Search Articles & Publications

Showing 1953 articles found for "Main"

ANALISIS YURIDIS KONTRAK PENGADAAN BAHAN MAKANAN PASIEN DENGAN METODE PEMILIHAN PENYEDIA SECARA E-PURCHASING ANTARA RUMAH SAKIT “X” DENGAN CV “Y”

Putra, Boni, Siregar, Mahmul, Andriati, Syarifah Lisa
Abstract: Abstract: Implementationofpatientfoodprocurementcontractsusingthe e-purchasingmethodat Hospital X The main focusofthis study isonthree main aspects, namely legal compliance in theimplementationofcontracts, legal protectionforbothpartiesinvolved… onforbothpartiesinvolved in thecontract, anddisputeresolutionmechanismsthatcanbetaken in theeventof a breachofcontract. The methodused in this study isnormative legal researchwith a descriptiveanalyticalapproach. This study examineshowlawsandregulations are applied in procurementcontractsthrough e-purchasing. The resultsofthe study The implementationofcontractsthroughthe e-purchasingmethodisconsideredverygood in termsof legal compliance. The partieshavefollowedallgovernmentprocurementprocedures in a transparentandaccountablemanner, sothatthecontractrunseffectivelyandefficiently. The existenceof a cleardisputeresolutionmechanism: The contract has anticipatedpotentialproblems in thefuture, such as breachofcontract. The mechanismsorstepsthatwillbetakentoresolvedisputesiftheyoccurhavebeenclearlyregulated, in accordancewiththecontentsofthecontractandapplicableregulations.    Keyword:E-Purchasing, Procurement Contracts, Legal Compliance, Dispute Resolution    Abstrak: Pelaksanaankontrakpengadaanbahanmakananpasienmenggunakanmetode e-purchasing di RumahSakit X Fokusutamapenelitian ini adalahpadatigaaspekutama, yaitukepatuhanhukumdalampelaksanaankontrak, perlindunganhukumbagikeduabelahpihak yang terlibatdalamkontrak, danmekanismepenyelesaiansengketa yang dapatditempuhjikaterjadiwanprestasi. Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahpenelitianhukumnormatifdenganpendekatandeskriptifanalitis. Penelitianinimengkajibagaimanaperaturanperundang-undanganditerapkandalamkontrakpengadaanbarangmelaluie-purchasing. Hasil penelitianPelaksanaankontrakmelaluimetodee-purchasingdinilai sangat baikdarisegikepatuhanhukum. Para pihaktelahmengikutisemuaprosedurpengadaanbarang dan jasapemerintahdengantransparan dan akuntabel, sehinggakontrakberjalansecaraefektif dan efisien. Adanya MekanismePenyelesaianSengketa yang Jelas: Kontraktersebutsudahmengantisipasipotensimasalah di kemudianhari, sepertiwanprestasi (pelanggarankontrak). Telah diatursecarajelasmekanismeataulangkah-langkah yang akanditempuhuntukmenyelesaikanperselisihanjikahalituterjadi, sesuaidenganisikontrak dan peraturan yang berlaku.    Kata kunci: E-Purchasing,KontrakPengadaan, Kepatuhan Hukum, Penyelesaian Sengketa 

KEPASTIAN HUKUM PERIZINAN BERUSAHA UMKM SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN DAN PENGEMBANGAN UMKM DI KOTA MEDAN

