Search Articles & Publications

Showing 2720 articles found for "Meningkatkan"

EDUPRENEURSHIP SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN DALAM MEMBANGUN KREATIVITAS WIRAUSAHA ISLAMI

Minatu Dhorifah, Dewi Fatimah Azzahra, Padmisari Kumara, Lestari, Reva Indah, Ferida Rahmawati
Abstract: Rendahnya minat untuk berwirausaha di kalangan anak muda menimbulkan kebutuhan akan pendidikan yang dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan mulai dari usia dini, bukan sekadar sebagai tambahan keterampilan tetapi juga sebagai… ai bagian dari pengembangan karakter. Artikel ini membahas peran edupreneurship sebagai metode pendidikan dalam menciptakan kreativitas wirausaha Islami dengan pendekatan kajian pustaka. Analisis akan berfokus pada pengertian edupreneurship, integrasi nilai-nilai Islam dalam kewirausahaan, serta cara yang dapat digunakan untuk menilai kreativitas wirausaha di sekolah. Kajian literatur dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai sumber akademis untuk memperkirakan kekuatan dan kelemahan penerapan program edupreneurship, termasuk dalam hal kurikulum, desain pembelajaran, kegiatan praktik seperti bazar sekolah, pembuatan produk, pemasaran digital, serta penerapan alat untuk mengembangkan kreativitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa edupreneurship memiliki potensi besar untuk meningkatkan kreativitas wirausaha Islami jika diintegrasikan ke semua mata pelajaran, dijalankan secara teratur, dan didukung oleh alat evaluasi yang jelas. Tanpa dukungan tersebut, klaim keberhasilan dalam membentuk kreativitas bersifat deskriptif dan sulit untuk digeneralisasi. Sebagai kesimpulan, penguatan edupreneurship harus diarahkan pada pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis bukti agar dapat secara efektif membentuk generasi wirausaha Islami yang kreatif, beretika, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Abstrak dibuat dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Abstrak memuat secara singkat tentang latar belakang, tujuan, metode penelitian, hasil penelitian, dan kesimpulan penelitian. Abstrak berisi maksimum 250 kata, spasi tunggal ditulis dengan huruf miring (Italic) bagi abstrak Bahasa Inggris. Di bawah abstrak dicantumkan kata kunci yang terdiri atas maksimum enam kata, dimana kata pertama adalah yang terpenting. Abstrak dalam bahasa Indonesia merupakan terjemahan dari bahasa Inggris. Editor berhak untuk mengedit abstrak demi alasan kejelasan isi abstrak.

PERAN YAYASAN REHAB HATI DALAM INTEGRASI RUQYAH SYAR’IYYAH DAN KESEHATAN MENTAL: TINJAUAN NASKAH KEISLAMAN DAN EVIDENSI ILMIAH

Al Indunissy, Nuruddin, Isdianto, Andik, Fitrianti, Novariza
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi integrasi metode penyembuhan spiritual dan ilmiah dalam "7 Rahasia Penyembuhan Al-Qur'an" oleh Rehab Hati Foundation. Pendekatan holistik ini menggabungkan elemen spiritual dengan praktik ilmiah… miah untuk meningkatkan proses penyembuhan. (1) Masalah dan Tujuan: Meskipun praktik penyembuhan spiritual seperti ruqyah syar'iyyah dan konsumsi obat-obatan Nabi seperti habbatussauda dan madu banyak digunakan, studi ilmiah mengenai efikasinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengisi kekosongan ini dengan mengkaji efek terapeutik mereka dan potensi integrasi ke dalam medis modern. (2) Metode: Studi deskriptif kualitatif dilakukan, melibatkan tinjauan literatur dan analisis konten untuk menilai dampak terapi spiritual ini terhadap kesehatan fisik dan mental, menggunakan sumber dari database seperti Google Scholar dan ResearchGate. (3) Hasil dan Pembahasan: Temuan menunjukkan bahwa bacaan Al-Qur'an dan praktik obat Nabi secara signifikan mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesejahteraan emosional. Praktik seperti ruqyah tidak hanya memberikan kelegaan spiritual tetapi juga memiliki dampak positif pada kesehatan fisik, berfungsi sebagai pengobatan pelengkap dalam praktik medis modern. (4) Kesimpulan dan Saran: Studi ini mengonfirmasi efek positif dari kombinasi pendekatan penyembuhan spiritual dan ilmiah. Penelitian ini merekomendasikan penggabungan metode-metode ini ke dalam pengobatan holistik untuk meningkatkan perawatan pasien, serta menyarankan penelitian empiris lebih lanjut untuk memperkuat efektivitasnya.

