Search Articles & Publications

Showing 862 articles found for "Agar"

Pengaruh Konsep Keadilan Dalam Al Qur’an Dan Relevansinya Dalam Hukum Manusia

Muhammad Rizqi Ramadhan, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Keadilan adalah nilai fundamental yang mendasari interaksi sosial dan sistem hukum di seluruh dunia. Dalam Islam, konsep keadilan tidak hanya merupakan tuntutan moral tetapi juga prinsip yang tercantum dalam ajaran agama,… , terutama Al-Qur'an. Studi ini mengeksplorasi pengaruh konsep keadilan dalam Al-Qur'an dan relevansinya dalam sistem hukum modern. Penelitian ini membahas berbagai ayat yang menekankan keadilan, interpretasi, serta aplikasinya dalam hukum Islam. Dengan pendekatan studi literatur kualitatif, kajian ini menyoroti tantangan dalam penerapan keadilan Qur’ani di era kontemporer dan menyarankan reformasi sistem hukum agar lebih adil. Hasil penelitian menekankan pentingnya keadilan sebagai pilar utama dalam membangun masyarakat yang beradab, mencakup aspek sosial dan ekonomi

Religious Moderation In Indonesia Reviewed From The Maqasid Aspect In Syariah

Sabri Sabri, Busyro Busyro
Abstract: Penelitian ini membahas konsep moderasi beragama dalam perspektif Maqashid Syari'ah di Indonesia, dengan tujuan untuk mengidentifikasi penerapan prinsip moderasi dalam kehidupan sosial yang multikultural. Latar belakang… penelitian ini berkaitan dengan keberagaman masyarakat Indonesia, yang menuntut pendekatan yang seimbang dalam menjalankan ajaran agama agar tercipta kedamaian dan keharmonisan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis literatur untuk mengkaji teks-teks sumber primer dan sekunder terkait Maqashid Syari'ah dan moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama, yang berlandaskan pada tujuan Maqashid Syari'ah, berfokus pada perlindungan terhadap lima aspek pokok: agama, jiwa, akal, harta, dan keturunan. Penerapan prinsip moderasi ini dalam masyarakat Indonesia dapat menciptakan suasana toleransi, keadilan, dan saling menghormati antar umat beragama. Selain itu, moderasi beragama juga berperan dalam menghindarkan ekstremisme dan kekerasan, serta mendukung terciptanya masyarakat yang adil dan sejahtera. Kesimpulannya, moderasi beragama dalam kerangka Maqashid Syari'ah memiliki potensi besar untuk memperkuat persatuan dan keberagaman di Indonesia, serta menjadi landasan untuk membangun kedamaian sosial yang berkelanjutan.

Kearifan Lokal Permainan Rakyat di Jawa Barat (Studi Kasus di Kelompok Belajar Anak Harapan Coudrin)

Ednica, Nicole Dorotea, Rianti, Angelina, Jovita, Paramita, Christyani, Elinda Eka
Abstract: Permainan rakyat merupakan warisan budaya yang menunjukkan nilai sosial, budaya, dan tradisi. Permainan rakyat sering digunakan sebagai inspirasi dalam berkarya. Di zaman ini teknologi mulai meningkat sehingga generasi sekarang… ekarang lebih memilih untuk bermain dengan perangkat elektronik. Sehingga minat terhadap permainan rakyat mulai menurun. Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana wujud permainan rakyat yang dapat dimainkan oleh anak-anak generasi alpha. Tujuannya untuk mengangkat dan melestarikan permainan rakyat agar dapat disukai oleh anak-anak. Strateginya menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan observasi di Kelompok Belajar Anak Harapan Coudrin. Sampel penelitian ini adalah anak-anak yang ada di Kelompok Belajar Anak Harapan Coudrin. Hasil penelitian di tengah majunya teknologi sekarang ini, masih banyak anak-anak yang tertarik pada permainan rakyat, terutama engklek.  Kecintaan ini memunculkan rasa nasionalisme yang kuat pada permainan rakyat.

Analisis Konsep Pendidikan Anak Dalam Kisah Luqman Berdasarkan Tafsir Ibnu Katsir Pada Surah Luqman Ayat 13-19

Muhammad Abi Hamzah, Nasrulloh Nasrulloh, La Boy
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan anak dalam kisah Luqman berdasarkan penafsiran Surah Luqman ayat 13-19. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan dokumentasi sebagai… ebagai teknik pengumpulan data. Data utama berupa terjemahan Surah Luqman ayat 13-19, sedangkan data sekunder meliputi terjemahan kitab tafsir Ibnu Katsir dan literatur pendukung lainnya. Analisis data dilakukan dengan analisis isi untuk menelaah dan menginterpretasikan teks-teks yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Luqman dalam Al-Quran mengandung nilai-nilai pendidikan yang sangat relevan, meliputi: 1) Pentingnya menanamkan akidah tauhid dan larangan menyekutukan Allah; 2) Kewajiban anak untuk patuh dan berbakti kepada orang tua, terutama ibu; 3) Penekanan pada amar makruf nahi munkar; 4) Penegakan ibadah shalat; 5) Pentingnya bersikap sabar; serta 6) Penanaman sikap rendah hati dan berbicara dengan lembut. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kisah Luqman dapat dijadikan teladan yang sangat berharga bagi orang tua dan pendidik dalam mendidik anak-anak dengan penuh kasih sayang, menanamkan nilai-nilai akhlak yang baik, serta membimbing mereka agar menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara, sesuai dengan perspektif pendidikan Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam memperkaya khazanah konsep pendidikan anak dalam perspektif Islam melalui analisis mendalam terhadap kisah Luqman, yang dapat dijadikan rujukan bagi orang tua dan pendidik dalam mengembangkan model pendidikan anak yang holistik dan sesuai dengan ajaran Islam.

Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas 6 Di MI Darunnajah 2 Cipining Bogor

Siti Fadlah, Ahmad Farid, Khairrina Bachtiar
Abstract: Disiplin adalah kesadaran dan proses pembiasaan diri untuk mengikuti serta menjalankan aturan dan norma yang berlaku di masyarakat. Keberhasilan dalam membentuk disiplin dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah… alah strategi yang diterapkan oleh guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa serta pemahaman siswa tentang pentingnya disiplin. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan beberapa temuan, yaitu: (1) Strategi guru dalam meningkatkan kedisiplinan terlihat dari semakin sedikitnya siswa yang terlambat datang ke sekolah, (2) Guru menerapkan berbagai strategi dalam mengelola pembelajaran di kelas, (3) Pembelajaran dibuat agar mudah dipahami oleh siswa, (4) Guru mampu menciptakan suasana kelas yang hidup dan kondusif, dan (5) Diadakan evaluasi mingguan untuk memastikan terciptanya disiplin siswa di sekolah.

Strategi Meningkatkan Kemampuan Membaca Melalui Media Buku Bergambar Pada Peserta Didik Kelas VI MI AL-Khoeriyah Rangganis

Bubun, Ahmad Farid, Abudzar Al-Ghifari
Abstract: Media buku bergambar yaitu seni yang dirancang dengan berbagai cara yang menjadi hubungan cerita dengan memakai gambar tanpa bergerak. Jadi bisa disimpulkan bahwa strategi media buku bergambar bisa memberikan pembelajaran… n yang menarik dan mendukung siswa agar berperan dalam tahap membaca. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam ini adalah Kepala Sekolah, Guru Kelas dan Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Strategi meningkatkan keterampilan membaca melalui media buku cerita bergambar sudah terealisasikan dapat berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa.

Analisis Hambatan Belajar Matematika Di Kelas IV Mis Darunnajah Cipining Bogor

Umi Nawal Mumtaz, Heri Dermawan, Nailil Muna Shalihah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan belajar matematika pada siswa kelas IV MIS Darunnajah Cipining Bogor dan mengeksplorasi upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi hambatan tersebut. Dalam pendahuluan,… uan, diuraikan bahwa matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh siswa, sehingga mempengaruhi motivasi dan hasil belajar mereka. Hambatan-hambatan ini penting untuk diidentifikasi agar dapat diberikan solusi yang tepat guna meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi di kelas, wawancara dengan kepala sekolah, guru, siswa, dan wali siswa, serta dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara untuk uji validitas data, peneliti menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan belajar yang dialami siswa antara lain kesulitan dalam memahami operasi hitung pecahan, kesulitan dalam menyamakan penyebut, dan kesulitan mengubah pecahan menjadi desimal. Faktor-faktor penyebab hambatan tersebut berasal dari faktor internal, seperti rendahnya motivasi belajar, dan faktor eksternal, seperti kurangnya variasi metode pengajaran serta penggunaan media pembelajaran yang kurang maksimal.  Dalam pembahasan, peneliti memaparkan bahwa guru telah berupaya mengatasi hambatan tersebut dengan berbagai strategi, seperti memberikan les privat, menerapkan variasi metode pengajaran, dan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi.  Kesimpulannya, dengan pendekatan yang tepat dan upaya yang berkelanjutan, hambatan dalam belajar matematika dapat diminimalisir, sehingga kualitas pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap materi matematika dapat meningkat.

Pengaruh Budaya Sekolah Terhadap Mutu Pendidikan Siswa Kelas VII A Di MTs Al-Muttaqin Pandeglang