Sitorus, Chrismo H, Siregar, Mahmul, Arifiyanto, Joiverdia
Abstract: Abstract:MSMEsstillfacevariousobstacles, especially in termsofregulationsandlicensingwhich are oftenconfusingand not in syncbetweenlawsandtheirimplementingregulations. Changestotheprovisions in Law Number 6 of 2023 concerningJobCreation,… rningJobCreation, such as articlesthat are open tomultipleinterpretations, make MSME actorsreluctanttotakecareofpermitsdueto legal uncertainty, complicatedprocesses, andconcernsabouttaxes. Therefore, itisnecessarytostrengthenthe legal umbrella, simplifythebureaucracy, andoptimizeempowermentfromthegovernmentsothatMSMEscandevelop, competehealthily, andbecomethe main pillars in supportingthenationaleconomy. Thesematerials were thenanalyzedqualitativelywith a descriptiveanalyticalapproach. Legal certainty in theempowermentanddevelopmentofMSMEsthroughbusinesslicensingbasedon Law Number 6 of 2023 concerningJobCreationand Law Number 20 of 2008 concerningMicro, Smalland Medium Enterprises isseenfromArticle 87 whichstatesthewordsexemptlicensingfeeswhileArticle 92 Paragraph 2, thisprovidesdifferentinterpretationsofwhethermicrobusinessesactuallygetfreefeesor not. Becausethephrase "can" in Article 92 Paragraph 2 canmeanyesorno, whilethephrase "freeinglicensingfees" in Article 87 meanscompletelyfreeing. The contradictionbetweenthesearticlescreates legal uncertaintyregardingtheexemptionoflicensingfeesandthereductionoflicensingfeesforMSMEs.    Keyword:Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs), Licensing, Empowerment and Development    Abstrak: UMKM masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam aspek regulasi dan perizinan yang seringkali membingungkan dan tidak sinkron antara undang-undang dan aturan pelaksananya. Perubahan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, seperti pasal yang multitafsir, membuat pelaku UMKM enggan mengurus perizinan karena ketidakpastian hukum, proses yang rumit, serta kekhawatiran terhadap pajak. Oleh karena itu, diperlukan penguatan payung hukum, penyederhanaan birokrasi, serta pemberdayaan yang lebih optimal dari pemerintah agar UMKM dapat berkembang, bersaing secara sehat, dan menjadi pilar utama dalam menopang perekonomian nasional. Bahan-bahan tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis Kepastianhukumdalampemberdayaan dan pengembangan UMKM melaluiperizinanberusahaberdasarkanUndang-UndangNomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja dan Undang-UndangNomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro Kecil Menengahdilihatdari Pasal 87 yang menyebutkan kata membebaskanbiayaperizinansedangkan Pasal 92 Ayat 2, halinimemberikanpenafsiran yang berbeda-bedaapakahsejatinya Usaha mikromendapatkanbebasbiayaatautidak. Karena frasa kata dapat pada Pasal 92 Ayat 2 bisaberartiyaatautidak, sedangkanfrasamembebaskanbiayaperizinandalam Pasal 87 berartisepenuhnyamembebaskan. Adanya kontradiksiantarpasalinimenimbulkanketidakpastianhukumterhadappembebasanbiayaperizinan dan keringananbiayaperizinanberusahapelaku UMKM.  Kata kunci: Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Perizinan, Pemberdayaan dan  Pengembangan 

PEMENUHAN HAK-HAK POLITIK PENYANDANG DISABILITAS OLEH KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) LABUHANBATU PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2020 : TINJAUAN TERHADAP UU NO.8 TAHUN 2016 TENTANG PENYANDANG DISABILITAS

