Search Articles & Publications

Showing 421 articles found for "Negara"

IMPLEMENTATION OF THE NAIVE BAYES METHOD FOR CATERING SALES PREDICTION AT PT NEGARA RASA INDONESIA

Gulo, Benifati, Machfud, Syaeful
Abstract: This study discusses the implementation of the Naïve Bayes method to predict catering sales at PT.Negara Rasa Indonesia. The background of this study is based on the problem of suboptimal sales due to the absence of a structured… tructured sales prediction system. The Naïve Bayes method was chosen because of its simplicity, speed, and ability to classify data with a high degree of accuracy. The data used in this study is historical sales data from the last two years, which has undergone cleaning, labeling, and transformation into four sales categories, namely very popular, popular, fairly popular, and less popular. The testing process was carried out using RapidMiner software by dividing the dataset into training data and test data at various ratios of 80:20. The test results showed a very high level of accuracy, with the highest value reaching 91.41%. These findings prove that the Naïve Bayes method is reliable for predicting catering sales, thereby assisting decision-making in more efficient sales management and planning at PT. Negara Rasa Indonesia.

ANALYSIS OF TAHU DEMAND IN TENGGARONG DISTRICT, KUTAI KARTANEGARA REGENCY

Sinaga, Ovigeria Subroto, Badaruddin, Muhammad
Abstract: Tahu adalah salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Tahu dikonsumsi hampir di semua lapisan masyarakat.  Tahu yang terbuat dari hasil pertanian yaitu kacang kedelai ini telah banyak dikonsumsi… dikonsumsi masyarakat sejak dahulu dan konsumsinya merata di seluruh pelosok Indonesia.  Penulis tertarik untuk meneliti bagaimana konsumsi tahu di kecamatan Tenggarong, kabupaten Kutai Kartanegara dan ingin melihat pengaruh harga tahu dan harga tempe sebagai pembanding terhadap permintaan tahu di kecamatan Tenggarong.  Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh variabel bebas X1 dan X2dalam persamaan regresi Y = -50.178,37 + 20,48 X1 + 2.488,09 X2.  

IMPLEMENTATION OF THE VALUES OF PANCASILA, MUTUAL COOPERATION, TOLERANCE, AND SOCIAL CONCERN IN SOCIAL STUDIES EDUCATION IN JUNIOR HIGH SCHOOL

Fathin Al-Ghithrif, Salsabila Barokatu Lana, Wahyunengsih
Abstract: Tinjauan terhadap lima belas penelitian meneliti integrasi nilai-nilai Pancasila (kerja sama, toleransi, dan tanggung jawab sosial) dalam studi sosial SMP di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pedagogik kontekstual,… kstual, berbasis proyek, berbasis masalah, dan kolaboratif secara efektif menumbuhkan nilai-nilai ini. Pembelajaran aktif, yang menggabungkan keterlibatan masyarakat dan aksi sosial, secara signifikan meningkatkan kerja sama, toleransi, dan keterlibatan warga negara siswa. Penelitian ini sangat menyarankan adanya hubungan positif antara nilai-nilai Pancasila yang terintegrasi dan peningkatan pengembangan sosial-emosional, yang mencakup manajemen emosi dan keterampilan interpersonal. Meskipun terdapat tantangan seperti pelatihan dan sumber daya guru yang tidak memadai, Kurikulum Merdeka memberikan peluang untuk perbaikan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan profesional guru yang terarah, sumber daya yang relevan secara kontekstual, dan praktik pembelajaran reflektif untuk mendorong internalisasi nilai yang lebih dalam, yang pada akhirnya mendorong kewarganegaraan yang bertanggung jawab dan terlibat.

SMART TOURISM AND VISITOR DECISION-MAKING: AN EMPIRICAL STUDY ON MOBILE APPLICATION USE AT MANGKUNEGARAN PALACE

Debora Shinta Dewi, Nining Yuniati, Moch Nur Syamsu, Yuliyanto Nugroho, Agung
Abstract: This study aims to determine the influence of smart tourism features in a mobile application on tourists’ decision to visit Pura Mangkunegaran Surakarta. Using a quantitative approach, the research tested four main smart… rt tourism features: (1) Historical Information, (2) Cultural Gallery, (3) Cultural Events and News, and (4) Educational and Interactive Features. The study used a multiple linear regression method with data collected from 96 domestic respondents. The results show that all four smart tourism features simultaneously and partially have a significant effect on the decision to visit. The most influential features are Historical Information and Educational-Interactive content. These results emphasize the importance of digital platforms in promoting and preserving cultural tourism through smart technologies.

