Search Articles & Publications

Showing 279 articles found for "Riba"

Transformasi Karakter: Dampak Kesetiaan Guru Kristen dalam Pembentukan Kepribadian Anak Didik

Udju, Daniel, Sinaga, Janes
Abstract: The aim of this research is to explore and understand in depth the role of a Christian teacher's loyalty in shaping the character of students. This research explores the impact of a Christian teacher's loyalty on the formation… mation of students' character in the context of Christian education. Using a qualitative approach, this research analyzes and presents the findings from literature studies from the Bible, books and journals related to research. The findings show that loyalty to Christian teachers is not just a religious aspect, but an integral foundation that forms the basis of students' character. Teachers' loyalty is reflected in their daily actions, creating an immersive and empowering educational environment. Students respond positively to teachers' loyalty as an inspirational model, forming strong faith values and having a long-term impact on their outlook on life. The practical implications of this research include the development of Christian education strategies that are more effective in forming character. The loyalty of Christian teachers, in the context of this research, is not only a driver of character transformation, but also the key to forming a generation that is firmly rooted in moral and spiritual values.

Visi dan Ambisi di Kalangan Mahasiswa STT GPI Papua: Antara Panggilan Pelayanan dan Pencapaian Pribadi

Ananda D. Batsira
Abstract: Students at the Theological Seminary (Sekolah Tinggi Teologi, STT) of GPI Papua bear a dual identity, not only as prospective church ministers but also as individuals with personal aspirations concerning academic achievement,… ment, social mobility, and future professional paths. The tension between vocational calling and personal ambition constitutes an existential challenge that influences the construction of motivation, spirituality, and life orientation among theology students. This study aims to analyze the dialectical dynamics between these two dimensions and to examine how local Papuan cultural values shape students’ interpretations and efforts to harmonize them. The research problem stems from a lack of integrative theological understanding of personal ambition within the context of vocational ministry. Employing a qualitative approach with a phenomenological design, data were collected through in-depth interviews and analyzed thematically to identify meaning structures, internal conflicts, and integration strategies employed by the students. The findings reveal that personal ambition is not necessarily antithetical to the calling of ministry; rather, it can serve as a constructive force when interpreted through a reflective spirituality grounded in contextual theology. Ambitions guided by Christian values can enhance ministerial capacity and foster authentic personal growth, whereas unmanaged ambition tends to lead to spiritual fragmentation. This study contributes a scientific model of integration between spiritual, personal, and cultural dimensions within theological formation. It recommends a reformulation of curriculum and spiritual formation strategies that are contextual, dialogical, and oriented toward the development of a holistic and culturally relevant vocational identity.

Bait Suci: Eksplorasi Makna dan Fungsi Mezbah Pembakaran Ukupan Berdasarkan Ibrani 9:4

Udju, Daniel
Abstract: Allah selalu rindu hadir di dekat dengan umat-Nya. Hal ini dapat terlihat melalui adanya Bait Suci di Tengah-tengah umat-Nya. Penelitian ini merupakan eksplorasi mendalam terhadap Mezbah Pembakaran Ukupan dalam Bait Suci,… , sebagaimana yang dijabarkan dalam Ibrani 9:4. Mezbah ini bukan hanya elemen fisik dalam peribadatan, melainkan juga simbol yang sarat makna dalam upaya manusia mendekati Allah. Dalam konteks ritual persembahan dan penyembahan, Mezbah ini memiliki peran kunci yang mencerminkan harapan, pengampunan, dan penyucian. Analisis data arkeologi dan sejarah mendukung keberadaan dan peran Mezbah ini sesuai dengan deskripsi dalam Alkitab. Tujuan penelitian ini menyediakan pemahaman yang lebih dalam tentang praktik peribadatan, serta memberikan wawasan tentang keyakinan dan pengalaman spiritual masyarakat Yahudi kuno, memperkuat relevansi mezbah pembakaran ukupan dalam pemahaman agama.

Analisis Dinamika Kepribadian pada Tokoh Tara dalam Novel Katarsis Karya Anastasia Aemilia

Dina Aprilia Dewi Sofiana, Zahra Kautsa Syadida, Eva Dwi Kurniawan
Abstract: The purpose of this study is to analyze the characteristics of the character Tara in the novel Katarsis by Anastasia Aemilia. The researcher uses Sigmund Freud's personality dynamics theory to examine Tara's traits that… appear in Anastasia Aemilia's novel Katarsis. The work is a "thriller psychology" genre. The protagonist's involvement in a serial murder plot and the complex dynamics of the novel's female protagonist are points of contention. This research utilizes literary psychology methodology to conduct descriptive qualitative research. The findings show that the female protagonist in the novel exhibits tendencies of aggression and anxiety. Tara's destructive, hurtful and murderous actions characterize her aggressive tendencies. A negative affective state accompanied by bodily feelings is known as anxiety. On the other hand, Tara also has psychopathic behavior and has manipulative, antisocial and impulsive behavior.

