Abstract:Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa internasional yang memiliki peran penting dalam berbagai bidang, khususnya keagamaan, pendidikan, dan komunikasi global. Salah satu ilmu yang menunjang kemampuan komunikasi bahasa…
Arab adalah ilmu balaghah, yakni ilmu yang mengkaji keindahan, ketepatan, dan efektivitas penggunaan bahasa dalam menyampaikan makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ilmu balaghah dalam meningkatkan keterampilan komunikasi bahasa Arab. Dengan menggunakan metode library research melalui analisis konten dan pendekatan deskriptif, penelitian ini menganalisis jurnal ilmiah dan sumber akademik yang relevan yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir (2020-2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa balaghah yang mencakup tiga cabang utama yaitu ma’ani, bayan, dan badi’ memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi komunikasi bahasa Arab peserta didik, baik secara reseptif maupun produktif. Balaghah tidak hanya berfungsi sebagai kajian teoritis estetika bahasa, tetapi juga sebagai instrumen praktis dalam membangun keterampilan komunikasi yang efektif, persuasif, dan kontekstual. Integrasi balaghah dalam pembelajaran bahasa Arab terbukti meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami makna secara mendalam, memilih diksi yang tepat, serta menyusun kalimat yang sesuai dengan konteks komunikasi.
Abstract:Evaluasi pembelajaran merupakan komponen krusial dalam menentukan keberhasilan pendidikan Bahasa Arab di tengah dinamika perubahan kurikulum dan tantangan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan…
berbagai paradigma evaluasi pembelajaran Bahasa Arab, meninjau landasan teorinya, serta mengkaji urgensinya dalam meningkatkan kualitas instruksional. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, artikel ini membedah berbagai model evaluasi, mulai dari model tradisional yang cenderung berfokus pada hasil akhir (tes tulis) hingga model komprehensif seperti CIPP (Context, Input, Process, Product) yang mengevaluasi keseluruhan sistem pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa paradigma evaluasi yang efektif harus mengintegrasikan elemen kognitif seperti metakognisi dan umpan balik formatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih responsif dan bermakna. Urgensi evaluasi tidak hanya terletak pada pengukuran tingkat penguasaan materi oleh siswa, tetapi juga sebagai alat bagi pendidik untuk melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap strategi pengajaran agar tetap adaptif terhadap kebutuhan zaman. Penelitian ini merekomendasikan transisi dari paradigma evaluasi yang bersifat statis menuju model evaluasi adaptif yang menyeimbangkan indikator kognitif, afektif, dan psikomotorik secara menyeluruh.
Abstract:This study discusses the implementation of principal management in improving students' religious character and the factors that influence the success of the implementation of principal management in improving students' religious…
eligious character. This type of research is qualitative research with data analysis using MAXQDA. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data analysis is carried out by collecting/organizing raw data (data collection), condensing data (data condensation), presenting data (data display), drawing conclusions/verification. The results of this study indicate that (1) the implementation of the principal's management in improving the religious character of students at SMA Negeri 5 Palopo is carried out through four integrated management functions, namely: (a) Planning which is realized in the preparation of routine religious programs such as Al-Qur'an literacy (15-minute tadarus), congregational prayer, and commemoration of Islamic holidays, (b) Organization is carried out by clearly dividing tasks to religious teachers as coordinators, assisted by homeroom teachers and involving the active role of OSIS and Rohis as technical implementers, (c) Implementation is carried out by integrating the program into school activities and providing direct motivation and role models to enforce religious discipline, and (d) Supervision is carried out through checking attendance at congregational prayers and providing direct reprimands to students who are less religious. (2) Factors that influence the success of this implementation include internal factors, such as the principal's leadership commitment, teacher discipline, and the availability of facilities and infrastructure, as well as external factors that include support from parents and the community. Overall, the success of the principal's management is greatly influenced by strong collaboration between all school residents and the surrounding environment.
