Search Articles & Publications

Showing 4962 articles found for "Pada"

PENYULUHAN PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA

Sukma Aini, Fahrum Nisa, Puji Rahmah
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kemampuan perencanaan keuangan keluarga di Lingkungan Kalenrunge, Kelurahan Lemba, Kabupaten Soppeng. Banyak keluarga masih menghadapi permasalahan… ermasalahan dalam mengelola pendapatan dan pengeluaran, yang berdampak pada ketidakstabilan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan perencanaan keuangan keluarga dilaksanakan dengan memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam pengelolaan keuangan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi penyusunan anggaran keluarga, serta sesi tanya jawab. Materi yang diberikan mencakup penyusunan anggaran keluarga, manajemen pengeluaran, pentingnya menabung, perencanaan dana darurat, pengenalan investasi sederhana, serta pengelolaan utang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya perencanaan keuangan keluarga serta perubahan sikap ke arah perilaku finansial yang lebih disiplin dan bijaksana. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan keluarga melalui pengelolaan keuangan yang efektif dan berkelanjutan.

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK PENINGKATAN EKONOMI KREATIF DI DESA GATTARENG TOA MELALUI PELATIHAN KELOMPOK USAHA EKONOMI PRODUKTIF PEMBUATAN BOLU/KUE

Ibrahim, Ajeng Handayani Purwaningrum, Puji Rahmah
Abstract: Desa Gattareng Toa memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup besar, khususnya ibu rumah tangga dan kelompok usaha kecil, dalam pengembangan ekonomi kreatif. Namun, keterbatasan keterampilan produksi, inovasi produk,… , dan manajemen usaha masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan kelompok usaha ekonomi produktif pembuatan bolu/kue sebagai upaya peningkatan ekonomi kreatif desa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan bolu/kue yang layak jual, serta tumbuhnya motivasi untuk mengembangkan usaha mandiri berbasis rumah tangga. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekonomi kreatif sebagai strategi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pengembangan usaha ekonomi produktif yang berkelanjutan di Desa Gattareng Toa.

PENDAMPINGAN PEMETAAN KEPAKARAN KARYAWAN BERBASIS KOMPETENSI MELALUI SISTEM INFORMASI SDM PADA SINAR MUSLIM FURNITURE SOPPENG

A. Nazalia Ramadhani We Tenripada, Winanti, H. Andi Nurul Aksa, Puji Rahmah
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul “Pendampingan Pemetaan Kepakaran Karyawan Berbasis Kompetensi melalui Sistem Informasi SDM pada Sinar Muslim Furniture Soppeng” dilaksanakan sebagai upaya untuk membantu… antu mitra dalam meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) secara lebih terstruktur dan berbasis kompetensi. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah belum optimalnya pemetaan kepakaran karyawan serta pengelolaan data kompetensi yang masih bersifat administratif dan belum terdokumentasi dengan baik melalui sistem informasi SDM. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendampingan dan edukasi partisipatif, yang melibatkan karyawan dan manajemen Sinar Muslim Furniture Soppeng dalam diskusi, tanya jawab, serta pendampingan awal dalam mengidentifikasi dan memetakan kompetensi serta kepakaran karyawan sesuai dengan bidang kerja masing-masing. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Sinar Muslim Furniture Soppeng dengan melibatkan karyawan dari bagian produksi, administrasi, dan manajemen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai pentingnya pemetaan kepakaran karyawan berbasis kompetensi dalam mendukung pengelolaan SDM yang lebih efektif. Selain itu, kegiatan ini membantu mitra memperoleh gambaran awal mengenai potensi dan keahlian karyawan yang dapat dijadikan dasar dalam penempatan tugas serta pengembangan sumber daya manusia di masa mendatang. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif dalam mendukung pengelolaan SDM yang lebih profesional dan berkelanjutan pada Sinar Muslim Furniture Soppeng.

Fun Learning Tasawuf: Model Pembelajaran Nilai-Nilai Akhlak Tasawuf untuk Anak Usia Dini melalui Pendekatan Multisensori

