Search Articles & Publications

Showing 2720 articles found for "Meningkatkan"

PENERAPAN TEKNOLOGI BERBASIS AI DALAM PENILAIAN KETERAMPILAN PRAKTIS SISWA: STUDI EKSPERIMEN DI MI NU MANBAUL HUDA

Supriyanto, Fitriyana, Naila
Abstract: Penelitian ini mengkaji penerapan teknologi berbasis AI dalam penilaian keterampilan praktis siswa melalui pendekatan eksperimen di MI NU Manbaul Huda. Latar belakang penelitian ini berawal dari tantangan metode penilaian… n tradisional yang seringkali subjektif, memakan waktu, dan tidak konsisten. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi efektivitas sistem penilaian berbasis AI dalam meningkatkan akurasi dan efisiensi penilaian keterampilan praktis. Metodologi yang digunakan adalah desain eksperimen semu, membandingkan kelompok eksperimen yang menggunakan sistem AI dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode tradisional. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem AI mencapai akurasi sebesar 89%, lebih tinggi secara signifikan dibandingkan metode tradisional sebesar 75%. Selain itu, 85% guru dan 90% siswa menyatakan persepsi positif terhadap sistem AI. Studi ini menyimpulkan bahwa teknologi berbasis AI berpotensi mentransformasi penilaian keterampilan praktis dengan memberikan umpan balik yang objektif dan real-time. Penelitian ini berkontribusi pada bidang teknologi pendidikan dengan menunjukkan kelayakan dan manfaat AI di tingkat pendidikan dasar, khususnya di sekolah berbasis Islam. Rekomendasi mencakup pelatihan guru dan peningkatan infrastruktur untuk mendukung implementasi yang lebih luas.

ANALISIS PERSEPSI KEMUDAHAN, RISIKO, KEPERCAYAAN DAN SIKAP KEUANGAN TERHADAP MINAT PINJAMAN ONLINE

Zeze Zakaria Hamzah, Mujito
Abstract: Perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah berbagai sektor, termasuk teknologi keuangan (fintech). Salah satu layanan fintech yang paling populer di Indonesia adalah peer-to-peer (P2P) lending, yang menyediakan layanan… anan pinjaman online dengan akses yang cepat dan mudah. Namun, meningkatnya minat terhadap pinjaman online telah menimbulkan berbagai permasalahan, seperti rendahnya literasi keuangan, perilaku pinjaman yang tidak bertanggung jawab, serta maraknya platform pinjaman online ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi risiko, kepercayaan, dan sikap keuangan terhadap niat mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Dewantara dalam menggunakan pinjaman online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui survei yang melibatkan mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Dewantara. Uji statistik seperti uji validitas, uji reliabilitas, dan pengujian hipotesis dilakukan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis dan perilaku keuangan secara signifikan memengaruhi minat mahasiswa dalam menggunakan pinjaman online. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami risiko serta faktor-faktor yang memengaruhi perilaku peminjaman, sehingga dapat memberikan wawasan untuk meningkatkan literasi keuangan dan manajemen keuangan yang bertanggung jawab di kalangan mahasiswa.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA WOODEN LACING DALAM MENINGKATKAN LINE AWARENESS PADA KEMAMPUAN MENULIS ANAK TUNAGRAHITA

Ash-shaffa Mahaputri Santoso, Toni Yudha Pratama, Sayidatul Maslahah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan media wooden lacing dalam meningkatkan line awareness pada kemampuan menulis anak tunagrahita di Yayasan Amani Insan Mandiri Kabupaten Serang. Jenis penelitian… litian dari penelitian ini adalah eksperimen dengan Single Subject Research (SSR) dengan desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan desain A-B-A dengan rentang sesi yaitu basenilne 1 (A1) sebanyak 4 kali sesi, intervensi (B) sebanyak 8 kali sesi, dan baseline 2 (A2) sebanyak 4 kali sesi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan di tampilkan melalui grafik garis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penggunaan media wooden lacing dapat meningkatkan line awareness pada kemampuan menulis anak dengan hasil yang diperoleh pada fase baseline 1 (A1) nilai rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 33%. Fase intervensi (B) nilai rata-rata yang diperoleh meningkat menjadi 86% sedangkan pada fase baseline 2 (A2) nilai rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 66%. Hasil data yang di peroleh selama melakukan penelitian dengan rentang baseline 1 (A1) sebanyak 4 kali sesi, intervensi (B) sebanyak 8 kali sesi, dan baseline 2 (A2) sebanyak 4 kali sesi menunjukkan hasil yang memuaskan dimana penerapan media wooden lacing dapat mempengaruhi subjek dalam meningkatkan line awareness pada kemampuan menulis anak tunagrahita.

INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DAN SAINS DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEPTUAL SISWA

Rifki, Ahmad Rifki Pratama, Hafiz, Vijra Islamul, Syafriwal, Rizki, Novita, Liana, M, Amril
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai Islam dan sains dalam pembelajaran guna meningkatkan pemahaman konseptual siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kemampuan siswa… iswa dalam memahami konsep secara mendalam serta adanya dikotomi antara ilmu agama dan ilmu sains dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) yang melibatkan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konseptual, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan sains memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman konseptual siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Integrasi ini juga mampu meningkatkan motivasi belajar, sikap religius, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna karena siswa dapat mengaitkan konsep sains dengan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif dapat menjadi alternatif solusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, guru diharapkan mampu merancang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai spiritual siswa. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran yang holistik dan integratif di lingkungan pendidikan.

IMPLEMENTASI METODE YANBU'A DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA GURU ALQUR'AN DI MADRASAH TSANAWIYAH YANBU'UL QUR'AN PANGKALANBUN KALIMANTAN TENGAH

Sofiyullah, Yogi, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode Yanbu’a dalam pengembangan sumber daya guru Al-Qur’an di MTs Yanbu’ul Qur’an Pangkalanbun, menganalisis perannya dalam meningkatkan kompetensi guru, mengkaji… ru, mengkaji dampaknya terhadap profesionalitas guru, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Yanbu’a dilakukan secara terstruktur melalui pelatihan, tashih, mudarasah, supervisi, dan evaluasi berkala. Metode ini berperan penting dalam meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik guru, terutama dalam aspek makhraj, tajwid, tartil, ghunnah, serta kemampuan menyusun pembelajaran yang sistematis dan terarah. Selain itu, implementasi Yanbu’a berdampak positif terhadap profesionalitas guru, seperti meningkatnya kedisiplinan, semangat muroja’ah, keteladanan, dan budaya kerja Qur’ani. Faktor pendukung utama meliputi dukungan kepala pondok dan kepala madrasah, pembimbing yang kompeten, komitmen guru, kerja sama antarguru, serta sarana prasarana yang memadai. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan dasar guru dan santri, keterbatasan waktu pembinaan, dan kurangnya dukungan orang tua di rumah.

STRATEGI GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN PRESTASI SISWA PADA MIN 3 KOTA PALANGKA RAYA

Triani, Mustika, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: This study aims to describe the strategies of Islamic Religious Education (PAI) teachers in increasing student learning interest and achievement at MIN 3 Palangka raya City. The study used a qualitative descriptive approach… ach with research subjects being PAI teachers, madrasah principals, and sixth-grade students. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model which includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that PAI teachers' strategies in increasing student learning interest were carried out through the use of varied learning methods such as discussions, questions and answers, demonstrations, direct practice, educational games, and storytelling methods. Teachers also used learning media such as videos, images, posters, and presentation slides to attract students' attention. These strategies were proven to be able to increase student interest, activeness, and motivation in learning. In addition, PAI learning strategies also improved student learning achievement in the cognitive, affective, and psychomotor aspects. Students became more understanding of the material, demonstrated better behavior, and were able to practice worship correctly. Supporting factors for the research include a religious school environment, support for learning facilities, and parental cooperation, while the obstacles faced include differences in student abilities, lack of learning motivation, and limited learning media.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EDUTAINMENT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMKN NEGERI 2 NUANGAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR

Kairupan, Maharani, Anwar, Khoirul, Makhshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran edutainment terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMKN Negeri 2 Nuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.&#8230; r. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada siswa sebagai responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta uji hipotesis yang meliputi uji t dan uji F dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dan reliabel. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal serta tidak ditemukan gejala multikolinearitas maupun heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan. Berdasarkan hasil uji t, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa model pembelajaran edutainment berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Selain itu, hasil uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti model pembelajaran edutainment secara simultan berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran edutainment mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, menyenangkan, serta meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).

STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI MADRASAH TSANAWIYAH MUHAMMADIYAH KOTAMOBAGU SULAWESI UTARA

Paputunga, Anton, Anwar, Khoirul, Makhshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di MTs Muhammadiyah Kotamobagu, menganalisis proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program&#8230; m peningkatan kompetensi guru, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru dilaksanakan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan. Strategi yang diterapkan meliputi peningkatan kesejahteraan guru, sertifikasi guru profesional, supervisi akademik, MGMP, pelatihan daring dan luring, mentoring, serta penegakan tata tertib secara tegas. Kompetensi yang menjadi prioritas utama adalah kompetensi kepribadian karena dianggap sebagai dasar dalam membangun komunikasi, keteladanan, dan motivasi kerja guru. Proses perencanaan program dilakukan pada akhir tahun ajaran berdasarkan analisis kebutuhan melalui supervisi administrasi pembelajaran dan praktik mengajar. Evaluasi program dilakukan pada akhir tahun ajaran dengan melihat hasil belajar siswa dan antusiasme siswa terhadap pembelajaran. Faktor pendukung meliputi perencanaan, fasilitator, administrasi, fasilitas, dan evaluasi, sedangkan faktor penghambat utama adalah keterbatasan kesiapan pemateri dalam pelaksanaan program.

PERAN GURU AL QUR'AN DALAM MENINGKATKAN KWALITAS KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR'AN SANTRI DI RUMAH QUR'AN DAARUSSUNNAH TAMBUN BEKASI

Khotami, Ahmad, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Al-Qur’an dalam meningkatkan kemampuan membaca santri di Rumah Qur’an Daarussunnah Tambun Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi&#8230; studi kasus. Subjek penelitian meliputi penanggung jawab lembaga, guru Al-Qur’an, dan santri. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai pembimbing, motivator, fasilitator, dan evaluator. Penerapan metode talaqqi dan tikrar terbukti efektif dalam membantu santri memperbaiki bacaan sesuai kaidah tajwid, makhraj, dan sifat huruf, serta didukung oleh koreksi langsung. Faktor pendukung meliputi lingkungan religius yang kondusif, intensitas latihan, dan praktik spiritual seperti mujahadah yang memperkuat motivasi belajar. Adapun kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan media pembelajaran makhraj dan perbedaan kemampuan santri. Dampak pembelajaran terlihat pada peningkatan kelancaran membaca, ketepatan tajwid, serta pemahaman hukum bacaan, bahkan sebagian santri mencapai hafalan yang signifikan. Dengan demikian, keberhasilan pembelajaran membaca Al-Qur’an sangat dipengaruhi oleh kualitas guru, efektivitas metode pembelajaran, serta dukungan lingkungan belajar yang kondusif dan religius.

KRISIS KEPEMIMPINAN PASCA-KEMATIAN SAIF AL-ISLAM GADDAFI: IMPLIKASINYA TERHADAP STABILITAS POLITIK DI LIBYA

Susilo, Widi Hermayanti, Febbyanti, Imeliana Syahira Putri, Redjosari, Slamet Muliono
Abstract: Penelitian ini menganalisis krisis kepemimpinan pasca-kematian Saif al-Islam Gaddafi dan implikasinya terhadap stabilitas politik di Libya setelah runtuhnya rezim Muammar Gaddafi pada 2011 dalam konteks Arab Spring. Sejak&#8230; k saat itu, Libya mengalami fragmentasi politik akibat lemahnya institusi negara, menguatnya aktor non-negara, dan konflik kekuasaan berkepanjangan. Dalam situasi tersebut, Saif al-Islam dipandang memiliki legitimasi simbolik dan potensi untuk mengkonsolidasikan kekuatan politik yang terpecah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus dan analisis deskriptif-analitis berbasis data sekunder dari jurnal, laporan internasional, dan media terpercaya, dengan kerangka teori kepemimpinan karismatik, krisis suksesi, dan konsep failed state. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematiannya memperdalam krisis kepemimpinan dengan menghilangkan figur potensial pemersatu, memperkuat peran milisi, serta meningkatkan risiko konflik, sekaligus mencerminkan lemahnya kapasitas negara dalam mengendalikan kekerasan. Disimpulkan bahwa stabilitas politik Libya tidak hanya bergantung pada institusi, tetapi juga pada keberadaan figur yang mampu mengkonsolidasikan kekuasaan; ketiadaan figur tersebut di negara yang rapuh memperbesar risiko instabilitas jangka panjang, sehingga penguatan institusi menjadi kunci stabilitas berkelanjutan.