Tarbiyatul Munawaroh, Arizqi Ihsan Pratama, Anjaludin
Abstract: Budaya adalah pola perilaku yang dilakukan setiap hari secara berulang, dan memiliki kaitan erat dengan nilai social dengan agama, menyadari akan pentingnya budaya sekolah terhadap pengembangan etika dan adab siswa disekolah,… olah, Dalam meningkatlan mutu Pendidikan budaya sekolah mempunyai makna bersama hal meningkatkan keefektifan pembelajaran tersebut. Tujuan dari studi ini agar mengetahui seberapa pengaruh budaya sekolah terhadap mutu pendidikan siswa. Adanya metode studi yang dimanfaatkan yakni pendekatan kuantitatif bersama metode survey dan teknis analisis regresi sederhana. Sampel studi ini memanfaatkan teknik totalitas sampling yaitu seluruh siswa kelas VII A yang berjumlah 34 siswa. Instrumen studi ini berupa kusioner budaya sekolah yang berjumlah 15 pertanyaan, dan Mutu Pendidikan yang total 15 pertanyaan, kemudian diuji coba kepada 34 siswa. Sesudah dijalankan uji coba, dinyatakan valid sejumlah 28 butri pertanyaan. Serta pernyataan tidak valid diganti dengan pernyataan lain sehingga menjadi valid 30 pertanyaan, Selanjutnya dijalankan uji normalitas serta uji regresi sederhana. Hasil penjumlahan disampaikan persamaan regresi Y = 15,471 + 0,648 X persamaan tersebut diyakini yakni ꞵ > 0, bermakna tolak H_0, serta terima H_1 bermakna ada pengaruh yang relevan. Nilai koefisien korelasi sederhana dari r_xy = 0,703 koefisien mengandung makna yakni 49,4% yang memicu Budaya sekolah terhadap Mutu Pendidikan dan 50,6% berdampak oleh faktor lain.

Implementasi Program Darsul Idhofi Dalam Meningkatkan Kualitas Bahasa Santri Kelas 5 TMI Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Alan Budi Kusuma, Mukhlis Nasrulloh, Mahmun, M. Yogi Saputra
Abstract: Di masa modern ini sistem pendidikan sangat beragam, mengikuti perkembangan zaman. Pesantren Darunnajah cipining hadir dengan program yang baru yaitu program darsul idhofi, yang mana ini merupakan revitalisasi kurikulum… kuliyatul mu’allimin al-islamiyah (TMI) yang di jalankan oleh divisi pengajaran. Darsul idhofi adalah program unggulan yang ada di kurikulum TMI guna untuk peningkatan bahasa resmi pondok yaitu arab dan inggris dengan metode kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di kelas oleh kelas senior yaitu kelas 5 TMI, yang mana metode ini adalah visi dari kurikulum TMI sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan gambaran yang nyata dan tepat mengenai objek studi, berdasarkan data yang dikumpulkan di lapangan. Metode yang dipilih adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam konteks penelitian kualitatif, validitas data atau temuan dicapai ketika deskripsi peneliti sepenuhnya mencerminkan realitas yang diamati pada objek penelitian, tanpa ada perbedaan antara laporan dan kenyataan di lapangan. Pada Implementasi Program Darsul Idhofi Dalam Meningkatkan Kualitas Bahasa Santri Kelas 5 TMI di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor menggunakan sistem POACE. Planning: Dengan adanya perencanaan dapat membuat kegiatan lebih efektif dan efisien. Dengan kata lain, perencanaan adalah dasar pokok acuan, gambaran dan patokan pelaksanaan kegiatan agar dapat berjalan dengan baik, Organizing: Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Semua yang dipilih memalui proses, dilihat dari riwayat Ketika menjadi santri dan mempunyai ambisi tinggi, Actuating: proses pelaksanaan divisi pengajaran membuat kegiatan seperti, membuat persiapan mengajar (ta’hil), pemeriksaan persiapan ajar (taftisy i’dad tadris), KBM di kelas, dan perbaikan bahasa (tahsinul lughoh) yang semuanya berbasis bahasa arab dan inggris, Controlling: Pada aspek ini pengajaran melibatkan direktur TMI, kepala sekolah, dan guru-guru yang berkompeten di bidangnya, Evaluating: hasil dari program akan terlihat pada evaluasi mingguan, bulanan, dan tahunan yang semuanya di nilai dari laporan petugas kontroling dan hasil ujian mid dan semester 1 dan 2.

Pemberdayaan Perempuan Sebagai Poros Utama Pembangunan Berkelanjutan: Membangun Kesetaraan, Kesejahteraan, Dan Keseimbangan Lingkungan

Juwita Pratiwi Lukman
Abstract: Pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kualitas masyarakat dan wilayahnya. Salah satu hal yang mendukung berjalannya pembangunan yang berkelanjutan adalah dengan melibatkan perempuan dalam berbagai hal. Pemberdayaan perempuan… rempuan memberikan dampak positif bagi pembangunan melalui memberikan kesempatan kepada perempuan untuk ikut serta dalam bekerja tanpa membandingkannya dengan laki-laki. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan melalui beberapa sumber buku, artikel ilmiah dan jurnal yang relevan dengan tujuan untuk menyajikan gambaran mengenai pemberdayaan perempuan sebagai poros utama pembangunan berkelanjutan dengan melibatkan indikator membangun kesetaraan, kesejahteraan dan keseimbangan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan pemberdayaan perempuan membuktikan bahwa perempuan dan laki-laki dalam memiliki kesempatan yang sama dari segi pendidikan dan pekerjaan serta keterlibatan perempuan dalam politik untuk mengambil keputusan. Selain itu, perempuan dalam kesejahteraan keluarga sangat penting karena memberikan pendidikan kepada anak sebagai penerus bangsa dan juga panutan seorang sebagai sosok yang kuat. Dalam pengelolaan lingkungan perempuan memiliki potensi yang besar agar terciptanya pelestarian lingkungan  guna menciptapkan kualitas lingkungan hidup.