Search Articles & Publications

Showing 53 articles found for "Fashion"

ANALYSIS OF THE EFFECT OF E-CRM AUTOMATION ON SERVICE EFFICIENCY AT DIAH FASHION STORE

Dinda Elpita Sari Munthe, Fauriatun Helmiah, Chitra Latiffani
Abstract: Abstract: The rapid development of digital technology has brought significant changes in consumption patterns and customer behavior, particularly in the fashion retail sector. Increasing competition and rising cynsumer expectations… xpectations for fast, accurate, and technology-based services require businesses to innovate and undergo digital transformation. One widely used approach is the implementation of automation-based Electronic Customer Relationship Management (E-CRM). This study aims to analyze the implementation of E-CRM automation and its impact on service efficiency at Toko Diah Fashion, a fashion retail business that still faces service challenges due to manual systems, such as customer data duplication, delayed responses, and difficulty in monitoring transaction history. The research method used is a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research focus is limited to aspects of service efficiency, including service speed, accuracy in managing customer data, and ease in customer follow-up. The E-CRM automation system studied is designed using PHP programming language and a MySQL database. The research results indicate that the implementation of E-CRM automation can significantly improve service efficiency. This system facilitates integrated customer data management, speeds up the service process, and supports more personalized communication through notification features and transaction history recording. Keyword: automation; e-crm; fashion retail; service efficiency.   Abstrak: Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa perubahan signifikan dalam pola konsumsi dan perilaku pelanggan, khususnya dalam sektor ritel fashion. Persaingan yang semakin ketat serta meningkatnya ekspektasi konsumen terhadap layanan yang cepat, akurat dan berbasis teknologi menuntut pelaku usaha untuk melakukan inovasi dan transformasi digital. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan adalah penerapan Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) berbasis automasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan automasi E-CRM serta pengaruhnya terhadap efisiensi pelayanan pada Toko Diah Fashion, sebuah usaha ritel fashion yang masih menghadapi kendala pelayanan akibat sistem manual, seperti duplikasi data pelanggan, keterlambatan respons, dan kesulitan dalam pemantauan histori transaksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian dibatasi pada aspek efisiensi pelayanan, meliputi kecepatan pelayanan, ketepatan pengelolaan data pelanggan, serta kemudahan dalam tindak lanjut pelanggan. Sistem automasi E-CRM yang dikaji dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan automasi E-CRM mampu meningkatkan efisiensi pelayanan secara signifikan. Sistem ini mempermudah pengelolaan data pelanggan secara terintegrasi, mempercepat proses pelayanan, serta mendukung komunikasi yang lebih personal melalui fitur notifikasi dan pencatatan histori transaksi.  Kata kunci: automasi; e-crm; efisiensi pelayanan; ritel fashion.

CLOTHING SALES STRATEGY AT ANEKATEX SHOP WITH E-CRM CONCEPT

Pratiwi, Winda, Amin, Muhammad, Putri, Pristiyanilicia
Abstract: Toko Anekatex is a business engaged in fashion for women, men, children, as well as school uniforms, pajamas, and other robes located on Jalan Dr. Sutomo No. 41 Kisaran city. In maintaining more advanced competitiveness,… the company must continue to develop technology, another thing that needs to be considered in making the company more advanced is the relationship with customers which is also an important thing to always maintain. In an effort to manage good relationships with potential customers and customers, companies use Customer Relationship Management (CRM). CRM is a service to customers that is personal, with the aim of providing consistent experience, so that it can provide customer satisfaction, and also get good relationships in the long term. By implementing a good E-CRM, companies will more easily interact with potential customers and customers and provide information according to their needs Customers can also obtain the information they need more quickly and easily. By implementing Customer Relationship Management (CRM) carried out at Anekatex Stores as an effort to improve customer strategies are well proven by the series of processes above and with this application to increase buybacks from total sales every month.