Abstract:Permasalahan bahwa belum efektifnya pelaksanaan pembinaan dalam peningkatan kompetensi guru PAI disebabkan oleh karena kurang oftimalnya perencanaan, pelaksanaan, penilaian/evaluasi dan hasil manajemen Kepala Madrasah sehingga…
hingga berdampak pada mutu pembelajaran khususnya pada mata pelajaran PAI pada madrasah tsanawiyah. Sebuah lembaga pendidikan seharusnya mempunyai sistem yang baik ditandai dengan lembaga tersebut mempunyai tujuan yang jelas, perencanaan yang matang, koordinasi yang teratur, pimpinan yang profesional, kooperatif dan pengawasan serta evaluasi kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, penilaian/evaluasi, hasil dan faktor pendukung dan penghambat manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) perencanaan manajemen Kepala Madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI dilakukan dengan melakukan identifikasi permasalahan yang berkaitan dengan kompetensi guru-guru PAI tersebut, berkoordinasi dengan pengawas dan menyiapkan rancangan program pembinaan kompetensi guru PAI, 2) pelaksanaan manajemen Kepala Madrasah pada peningkatan kompetensi guru PAI dilakukan melalui workshop, seminar, MGMP, IHT, Diklat dan Supervisi serta melaksanakan pengamatan mengenai aspek-aspek pengelolaan dan administrasi guru PAI yang berfungsi sebagai pendukung terlaksananya pembelajaran yang efektif, 3) penilaian/evaluasi manajemen Kepala Madrasah pada peningkatan kompetensi guru PAI dilakukan terhadap komitmen guru PAI terhadap pelaksanaan pekerjaan, proses dan kinerja yang dicapai oleh guru PAI, 4) Hasil manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI adanya kerjasama yang sinergis dan harmonis antara Kepala Madrasah dengan para guru PAI dalam menyelesaikan permasalahan pembelajaran serta dapat memunculkan madrasah yang cukup berprestasi, 5) faktor pendukung dan penghambat manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI antara lain ; sarana dan prasarana yang sudah memadai dan guru-guru PAI yang mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya dan bersertifikasi. Adapaun faktor penghambatnya antara lain ; masih ada beberapa orang guru yang masih kurang memahami kurikulum tiga belas, visi misi dan program madrasah, kurang dalam kemampuan pengelolaan proses pembelajaran peserta didik di kelas.
Abstract:Kajian ini membahas keterkaitan antara taṣrīf (morfologi), i‘rāb (sintaksis), dan isytiqāq (derivasi makna) dalam sistem bahasa Arab. Ketiga unsur ini saling berhubungan dalam membentuk struktur, fungsi, dan makna kata.…
kata. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menganalisis berbagai contoh kata dan kalimat dalam bahasa Arab. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa taṣrīf menjelaskan bentuk kata dan perubahannya, i‘rāb menunjukkan fungsi kata dalam kalimat, sedangkan isytiqāq menjelaskan makna asal dan turunannya. Pemahaman terhadap hubungan ketiganya penting untuk memperdalam analisis linguistik Arab dan meningkatkan efektivitas pembelajaran bahasa Arab.
Abstract:Ilmu kimia merupakan salah satu kontribusi penting yang diwariskan oleh para ilmuwan Muslim pada masa keemasan peradaban Islam, yang diakui oleh sejarawan Barat sebagai dasar bagi perkembangan ilmu kimia modern. Jabir Ibnu…
nu Hayyan, yang dikenal sebagai "Bapak Kimia Modern," dan tokoh lainnya seperti Al-Razi telah memberikan sumbangan signifikan dalam pengembangan teknik dan penemuan senyawa kimia penting. Al- Qur'an juga memberikan pandangan mengenai ilmu kimia, dengan penjelasan tentang unsur-unsur seperti besi dan konsep atom yang disebut "zarrah." Untuk memahami hubungan antara ilmu kimia dan Islam, serta untuk mengintegrasikan pengetahuan sains dengan nilai-nilai agama. Integrasi dalam pembelajaran kimia merupakan pendekatan pembelajaran yang mengaitkan konsep-konsep kimia dengan disiplin ilmu lain serta dengan konteks kehidupan sehari-hari guna menciptakan pembelajaran yang bermakna dan relevan. Pembelajaran kimia yang disajikan secara terpisah dan berorientasi pada hafalan konsep sering kali menyebabkan rendahnya pemahaman, motivasi, dan keterampilan berpikir peserta didik. Oleh karena itu, penerapan integrasi pembelajaran kimia menjadi penting untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji pentingnya integrasi dalam pembelajaran kimia serta perannya dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan sikap ilmiah peserta didik.Tujuan artikel ini untuk mengembangkan model integrasi antara kimia dan islam untuk mendapatkan materi kimia terintegrasi keislaman. Materi kimia terintegrasi keislaman memperkaya khasanah keilmuan yang berkembang di lingkungan masyarakat pendidikan islam.
