Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh intensitas komunikasi antar budaya terhadap tingkat adaptasi mahasiswa non-domisili Solo raya. Solo raya, sebagai wilayah dengan keragaman budaya yang tinggi, menjadi konteks…
eks yang ideal untuk meneliti bagaimana komunikasi antar budaya mempengaruhi proses adaptasi mahasiswa pendatang. Hipotesis penelitian ini adalah semakin tinggi intensitas komunikasi antar budaya yang dilakukan mahasiswa, maka semakin tinggi pula tingkat adaptasi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan survei untuk mempelajari 70 mahasiswa non-domisili di sekolah lokal di Solo. Tujuannya adalah untuk menentukan intensitas komunikasi antara budaya dan tingkat adaptasi, menggunakan analisis regresi linier. Hasil menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat adaptasi siswa yang tidak tinggal di Kota Solo dan intensitas komunikasi antar budaya (p <0.05). Koefisien regresi menunjukkan bahwa tingkat adaptasi terkait dengan intensitas komunikasi budaya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi antarbudaya untuk membantu siswa yang tidak tinggal beradaptasi dengan budaya setempat dan lingkungan baru mereka. Temuan ini memiliki dampak yang signifikan pada perguruan tinggi di SoloRaya dalam memfasilitasi program-program yang dapat meningkatkan intensitas dan kualitas komunikasi antar budaya di antara siswa. Dukungan sosial dan sifat kepribadian adalah beberapa faktor lain yang mempengaruhi adaptasi siswa.
Abstract:Peningkatan pesat, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap eksplorasi cita rasa baru serta gaya hidup yang semakin dinamis. Pada tahun 2024 Kota Bandung menempati posisi tiga besar sebagai destinasi wisata…
favorit masyarakat Indonesia, dengan perolehan angka sebesar 52,4 persen, berada di bawah Yogyakarta 71,2 persen dan Denpasar 70,4 persen.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan cita rasa terhadap kepuasan konsumen di Mie Gacoan Pasir Kaliki, Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif secara deskriptif dan verivikatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form. Penilaian instrumen penelitian menggunakan skala likert. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen Mie Gacoan diwilayah Kota Bandung yang bertempat di Mie Gacoan Pasir Kaliki. Pengujian data yang dilakukan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedatisitas, uji analisis tegresi linier berganda, uji koefisien detereminasi, Uji parsial (Uji T), Uji simultan (Uji F) dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 2.5
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen di Mie Gacoan Pasir Kaliki. Cita rasa secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen di Mie Gacoan Pasir Kaliki. Kualitas pelayanan dan cita rasa secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen di Mie Gacoan Pasir Kaliki.
Abstract:Masjid memiliki kedudukan strategis dalam kehidupan umat Islam, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Sejak masa Nabi Muhammad SAW, masjid…
berfungsi sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan peradaban Islam. Namun, dalam praktik kontemporer, fungsi sosial masjid belum sepenuhnya berjalan optimal. Berbagai tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan dana dan sumber daya, serta rendahnya partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda. Perbedaan persepsi masyarakat terhadap fungsi masjid sebagai pusat aktivitas sosial turut memengaruhi tingkat keterlibatan jamaah dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan persepsi masyarakat di wilayah perumahan dan pedesaan mengenai fungsi masjid sebagai pusat aktivitas sosial, mengidentifikasi bentuk aktivitas sosial yang dominan, serta mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan persepsi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, kuesioner terbuka, serta studi literatur. Lokasi penelitian meliputi Masjid Jami’ Darul Hikmah yang berada di wilayah perumahan dan Masjid Jami’ Taufiqillah yang berada di wilayah pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Jami’ Darul Hikmah memiliki peran yang relatif seimbang antara fungsi sosial dan keagamaan dengan keterlibatan masyarakat yang cukup aktif, meskipun partisipasi remaja masih terbatas. Sementara itu, Masjid Jami’ Taufiqillah lebih menonjol dalam kegiatan keagamaan dengan jangkauan jamaah yang lebih luas, namun aktivitas sosialnya cenderung terbatas akibat faktor lokasi dan hambatan psikologis remaja. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan peran masjid sebagai pusat aktivitas sosial melalui peningkatan partisipasi generasi muda dan dukungan masyarakat sekitar.
