi, dan proses, dalam pengelolaannya untuk memastikan bahwa TI dimanfaatkan seoptimal mungkin memenuhi kebutuhan organisasi saat ini dan yang akan datang. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kubu Raya memanfaatkan TI dalam melaksanakan kegiatan pelayanan publik menggunakan Aplikasi SIPEMUDA. Audit sistem informasi diperlukan untuk meningkatkan kinerja sistem. Dalam penelitian ini, menggunakan Control Objective for Information and Related Technology (COBIT 2019) menentukan apakah kebutuhan organisasi sudah didukung oleh pengelolaan serta Information Technology Infrastructure Library (ITIL 4) domain service management untuk menentukan saran perbaikan. Penilaian level kapabilitas pada penelitian ini menggunakan COBIT Performance Management. Hasil penilaian kapabilitas yaitu terdapat 6 proses mencapai level 1, 33 proses mencapai level 2, 28 proses mencapai level 3, 18 proses mencapai level 4, 7 proses mencapai level 5 sedangkan level yang tidak memenuhi kapabilitas yaitu 19 proses untuk diberikan rekomendasi. Selanjutnya hasil rekomendasi proses tersebut diprioritaskan menggunakan Action Priority Matrix.
Kata kunci: action priority matrix, cobit 2019, cobit performance management, itil 4, pelayanan publik.
Abstract:Abstract: An application can assist organizations in achieving the goals to be achieved by facilitating ongoing work processes. This happened in the Information Systems Study Program at one of the best private universities,…
es, namely Telkom University, where the SI Study Program has a website called PIPE and has one feature to be able to predict student graduation. However, this feature is currently being developed with an easy flow, so it requires development in the implementation of graduation achievements. Researchers solve these problems by building an assessment model based on academic data on the effect of choosing a specialization. Data mining is needed in this study to form predictive patterns, then one of the data mining groups is based on classification and using machine learning to perform automated assessments so that they can be sustainably performed. In determining the time and delay, using the decision tree method based on the C4.5 algorithm. The accuracy results obtained using the C4.5 algorithm are 94.11%, then the factor that becomes the root node is Jumlah SKS Lulus and the results have an influence on the selection of specialization. So that the results of this graduation model can be applied to the PIPE application.
Keyword: C4.5 algorithm; classification; decision tree; graduation prediction
Abstrak: Sebuah aplikasi dapat membantu organisasi dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai dengan memudahkan proses kerja yang sedang berlangsung. Seperti yang terjadi pada Prodi Sistem Informasi yang ada pada salah satu Perguruan Tinggi Swasta terbaik yaitu Universitas Telkom, dimana pada Prodi SI memiliki website bernama PIPE dan memiliki salah satu fitur untuk dapat melakukan prediksi kelulusan mahasiswa. Namun fitur tersebut saat ini dikembangkan dengan alur penentuan sederhana, sehingga memerlukan pengembangan dalam hal implementasi algoritma prediksi kelulusan. Peneliti melakukan penyelesaian masalah tersebut dengan membangun model prediksi kelulusan berdasarkan rekam data akademik terhadap pengaruh pemilihan peminatan. Data mining dibutuhkan dalam penelitian ini untuk membentuk pola penyelesaian prediksi, kemudian salah satu pengelompokan data mining berdasarkan tugasnya adalah klasifikasi dan menggunakan machine learning untuk melakukan prediksi kelulusan secara otomatis terhadap data baru agar dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dalam melakukan klasifikasi prediksi kelulusan tepat waktu dan terlambat, menggunakan metode decision tree berdasarkan algoritma C4.5. Hasil akurasi yang didapat dengan menggunakan algoritma C4.5 adalah sebesar 94,11%, kemudian faktor yang menjadi root node adalah Jumlah SKS Lulus dan hasil memiliki pengaruh terhadap pemilihan peminatan. Sehingga hasil model prediksi kelulusan ini dapat diterapkan pada aplikasi PIPE.
Kata kunci: algoritma C4.5; decision tree; klasifikasi; prediksi kelulusan.
