Search Articles & Publications

Showing 3131 articles found for "Analisi"

KONTRIBUSI ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN AKHLAK ANAK BERDASARKAN NILAI-NILAI ISLAM

Hadzami, Muhammad Yusuf, Siti Masyithoh
Abstract: Pendidikan karakter adalah dasar utama dalam pengembangan perilaku anak sejak usia muda. Dalam pandangan Islam, orang tua memiliki peran vital sebagai pendidik pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai etika dan spiritualitas.… ritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam pembentukan akhlak anak sesuai dengan nilai-nilai Islam, serta menemukan cara yang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Metode yang diterapkan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui kajian literatur dan pengamatan perilaku keluarga Muslim. Temuan penelitian menunjukkan bahwa partisipasi orang tua dalam mendidik akhlak anak, seperti melalui teladan, pembiasaan beribadah, komunikasi Islami, dan nasihat yang rutin, memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan karakter anak. Nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, serta penghormatan kepada orang tua menjadi prinsip utama dalam proses pendidikan tersebut. Kesimpulannya, keterlibatan orang tua yang berlandaskan nilai-nilai Islam sangat mempengaruhi keberhasilan pendidikan moral anak di dalam keluarga.  

PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KEHIDUPAN RUMAH TANGGA: KAJIAN NILAI ISLAM DAN TANTANGAN BUDAYA MODERN BAGI ANAK USIA DASAR

Baidowi, Muhammad Farhan, Masyithoh, Siti
Abstract: Studi ini mengkaji peran pendidikan akhlak dalam kehidupan keluarga, dilihat dari sudut pandang Islam dan budaya kontemporer, dengan perhatian khusus pada anak-anak di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk… k mengidentifikasi nilai-nilai etika Islam dalam keluarga dan menganalisis bagaimana perubahan budaya mempengaruhi pertumbuhan moral anak di rumah. Metode yang diterapkan merupakan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan observasi pustaka dan observasi data pada praktik keluarga Muslim di kawasan perkotaan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa nilai-nilai Islam, seperti penghormatan, kasih, dan tanggung jawab antara orang tua dengan anak, sangat krusial dalam pengembangan karakter anak. Namun, tren kebudayaan kontemporer—seperti akses media digital dan berkurangnya interaksi orang tua-anak—menjadikan tantangan yang signifikan. Studi ini menyoroti pentingnya kerjasama antara orang tua dan institusi pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar, untuk menjaga nilai-nilai moral dalam keluarga. Pendidikan akhlak di dalam keluarga perlu dilakukan secara aktif dan berkelanjutan, dengan mengintegrasikan ajaran Islam dengan kondisi saat ini untuk membentuk dasar moral yang kokoh bagi anak.   

EPISTEMOLOGI USHUL FIKIH ANTARA TRADISI FUQAHA DAN PEMIKIRAN ORIENTALIS: TELAAH HISTORIS-FILOSOFIS ATAS EKSISTENSI USHUL FIKIH

Hidayat, Rahmat, Nawir Yuslem, Nisphul Khairi
Abstract: Ilmu ushul fikih memiliki posisi sentral dalam konstruksi hukum Islam sebagai fondasi metodologis dalam proses istinbath al-ahkam dari Alqur’an dan Sunnah. Dalam khazanah keilmuan Islam, ushul fikih diyakini telah berkembang… embang sejak masa Rasulullah dan para sahabat, meskipun belum dibukukan secara sistematis. Namun, sebagian orientalis seperti Joseph Schacht dan Patricia Crone meragukan asal-usul normatif ushul fikih dan menilai bahwa ia merupakan produk konstruksi sosial-politik abad ke-2 H, bukan warisan langsung Nabi. Tulisan ini bertujuan mengkaji diskursus antara pandangan orientalis dan ulama Muslim tentang asal-usul dan perkembangan ushul fikih secara historis dan epistemologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari literatur primer dan sekunder, baik dari tokoh orientalis seperti Schacht, Crone, dan Hallaq, maupun ulama Muslim seperti al-Syafi’i, al-Ghazali, Wahbah al-Zuhaili, dan Mustafa al-Azami. Analisis dilakukan secara kritis dan komparatif untuk mengidentifikasi perbedaan pendekatan epistemologis serta kontribusinya terhadap pemahaman kontemporer ushul fikih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ushul fikih merupakan sintesis antara wahyu, realitas sosial, dan refleksi intelektual umat Islam, bukan sekadar produk rekayasa historis. Meskipun kritik orientalis membuka ruang diskursus baru, banyak argumen mereka bersifat reduksionistik dan mengabaikan aspek internal tradisi keilmuan Islam seperti sistem sanad dan otoritas kolektif ulama. Oleh karena itu, pemahaman integratif yang menggabungkan pendekatan historis dan nilai-nilai normatif Islam diperlukan untuk memperkuat metodologi ushul fikih dalam konteks kekinian.  

