Search Articles & Publications

Showing 1664 articles found for "Isti"

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK MENGGUNAKAN REBUSAN DAUN SALAM DENGAN MASALAH NYERI PADA GOUT ARTHRITIS DI DESA KARANGGEDANG KECAMATAN BUKATEJA

Farah Dilah Meisa, Priyatin Sulistiowati, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Gout arthritis yaitu penyakit yang terjadi akibat metabolisme purin dan dapat ditandai dengan adanya keadaan kadar purin. Gout arthritis tergolong penyakit degeneratif yang menyerang pada persendian dan sering ditemui di… kalangan masyarakat terutama pada lansia yang menimbulkan nyeri. Yang bertujuan untuk menurunkan skala rasa nyeri setelah diberikan rebusan daun salam dapat dipengaruhi oleh senyawa eugunol yang terkandung didalam daun salam, berperan sebagai analgetik. Oleh karena itu, rasa nyeri pada sendi yang terjadi oleh klien dapat menurun. Dan untuk mengetahui Gambaran asuhan keperawatan gerontik menggunakan pemberian rebusan daun salam dengan masalah utama nyeri pada gout arthritis. Desain ini menggunakan studi kasus melalui asuhan keperawatan pada pasien Ny.S dengan masalah keperawatan nyeri kronis serta dilakukan pengkajian, dianosa, rencana tindakan, tindakan keperawatan dan evaluasi. Pengkajian ditemukan keluhan utama nyeri pada Ny.S serta mengangkat diagnosa nyeri kronis  hingga intervensi keperawatan yang diberikan adalah pemberian rebusan daun salam 1x sehari semala 1 minggu, evaluasi yang didapat adanya penurunan skala nyeri pada Ny.S dari 7 menjadi 3. Kesimpulan yang dapat diambil metode penerapan pemberian rebusan daun salam sebagai terapi nonfarmakologi untuk menurunkan tingkat nyeri.  

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI CANVA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KOMPUTER

DAULAY, RAPIQ ANANDA, Mutiara, Nurfitria Manik, Imam Samudra Harahap, Haida Nilfa, Fitrah Yuliana, Rifandi Pane, Mirna Pohan, Utri Siregar, Yeza Windana, Berlianta Siregar, Nina Sintya Bella, Ade Muhammad Mulia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran komputer di SMK Swasta Muhammadiyah 13 Sibolga. Pendidikan di era… ra digital menghadapi tantangan besar dalam menarik minat siswa, khususnya dalam pembelajaran yang cenderung monoton dengan pendekatan konvensional. Salah satu solusi yang diajukan adalah penggunaan aplikasi desain grafis Canva yang memungkinkan siswa untuk menciptakan karya visual seperti poster, presentasi, dan infografis, guna mendukung pemahaman mereka terhadap materi pelajaran komputer. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan instrumen angket untuk mengukur minat belajar siswa setelah menggunakan aplikasi Canva. Sampel penelitian terdiri dari 19 siswa kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan yang dipilih dengan teknik total sampling. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan SPSS, untuk menguji pengaruh penggunaan Canva terhadap minat belajar siswa. Hasil diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai peran teknologi dalam pendidikan serta memberikan rekomendasi bagi guru dalam mengoptimalkan media pembelajaran guna meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa. Kata Kunci: Aplikasi Canva, Minat Belajar, Mata Pelajaran Komputer

IMPROVING READING COMPREHENSION OF THE EIGHT GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 13 PALU THROUGH CHORAL READING STRATEGY

Karunia Rahman
Abstract:   The objective of this research was to prove whether using Choral Reading strategy can improve reading comprehension of the eight grade students of SMP Negeri 13 Palu. This research limited the use of Choral Reading strategy… strategy in improving students’ reading comprehension, which focuses on literal meaning and descriptive text. This research used quasi-experimental research design involving an Experimental class and a control class. The sample of this research were students of VII B as the experimental class, which consisted of 31 students, and the students of VIII A as the control class, which consisted of 31 students. The data was collected through pre-test and post-test. The result confirmed that the mean score of the experimental class had increased from 44.87 to 73.83. On the other hand, in the control class, it has increased from 48.29 to 62.64. The result of the test was analyzed statistically by applying 0.05 level significance. The researcher found that the value of the t-counted was higher than the t-table (4.59 > 1.67). In the other words, the implementation of choral reading strategy can develop students’ reading comprehension of the eighth-grade students of SMP Negeri 13 Palu. This strategy has a significant impact on the English learning process, especially helping students in reading comprehension to find information about the text and understand the entire meaning of the text, so that students can practice choral reading as their independent reading comprehension strategy in the future.