FORECASTING GAMIS DEMAND IN FASHION GALLERY USING WEIGHTED MOVING AVERAGE

Chan, Zulvira Elisa, Kurniawan, Edi, Sena, Maulana Dwi
Abstract: Abstract: This research will discuss predictions of demand for robes at the Fashion Gallery. The problem that occurs is that there is often a buildup in the number of robes provided in shops, thereby increasing additional… l expenses, such as storage costs and demand costs. On the other hand, if there is too little stock of robes, it will result in losses because potential buyers do not get the items they need. In this case, the forecasting system will be used as a tool to solve the problem of robe accumulation. The WMA method prioritizes the most recent data points while smoothing out fluctuations. The advantage of this method is increased responsiveness to recent changes in demand patterns, contributing to more accurate forecasts by considering current information more prominently than historical data. By implementing the WMA method, it is hoped that the accumulation of robes can be avoided. From the results of prediction calculations in January 2024, it is predicted that there will be 143 adult robes, with a MAD of 7.685185, MSE 74.79938 and MAPE 5%. For small children's robes, it is predicted that there will be 56 shirts, with MAD of 8.388889, MSE of 91.16358 and MAPE of 12%. It can be concluded that the WMA method can make it easier for Fashion Gallery to predict demand for adult and children's robes in the following month. Keywords: forecasting; robe request; weighted moving average   Abstrak: Dalam penelitian ini akan membahas prediksi permintaan baju gamis pada Fashion Gallery. Permasalahan yang terjadi sering terjadinya penumpukan pada jumlah baju gamis yang disediakan pada toko, sehingga meningkatkan beban tambahan, seperti biaya penyimpanan dan biaya permintaan. Sebaliknya, apabila stok gamis yang terlalu sedikit, mengakibatkan kerugian yang disebabkan karena calon pembeli tidak mendapatkan barang yang dibutuhkan. Dalam hal ini sistem forecasting akan digunakan sebagai alat bantu dalam menyelesaikan permasalahan penumpukan baju gamis. Metode WMA, lebih mementingkan titik data terkini sambil memperlancar fluktuasi. Kelebihan metode ini meningkatkan daya tanggap terhadap perubahan pola permintaan terkini, berkontribusi pada perkiraan yang lebih akurat dengan mempertimbangkan informasi terkini secara lebih menonjol dibandingkan data historis. Dengan diterapkannya metode WMA, diharapkan dapat menghindari terjadinya penumpukan baju gamis. Dari hasil perhitungan prediksi pada bulan Januari 2024, untuk baju gamis dewasa diprediksi sebanyak 143 baju, dengan MAD sebesar 7.685185, MSE 74.79938 dan MAPE 5%. Untuk baju gamis anak kecil diprediksi sebanyak 56 baju, dengan MAD sebesar 8.388889, MSE 91.16358 dan MAPE sebesar 12%. Dapat disimpulkan bahwa metode WMA dapat memudahkan Fashion Gallery dalam meramalkan permintaan baju gamis dewasa dan anak-anak pada bulan berikutnya. Kata Kunci: forecasting; permintaan baju gamis; weighted moving average

USING OF SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING (SES) METHOD FOR SALES OF GAMIS AT RATNA JAYA SHOP

Azmira, Tiara, Nasution, Akmal, Sumantri, Sumantri
Abstract: Abstract: Toko Ratna Jaya is a business in the fashion sector that sells women's robes and is experiencing instability in its sales because Toko Ratna Jaya is unable to predict their sales for the following month. Ratna… Jaya Shop currently carries out forecasting only by relying on the owner's predictions. However, this approach is less efficient and can lead to losses or increased stock costs if forecasting is inaccurate. To increase the accuracy of the estimates, the use of the Single Exponential Smoothing Method is proposed. This method smooths past values with exponential weights, placing greater emphasis on recent data. Use of data from the last 1 (one) year as reference data for recording the past for forecasting experiments for the next 1 (one) month. Experiments using different Alphas test accuracy in actual situations. The results of the experiment with an alpha of 0.2 are almost the same as the actual value in predicting the situation one month into the future with the lowest error, namely MAPE 12.05% and forecasting sales of gamis of 1,476 pcs. Keywords: forecasting; gamis; sales; single exponential smoothing (SES); toko ratna jaya.    Abstrak: Toko Ratna Jaya adalah usaha di bidang fashion yang menjual baju gamis wanita dan sedang mengalami ketidakstabilan dalam penjualannya dikarenakan Toko Ratna Jaya tidak mampu meramalkan penjualan mereka untuk bulan berikutnya. Toko Ratna Jaya saat ini melakukan peramalan hanya dengan mengandalkan paraduga pemiliknya. Namun, pendekatan ini kurang efisien dan dapat menyebabkan kerugian atau peningkatan biaya stok jika peramalan tidak akurat.  Untuk meningkatkan ketepatan perkiraan, penggunaan Metode Single Exponential Smoothing diusulkan. Metode ini menghaluskan nilai masa lalu dengan bobot eksponensial, memberikan penekanan lebih besar pada data terbaru. Penggunaan data 1 (satu) tahun terakhir sebagai data acuan pencatatan masa lalu untuk percobaan peramalan untuk 1 (satu) bulan kedepan. Eksperimen menggunakan Alpha yang berbeda menguji akurasi dalam situasi aktual. Hasil dari eksperimen dengan alpha 0,2 hampir sama dengan nilai aktual dalam meramalkan keadaan satu bulan ke depan dengan error yang paling rendah yaitu MAPE 12,05% dan peramalan penjualan gamis sebanyak 1.476 pcs. Kata kunci: gamis; penjualan; peramalan; single exponential smoothing (ses); toko ratna jaya.