DIAM SEBAGAI TERAPI EMOSI DAN IMUNITAS: INTEGRASI PERSPEKTIF SAINS DAN AJARAN ISLAM

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract:   Artikel ini menyoroti potensi diam yang disadari (mindful silence) sebagai terapi psikologis dan spiritual (psikospiritual) melalui integrasi perspektif Islam dan psikologi modern. Permasalahan yang dibahas adalah kurangnya… urangnya kesadaran akan manfaat diam sadar dalam mendukung kesehatan mental dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (kajian literatur) dengan analisis kualitatif-tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik diam sadar dapat menurunkan stres, meningkatkan fungsi sistem imun, dan menstabilkan emosi melalui mekanisme neuroimunologi. Dalam perspektif Islam, diam bernilai spiritual melalui praktik seperti dzikir dan tafakur yang merupakan bagian dari spiritualitas Islam. Pembahasan menggarisbawahi perbedaan antara diam konstruktif (berbasis kesadaran dan spiritualitas) dengan diam represif akibat tekanan atau ketakutan. Diam konstruktif bermanfaat bagi kesehatan psikologis dan fisiologis, sedangkan diam represif meningkatkan risiko gangguan psikosomatik. Ajaran Islam juga menekankan pentingnya pengendalian diri dalam berbicara sebagai bentuk ibadah, bukan represi emosional. Kesimpulannya, diam sadar merupakan praktik holistik yang mengintegrasikan kedalaman spiritual Islam dengan temuan psikologi modern untuk mendukung kesejahteraan mental dan fisik. Implikasi praktisnya adalah perlunya dukungan sosial yang empatik dan peningkatan literasi emosi dalam komunitas Muslim untuk memfasilitasi ruang diam reflektif yang menyembuhkan.

PENTINGNYA PENDIDIKAN AKHLAK BAGI ANAK-ANAK MENURUT KITAB AKHLAK LIL BANIN DAN RELEVANSINYA DI MASA KINI

Syakira Nailal Murtafi’ah, Masyithoh, Siti
Abstract: Dengan menganalisis Kitab Akhlak Lil Banin karya Syekh Umar bin Ahmad Baraja, penelitian ini membahas betapa pentingnya pendidikan moral bagi anak-anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan nilai-nilai akhlak yang… g terkandung di dalamnya, dan mengevaluasi bagaimana relevansinya dengan tantangan pendidikan Islam saat ini. Data diperoleh dari teks kitab dan didukung oleh literatur ilmiah lainnya. Studi pustaka digunakan sebagai metode dalam penelitian ini, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa kitab itu mengajarkan nilai-nilai moral seperti tanggung jawab, kejujuran, dan penghormatan terhadap orang tua, guru, dan Masyarakat. Nilai-nilai ini disampaikan melalui cerita pendek yang mudah dipahami anak-anak. Kesimpulannya, Kitab ini masih sangat relevan untuk digunakan sebagai pedoman dalam mendidik karakter anak di zaman sekarang. Kitab-kitab ini dapat membantu pembentukan moral anak sejak usia dini, terutama dalam menghadapi dampak negatif dari media digital dan lingkungan. Menurut penelitian ini, isi kitab dapat digunakan dalam pembelajaran keluarga dan sekolah dengan cara yang menyenangkan dan komunikatif.  

DOSA DAN KESEHATAN MENTAL: PERAN TAUBAT DAN DZIKIR DALAM TERAPI PSIKOSPIRITUAL ISLAM

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Artikel ini membahas hubungan antara dosa dan kesehatan mental dalam perspektif Islam, serta bagaimana taubat dan dzikir berperan sebagai mekanisme penyembuhan psikospiritual. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana… ana perbuatan dosa dapat memicu gangguan mental seperti kecemasan, stres, hingga depresi, serta bagaimana Islam menawarkan solusi terapeutik yang komprehensif melalui pendekatan spiritual. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan analisis tematik terhadap ayat Al-Qur'an, hadis, dan hasil riset kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa ibadah seperti shalat, dzikir, dan tilawah Al-Qur’an berdampak positif secara psikologis maupun fisiologis, seperti menurunnya hormon stres (kortisol) dan meningkatnya ketenangan jiwa. Temuan ini mendukung integrasi pendekatan psikospiritual berbasis Islam dalam konseling dan dakwah sebagai bentuk respons terhadap krisis kesehatan mental di masyarakat Muslim. Kesimpulannya, dosa tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga mental, sehingga diperlukan terapi yang menggabungkan introspeksi keimanan dan dukungan psikologis. Kajian ini merekomendasikan pelatihan dai dan konselor berbasis psikospiritual, serta literasi publik tentang penyembuhan Qur’ani untuk mendukung kesehatan mental umat