Abstract:Perpustakaan dalam peradaban Islam memiliki peran yang sangat vital dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan. Sejak masa awal sejarah Islam, peran perpustakaan tidak hanya terbatas pada tempat penyimpanan buku,…
tetapi juga sebagai pusat intelektual dan riset yang mendukung kemajuan di berbagai bidang ilmu. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi perjalanan dan kontribusi perpustakaan dalam sejarah Islam, dimulai dari masa Nabi Muhammad SAW dan sahabat, hingga pada masa kejayaan kekhalifahan Abbasiyah, serta relevansinya dalam konteks modern. Melalui peran perpustakaan sebagai tempat penyimpanan manuskrip berharga, pengembangan pengetahuan, dan pembelajaran, artikel ini akan membahas bagaimana perpustakaan berfungsi sebagai jembatan antara peradaban Islam dan peradaban lainnya, serta tantangan yang dihadapi oleh perpustakaan Islam di era digital saat ini. Di tengah kemajuan teknologi informasi, artikel ini juga menelusuri upaya yang dilakukan oleh perpustakaan Islam untuk beradaptasi dengan teknologi digital guna melestarikan warisan ilmiah yang telah ada selama berabad-abad. Dengan mengkaji sejarah, peran, dan tantangan perpustakaan Islam, diharapkan artikel ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pentingnya lembaga ini dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan yang berkelanjutan, serta masa depannya dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan global.
Abstract:Penelitian ini bertujuan merekonstruksi secara historis proses berdirinya Pondok Pesantren Uswatun Hasanah di Mangkang serta menganalisis peran dan kontribusinya terhadap perkembangan Islam dan kehidupan sosial-keagamaan…
masyarakat setempat. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan menelusuri latar sosial-keagamaan, peran tokoh pendiri, dinamika kelembagaan, serta pengaruh pesantren terhadap pembentukan tradisi keislaman di wilayah Mangkang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan historis karena fokus kajian adalah rekonstruksi proses berdirinya Pondok. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, wawancara dengan pengasuh, keluarga pendiri, dan observasi terhadap aktivitas kependidikan dan keagamaan di lingkungan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pesantren Uswatun Hasanah berkembang dari pondok berbasis tradisional menjadi kompleks pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan formal, nonformal, dan kepesantrenan, sekaligus berperan sebagai pusat dakwah, kaderisasi, dan penguatan identitas keagamaan masyarakat Mangkang. Temuan ini menegaskan posisi pesantren sebagai agen penting dalam pembinaan generasi muslim berilmu dan berakhlak serta sebagai motor transformasi sosial-keagamaan di tingkat lokal.
Abstract:Abstrak ini mengkaji akulturasi budaya dan sejarah Masjid Layur Menara yang terletak di Semarang, sebuah kota pesisir yang kaya akan keberagaman budaya.Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana perpaduan budaya tercermin…
ercermin dalam desain arsitektur dan fungsi dari masjid tersebut, yang juga menjadi saksi bisu kehadiran komunitas Arab di daerah ini. Melalui studi ini, diharapkan terungkap peran penting masjid dalam memperkuat identitas budaya lokal yang plural.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data meliputi observasi langsung ke lokasi, studi literatur terkait sejarah dan budaya setempat, serta wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan pengurus masjid. Pendekatan ini membantu mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang nilai sejarah dan budaya yang melekat pada Masjid Layur Menara, sehingga analisis dapat dilakukan secara mendalam dan kontekstual.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Layur menggabungkan elemen arsitektur dari budaya Arab, Melayu, dan Jawa.Salah satu ciri khasnya adalah menara masjid yang memiliki fungsi ganda, tidak hanya sebagai simbol keagamaan tetapi juga sebagai mercusuar yang berperan mengawasi lalu lintas kapal di sekitar pelabuhan.Hal ini menunjukkan keterkaitan erat antara fungsi sosial dan keagamaan yang melekat pada masjid dalam konteks kehidupan masyarakat pesisir Semarang.Penelitian ini menegaskan bahwa Masjid Layur Menara bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol penting akulturasi budaya dan keberadaan komunitas Arab yang memberikan kontribusi pada kehidupan sosial dan budaya di Semarang.Masjid ini dapat dipandang sebagai warisan budaya yang memperkaya sejarah kota pesisir sekaligus membantu melestarikan identitas budaya yang beragam dan dinamis di wilayah tersebut.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertempat di SDN Kampung Puay, Puai, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa terhadap…
adap nilai-nilai Pancasila agar dapat menghargai dan memperlakukan orang lain secara manusiawi. Latar belakang kegiatan ini adalah minimnya pemahaman dan literasi siswa terhadap Pancasila. Metode partisipatif dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pemberian materi Pancasila dan dilanjutkan dengan sesi interaktif berupa permainan ular tangga tradisional yang dilengkapi dengan soal-soal tentang Pancasila. Melalui observasi dan sesi tanya jawab, evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa. Mereka tidak hanya lebih memahami nilai-nilai Pancasila, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa juga tampak aktif dan antusias saat mengikuti permainan ular tangga dengan kombinasi soal-soal Pancasila.