Abstract:Abstract: One of the institutions that stated the poor handling of Covid-19 in Indonesia was the Lowy Institute. On March 13, 2021, Lowy Institute put Indonesia in 89th rank out of 102 countries that were successfully surveyed…
rveyed regarding the handling of the Covid-19 pandemic. This research is an attempt to critique the Lowy Institute's assessment. The COPRAS-AHP hybrid method was used. The AHP method, especially in the pairwise comparison section, is used as a method to determine the validity of the criterion weights. Five criteria were used in determining the ranking of the handling of the Covid-19 pandemic in countries in the Southeast Asian region. Each criterion is given a weight that is determined subjectively but by considering the level of importance of each criterion. The weighting of the criteria by using pairwise comparison resulted in: test per population, positive per test, vaccine per population, recovered per positive, deaths per positive. This study produces conclusions that are not much different from the Lowy Institute release. Indonesia is one of the countries where the handling of the Covid-19 pandemic is at a low level, Indonesia is ranked 10th out of 11 countries in the Southeast Asia region, with a utility value 16.29%.
Keywords: AHP; COPRAS; covid-19;pairwise comparison; ranking
Abstrak: Salah satu lembaga yang menyatakan buruknya penanganan Covid-19 di Indonesia adalah Lowy Institute. Pada 13 Maret 2021 menempatkan Indonesia di peringkat 89 dari 102 negara yang berhasil disurvei berkenaan dengan penanganan pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan upaya kritisi terhadap penilaian Lowy Institute. Digunakan metode hibrid COPRAS-AHP. Metode AHP, khususnya pada bagian pairwise comparison digunakan sebagai metode untuk menentukan validitas bobot kriteria. Digunakan lima kriteria dalam menentukan pemeringkatan penanganan pandemi Covid-19 pada negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Masing-masing kriteria diberikan bobot yang ditentukan secara subjektif namun dengan mempertimbangkan tingkat kepentingan masing-masing kriteria. Pembobotan kriteria dengan menggunakan pairwise comparison menghasilkan: kriteria tes per populasi, positif per tes, vaksin per populasim, sembuh per positif, meninggal per positif. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan yang tidak jauh berbeda dengan rilis Lowy Institute. Indonesia adalah salah satu negara dengan penanganan pandemi Covid-19 berada dalam level yang relatif rendah, peringkat 10 dari 11 negara di kawasan Asia Tenggara, dengan nilai utilitas 16,29 %.
Kata kunci: AHP; COPRAS; covid-19; pairwise comparison; pemeringkatan
Abstract:Abstract: BPJS patient satisfaction is the BPJS patient's assessment of the services they enjoy and want, BPJS patient satisfaction can be considered by the clinic as a service provider to determine the success of the Kesuma…
suma Bangsa clinic service program. At the Kesuma Bangsa clinic, no system can help the Kesuma Bangsa clinic measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinic services, Therefore, we need a system that can measure the level of satisfaction of BPJS patients with clinical services as a tool in the decision-making process to improve service quality and implement service quality improvements. Based on these problems, a decision support system will be designed using the PHP programming language and the database used is MySQL. The method used to measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinical services is Service Quality. The results of the study used the Service Quality method, namely collecting 25 service attributes. With a system to measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinic services, it can help the clinic in making decisions and implementing service quality improvements.
Keywords: BPJS patients; measuring level satisfaction; Service Quality
Abstrak: Kepuasan pasien BPJS ialah penilaian pesien BPJS terhadap pelayanan yang dinikmati serta diinginkan, kepuasan pasien BPJS dapat menjadi pertimbangan pihak klinik sebagai pemberi layanan untuk mengetahui keberhasilan program pelayanan klinik kesuma bangsa. Pada klinik kesuma bangsa belum tersedia sistem yang dapat membantu Klinik Kesuma Bangsa untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa, oleh sebab itu dibutuhkan sistem yang dapat mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik sebagai media pada proses pengambilan keputusan untuk meningkatkan kualitas layanan dan melaksanakan perbaikan kualitas layanan. Berdasarkan permasalah tersebut maka akan dirancang sebuah sistem pendukung keputusan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database yang digunakan yaitu MySQL. Metode yang dipergunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa yaitu Service Quality. Hasil penelitian menggunakan metode Service Quality yaitu mendapatkan 25 atribut pelayanan. Dengan adanya sistem untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa dapat membantu pihak klinik dalam pengambilan keputusan dan melaksanakan perbaikan kualitas layanan.