INTEGRASI PSIKIATRI MODERN DAN SPIRITUALITAS ISLAM UNTUK PENANGANAN GANGGUAN BIPOLAR PADA KOMUNITAS MUSLIM INDONESIA

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Gangguan bipolar menjadi tantangan serius di masyarakat Muslim Indonesia karena masih banyak disalahpahami, distigmatisasi, dan jarang mendapat penanganan optimal. Artikel ini bertujuan menelaah literatur tentang integrasi… si psikiatri modern dan spiritualitas Islam—termasuk Islamic counseling dan mental health integration—dalam penanganan bipolar, serta menganalisis peluang dan hambatannya pada konteks komunitas Muslim Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif reflektif melalui telaah jurnal ilmiah dan sumber keislaman terbaru. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi model perawatan—meliputi kolaborasi agama-medis, Islamic therapy, edukasi komunitas, dan penguatan Muslim community health—dapat meningkatkan efektivitas penanganan, memperkuat resiliensi psikologis, mengurangi stigma, dan mendorong pemulihan komprehensif bagi pasien bipolar. Namun, integrasi ini masih menghadapi hambatan berupa stigma sosial, rendahnya literasi masyarakat, serta kesenjangan komunikasi antara tenaga kesehatan dan pemuka agama. Peluang besar dapat dioptimalkan melalui pelatihan konselor dan ustadz kesehatan jiwa, program edukasi berbasis masjid, serta kebijakan publik yang mendukung. Simpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi psikiatri modern dan spiritualitas Islam, khususnya melalui Islamic counseling dan community-based intervention, dapat memperbaiki kualitas layanan kesehatan jiwa, meningkatkan kualitas hidup, serta menciptakan model layanan yang lebih holistik, inklusif, dan adaptif terhadap nilai budaya serta keagamaan di Indonesia.

DIAM SEBAGAI TERAPI EMOSI DAN IMUNITAS: INTEGRASI PERSPEKTIF SAINS DAN AJARAN ISLAM

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract:   Artikel ini menyoroti potensi diam yang disadari (mindful silence) sebagai terapi psikologis dan spiritual (psikospiritual) melalui integrasi perspektif Islam dan psikologi modern. Permasalahan yang dibahas adalah kurangnya… urangnya kesadaran akan manfaat diam sadar dalam mendukung kesehatan mental dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (kajian literatur) dengan analisis kualitatif-tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik diam sadar dapat menurunkan stres, meningkatkan fungsi sistem imun, dan menstabilkan emosi melalui mekanisme neuroimunologi. Dalam perspektif Islam, diam bernilai spiritual melalui praktik seperti dzikir dan tafakur yang merupakan bagian dari spiritualitas Islam. Pembahasan menggarisbawahi perbedaan antara diam konstruktif (berbasis kesadaran dan spiritualitas) dengan diam represif akibat tekanan atau ketakutan. Diam konstruktif bermanfaat bagi kesehatan psikologis dan fisiologis, sedangkan diam represif meningkatkan risiko gangguan psikosomatik. Ajaran Islam juga menekankan pentingnya pengendalian diri dalam berbicara sebagai bentuk ibadah, bukan represi emosional. Kesimpulannya, diam sadar merupakan praktik holistik yang mengintegrasikan kedalaman spiritual Islam dengan temuan psikologi modern untuk mendukung kesejahteraan mental dan fisik. Implikasi praktisnya adalah perlunya dukungan sosial yang empatik dan peningkatan literasi emosi dalam komunitas Muslim untuk memfasilitasi ruang diam reflektif yang menyembuhkan.