Abstract:Iklim tropis Indonesia menyediakan habitat ideal bagi nyamuk demam berdarah, terutama pada musim hujan. Berdasarkan Profil Puskesmas Kelurahan Cipete Utara 2023, terdapat 29 kasus demam berdarah dengan angka insidensi 68,62…
,62 per 100.000 penduduk, termasuk peningkatan tujuh kasus di RW 07, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.Penelitian berjudul "Hubungan Perilaku PSN Ibu Rumah Tangga dengan Tingkat Kepadatan Nyamuk Aedes aegypti di RW 07 Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Tahun 2024" ini mengkaji hubungan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu rumah tangga terhadap pencegahan demam berdarah. Fokus penelitian mencakup pengelolaan tempat penyimpanan air, daur ulang barang bekas, penggunaan larvasida, dan keberadaan larva nyamuk. Dengan pendekatan analitik cross-sectional, data dikumpulkan dari 105 responden melalui Simple Random Sampling, wawancara, dan observasi.Analisis statistik dengan uji chi-square (95% confidence level) menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dan indeks larva (p=0,034), tetapi tidak ditemukan hubungan antara sikap (p=0,503) maupun tindakan (p=0,649) dengan kepadatan larva. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) mempengaruhi kepadatan larva Aedes aegypti, sehingga diperlukan penguatan edukasi, pemantauan, dan intervensi oleh puskesmas serta kader jumantik. Rekomendasi mencakup peningkatan praktik PSN, program berbasis data, dan pemantauan rutin. Program "Satu Rumah Satu Jumantik" didorong untuk menjaga lingkungan bebas nyamuk.
Abstract:Pasal 28E ayat (1)Undang-Undang Dasar Tahun 1945(“UUD 1945”) menjelaskan bahwa “setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan,…
negaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali,” namun faktanya ada beberapa sekelompok orang yang tidak memiliki toleransi untuk bebas memeluk agama dan beribadah sesuai agamanya.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana toleransi antar umat beragama di Indonesia untuk mempertahankan kerukunan.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan dengan menggunakan pengumpulan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian masih terdapat institusi yang melarang karyawannya un tuk menggunakan jilbab saat bekerja, tidak diberikan waktu untuk menjalankan sholat.
Abstract:Salah satu aset budaya yang harus dilestarikan agar tidak punah adalah permainan tradisional. Selain itu, ada tren permainan anak-anak yang mulai beralih ke daring, seperti permainan latto-latto yang populer. Tentu saja,…
permainan tradisional yang menekankan nilai-nilai akuntabilitas, kerja sama, kejujuran, dan bahkan penghayatan alam sebagai suatu kualitas sulit untuk bertahan lintas generasi. Mengingatkan masyarakat setempat tentang permainan tradisional dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya permainan tradisional saat ini adalah dua solusi yang disarankan, yang didasarkan pada masalah yang dihadapi oleh mitra perjanjian Tim Pengabdian Masyarakat. Ceramah, demonstrasi, diskusi, dan evaluasi adalah teknik yang digunakan dalam kegiatan ini. Berdasarkan hasil proyek pengabdian kepada masyarakat, para peserta menjadi lebih memahami tentang pentingnya permainan tradisional dan mengetahui strategi untuk melestarikan keberadaan permainan tradisional di masyarakat.