DECISION SUPPORT SYSTEM SOCIAL MEDIA SELECTION IN PURCHAS-ING DECISIONS IN KOTIM USING TOPSIS METHOD

Prasetyaningrum, Eka, Sapitri, Amelia Wulan Sari, Yunita, Selviana
Abstract: Abstract: Based on the era of globalization people in East Kotawaringin almost all people have used social media, for example, as a personal post some use it to see the promotion of beauty products fashion, and others. The… he KOTIM community has many who use social media, especially the Young Generation Z who have often used to buy products on social media, for example, Instagram, TikTok, and Facebook. This study will be made using the TOPSIS method for ranking to know which social media is often used by consumers. The researcher also made a questionnaire with Google form that will be tested for the validity or not of the data obtained using SPSS. The object of research is made in East Kotawaringin. The purpose of this study was to determine which social media is often used by the public to purchase decisions in the Kotim Regency. The result of the calculation using the TOPSIS method the social media platform with the highest rating is considered the best choice for decision-making, in this case, TikTok with a rating value of 1. It can be concluded that the social media platform that is widely used by KOTIM residents to make decisions is TikTok.             Keywords: buying decision; social media; TOPSIS     Abstract: Berdasarkan era globalisasi bahwa masyarakat di Kotawaringin Timur hampir seluruh masyarakat telah menggunakan media sosial, contohnya sebagai postingan pribadi ada juga yang menggunakan sebagai melihat promosi produk kecantikan dan fasion dan lainnya. Karena masyarakat KOTIM sudah banyak yang menggunakan media sosial apalagi para anak muda generasi z yang sudah sering menggunakan untuk membeli produk pada media sosial contohnya media sosial instagram, TikTok, dan juga facebook. Pada penelitian ini akan dibuat menggunakan metode TOPSIS untuk perangkingan agar mengetahui media sosial mana yang sering digunakan oleh konsumen. Peneliti juga membuat kuisoner dengan google form yang akan diuji valid atau tidak nya data yang didapat dengan menggunakan SPSS. Objek penelitian yang dibuat berada di Kotawaringin Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui media sosial mana yang sering digunakan oleh masyarakat terhadap keputusan pemebelian pada wilayah kabupaten KOTIM. Hasil dari perhitungan menggunakan metode TOPSIS platform media sosial dengan peringkat tertinggi dianggap sebagai pilihan terbaik untuk pengambilan keputusan, dalam kasus ini adalah TikTok dengan peringkat nilai 1. Dapat disimpulkan bahwa platform media sosial yang banyak digunakan oleh penduduk KOTIM untuk mengambil keputusan adalah TikTok.   Keywords: keputusan pembelian; media sosial; TOPSIS

CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT STRATEGY TO RETAIN CUSTOMERS IN WHOLESALE MUSLIM WEBSITE BASED

Anisah, Dyah, Irawati, Novica, Lubis, Iin Almeina
Abstract: Abstract: Along with the very rapid development of technology, there are many shops and business entities whose sales systems use the latest technology, nowadays if companies use the internet in their information systems… or online sales, they get new customers and the convenience of customers in accessing the products offered. Muslim wholesalers must understand the desires of their customers in increasing customer satisfaction in maintaining good relations between customers and business owners. Customer Relationship Management (CRM) is one of the right ways to pay attention to customers at Guntur Jaya Stores in order to create communication links with their customers. CRM can also help Muslim wholesale stores with what customers need related to fashion products. The results of research conducted on Muslim wholesale stores can help in increasing customer loyalty, maintaining good relationships with customers. Furthermore, it will make it easier for Muslim wholesale stores to sell fashion products that are in accordance with the wishes of their             Keywords: Customer Relationship Management (CRM); Customer; Information System     Abstrak: Seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, banyak sekali toko- toko maupun badan usaha yang memperbarui sistem penjualan dengan menggunakan teknologi terbaru, dewasa ini jika perusahaan menggunakan internet dalam sistem informasinya ataupun penjualannya secara online mendapatkan pelanggan baru dan kemudahan kepada pelanggan dalam mengakses produk yang ditawarkan.  Grosir Muslim harus bisa memahami keinginan pelanggannya dalam meningkatkan kepuasaan pelanggan dalam menjaga hubungan baik antara pelanggan dan pemilik usaha. Customer Relationship Management (CRM) merupakan salah satu cara yang tepat untuk memperhatikan pelanggan pada Toko Guntur jaya agar terciptanya jalinan komunikasi dengan para pelanggannya. CRM juga dapat membantu toko grosir muslim apa saja yang dibutuhkan para pelanggan terkait dengan produk fashion. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada toko grosis muslim dapat membantu dalam meningkatkan loyalitas pelanggan, menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Selanjutnya akan memudahkan toko grosir muslim dalam penjualan produk fashion yang sesuai dengan keinginan para pelanggan.   Kata kunci: Customer Relationship Management (CRM); Konsumen; Sistem Informasi  