Abstract:Penelitian ini mengkaji bagaimana jadwal kuliah memengaruhi jumlah waktu yang dihabiskan untuk sholat fardhu di UIN Walisongo Semarang. Mahasiswa seringkali tidak konsisten dalam melaksanakan sholat tepat waktu karena benturan…
benturan waktu antara kewajiban ibadah dan kegiatan akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana melihat penjadwalan kuliah memengaruhi pelaksanaan sholat fardu oleh mahasiswa, serta bagaimana dalam meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan beribadah siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang mengumpulkan data dan wawancara mendalam dengan 6 mahasiswa. Fokus penelitian adalah pengalaman, persepsi, dan praktik mahasiswa dalam menjalankan sholat fardhu selama jadwal perkuliahan yang padat. Untuk mendukung pelaksanaan sholat fardu secara konsisten, metode penugasan dan latihan dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jadwal kuliah sangat memengaruhi waktu sholat mahasiswa, terutama ketika jadwal kuliah berdekatan atau berbenturan dengan waktu sholat.
Abstract:Penelitian ini membahas kontribusi Pondok Pesantren Al-Amanah dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui kegiatan pendidikan dan kehidupan sehari-hari santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif…
riptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderat seperti sikap seimbang, toleransi, dan keadilan ditanamkan melalui pembelajaran kitab, keteladanan para pengasuh dan ustadz, serta pembiasaan dalam berbagai aktivitas sosial dan keagamaan. Lingkungan pesantren yang dihuni santri dari beragam daerah turut memperkuat terbentuknya sikap saling menghargai dan keterbukaan. Meski demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan, seperti kemampuan santri yang beragam, pengaruh konten digital yang tidak tervalidasi, serta keterbatasan sarana dan sumber daya pendidik. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam memperkuat moderasi beragama, sekaligus membutuhkan penguatan literasi digital dan strategi pembelajaran yang lebih adaptif agar nilai moderasi dapat diinternalisasi secara lebih optimal.
Abstract:Fenomena perceraian di Indonesia menunjukkan tren peningkatan signifikan, termasuk di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun 2024 mencatat 6.674–6.946 kasus perceraian menurut Badan Pusat Statistik. Mayoritas gugatan…
n berasal dari pihak istri, dipicu oleh interaksi digital yang tidak terkendali melalui media sosial dan diperparah oleh norma patriarkal yang masih dominan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media sosial terhadap dinamika keluarga Muslim di NTB, menafsirkan ulang konsep keluarga Islami dengan perspektif gender, serta menawarkan model ketahanan keluarga digital berbasis syariah. Metode yang digunakan adalah kualitatif-konseptual dengan analisis literatur sekunder periode 2020–2025 yang bersumber dari laporan BPS, dokumen pengadilan agama, jurnal bereputasi, serta penelitian lokal terkait pernikahan dini dan perceraian di NTB. Analisis dilakukan melalui content analysis tematik dengan identifikasi tema, pengkodean NVivo, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berkontribusi pada 25–40% kasus perceraian melalui perselingkuhan virtual, distraksi komunikasi, dan eksposur gaya hidup ideal, sementara norma patriarkal meningkatkan kerentanan perempuan, tercermin dari dominasi gugatan cerai oleh istri. Untuk menjawab tantangan ini, penelitian menawarkan Islamic Digital Family Resilience Framework dengan tiga pilar utama: reinterpretasi syariah berperspektif gender, literasi digital Islami, dan dakwah digital sensitif gender. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis dalam memperkaya kajian Islam kontemporer mengenai keluarga, gender, dan digitalisasi, serta secara praktis menjadi acuan bagi Kementerian Agama, pengadilan agama, dan organisasi keagamaan dalam merumuskan strategi ketahanan keluarga Muslim yang relevan dengan konteks NTB.
Abstract:Artikel ini membahas ruqyah syar’iyyah sebagai praktik pengobatan spiritual dalam Islam yang berperan dalam mendukung kesehatan fisik dan mental. Tujuan artikel ini adalah untuk menjelaskan landasan normatif ruqyah syar’iyyah…
r’iyyah serta efek psikospiritual dan fisiknya dalam konteks kesehatan jiwa-raga. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka, artikel ini menganalisis literatur terkait ruqyah, termasuk teori dasar dan penelitian terkini. Hasilnya menunjukkan bahwa ruqyah syar’iyyah berfungsi sebagai religious coping yang membantu mengelola stres, mengurangi kecemasan, serta meningkatkan ketenangan batin, yang pada gilirannya memperbaiki kualitas tidur dan menurunkan ketegangan fisik. Selain itu, praktik ini mendukung perilaku sehat dan memfasilitasi perawatan medis konvensional. Namun, penting untuk menegaskan bahwa ruqyah tidak dapat menggantikan pengobatan medis, tetapi berfungsi sebagai terapi komplementer. Artikel ini memberikan kontribusi ilmiah dengan menekankan urgensi ruqyah sebagai amalan harian yang sah dalam kerangka kesehatan jiwa-raga, serta pentingnya integrasi spiritual dan medis dalam pengobatan.