Yuni Pangestutiani, Misbachul Munir, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Bayu Fermadi, Moh. Hasan Fauzi, Aina Noor Habibah, Chafidz Kusnindar
Abstract: Penanaman nilai-nilai akhlak sejak dini merupakan fondasi utama pembentukan karakter anak. Nilai-nilai tasawuf seperti syukur, sabar, jujur, dan cinta kasih memiliki potensi besar untuk dikenalkan pada anak, namun sering… dianggap abstrak dan sulit dipahami. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model “Fun Learning Tasawuf” yang menggunakan pendekatan multisensori (visual, auditori, kinestetik, taktil) untuk menyampaikan nilai-nilai akhlak tasawuf kepada anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan di PAUD Mawar, Kota Malang, dengan melibatkan 25 anak usia 4-6 tahun, 5 guru, dan 15 orang tua. Metode pelaksanaan berupa pelatihan guru, pembuatan media pembelajaran multisensori (seperti sensory box “Syukur”, puzzle “Sabar”, lagu “Ikhlas”), serta pembelajaran langsung berbasis bermain. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman anak terhadap konsep nilai-nilai tasawuf yang diajarkan. Anak-anak mampu mengidentifikasi dan mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam aktivitas sederhana. Diskusi menggarisbawahi bahwa pendekatan multisensori yang menyenangkan efektif menjembatani konsep spiritual yang abstrak menjadi pengalaman konkret bagi anak. Model ini juga meningkatkan kemampuan pedagogis guru dalam mengajarkan nilai-nilai moral. Disimpulkan bahwa “Fun Learning Tasawuf” merupakan model inovatif yang layak dikembangkan untuk pendidikan karakter anak usia dini berbasis kearifan spiritual Islam.

Abdimas: Implementasi Wara' Tasawuf dalam Mediasi Konflik Antarwarga di Perdesaan

Aina Noor Habibah, Moch. Bashori Alwi, Bayu Fermadi, Akhmad Ali Said, Yuni Pangestutiani, Misbachul Munir, Moh. Hasan Fauzi, M. Sirojudin Alfin Abas
Abstract: Konflik antarwarga di wilayah perdesaan seringkali dipicu oleh persoalan sepele seperti perebutan aset bersama (tanah, jalan, air), gosip, atau persaingan ekonomi, namun dapat berkepanjangan dan merusak kerukunan sosial.… Pendekatan mediasi formal atau hukum sering dianggap kaku dan tidak menyentuh akar budaya dan nilai-nilai masyarakat. Pengabdian masyarakat (abdimas) ini bertujuan untuk mengimplementasikan nilai wara’ dalam tasawuf yang menekankan kehati-hatian, menghindari syubhat (hal meragukan), dan meninggalkan hal yang tidak bermanfaat sebagai paradigma dan etika baru dalam mediasi konflik perdesaan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sukamaju, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang sedang mengalami konflik batas lahan antarrukun tetangga. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan: (1) Pemetaan konflik dan identifikasi aktor, (2) Pelatihan nilai wara’ bagi tokoh adat dan pemuda sebagai calon mediator, (3) Fasilitasi mediasi berbasis prinsip wara’ (menghindari prasangka, ghibah, dan adu domba), dan (4) Pendampingan pascamediasi. Hasil menunjukkan bahwa paradigma wara’ berhasil menciptakan ruang dialog yang lebih tenang dan objektif. Para pihak yang berkonflik menunjukkan kesediaan untuk wara’ dari klaim absolut dan memilih jalan keluar yang sederhana dan adil. Kesepakatan damai berhasil dicapai dan diformalkan dalam berita acara desa. Diskusi menggarisbawahi bahwa nilai wara’ efektif meredam ego, mengurangi eskalasi emosi, dan mengembalikan fokus pada kemaslahatan bersama. Disimpulkan bahwa internalisasi etika wara’ dapat menjadi soft skill kritis bagi mediator lokal dan model resolusi konflik yang berkelanjutan berbasis kearifan spiritual Nusantara.

Terapi Tasawuf: Penerapan Konsep Sabar, Syukur, dan Tawakal dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Pasien Penyakit Kronis

Misbachul Munir, Bayu Fermadi, Aina Noor Habibah, Moch. Bashori Alwi, Moh. Hasan Fauzi, Akhmad Ali Said, Yuni Pangestutiani
Abstract: Pasien penyakit kronis sering mengalami tekanan psikologis berat, terutama kecemasan, yang dapat memperburuk kondisi fisik dan menurunkan kualitas hidup. Pendekatan medis konvensional terkadang kurang menyentuh aspek spiritual-emosional&#8230; ritual-emosional yang mendalam. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan terapi tasawuf berbasis konsep sabar, syukur, dan tawakal sebagai intervensi psiko-spiritual untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien penyakit kronis. Kegiatan dilaksanakan di Komunitas Pasien Ginjal Kronis “Sehati” dan Poli Penyakit Dalam RSUD Kota Y, melibatkan 25 pasien (gagal ginjal kronis, diabetes, hipertensi). Metode yang digunakan adalah partisipatif dengan pendekatan eksperimen kuasi (one group pre-test post-test). Intervensi berupa delapan sesi terstruktur yang mengintegrasikan psikoedukasi, praktik dzikir, muhasabah terpandu, dan diskusi kelompok untuk menginternalisasi nilai sabar (dalam menghadapi ujian), syukur (atas nikmat yang tersisa), dan tawakal (berserah diri kepada Allah). Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan *DASS-42* subskala anxiety. Hasil analisis statistik paired sample t-test menunjukkan penurunan skor kecemasan yang signifikan (p < 0,05). Peserta juga melaporkan peningkatan penerimaan terhadap penyakit, ketenangan batin, dan optimisme. Diskusi menyimpulkan bahwa konsep tasawuf yang diterapkan secara terstruktur berfungsi sebagai mekanisme koping religius yang efektif, meningkatkan resiliensi spiritual, dan mengurangi distres psikologis. Model terapi tasawuf ini direkomendasikan sebagai terapi komplementer yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien kronis.

IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS (IoT) DALAM SISTEM PENGONTROLAN SUHU OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER PADA ALAT PROOFER UNTUK PENGEMBANG ADONAN ROTI DI UMKM PIZZA OEI OEI AND PATISSERIE

Nelson Silitonga, Dian Kurnia, Elvri Melliaty Sitinjak, Sari Farah Dina, Abdillah, Golfrid Gultom, Harmileni, Rycce Sylviana Pratikha, Yanto, Muhammad Iqbal Harapan Muslim Siregar
Abstract: Implementation of Internet of Things (IoT) technology and microcontrollers as an automatic temperature control system on tools for proofing bread dough at the Oei Oei Pizza and Patisserie Micro, Small, and Medium Enterprise&#8230; ise (MSMEs). The primary issue faced by partners was temperature instability during the dough fermentation process, leading to inconsistent product quality. The implementation method included problem identification, tool design and construction, implementation at partner locations, and mentoring and evaluation. The results of the activity showed that the tool can help IoT-based systems maintain stable fermentation temperatures, improve dough quality consistency, and increase production efficiency. This initiative also has a positive impact on increasing partners' capacity to utilize appropriate technology.

Penguatan Manajemen Keuangan, Kemasan, dan Pemasaran pada Usaha Dapur Menantu di Desa Kembang Ragi, Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Selayar

Wahda Putri Maulia, Akram Taufiq
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat manajemen keuangan, pengembangan kemasan produk, dan strategi pemasaran pada Usaha Dapur Menantu yang berlokasi di Desa Kembang Ragi, Kecamatan Pasimasunggu,&#8230; asimasunggu, Kabupaten Selayar. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan sederhana, optimalisasi kemasan produk, serta penerapan strategi pemasaran yang terencana, sehingga berdampak pada rendahnya daya saing dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, serta pendampingan langsung kepada pelaku usaha. Tahapan kegiatan meliputi persiapan dan observasi awal, pengumpulan dan analisis data, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan, serta penyusunan rekomendasi dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha dalam pengelolaan keuangan, pengemasan produk yang lebih menarik dan informatif, serta penerapan strategi pemasaran yang lebih efektif.

PENINGKATAN KAPASITAS PELAKU UMKM DONAT DALAM MEMBUAT LAPORAN KEUANGAN YANG EFEKTIF DAN TERSTRUKTUR

Wahyuni, Idil Rakhmat Susanto, Suci Awaliyah, Suci Ramadhani, Shara Agatha Melani, Muh Ruslan
Abstract: Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) donat masih menghadapi kendala dalam penyusunan laporan keuangan yang efektif dan terstruktur, terutama akibat keterbatasan pemahaman akuntansi dan pencatatan transaksi yang&#8230; belum tertib. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM donat dalam menyusun laporan keuangan sederhana sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan pendampingan langsung dalam pencatatan serta penyusunan laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap pencatatan keuangan serta tersusunnya laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan. Pendampingan ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan keuangan yang lebih transparan dan berkelanjutan bagi UMKM donat.

Pendampingan UMKM Wahyu Aluminium dalam Penyusunan Laporan Keuangan dan Pengelolaan Transaksi Usaha

Wahyuni, Amelia Rezky Septiani, Putri Permata Sari, Finastri Ramadhani, Muh Asri Syamjun, Muh Alfai
Abstract: UMKM Café Titik Temu Kabupaten Gowa mengalami kendala dalam pencatatan dan penyusunan laporan keuangan akibat sistem yang masih tradisional dan belum terpisah antara keuangan usaha dan pribadi. Kegiatan ini bertujuan memberikan&#8230; mberikan pendampingan penyusunan laporan keuangan melalui proses audit sederhana guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan usaha. Metode yang digunakan meliputi wawancara dan observasi awal, identifikasi dan klarifikasi transaksi, pengelompokan akun, pencatatan dalam jurnal dan buku besar, serta penyusunan laporan keuangan sederhana yang mengacu pada SAK EMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM Café Titik Temu mampu menyusun laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan posisi keuangan secara lebih sistematis serta memahami kondisi keuangan usaha dengan lebih baik. Pendampingan ini meningkatkan ketertiban pencatatan, pengendalian biaya, dan mendukung pengambilan keputusan manajerial serta keberlanjutan usaha.