REHABILITATION OF FORMER MINING LAND AT PT RAJA KUTAI MAKMUR, BADAK BARU VILLAGE, MUARA BADAK DISTRICT, KUTAI KARTANEGARA REGENCY

Hong Lawing, Yustina
Abstract: Post-mining land generally exhibits low nutrient levels, requiring soil enhancement via the use of chemical or organic amendments. The application of fertilizers and lime markedly affects soil conditions and can improve… soil fertility. Soil fertility is essential as a substrate for plant growth to support reforestation or reclamation initiatives. After the planting medium is properly prepared, it can be inhabited with plant species appropriate for the site's conditions. This study's methodology involves assessing land conditions through the analysis of soil characteristics and the measurement of soil pH in the designated area. The study's results indicated that the soil texture in the research region is classified as sandy loam and loamy sand, with an average pH of 4.5. To enhance soil conditions, 100 grams of lime is necessary for each planting hole, totaling 625 trees. Therefore, 62.5 kg of dolomite lime per hectare is required for soil rehabilitation in the post-mining region.  

SYNERGY OF EDUCATION AND PUBLIC POLICY IN REALIZING A GREEN ECONOMY-BASED SOCIETY

Wibowo, Wahyu, Panggabean, Nur Azizah, Fatiha, Nur, Aminuddin
Abstract: Ekonomi hijau merupakan pendekatan strategis untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan sosial. Dalam konteks ini, kebijakan publik memegang peranan… eranan penting dalam mendorong transisi menuju ekonomi hijau melalui regulasi, insentif fiskal, dan program pembangunan berkelanjutan. Selain itu, pendidikan kewirausahaan hijau menjadi aspek krusial dalam membangun kesadaran dan keterampilan bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha yang ramah lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan. Artikel ini mengkaji keterkaitan antara ekonomi hijau, kebijakan publik, dan pendidikan kewirausahaan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini mengidentifikasi berbagai kebijakan yang telah diterapkan di berbagai negara, tantangan dalam penerapannya, serta peran pendidikan dalam membentuk pola pikir wirausahawan hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpaduan antara kebijakan adaptif dan pendidikan kewirausahaan berkelanjutan dapat menjadi katalisator dalam mengakselerasi transformasi ekonomi hijau. Selain itu, dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun sektor swasta, sangat penting agar kebijakan ekonomi hijau dapat berjalan efektif. Dengan demikian, integrasi kebijakan publik dan pendidikan kewirausahaan hijau menjadi kunci terciptanya ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan inklusif di era ekonomi hijau.

A VALUE-ADDED ANALYSIS OF THE PEMPEK BUSINESS IN TENGGARONG, INDONESIA

Gusti Haqiqiansyah, Juliani, Abdusysyahid, Said, Syafril, Muhammad, Oktawati, Nurul Ovia, Ningsih, Etik Sulistiowati, Sulistianto, Erwan
Abstract: The processing of fisheries products, characterized by the diversification of processed goods, presents a promising avenue for entrepreneurial endeavors. Product diversification holds the potential to augment the intrinsic… ic value of products and concurrently elevate public consumption of fisheries-related commodities. This research aims to analyze the prospective added value stemming from the pempek businesses in Melayu Sub-District, Tenggarong, Kutai Kertanegara. The acquired data underwent meticulous processing, tabulation, and subsequent analytical examination, characterized by both descriptive and value-added analyses, utilizing the Hayami model. The research showed that the managed pempek businesses are predominantly of small scale, utilizing relatively simple technology. On average, a single production cycle yields 126.64 kg, or monthly output of 633.2 kg. The value-added analysis reveals a figure of 186,734 IDR per kg, with a commendable value-added ratio of 70.95%. This signifies that the conversion of belida fish into pempek not only imparts substantial value but also presents a highly promising avenue for further expansion and development.