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN MEREK NO VOID MINDS CLOTHING PADA KALANGAN GEN Z

Haikal Firdaus Esha, Vina Islami, Ulfa Rahma Dhini
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan harga terhadap kepuasan pelanggan No Void Minds Clothing pada kalangan Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif… iatif terhadap 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan kemampuan model menjelaskan variasi kepuasan pelanggan sebesar 60,1%. Variabel harga memiliki kontribusi yang sedikit lebih besar dibandingkan kualitas produk dalam memengaruhi kepuasan pelanggan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan kualitas produk dan penetapan harga yang sesuai dengan persepsi nilai pelanggan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan Generasi Z pada industri fashion lokal berbasis digital.

Analisis Faktor Keberhasilan UMKM dalam meningkatkan penjualan di Era Digital di wilayah Jakarta Timur

Ivanti, Tiara, Kartika Indrayanti, Maria R Sane Putri, Nabila Imelda
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan penjualan di era digital, khususnya di wilayah Jakarta Timur. Metode yang… digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara, dan observasi langsung terhadap pelaku UMKM di berbagai sektor, seperti kuliner, fashion, jasa, dan kerajinan tangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital, seperti media sosial, e-commerce, dan metode pembayaran digital, berperan signifikan dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing UMKM. Selain itu, strategi pemasaran digital yang tepat, kemampuan adaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen, inovasi produk, serta dukungan dari pemerintah dan komunitas menjadi faktor pendukung utama dalam peningkatan penjualan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, kreativitas, dan kolaborasi lintas sektor. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha, pemerintah, dan peneliti selanjutnya dalam mengembangkan UMKM berbasis digital secara berkelanjutan.

ANALISIS PENGARUH FOMO DAN TREN FASHION DI MEDIA SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN

Monica Budi Saraswati, Safiinatun Najah, Ruth Natalia Susanti
Abstract: Media sosial berperan penting dalam membentuk tren fashion yang berpotensi memengaruhi perilaku pembelian konsumen, khususnya konsumen muda. Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) kerap dikaitkan dengan kecenderungan mengikuti… uti tren yang berkembang di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan tren fashion di media sosial terhadap perilaku pembelian konsumen menggunakan kerangka Stimulus–Organism–Response (S-O-R). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat paparan dan ketertarikan visual yang tinggi terhadap tren fashion di media sosial. Namun, sebagian besar responden menunjukkan sikap netral terhadap tekanan sosial dan FOMO, yang mencerminkan adanya proses evaluasi internal. Perilaku pembelian responden cenderung selektif dan tidak impulsif, serta tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh tren maupun influencer. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan pembelian merupakan hasil pertimbangan rasional konsumen meskipun terpapar stimulus media sosial.

Analisis Proses Pembentukan Realitas Melalui influencer dalam Budaya konsumsi Mahasiswa Universitas Jember

M. Imam Syafii, Muhammad Ali Fikri, Galih Ganda Johansyah, Ahmad Hakim Ariehan
Abstract: Perkembangan media sosial mengubah cara individu memperoleh informasi, membangun identitas, dan memaknai realitas sosial di sekitarnya. Dalam hal ini, influencer muncul sebagai individu memiliki kemampuan mempengaruhi opini,… ini, preferensi, serta perilaku konsumsi pengikutnya melalui konten yang di upload di media sosial. Realitasnya pada saat ini bekembang di Kabupaten Jember, influencer di Jember mempromosikan lifestyle, kuliner, hingga fashion. Konten mereka tidak menampilkan informasi, tetapi menjadi referensi mahasiswa menentukan pilihan konsumsi, gaya hidup, dan sesuatu yang sedang booming. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan realitas sosial mahasiswa melalui peran influencer dalam membentuk budaya konsumsi di kalangan mahasiswa Universitas Jember. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang berfokus memahami dan menganalisis proses pembentukan realitas yang terjadi melalui pengaruh influencer di lingkungan mahasiswa Universitas Jember. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi yang berfokus pada upaya memahami dan mendeskripsikan makna yang dibangun oleh individu berdasarkan pengalaman hidup yang mereka alami.