PENGARUH LITERASI EKONOMI TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF KARYAWAN SPBU SHELL PD TRI MUTIARA KIRANA DI WILAYAH JAKARTA SELATAN

Budhiraharjo, R. Adhi Sutanto, Saweka, Nurhikmat, Wandi, Natalina, Kristina, Supriyadi, Jambak, M. Faizal
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh literasi ekonomi terhadap perilaku konsumtif karyawan SPBU Shell PD Tri Mutiara Kirana di wilayah Jakarta Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan SPBU Shell&#8230; hell PD Tri Mutiara Kirana di wilayah Jakarta Selatan yang berjumlah 71 karyawan. Karena populasinya kurang dari 100, maka teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh, sampel dalam penelitian ini adalah semua anggota populasi yang berjumlah 71 karyawan. Teknik pengumpulan data berupa angket literasi ekonomi dan angket perilaku konsumtif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif , metode penelitian in menggunakan metodologi asosisi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisi regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara literasi ekonomi terhadap perilaku konsumtif karyawan SPBU Shell PD Tri Mutiara Kirana di wilayah Jakarta Selatan dengan thitung sebesar sebesar 4,025 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, ttabel sebesar 1.997 dan koefisien regresi (b1) sebesar - 0,528. Karena nilai signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05) dan nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (4,025 > 1,997) maka  dapat disimpulkan H1 ditolak dan H0 diterima. (2) Hasil dari analisis regresi linier sederhana diperoleh persamaan regresi Y = 83,231 – 0,528X. Nilai koefisien variabel literasi ekonomi (X) bernilai negatif yaitu sebesar - 0,528. Arah regresi negatif berarti terjadi pengaruh negatif variabel literasi ekonomi terhadap perilaku konsumtif. Dimana setiap kenaikan 1 (satu) point pada nilai X (Literasi Ekonomi) nilai Y (Perilaku Konsumtif) akan menurun sebesar 0,528. (3) Nilai R2 sebesar 0,190 hal ini memberikan pengertian bahwa 19 % perilaku konsumtif karyawan ditentukan oleh literasi ekonomi sedangkan sisanya 81 % merupakan kontribusi dari variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti.

TINJAUAN PUSTAKA TENTANG KOMPETENSI BAHASA YANG PALING ESENSIAL DALAM KOMUNIKASI BISNIS GLOBAL

Rifiyanti, Hafizah, Ari Kurniawan, Abdulah Rakhman
Abstract: This research addresses obstacles to effective English communication, focusing on essential language competencies—listening, speaking, reading, and writing—that are critical in global business. It explores which language&#8230; uage skills are most important for international business communication and examines the impact of language proficiency on professional success. The goal of the study is to identify these key competencies for successful global business interactions and to provide insight into which skills professionals should focus on developing. To achieve this, a systematic literature review is conducted, establishing a structured theoretical framework by drawing on findings from previous research. The study concludes that essential language competencies for global business success include verbal communication, writing skills, cross-cultural understanding, listening, and negotiation abilities. Among these, verbal skills in English, as an international language, are especially crucial in settings such as presentations, meetings, and negotiations. Effective verbal communication requires not only mastery of grammar but also the ability to use non-verbal cues, like intonation and body language, to reinforce and clarify messages. These competencies are emphasized as crucial for professionals who wish to excel in the global business landscape, where effective communication can significantly influence outcomes. The findings suggest that developing both language and cultural understanding equips professionals to engage more effectively across linguistic and cultural boundaries, enhancing their ability to negotiate, collaborate, and succeed in diverse business environments.