FAMILY NURSING CARE FOR Mr. S ON THE PATIENT TYPE II DIABETES MELLITUS WITH A FOCUS ON ACTION FOOT EXERCISES TO LOWER BLOOD SUGAR BLOOD AT THE PUBLIC HEALTH CENTER AREA MANDIRAJA I DISTRICT BANJARNEGARA

Pramudipta Fajar Sulaiman, Sudiarto, Wiwik Priyatin
Abstract: Background: Indonesia is currently facing a double burden of diseases, namely infectious diseases and non-communicable diseases, one of which is diabetes mellitus. Diabetes mellitus is a metabolic disorder with insufficient… ent insulin produced by the body. Objective: The purpose of this study was to carry out family nursing care with diabetes mellitus using foot exercises to reduce blood sugar levels during. Methods: The subject of this study was a patient with diabetes mellitus who focused on family nursing care foot exercises as a complementary therapy. The research was conducted in the Mandiraja 1 health center area of Banjarnegara district. This research uses descriptive methods in the form of case studies. Results: Case studies on Mr. S clients with diabetes mellitus, the results showed that foot exercises can reduce blood sugar levels during the 3 visits to do foot exercises a week. Conclusion: The conclusion of the family case of Mr. S as a patient with diabetes mellitus is that the problem is resolved as expected. After implementation for 3 visits, the evaluation results found that Mr. S family for the diagosa found. S's family for the diagosa found.

GAMBARAN PEMBERIAN REBUSAN DAUN SALAM UNTUK MENURUNKAN ASAM URAT PADA Tn. R DENGAN GOUT ARTHRITIS DI DESA DATAR KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS

Miftah Hermansyah, Dwi Astuti, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Latar Belakang : Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa angka kejadian arthritis gout adalah sekitar 1% sampai 4% pada populasi umum. Di beberapa negara, prevalensinya dapat meningkat hingga 10% pada pria dan… 6% pada wanita berusia di atas 80 tahun. Insiden gout tahunan adalah 2,68 per 1000 orang. Asam urat adalah suatu penyakit yang penyababnya dikarenakan tidak normalnya metabolisme purin (hiperurisemia). Gejala khas penyakit asam urat adalah nyeri sendi yang menyebabkan peradangan pada sendi. Tanaman salam merupakan tanaman obat yang bekerja mengatasi hiperurisemia untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan pada daun salam antara lain tanin, alkaloid, flavonoid, dan minyak atsiri. Tujuan : Menggambarkan pemberian rebusan daun salam untuk menurunkan asam urat pada lansia dengan gout arthritis. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil : Setelah 7 hari pertemuan, kadar asam urat pasien menurun dari 8,8 mg/dl menjadi 8,6 mg/dl. Kesimpulan : Pemberian rebusan daun salam dapat menurunkan asam urat pada lansia dengan gout arthritis. Kata kunci: Daun Salam; Gout Arthritis;  Lansia

GAMBARAN PERAWATAN ULKUS DIABETIKUM GRADE II MENGGUNAKAN METODE MOIST WOUND HEALING (METCOVAZINE REGULER) PADA Tn. M DI DESA KUTAWULUH KECAMATAN PURWANEGARA KABUPATEN BANJARNEGARA

Rizka Hidayati, Sudiarto, Dwi Astuti
Abstract: Latar belakang: Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus. Setiap tahun penderita ulkus diabetikum mencapai 2% dan 5-7.5 % lainnya mengalami neuropati perifer. Kondisi ini perlu diperhatikan untuk… mengurangi terjadinya kejadian amputasi. Salah satu penatalaksanaan yang efektif yaitu dengan perawatan luka menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler). Tujuan: Untuk mengetahui gambaran dari penerapan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) pada proses penyembuhan ulkus diabetikum grade II. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: Setelah melakukan perawatan luka 3 hari sekali selama 2 minggu menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) didapatkan bahwa kondisi luka semakin membaik dengan penurunan skor dari 25 menjadi 18. Hal ini didukung oleh pemilihan dressing tersier serta terjaganya kelembaban luka. Kesimpulan: Perawatan luka menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) efektif untuk penyembuhan ulkus diabetikum grade II.