Sinaga, Harun Amin, Nasution, Mirza
Abstract: Abstract: According to a report on the KPU's role in implementing the Political Rights of Persons with Disabilities in the 2020 Regional Head Elections in Labuhanbatu, the organization did a great job of fulfilling its responsibilities,… esponsibilities, which included making sure that people with disabilities could fully and successfully participate in politics and the public on an equal basis with everyone else and promoting the rights of people with disabilities as outlined in Law No. 8 of 2016 concerning Persons with Disabilities.Due to barriers to government accessibility, a lack of confidence, and a lack of knowledge about their right to participate in and exercise their political voting rights in regional head elections, particularly in Labuhanbatu Regency, the number of people with disabilities who participated in the 2020 regional head elections in Labuhanbatu remained low.  Limited budget funding, poor infrastructure, and inaccurate data on people with disabilities were the KPU's main challenges in handling participation in the regional head elections in Labuhanbatu.    Keyword:KPU, PoliticalRights, PersonswithDisabilities    Abstrak: Bahasa Indonesia: Menurutlaporantentangperan KPU dalammelaksanakan Hak PolitikPenyandangDisabilitasdalamPemilihanKepala Daerah Tahun 2020 di Labuhanbatu, organisasitersebuttelahmelakukanpekerjaan yang hebatdalammemenuhitanggungjawabnya, yang meliputimemastikanbahwapenyandangdisabilitasdapatberpartisipasisecarapenuh dan berhasildalampolitik dan publiksecarasetaradengan orang lain dan mempromosikanhak-hakpenyandangdisabilitassebagaimana yang digariskandalamUndang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentangPenyandangDisabilitas. Karena hambatanaksesibilitaspemerintah, kurangnyakepercayaan, dan kurangnyapengetahuantentanghakmerekauntukberpartisipasi dan menggunakanhaksuarapolitikmerekadalampemilihankepaladaerah, khususnya di KabupatenLabuhanbatu, jumlahpenyandangdisabilitas yang berpartisipasidalampemilihankepaladaerahtahun 2020 di Labuhanbatumasihrendah. Keterbatasan dana anggaran, infrastruktur yang buruk, dan data yang tidakakurattentangpenyandangdisabilitasmenjaditantanganutama KPU dalammenanganipartisipasidalampemilihankepaladaerah di Labuhanbatu.    Kata kunci: KPU, Hak Politik, Penyandang Disabilitas     

MODEL GROUP DECISSION SUPPORT SYSTEM DALAM PEMILIHAN MEDIA PROMOSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PERGURUAN TINGGI SWASTA

Manurung, Nuriadi, Amalia, Amalia, Anjani, Anjani
Abstract: Abstract: To maintain stability and increase student enrollment, various promotional efforts are undertaken, including billboards, school visits, social media, radio, and other channels. However, these promotions do not… prioritize appropriate promotional media, resulting in significant costs and resource constraints. The purpose of this study is to evaluate the best promotional media that can assist management in determining efficient promotional media priorities through a decision support system model. The decision support system used is a Group Decision Support System (GDSS) approach with multiple respondents. The method used includes the Multi-Factor Evaluation Process (MFEP), Multi-Attribute Utility Theory (MAUT), and Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA). The BORDA method is used as the final solution for the single best promotional media. The results of the study using the Borda method ranked social media and billboards as the best alternatives, followed by broadcasts and brochures, with radio coming in last. Therefore, this decision support model can help private universities determine more effective and objective student admissions promotion strategies.   Keywords: GDSS; Multi-Respondent; Multi Method; Borda; College Promotion Abstrak: Untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan jumlah mahasiswa, berbagai upaya promosi dilakukan, termasuk melalui baliho, kunjungan ke sekolah-sekolah, promosi di media sosial, radio, dan lainnya. Namun, promosi yang dilakukan belum mempertimbangkan prioritas media promosi yang tepat, sehingga berdampak pada biaya dan sumber daya yang besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi media promosi terbaik yang dapat membantu manajemen dalam menentukan prioritas media promosi yang efisien melalui model sistem pendukung keputusan. Metode yang digunakan yaitu Sistem pendukung keputusan yang akan digunakan adalah dengan pendekatan Grup Decission Support System (GDSS) dengan multi responden dan penggunaan metode antara lain Multi Factor Evaluation Process (MFEP), Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) dan metode Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA) dan dengan menggunakan pendekatan metode BORDA sebagai solusi final tunggal media promosi terbaik. Hasil penelitian dengan metode Borda menempatkan media sosial dan baliho sebagai alternatif terbaik, diikuti broadcast dan brosur, sementara radio menempati posisi terakhir. Dengan demikian, model pendukung keputusan ini dapat membantu perguruan tinggi swasta menentukan strategi promosi penerimaan mahasiswa baru secara lebih efektif dan objektif.   Kata kunci: GDSS; Multi Responden; Multi Metode; Borda; PromosiPerguruan Tinggi

