Search Articles & Publications

Showing 2 articles found for "Menantu"

Studi Kritis Terhadap Dinamika Pendidikan Islam Pada Masa Khulaffah Rasyidin Serta Perananya Dalam Pengembngan Pendidikan Islam

Muhamad Azmy, Zulmuqim, Fauza Masyudi
Abstract: Setelah wafatnya Nabi Muhammad Saw pada tahun 632 M di Madinah, munculah pengganti Nabi yang diberi gelar Khalifah artinya secara harfiah adalah orang yang mengikuti, pengganti. Khalifah tersebut terdiri dari Abu Bakar (632-634M),… 632-634M), Umar bin Khattab (634-644M), Utsman bin Affan (644-656M), dan Ali ibn Abi Thalib (656-661M). Mereka merupakan para sahabat Nabi, yang semuanya dekat hubungannya dengan beliau, baik melalui darah ataupun melalui perkawinan. Abu Bakar adalah ayah istri Nabi Muhammad yang bernama Aisyah, dan juga salah seorang pendukungya yang paling tua dan terpercaya. Abu Bakar lah yang menancapkan otoritas Madinah ke seluruh pelosok Jazirah Arabia setelah suku-suku Badui membatalkan Bai’at (sumpah setia) pribadi mereka kepada Muhammad (Peperangan Ridda). Begitulah pula dengan Umar mempunyai putri yang juga menikah dengan Nabi. Di bawah umar yang perkasa, energi pemberani orang-orang Arab gurun diarahkan untuk menaklukan wilayah-wilayah Byzantium. Utsman adalah menantu Nabi, Ia dipilih menjadi Khalifah setelah terbunuhnya Umar oleh dewan kecil yang beranggotakan sejumlah tokoh kaum muslim. Pemerintahan Utsman berakhir karena adanya pemberontakan oleh kelompok-kelompok yang merasa tidak puas yang mengakibatkan kematiannya sendiri pada tahun 656M. Kemudian digantilah Ali. Ali merupakan saudara sepupu, saudara angkat, dan menantunya. Periode empat Khalifah pertama dipandang sebagai zaman emas, suatu zaman ketika kebajikan-kebajikan Islam yang murni berkembang pesat, dan karena itulah zaman Khalifah diberi gelar bimbingan di jalan lurus. Untuk lebih mengetahui bagaimana Pembentukan Kekhalifahan dan Sistemnya, Tipe Kepemimpinan Khalifah serta Kontribusi Khalifah dalam Peradaban Islam maka akan dibahas dimakalah ini lebih lanjut.

Penguatan Manajemen Keuangan, Kemasan, dan Pemasaran pada Usaha Dapur Menantu di Desa Kembang Ragi, Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Selayar

Wahda Putri Maulia, Akram Taufiq
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat manajemen keuangan, pengembangan kemasan produk, dan strategi pemasaran pada Usaha Dapur Menantu yang berlokasi di Desa Kembang Ragi, Kecamatan Pasimasunggu,… asimasunggu, Kabupaten Selayar. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan sederhana, optimalisasi kemasan produk, serta penerapan strategi pemasaran yang terencana, sehingga berdampak pada rendahnya daya saing dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, serta pendampingan langsung kepada pelaku usaha. Tahapan kegiatan meliputi persiapan dan observasi awal, pengumpulan dan analisis data, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan, serta penyusunan rekomendasi dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha dalam pengelolaan keuangan, pengemasan produk yang lebih menarik dan informatif, serta penerapan strategi pemasaran yang lebih efektif.