DAMPAK PSIKOSPIRITUAL PUASA RAMADAN TERHADAP STRES, KECEMASAN, DAN KETAHANAN MENTAL

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Puasa Ramadan tidak hanya merupakan kewajiban ibadah dalam Islam, tetapi juga menunjukkan dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental melalui pendekatan biologis, psikologis, dan spiritual. Artikel ini bertujuan menelaah… elaah secara sistematis literatur ilmiah terkini mengenai pengaruh puasa Ramadan terhadap stres, kecemasan, suasana hati, dan kesejahteraan psikologis. Metode yang digunakan adalah kajian literatur tematik-naratif dengan pendekatan kualitatif terhadap artikel ilmiah dari tahun 2015–2025 yang diakses melalui Scopus, PubMed, Google Scholar, dan sumber keislaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa puasa Ramadan selama 29–30 hari mendorong adaptasi psikofisiologis, seperti penurunan kadar hormon kortisol, stabilisasi serotonin dan dopamin, serta peningkatan kualitas tidur dan regulasi emosi. Spiritualitas Islam yang terwujud melalui ibadah seperti tarawih, tadarus, dan zikir meningkatkan kesadaran diri dan ketahanan mental. Selain itu, interaksi sosial saat buka puasa bersama dan aktivitas amal memberikan dampak positif terhadap kesehatan jiwa dan rasa keterhubungan sosial. Meskipun demikian, respons terhadap puasa dapat bervariasi, terutama pada individu dengan gangguan mental berat. Oleh karena itu, dukungan komunitas dan pendekatan klinis berbasis nilai Islam menjadi penting. Temuan ini menegaskan bahwa puasa Ramadan dapat menjadi pendekatan psikospiritual yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental umat Muslim.

PERAN TAFAKUR ISLAM DALAM MENGATASI KECEMASAN: INTEGRASI SPIRITUALITAS QUR’ANI DAN PSIKOLOGI MODERN

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Artikel ini secara khusus bertujuan menganalisis peran tafakur sebagai intervensi alternatif dalam pengelolaan kecemasan berbasis spiritualitas Islam. Latar belakang kajian ini berakar pada tingginya prevalensi gangguan… kecemasan modern dan kurangnya terapi yang mengintegrasikan pendekatan Qur’ani dalam psikologi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis terhadap publikasi akademik rentang 2010–2025 dari basis data Scopus, DOAJ, Google Scholar, dan Garuda. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik tafakur dapat meningkatkan kesadaran diri Islam, memperkuat sikap rida terhadap takdir, dan memperbaiki mekanisme koping emosional. Tafakur juga sejalan dengan konsep mindfulness namun memiliki keunggulan pada aspek teistik-transendental karena menekankan kesadaran terhadap kehadiran ilahi dan nilai-nilai Qur’ani. Simpulan artikel ini menegaskan bahwa tafakur berpotensi sebagai terapi spiritual Islami yang mendukung kesehatan mental secara holistik. Rekomendasi utama adalah perlunya pengembangan layanan kesehatan mental Islam yang memasukkan tafakur sebagai bagian integral dari pendekatan psikoterapi, pendidikan, dan dakwah digital.

SHALAT DAN KESEHATAN MENTAL: TINJAUAN PSIKOSPIRITUAL TERHADAP PENGURANGAN STRES DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Shalat sebagai ibadah utama dalam Islam tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga manfaat psikologis yang signifikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas shalat dalam mengurangi stres dan mendukung kesehatan… hatan mental melalui pendekatan studi literatur. Kajian terhadap berbagai publikasi ilmiah menunjukkan bahwa praktik shalat memengaruhi aktivitas otak, meningkatkan kadar hormon serotonin dan dopamin, serta memperkuat regulasi emosi dan ketahanan psikologis. Aktivasi area otak seperti medial prefrontal cortex dan precuneus selama shalat mengindikasikan keterlibatan fungsi kognitif, empati, dan refleksi diri. Aspek sosial dari shalat berjamaah turut membentuk dukungan emosional dan rasa keterhubungan, yang berkontribusi pada kesejahteraan mental. Hasil kajian ini mengonfirmasi bahwa keteraturan dan kekhusyukan dalam shalat berdampak positif terhadap kondisi psikologis individu, menjadikannya sebagai praktik terapi psikospiritual yang potensial dalam manajemen stres. Dengan demikian, praktik shalat layak dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari intervensi kesehatan mental modern, terutama dalam konteks masyarakat Muslim yang menjunjung tinggi nilai spiritual. Temuan ini menguatkan urgensi integrasi spiritualitas Islam ke dalam praktik kesehatan mental modern guna membangun pendekatan yang lebih holistik, kontekstual, dan sesuai dengan keyakinan masyarakat Muslim

KAJIAN TEORETIS DINAMIKA RUHANI DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN MORAL DAN SPIRITUALITAS SISWA SD/MI