MODEL GROUP DECISION SUPPORT SYSTEM DENGAN MULTI-RESPONDEN DAN MULTI-ATRIBUT DALAM REKOMENDASI BENIH PADI TERBAIK

Amalia, Amalia, Helmiah, Fauriatun, Permana, Yogi Abimanyu
Abstract: Abstract: As a result, farmers often face various problems such as less than optimal yields due to low grain weight (tonnage) and quality, increased maintenance costs, longer harvest periods, and even the risk of crop failure.… ilure. The urgency of this research lies in the challenges faced by farmers in Asahan Regency in determining appropriate and superior rice seed varieties. Reliance on trial and error methods in seed selection results in less than optimal harvest results. Based on the above problems, this study aims to develop a decision support model to determine superior rice seed varieties to increase yields. The method used in solving the problem is the Group Decision Support System (GDSS) with a decision support method using Multi-Respondent and Multi-Method. The multi-respondent concept allows collaboration between experts, practitioners, and farmers, and the multi-method concept allows data to be analyzed using various techniques, namely WP, MOORA, MAUT, and Borda.   Keywords: Group Decision Support System; Multi-Method; Multi-Respondent; Borda; Rice Seeds Abstrak: Akibatnya, seringkali petani menghadapi berbagai masalah seperti hasil panen yang kurang maksimal karena rendahnya bobot (tonase) dan kualitas butir beras, meningkatnya biaya perawatan, masa panen yang lebih lama, dan bahkan risiko gagal panen. Urgensi penelitian ini terletak pada tantangan yang dihadapi oleh petani di Kabupaten Asahan dalam menentukan varietas benih padi yang tepat dan unggul. Ketergantungan pada metode coba-coba dalam pemilihan benih menyebabkan hasil panen yang kurang optimal. Berdasarkan masalah di atas, penelitian ini bertujuan mebangun model pendukung keputusan untuk menentukan varietas benih padi unggul guna meningkatkan hasil panen. Metode yang digunakan dalam penyelesaian masalah yaitu Group Decision Support System (GDSS) dengan metode pendukung keputusan menggunakan Multi Responden dan Multi Metode. Konsep multi responden memungkinkan kolaborasi dari ahli, praktisi dan petani dan konsep multi metode Multi metode meungkinkan data dianalisis dengan beragam teknik yaitu WP, MOORA dan MAUT dan Borda. Kata kunci: Group Decision Support_System;Multi Metode;Multi Responden;Borda; Benih Padi  

PENGARUH CITRA SEKOLAH DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN ORANG TUA MEMILIH SEKOLAH DENGAN WORD OF MOUTH (WOM) SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA SMP BRUDER PONTIANAK