PENYULUHAN KELAINAN REFRAKSI PADA ASTIGMATISME TERHADAP KEJADIAN PRESBIOPIA DI OPTIK NEDIA KOTA MANNA

Susanti, Devi, Leni Novianti, Rizcita Prilia Melvani, M. Fakhruddin
Abstract: Kelainan refraksi adalah kondisi yang disebabkan oleh kelainan dalam panjang sumbu (axial length) atau kelainan daya refraksi media. Kelainan refraksi yang tidak terkoreksi adalah salah satu penyebab yang paling umum dari&#8230; i gangguan penglihatan. Astigmatisme (mata silinder) adalah kondisi di mana kekuatan refraksi kornea atau lensa bervariasi karena perubahan bentuk permukaan sehingga cahaya jatuh di dua titik di depan retina. Kondisi ini menyebabkan penderita harus memutar mata sehingga efek lubang jarum dapat dilihat. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara faktor genetik dan penggunaan gadget terhadap kejadian astigmatisme di Optik Reka Jaya Palembang Tahun 2024. Metode Penelitian : Dalam Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional dimana variabel independen yaitu faktor genetik dan penggunaan gadget dan variabel dependen yaitu astigmatisme. Hasil Penelitian : Dari data bivariat diperoleh dari 48 responden terdapat 33 responden (68,8%) mengalami astigmatisme dan 15 responden (31,3%) tidak mengalami astigmatisme. Diperoleh 31 responden (64,6%) mengalami astigmatisme berdasarkan faktor genetik sedangkan 17 responden (35,4%) bukan berdasarkan faktor genetik. Diperoleh 32 responden (66,7%) mengalami astigmatisme berdasarkan penggunaan gadget yang buruk sedangkan 16 responden (33,3%) penggunaan gadget yang baik. Kesimpulan : Berdasarkan Analisa data yang dilakukan diperoleh Kesimpulan bahwa ada hubungan yang bermakna antara faktor genetik dan penggunaan gadget secara simultan dengan kejadian astigmatisme. Hasil uji statistik chi-square tentang hubungan faktor genetik dengan kejadian astigmatisme didapatkan nilai p-value 0,006 dan Hasil uji statistik chi-square tentang hubungan penggunaan gadget dengan kejadian astigmatisme didapatkan nilai p-value 0,021.

ANALISIS TEORITIS KOMITMEN KARYAWAN: KAJIAN KOMPREHENSIF STRATEGI PENGEMBANGAN LOYALITAS ORGANISASI

Setiawan, Ade, Wahyudi, Hasanah, Tuti, Wardani, Ayu Kusuma, Supratikta, Hadi
Abstract: This theoretical analysis examines the conceptual frameworks and scholarly perspectives on employee commitment in organizations, synthesizing current literature to develop a comprehensive understanding of commitment-building&#8230; ilding strategies. Through an extensive review of contemporary organizational behavior theories, we explore the multifaceted nature of employee commitment and its theoretical implications for organizational success. The study analyzes various theoretical models of employee commitment, identifying key constructs and their interrelationships. The analysis reveals that employee commitment is conceptualized through multiple theoretical lenses, including social exchange theory, organizational support theory, and the job demands-resources model. This paper contributes to the academic discourse by proposing an integrated theoretical framework for understanding and developing employee commitment, considering both individual psychological factors and organizational contextual elements. This study examines the evolution of employee commitment concepts within the modern business context, focusing on theoretical frameworks including Social Exchange Theory, Organizational Support Theory, and the Job Demands-Resources Model. Employee commitment is regarded as a critical element for organizational success and stability, encompassing affective, continuance, and normative dimensions. In addition to psychological factors, work environment, and job satisfaction, the research highlights the need for a holistic approach in strategies to develop employee loyalty. Through a literature analysis, this study aims to provide comprehensive insights and strategic recommendations for enhancing employee engagement and retention within organizations. Keywords: employee commitment theory, organizational loyalty, theoretical framework, organizational behavior, workplace psychology

PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN KESET KAKI OLEH SISWA/I SMPN 2 BATANG TUAKA

anggraini, maya, KURNIAWAN, M. ROBBI, JURIANI, WULANDARI, LADYATRI AISYAH, ESTI, JIHANA, RIZWAN, M., Siregar, Hanna Natalia Destaria, Hutasoit, Kristin Anjel, Batubara, Rahmat Junharyadi, Santana, Riand, Ramadhini, Windi Srinova
Abstract: Kabupaten Indragiri Hilir adalah daerah yang mengandalkan sektor perkebunan, khususnya kelapa, sebagai dasar ekonominya. Namun, pengelolaan limbah sabut kelapa sebagai salah satu produk turunan belum dapat dimanfaatkan secara&#8230; ecara optimal, sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Dalam rangka meningkatkan nilai ekonomi kelapa dan mengurangi dampak negatif lingkungan, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau mengadakan penyuluhan dan pelatihan pembuatan keset berbahan dasar limbah sabut kelapa di SMPN 2 Batang Tuaka, Desa Sungai Luar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengolah limbah kelapa menjadi produk yang berguna serta ramah lingkungan. Melalui pelatihan ini, siswa-siswi diharapkan mampu mengolah sabut kelapa menjadi keset yang berkualitas, yang tidak hanya membantu mengurangi limbah tetapi juga meningkatkan kreativitas siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa-siswi memperoleh pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan limbah sabut kelapa, yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengelolaan lingkungan yang lebih baik dan mendukung ekonomi berkelanjutan di Desa Sungai Luar.

PENERAPAN TERAPI RELAKSASI HIPNOSIS LIMA JARI UNTUK MENGATASI KECEMASAN PADA REMAJA

anggun hilda, Anggun Hilda Listiana, Rahmawati, Arni Nur, Apriliyan, Ita
Abstract: Remaja adalah tahap dari kehidupan di mana seseorang berada pada peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang dapat ditandai dengan perkembangan yang dinamis serta perubahan signifikan dalam hal fisik, mental,&#8230; sosial, dan emosional. Menurut klasifikasi World Healt Organization (WHO), usia remaja dalam hal ini berkisar antara 10 sampai 19 tahun. Pada usia remaja kemasan dapat dirasakan dalam situasi apapun salah satunya pada saat akan menghadapi ujian terutama pada siswa SMA kelas XII. Dalam menangani kecemasan pada siswa kelas XII sebelum ujian dapat dilakukan dengan terapi relaksasi hipnosis lima jari. Tujuan dari dilakukannya Pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kecemasan dan keterampilan melakukan terapi relaksasi hipnosis lima jari untuk menurunkan kecemasan. Metode yang digunakan adalah dengan pendidikan kesehatan melalui ceramah dan demonstrasi video terapi. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 2 pertemuan dan dihadiri oleh 60 siswa kelas XII sebagai responden. Hasil dari PkM ini menunjukan adanya peningkatan pengetahuan tinggi setelah pendidikan kesehatan sebanyak 34 siswa (56,7%) dan adanya penurunan terhadap tingkat kecemasan dengan mayoritas siswa tidak cemas sebanyak 34 siswa (56,7%). Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu melalui pendidikan kesehatan dapat meningkatkan tingkat pengetahuan dan terapi relaksasi hipnosis lima jari dapat menurunkan tingkat kecemasan.

PENDAMPINGAN BRANDING LOGO SEBAGAI PENINGKATAN DAYA SAING USAHA UMKM, DESA JAYAGIRI, PANUMBANGAN, CIAMIS JAWA BARAT

Usmar, Andi
Abstract: Usaha mikro, kecil, atau menengah (UMKM) adalah usaha yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pribadi anggota kelompoknya. Tim KKN-TM menemukan bahwa salah satu masalahnya&#8230; a adalah produk yang dipasarkan tidak memiliki branding yang cukup. Salah satu masalahnya adalah membuat  logo UMKM Pada UMKM Kia Snack Dusun Cimuncang dan Sistik jagir Dusun Singkup , Desa jayagiri, Panumbangan Ciamis Jawa barat,  dengan yang baru. Dengan kata lain, tidak ada semangat kewirausahaan dan pengetahuan merek. Bisnis kecil dan menengah (UMKM) masih kekurangan strategi branding yang lebih baik dan relevan. Salah satu tujuan dari promosi merek adalah untuk menjual produk kepada masyarakat umum, atau untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut dan menciptakan persepsi bahwa produk tersebut telah terjual. Merek dapat menanamkan kesan baik pada pelanggan, yang harus dipahami oleh UMKM. Dalam kegiatan ini, metode pendampingan digunakan. Observasi, bimbingan, dan pembuatan logo adalah langkah-langkah yang dilakukan. Dengan mempertimbangkan masalah yang telah disebutkan di atas, kegiatan pengabdian kepada masyarakat sangat penting dilakukan. kepada pelaku UMKM Kia Snack Dusun Cimuncang dan Sistik jagir Dusun Singkup , Desa jayagiri , Panumbangan Ciamis Jawa barat  dalam melakukan branding logo