Jenis dan Klasifikasi Penjualan dalam Ekonomi Syariah

rezki, rezki akbar norrahman
Abstract: Islamic economics has different principles from conventional economics, including in terms of sales contracts. In Islamic economics, there are several types of sales contracts used, such as bai' al-salam (future sales) and… nd bai’ al-salam(manufacturing sales). Trust sales contracts are also important in ensuring transparency of the price of the goods or services sold. The research method uses descriptive qualitative in describing and explaining specifically with literature studies in data collection. The purpose of this research is to find out specifically about the types and qualifications of sharia sales that do not contain gharar and usury. In Islamic economics, payments in sales contracts can be deferred or paid in installments without involving interest or riba. This allows the buyer to pay according to an agreed schedule. Sales contracts in the Islamic economy differ from interest-bearing loan contracts, where there is an exchange of goods or services at a predetermined price. Islamic banks use sales contracts as a legitimate alternative to interest-bearing loan contracts, allowing them to provide financing that is fair and compliant with sharia principles. In the Islamic economy, there are also contracts for the sale of future commodities (salam), the sale of manufacturing (istisna'), and currency exchange (sarf). Islamic banks have an important role to play in facilitating these sales contracts, as intermediaries who ensure the contracts adhere to Shariah principles and meet applicable legal requirements. With a good understanding of the different types of these sales contracts, economic actors can choose the ones that suit their needs while complying with sharia principles.

Efektivitas Pola Komunikasi Kelompok Pengasuh Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Di Panti Asuhan Siti Aisyah Mandailing Natal

Husein, Ahmad
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepercayaan diri anak di Panti Asuhan Siti Aisyah Kabupaten Mandailing Natal, pola komunikasi kelompok pengasuh dalam meningkatkan kepercayaan diri anak di Panti Asuhan… Siti Aisyah Kabupaten Mandailing Natal, hambatan penerapan pola komunikasi kelompok pengasuh dalam meningkatkan kepercayaan diri anak di Panti Asuhan Siti Aisyah Kabupaten Mandailing Natal. Adapun jenis metode penelitian skripsi ini dengan menggunakan kualitatif melalui pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan sebuah informasi secara detail sesuai dengan kenyataan yang terjadi di lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data di peroleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan data model Miles dan Hermawan yang meliputi pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan/verifikasi (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukkan (1) Kepercayaan diri anak di Panti Asuhan Siti Aisyah Kabupaten Mandailing Natal lebih dominan negatif. (2) Pola komunikasi kelompok pengasuh dalam meningkatkan kepercayaan diri anak di Panti Asuhan Siti Aisyah Kabupaten Mandailing Natal yaitu pola komunikasi model lingkaran, model roda, model y, model rantai dan model bintang. Dari beberapa pola komunikasi kelompok tersebut, yang paling efektif digunakan dalam meningkatkan kepercayaan diri anak yaitu dengan menggunakan pola komunikasi kelompok model roda dan model bintang. (3) Hambatan dalam penerapan pola komunikasi kelompok pengasuh dalam meningkatkan kepercayaan diri anak di Panti Asuhan Siti Aisyah Kabupaten Mandailing Natal yaitu perbedaan persepsi, konflik antar pribadi dan kurangnya ketertampilan dalam berkomunikasi.

Tantangan-Tantangan Sosial dan Emosional Siswa: Fokus pada Peran Penting Guru Bimbingan dan Konseling di Tingkat SMP dan SMA

Sa'adah, Nailis, Rosidi, Rofiqah
Abstract: Bimbingan dan konseling adalah sebuah layanan yang ada di sekolah dimana tugasnya membantu siswa menemukan karakter dan identitas dalam mengenal lingkungan dan merencanakan masa depan. Selain itu layanan bimbingan dan konseling… nseling juga membantu siswa dalam mengoptimalkan pegembangan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan meneliti terkait permasalahan siswa yang sering ditangani guru bimbingan dan konseling di sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA). Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif Penelitian ini menggunakan wawancara, wawancara yang digunakan yakni wawancara semi terstruktur. Wawancara semi terstruktur mengacu pada inti bahasan yang sudah ditentukan oleh peneliti untuk semua responden dalam penelitian. Hasil, a) Siswa SMP memililki beberapa masalah pribadi yakni, masalah pribadi dan sosial yang meliputi: kepercayaan diri rendah dan memiliki kecenderungan memilih kelompok pertemanan. Di sekolah lain ditemukan masalah terkait keluarga, dimana siswa berasal dari keluarga yang broken home. Selanjutnya di SMP terakhir ditemukan masalah terkait kurangnya kemampuan bersosialisasi pada siswa. b). Siswa SMA memiliki beberapa masalah yakni, masalah pribadi dan sosial meliputi, gaya berpacaran yang kurang pantas, siswa dengan kasus broken home, dan masalah pengaturan emosi.