Syamsiar, Benus, Pradiani, Theresia, Handarini, Dany Moenindyah
Abstract: Abstract: This study aims to analyze the influence of school image (brand image) and service quality on parents’ decision to choose a school, with word of mouth (WOM) as an intervening variable, in the context of SMP Bruder… SMP Bruder Pontianak as an educational institution for their children. The background of this research is a positive phenomenon: despite the growing number of private schools in Pontianak City, each offering various strengths, SMP Bruder Pontianak continues to gain the trust of parents in enrolling their children at the institution. The school consistently meets its target of admitting seven classes annually. Based on preliminary interviews during the student admission process (PPDB) and field observations prior to the study, three main factors emerged as key considerations for parents: school image (brand image), service quality, and word of mouth as an intervening factor.This research adopts a quantitative method with a survey approach, involving 157 randomly selected parents of seventh-grade students. The data were analyzed using regression techniques to test the relationships between independent variables (school image and service quality), the dependent variable (parents’ decision to choose the school), and the intervening variable (word of mouth), with data processing conducted through SPSS 27.The results reveal that school image (brand image) significantly influences word of mouth, but does not directly affect the decision-making process. Service quality, on the other hand, has a positive and significant effect both on word of mouth and on the decision to choose the school. These findings suggest important implications for SMP Bruder Pontianak: to enhance its school image so it becomes a more decisive factor in parents’ school selection, and to optimize service quality to ensure that all stakeholders—especially parents—receive standardized, high-quality services. Additionally, word of mouth serves as a mediating influence through interactions among parents, friends, family members, and others.   Keywords: School Image, Brand Image, Service Quality, Word Of Mouth, Decision-                 Making In School Selection   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh citra sekolah (brand image), kualitas pelayanan, terhadap keputusan orang tua memilih sekolah dengan WOM sebagai intervening pada SMP Bruder Pontianak sebagai sebuah Lembaga Pendidikan bagi anak-anak mereka. Penelitian ini memiliki latar belakang atau fenomena objek yang positif dimana dengan banyaknya jumlah sekolah swasta di Kota Pontianak dengan berbagai keunggulan masing-masing, namun SMP Bruder Pontianak tetap mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk menyekolahkan anaknya pada lembaga ini. Target penerimaan sebanyak tujuh kelas selalu terpenuhi. Berdasarkan hasil wawancara sederhana pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan hasil pengamatan dilapangan dan pra penelitian dilakukan, didapatkan ada tiga faktor yang menjadi pertimbangan bagi orang tua yaitu citra sekolah (brand image), kualitas pelayanan, dan word of mouth sebagai intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan 157 orang tua kelas tujuh dengan teknik acak (random). Data analisis menggunakan regresi untuk menguji hubungan antar variabel bebas (citra sekolah dan kualitas pelayanan) dengan variabel terikat (keputusan orang tua memilih sekolah) dan word of mouth (intervening) dengan pengolahan data menggunakan SPSS 27. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Citra Sekolah (brand image) memiliki pengaruh signifikan terhadap word of mouth. Kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap word of mouth dan terhadap keputusan memilih sekolah. Citra sekolah memiliki pengaruh namun tidak signifikan terhadap keputusan memilih sekolah. Temuan ini memunculkan implikasi bagi SMP Bruder Pontianak untuk meningkatkan citra sekolah agar citra sekolah mampu menjadi salah satu faktor keputusan bagi orang tua memilih sekolah, selain itu memaksimalkan kualitas pelayanan agar semua warga sekolah atau orang tua mendapatkan pelayanan standar yang diberikan. Selain itu Word of Mouth telah berperan sebagai mediasi antar orang tua, teman, keluarga dan orang lain.   Kata Kunci: Citra Sekolah, Brand Image, Kualitas Pelayanan, Word Of Mouth,                      Keputusan Memilih

METODE MFEP PADA PEMILIHAN PENERIMA BANTUAN MAKANANAN TAMBAHAN BALITA STUNTING

Yuma, Febby Madonna, Parini, Parini, Sibuea, Mustika Fitri Larasati, Annisa, Salwa Yuma
Abstract: Abstract: Stunting is a long-term nutritional disorder that negatively impacts children's physical development. In Indonesia, stunting rates among toddlers remain alarming. The government responded by implementing a Supplementary… lementary Feeding (PMT) program, but its distribution is not always accurate. Therefore, a support system is needed in selecting PMT recipients for stunted toddlers. The purpose of this study was to design a recommendation system using the MFEP method for users to avoid errors in aid recipients. This research method used interviews with Posyandu (Integrated Service Post) officials and the community, and data collection methods were carried out through observation and interviews. The results showed that the application of the MFEP method can help community health centers (Puskesmas) in resolving the problem of inaccurate targeting of aid recipients, so that the results are more accurate and meet community expectations. The implementation of MFEP for PMT recipients for stunted toddlers at Posyandu with an accuracy value of more than 80% indicates that this method is working well.   Keywords: toddler; MFEP method; aid recipient; stunting;                      Abstrak: Stunting merupakan gangguan gizi jangka panjang yang berdampak negatif terhadap perkembangan fisik anak. Di Indonesia, angka stunting pada balita masih memprihatinkan. Pemerintah merespons dengan menyelenggarakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) namun penyalurannya belum selalu tepat. sehingga dibutuhkan sistem penunjang dalam pemilihan penerima PMT balita stunting. Adapun tujuan peneltian ini untuk mendapatkan rancangan dan mengevaluasi sistem penunjang keputusan menggunakan metode MFEP kepada pengguna agar tidak ada kesalahan pada penerima bantuan. Metode penelitian ini menggunakan metode  wawancara kepada pihak posyandu dan masyarakat dan metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode MFEP dapat membantu puskesmas dalam menyelesaikan masalah ketidaktepatan sasaran penerima bantuan tersebut sehingga hasilnya lebih akurat dan sesuai harapan masyarakat. Implementasi MFEP  pada penerima bantuan PMT Balita Stunting di posyandu dengan nilai ketepatan lebih dari 80 % menunjukan bahwa metode ini berjalan dengan baik.   Kata kunci: balita;metode MFEP; penerima bantuan; stunting;

APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PELANGGARAN SANKSI PADA KOMUNITAS AKHWAT SHOLEHAH (KOAS) KISARAN

Maharani, Dewi, Anggraeni, Dewi, Astriani, Nurullita, Abidi, Ihsan
Abstract: Abstract: Value-based community organizations, such as the Komunitas Akhwat Sholehah (KoAS) in Kisaran, face significant challenges in enforcing internal discipline. The manual and subjective process of imposing sanctions… s for violations often leads to perceptions of injustice, inconsistency, and inefficiency. This research aims to design and build a Decision Support System (DSS) model to assist the KoAS management in determining sanctions more objectively, transparently, and accountably. The research methodology uses a waterfall approach, including needs analysis, system design, model implementation, and testing through simulation. The core decision-making logic is implemented using the Simple Additive Weighting (SAW) method, chosen for its ability to accommodate various violation criteria simply and transparently. The result is a conceptual prototype and case simulation demonstrating the system's ability to process violation data based on weighted criteria to produce the most appropriate sanction recommendations. The main contribution is the application of a quantitative management tool (DSS/SAW) in the unique socio-technical context of a religious community, offering a technology-based internal governance model to enhance procedural justice and member trust.   Keywords: Decision Support System; Governance; Procedural Justice; Simple Additive Weighting; Value-Based Community                      Abstrak: Organisasi komunitas berbasis nilai, seperti Komunitas Akhwat Sholehah (KoAS) di Kisaran, menghadapi tantangan signifikan dalam menegakkan disiplin internal. Proses penjatuhan sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan secara manual dan subjektif sering kali menimbulkan persepsi ketidakadilan, inkonsistensi, dan inefisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah model Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu pengurus KoAS dalam menentukan sanksi secara lebih objektif, transparan, dan akuntabel. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan waterfall, yang mencakup tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi model, dan pengujian melalui simulasi. Logika pengambilan keputusan inti dalam sistem ini diimplementasikan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW), yang dipilih karena kemampuannya dalam mengakomodasi berbagai kriteria pelanggaran secara sederhana dan transparan. Hasil penelitian ini berupa sebuah prototipe konseptual dan simulasi kasus yang menunjukkan kemampuan sistem dalam memproses data pelanggaran berdasarkan kriteria yang telah dibobotkan untuk menghasilkan rekomendasi sanksi yang paling sesuai. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah demonstrasi penerapan alat manajemen kuantitatif (SPK/SAW) dalam konteks sosio-teknis unik sebuah komunitas keagamaan, yang menawarkan sebuah model tata kelola internal berbasis teknologi untuk meningkatkan keadilan prosedural dan kepercayaan anggota.   Kata kunci: Keadilan Prosedural; Komunitas Berbasis Nilai; Simple Additive Weighting; Sistem Pendukung Keputusan; Tata Kelola