Fathurahman, Riyanur Rizki, Hakim, Alifian Ihksan, Masyithoh, Siti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis konsep dinamika ruhani serta implikasinya terhadap peningkatan kecerdasan moral dan spiritualitas siswa di tingkat SD/MI. Dinamika ruhani dipahami sebagai proses perkembangan… rkembangan jiwa yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal dalam kehidupan anak. Melalui metode studi pustaka (library research), penelitian ini menganalisis berbagai teori pendidikan Islam, psikologi perkembangan anak, dan konsep spiritualitas dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dinamika ruhani yang dibina melalui pembiasaan nilai-nilai religius, keteladanan guru, serta lingkungan pendidikan yang kondusif, berkontribusi signifikan dalam membentuk kecerdasan moral dan spiritual siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi program pembinaan ruhani dalam kurikulum dan aktivitas keseharian di SD/MI untuk menciptakan generasi yang berakhlak mulia dan memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi. This study aims to theoretically examine the concept of spiritual dynamics and its implications for enhancing the moral intelligence and spirituality of elementary school (SD/MI) students. Spiritual dynamics are understood as the developmental process of the soul influenced by both internal and external factors in a child's life. Using the library research method, this study analyzes various theories from Islamic education, child development psychology, and spirituality in education. The findings reveal that fostering spiritual dynamics through religious value habituation, teacher role modeling, and a supportive educational environment significantly contributes to the formation of students' moral and spiritual intelligence. This study emphasizes the importance of integrating spiritual development programs into the curriculum and daily activities in SD/MI to create a generation with noble character and high spiritual intelligence.

DASAR WAJIB PATUH PADA UNDANG-UNDANG PERKAWINAN

Husnul Khotimah, Jumni Nelli, Muhammadn Pajri Zullian
Abstract: Undang-Undang Perkawinan (UUP) merupakan salah satu produk hukum pemerintah Indonesia yang mengikat secara hukum bagi seluruh warga negara. Akan tetapi, dalam praktiknya, banyak masyarakat yang mengabaikan kewenangannya… dan menganggap kepatuhan terhadap UUP bukanlah sebagai kewajiban agama, melainkan sekadar kewajiban perdata. Persepsi ini menimbulkan masalah kepatuhan hukum, khususnya di kalangan umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan kembali bahwa kepatuhan terhadap UU Perkawinan memiliki akar yang kuat dalam ajaran Islam, khususnya dalam kerangka kepatuhan kepada ulil amri (penguasa), sebagaimana disebutkan dalam ayat Al-Qur'an Surat An-Nisa [4]:59 dan [4]:83. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan analisis isi, dengan fokus pada literatur primer dan sekunder yang terkait dengan hukum Islam dan peraturan-undangan nasional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa UUP, sebagai hasil ijtihad pemerintah, merupakan suatu bentuk konteks kolektif (ijma') yang mengikat secara hukum dan agama. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap UUP harus dilihat sebagai bagian dari kewajiban yang lebih luas yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk menaati Allah, Rasul-Nya, dan para penguasa. Implikasi dari penelitian ini menggarisbawahi perlunya meningkatkan kesadaran bahwa hukum negara yang selaras dengan prinsip-prinsip Islam harus dilihat tidak hanya sebagai persyaratan administratif tetapi sebagai bagian dari pengabdian kepada agama.

PENINGKATAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK TERHADAP MATERI THAHARAH MELALUI METODE PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIK DAN MEDIA AUDIOVISUAL SISWA KELAS VII MTS ASAS ISLAMIYAH KOTA JAMBI

Haris
Abstract: Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa kelas VIIA MTs Asas Islamiyah tentang materi Thaharah melalui penerapan media Audio Visual. Dilaksanakan dalam dua siklus,… us, penelitian ini mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada ketuntasan belajar siswa dari 42% pada pra siklus, menjadi 65% pada Siklus I (dengan metode Picture and Picture/videos, Tanya-jawab, dan diskusi), dan mencapai 82% pada Siklus II (dengan penambahan praktik dan media Audio Visual). Media Audio Visual memudahkan siswa memahami tata cara bersuci melalui visualisasi yang jelas, sementara praktik berpasangan mendorong pembelajaran aktif dan kolaboratif. Penelitian merekomendasikan pentingnya pemberian motivasi berkelanjutan, pengelolaan waktu efektif, persiapan media yang matang, dan penekanan intensif pada materi pokok untuk memperkuat pemahaman dan penerapan praktik Thaharah dalam kehidupan sehari-hari.