Studi Kualitatif terkait Perbedaan Pertumbuhan Diri pada Individu dengan Latar Belakang Pendidikan yang Sama

Rohmatul Hannani
Abstract: Seiring berjalannya waktu, individu bertumbuh melalui fase penyelesaian tantangan hidup dan pembentukan jati dirinya. Proses ini disebut dengan pertumbuhan pribadi (personal growth). Pertumbuhan pribadi mengacu pada keterampilan… rampilan seseorang secara aktif untuk terlibat dalam proses perubahan kognitif, afektif, maupun perilaku. Pertumbuhan pribadi salah satunya dipengaruhi oleh latar belakang kehidupan individu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah individu dengan latar belakang yang sama melalui proses pertumbuhan diri yang sama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap individu memiliki karakteristik masing-masing dalam bertumbuh namun dapat ditinjau dari aspek yang sama. Hal ini dikarenakan perbedaan latar belakang budaya dan rentang kehidupan (usia) masing-masing individu. Aspek pertumbuhan personal antara lain: 1) pengenalan terhadap diri sendiri (intrapersonal); 2) sosialisasi dengan orang lain (interpersonal); dan 3) pembentukan prioritas. Ketiga aspek ini memiliki indikator masing-masing yang dapat meninjau proses pertumbuhan pribadi seorang individu. Individu yang bertumbuh dengan baik dan positif akan memfasilitasi pencapaian kesejahteraan psikologis.

Urgensi Layanan Bimbingan Konseling dalam Pondok Pesantren

Miftahul Huda, Maryam Luailik
Abstract: Pentignya Bimbingan dan Konseling dalam pesantren merupakan sebuah kajian diskursus yang membahas bagaimana peran Konseling dapat di manfaatkan dalam lingkungan pesantren. Apalagi problem pesantren terkait individual santri… tri sangat komplek dan beragam. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa penting peran Bimbingan Konseling dalam pesantren. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan pendekatan library research (penelitian literatur). Penelitian literatur dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi melalui pustaka, kemudian mencatat dan mengolah data yang sudah didapatkan. Hasil penelitian ini di temkan bahwa. Memang peran Bimbingan dan Konseling sangat di perlukan dalam Pesantren. Sebagai individual yang di tokohkan dan menjadi role pribadi santri yaitu Kyai. Perlu ada Konselor sebagai pengarah dan teman berdiskusi permasalahan keluh kesah di Pesantren.

Pemberian Layanan Bimbingan Konseling Karier Siswa Kelas X Di SMAN 2 Kota Makassar

Andi Keisya Aulia Jamil, Andi Reski Nurul Safitri S, M. Ahkam Alwi, Imran Gusmangati, Ira Hawa, Luthfia Nur Amin
Abstract: Permasalahan utama yang dihadapi oleh siswa SMA, khususnya kelas X, adalah kurangnya pemahaman mengenai pilihan karier yang sesuai dengan potensi dan minat mereka. Hal ini menyebabkan kebingungan dalam menentukan jurusan… serta perencanaan masa depan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan karier siswa melalui layanan bimbingan konseling berbasis Tes RIASEC. Tes RIASEC digunakan untuk memetakan minat dan tipe kepribadian siswa agar dapat menentukan pelajaran peminatan yang sesuai. Sebanyak 422 siswa kelas X SMAN 2 Makassar mengikuti asesmen ini, yang diadaptasi dari instrumen terbuka Glints Indonesia dan dimodifikasi sesuai konteks lokal. Pelaksanaan tes dilakukan secara klasikal dengan pendampingan guru BK dan mahasiswa Psikologi. Hasil menunjukkan bahwa tipe kepribadian Social mendominasi (42%), diikuti oleh Artistic (19%) dan Realistic (13%). Konseling lanjutan bersama siswa dan orang tua dilakukan untuk membahas hasil tes serta membantu siswa menentukan pelajaran peminatan yang selaras dengan minat dan potensinya. Refleksi kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep diri, kepercayaan diri, serta motivasi dalam perencanaan karier. Oleh karena itu, penerapan layanan bimbingan berbasis RIASEC perlu dilakukan secara berkelanjutan dalam sistem pendidikan.