Kata kunci: Mengukur Tingkat Kepuasan; Pasien BPJS; Service Quality
Abstract:Abstract: A system designed to assist decision-makers in semi-structured situations. Teacher performance appraisal is a technique that will result in better learning using a decision support system. Evaluating teacher performance…
rformance in providing lessons at SMK Negeri 1 Setia Janji is still carried out conventionally and not in detail. With an assessment that is not detailed, it is feared that there will be a subjective assessment that will result in social jealousy for teachers who have not received learning recommendations. Evaluation at SMK Negeri 1 Setia Janji is still done manually and has not been detailed for teachers who have not received recommendations. So to overcome these problems, a decision support system was designed using the Weighted Product (WP) method. This study uses 6 criteria. The final result of this research is that the decision support system with the Weighted Product (WP) method can handle problems in teacher performance assessment.
Keywords: Decision Support System; Teacher Performance Assessment; Weighted Product
Abstrak: Sistem yang dirancang agar membantu pembuat keputusan pada situasi semi-terstruktur. Penilaian kinerja guru ialah teknik yang akan menghasilkan pembelajaran yang lebih baik menggunakan sistem pendukung keputusan. Proses evaluasi kinerja guru dalam memberikan pelajaran di SMK Negeri 1 Setia Janji masih dilaksanakan secara konvensional dan tidak terperinci. Dengan penilaian yang tidak terperinci dikhawatirkan akan adanya penilaian yang bersifat subjektif yang akan mengakibatkan kecemburuan sosial bagi guru yang belum menerima rekomendasi pembelajaran. Evaluasi di SMK Negeri 1 Setia Janji masih dilakukan secara manual dan belum detail untuk guru yang belum mendapatkan rekomendasi. Maka untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancanglah suatu sistem pendukung keputusan menggunakan Metode Weighted Product (WP). Adapun dalam penelitian ini memakai 6 kriteria. Hasil akhir dari penelitian ini didapatkan bahwa sistem pendukung keputusan dengan metode Weighted Product (WP) dapat menangani permasalahan pada penilaian kinerja guru.
Kata Kunci: Penilaian Kinerja Guru; Sistem Pendukung Keputusan; Weighted Product (WP)
Abstract:Abstract: Along with the development of information technology, the way people listen to music also changed with the emergence of many music streaming applications. The user experience of an application plays an important…
t role in attracting and retaining application users. Therefore, this study has goal to compare the music steaming applications’ user experience of the Joox and Spotify by using User Experience Questionnaire (UEQ) method. There are 6 scales assessed by UEQ, including attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, and novelty. Data was collected by distributing online questionnaires and obtained as many as 104 responses that could be processed. The results show that both applications have positive impressions which are indicated by the average value of each scale greater than 0.8. This indicates that these two applications are considered quite fun, effective, easy to understand, and innovative. However, the comparison’ results show that between Spotify and Joox is not significantly different, with Spotify scores slightly better than Joox.
Keywords: music streaming application; user experience; user experience questionnaire
Abstrak: Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, cara masyarakat mendengarkan musik juga mengalami perubahan dengan munculnya banyak aplikasi streaming musik. User experience suatu aplikasi berperan penting untuk menarik dan mempertahankan pengguna aplikasi. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk membandingkan user experience dari aplikasi streaming musik Joox dan Spotify dengan metode User Experience Questionnaire (UEQ). Terdapat 6 skala yang dinilai oleh UEQ yaitu daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketepatan, stimulasi, dan kebaruan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara daring dan diperoleh sebanyak 104 jawaban yang bisa diolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua aplikasi memiliki impresi positif yang ditandai dengan nilai rata-rata setiap skala lebih besar dari 0.8. Artinya kedua aplikasi ini dinilai cukup menyenangkan, efektif, mudah dipahami, dan inovatif. Meskipun demikian, hasil perbandingan menunjukkan bahwa perbedaan antara Spotify dan Joox tidak terlalu signifikan, dengan nilai Spotify sedikit lebih unggul daripada Joox.