DAMPAK PENGGUNAAN PLASTIK SEKALI PAKAI TERHADAP LINGKUNGAN PERKOTAAN WILAYAH JALAN HIU KELURAHAN ULAK KARANG SELATAN

Nasution, Aisyiah, Edinov, Sanny, Sari, Mistia, Mukhtar, Dertha
Abstract: Abstract: This study aims to describe the habit of using single-use plastics, analyze its environmental impacts, and explore public perceptions and awareness levels in Jalan Hiu, Ulak Karang Selatan Village. A descriptive… e qualitative method was employed, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving 10 purposively selected informants. The findings reveal that the use of single-use plastics remains high, driven by practicality, abundant availability, and the lack of eco-friendly alternatives. The resulting impacts include clogged drainage channels, air pollution from burning plastic waste, and a decline in environmental aesthetics. Although some community members understand the negative impacts of single-use plastics, such awareness has not been fully translated into behavioral change. Constraining factors include insufficient waste management facilities, weak enforcement of regulations, and a culture of instant consumption. This study concludes that education-based interventions, the provision of alternative packaging, and stronger policy enforcement are needed to reduce the community’s dependence on single-use plastics.   Keyword: single-use plastic; habit; environmental impact; public awareness; Padang   Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kebiasaan penggunaan plastik sekali pakai, menganalisis dampaknya terhadap lingkungan, serta menggali persepsi dan tingkat kesadaran masyarakat di wilayah Jalan Hiu, Kelurahan Ulak Karang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, melibatkan 10 informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan plastik sekali pakai masih tinggi, didorong oleh faktor kepraktisan, ketersediaan yang melimpah, dan minimnya alternatif ramah lingkungan. Dampak yang ditimbulkan meliputi penyumbatan saluran drainase, pencemaran udara akibat pembakaran sampah plastik, serta menurunnya estetika lingkungan. Meskipun sebagian masyarakat memahami dampak negatif plastik sekali pakai, kesadaran tersebut belum sepenuhnya diikuti perubahan perilaku. Faktor penghambat mencakup kurangnya fasilitas pengelolaan sampah, lemahnya penerapan regulasi, dan budaya konsumsi instan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi berbasis edukasi, penyediaan alternatif kemasan, dan penguatan kebijakan diperlukan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap plastik sekali pakai.   Kata kunci: dampak, kelurahan, lingkungan, perkotaan, plastik

DESAIN DAN PEMBUATAN APLIKASI PPDB ONLINE PADA SMP NEGERI 3 RAMBAH UNTUK MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL SEKOLAH

Hambali, Hambali, Chandra, Detri Amelia, Santosa, Firman
Abstract: Abstract: Digital transformation in educational institutions is essential for improving the quality of services and administrative efficiency within schools. One aspect that can be enhanced is the New Student Admission (PPDB)… PPDB) process, which is still often carried out manually, requiring considerable time and resources. This study aims to design and develop an online PPDB application for SMP Negeri 3 Rambah to support the school’s digital transformation efforts and to facilitate the registration process for new students. The Waterfall method was used in the system development, including the stages of requirement analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. The system was built using PHP and MySQL with a simple user interface that is easy to use by prospective students and the school administration. The testing results showed that the developed online PPDB application functions effectively for online registration, printing registration receipts, and generating real-time registration reports. The implementation of this application is expected to improve the efficiency, accuracy, and transparency of the PPDB process at SMP Negeri 3 Rambah while serving as a concrete step in supporting the sustainable digitalization of schools.   Keyword: online PPDB application, digital transformation, Waterfall, SMP Negeri 3 Rambah.   Abstrak: Transformasi digital di lingkungan pendidikan merupakan kebutuhan penting dalam meningkatkan mutu layanan dan efisiensi administrasi sekolah. Salah satu aspek yang dapat ditingkatkan adalah proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual, sehingga memerlukan waktu dan tenaga yang cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat aplikasi PPDB online pada SMP Negeri 3 Rambah sebagai upaya mendukung transformasi digital sekolah dan mempermudah proses pendaftaran peserta didik baru. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem adalah Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem ini dibangun menggunakan PHP dan MySQL dengan desain antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan oleh calon peserta didik serta pihak sekolah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi PPDB online yang telah dibuat dapat berfungsi dengan baik untuk melakukan pendaftaran secara daring, mencetak bukti pendaftaran, serta menghasilkan laporan pendaftaran secara real-time. Penerapan aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam proses PPDB di SMP Negeri 3 Rambah serta menjadi langkah nyata dalam mendukung digitalisasi sekolah secara berkelanjutan.   Kata kunci: aplikasi PPDB online, transformasi digital, Waterfall, SMP Negeri 3                     Rambah.