Kata kunci: aplikasi streaming musik; pengalaman pengguna; user experience questionnaire
Abstract:Abstract: The Employee’s performance appraisal is something that must be done by the company or organization to be able to evaluate the company's development. Permata Hati Duri Hospital conducts employee performance appraisals…
ce appraisals every month. This study aims to create an employee performance appraisal system that can facilitate the hospital when evaluating employee performance. The assessment criteria used are competence, professionalism, communication, management and friendliness with. This research uses TOPSIS method, PHP and MySQL programming as database. The sample used is 10 employees. The final result obtained in the system is the result of ranking employee.
Keywords: employee performance appraisal; topsis.
Abstrak: Penilaian kinerja karyawan adalah hal yang harus dilakukan oleh perusahaan atau organisasi untuk dapat mengevaluasi perkembangan perusahaan. Rumah Sakit Permata Hati Duri melakukan penilaian kinerja terhadap karyawan pada setiap bulannya. Penelitian ini bertujuan membuat sistem penilaian kinerja karyawan yang dapat memudahkan pihak rumah sakit saat melakukan penilaian kinerja karyawan. Kriteria penilaian yang digunakan adalah kompetensi, profesionalisme, komunikasi, manajemen dan keramahan dengan. Penelitian ini menggunakan metode TOPSIS, pemograman PHP dan MySQL sebagai database. Adapun sampel yang digunakan adalah 10 karyawan. Hasil akhir yang didapatkan pada sistem berupa hasil perangkingan nilai karyawan.
Kata kunci: penilaian kinerja karyawan; topsis.
Abstract:Abstract: The role of information technology in transportation increases, namely in enjoying transportation services. One way to provide the best service for a transportation company to customers is to provide a bus booking…
ing application service. One of the companies that offer service applications is a bus transportation application located in Yogyakarta. Because the application system is considered necessary, stakeholders need IT risk management for the bus booking application. The purpose of this research is to analyze the risk management of the bus transportation application. In measuring IT risk management, the author uses the Control Objective for information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO) framework, especially PO9 (Assess and Manage IT risk). The analysis results show that if the bus transportation application is at level 2 in maturity level. It means that the company knows that there are problems that need resolving. Standard risk management in bus transportation applications tends to provide failed access in the progress of its service. The problem is solving individually and not yet at the integrated completion stage. In general, the application management approach needs to improve better management in the field of information technology.
Keywords: COBIT; plan and organize; risk management
Abstrak: Peran teknologi informasi dalam meningkatnya angkutan yaitu dalam menikmati layanan angkutan. Salah satu cara untuk memberikan layanan terbaik bagi perusahaan angkutan kepada pelanggan adalah dengan menyediakan layanan aplikasi pemesanan bus. Salah satu perusahaan yang menawarkan aplikasi jasa adalah aplikasi angkutan bus yang berlokasi di Yogyakarta. Karena sistem aplikasi dirasa perlu, maka stakeholders membutuhkan manajemen risiko TI untuk aplikasi pemesanan bus tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis manajemen risiko pada aplikasi angkutan bus. Dalam mengukur manajemen risiko TI, penulis menggunakan framework Control Objective for Information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO), khususnya PO9 (Assessment and Manage IT risk). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan angkutan bus berada pada level 2 pada tingkat kematangan. Artinya perusahaan mengetahui bahwa ada masalah yang perlu diselesaikan. Manajemen resiko standar dalam aplikasi transportasi bus cenderung memberikan akses yang gagal dalam kemajuan layanannya. Masalahnya diselesaikan secara individu dan belum pada tahap penyelesaian terintegrasi. Secara umum, pendekatan manajemen aplikasi perlu meningkatkan manajemen yang lebih baik di bidang teknologi informasi.
Kata kunci: COBIT; plan and organize; risk management