PRO DAN KONTRA FENOMENA FILEM BID’AH DI MASYARAKAT INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAAN METODE FILSAFAT ILMU

Ajharul Wirdi, RUSDIYANTO, Ahmad Alan Ardiyansayah, Ramzy Ramadhan, Andi Rosa
Abstract: Fenomena film bertema bidaah telah memicu beragam reaksi dalam masyarakat Indonesia, mulai dari dukungan yang kuat hingga pertentangan yang tajam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dinamika perspektif pro dan kontra tersebut… ersebut melalui kacamata filsafat ilmu, dengan menganalisis bagaimana konstruksi pengetahuan, nilai, dan interpretasi agama membentuk persepsi publik terhadap film bertema bidaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berlandaskan pada filsafat ilmu, khususnya fokus pada aspek epistemologis, aksiologis, dan ontologis dari isu-isu tersebut. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa perbedaan latar belakang pendidikan, pemahaman agama, dan kecenderungan ideologi merupakan faktor kunci yang mempengaruhi spektrum respon masyarakat. Lebih jauh lagi, film sebagai media komunikasi massa memainkan peran penting dalam memperluas atau memicu kekhawatiran tentang otoritas agama dan batas-batas penafsiran. Penelitian ini menawarkan wawasan filosofis tentang interaksi antara pengetahuan dan media dalam konteks budaya dan agama, dan mengundang refleksi kritis dari penonton dan pembuat film.

PERAN TAFAKUR ISLAM DALAM MENGATASI KECEMASAN: INTEGRASI SPIRITUALITAS QUR’ANI DAN PSIKOLOGI MODERN

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Artikel ini secara khusus bertujuan menganalisis peran tafakur sebagai intervensi alternatif dalam pengelolaan kecemasan berbasis spiritualitas Islam. Latar belakang kajian ini berakar pada tingginya prevalensi gangguan… kecemasan modern dan kurangnya terapi yang mengintegrasikan pendekatan Qur’ani dalam psikologi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis terhadap publikasi akademik rentang 2010–2025 dari basis data Scopus, DOAJ, Google Scholar, dan Garuda. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik tafakur dapat meningkatkan kesadaran diri Islam, memperkuat sikap rida terhadap takdir, dan memperbaiki mekanisme koping emosional. Tafakur juga sejalan dengan konsep mindfulness namun memiliki keunggulan pada aspek teistik-transendental karena menekankan kesadaran terhadap kehadiran ilahi dan nilai-nilai Qur’ani. Simpulan artikel ini menegaskan bahwa tafakur berpotensi sebagai terapi spiritual Islami yang mendukung kesehatan mental secara holistik. Rekomendasi utama adalah perlunya pengembangan layanan kesehatan mental Islam yang memasukkan tafakur sebagai bagian integral dari pendekatan psikoterapi, pendidikan, dan dakwah digital.

KONSUMSI KONTEN DAKWAH DIGITAL DAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL MAHASISWA: KAJIAN EMPIRIS DI KALANGAN GENERASI Z

Sirun, Akhmad Kastalani, Surawan , Surawan
Abstract: Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola konsumsi informasi keagamaan, terutama di kalangan generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat konsumsi konten dakwah digital… l dan kesejahteraan spiritual siswa generasi Z, serta menganalisis hubungan di antara keduanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner terhadap 25 mahasiswa yang aktif mengakses media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden secara rutin mengakses konten dakwah digital, terutama melalui YouTube, Instagram, dan TikTok. Mahasiswa menilai konten dakwah digital tidak hanya memperluas akses terhadap ilmu agama, tetapi juga menjadi sumber spiritual yang inspiratif, relevan, dan menenangkan. Tingkat kesejahteraan spiritual mereka juga tinggi, ditandai dengan kedekatan dengan Tuhan, ketenangan batin, dan makna hidup. Temuan ini selaras dengan teori Kegunaan dan Kepuasan, di mana media digunakan untuk memenuhi kebutuhan spiritual secara aktif. Penelitian ini menekankan pentingnya kualitas konten dakwah serta peran figur ustadz yang otentik dalam membangun spiritualitas digital yang sehat dan bermakna.

KAJIAN TEORETIS DINAMIKA RUHANI DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN MORAL DAN SPIRITUALITAS SISWA SD/MI

Fathurahman, Riyanur Rizki, Hakim, Alifian Ihksan, Masyithoh, Siti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis konsep dinamika ruhani serta implikasinya terhadap peningkatan kecerdasan moral dan spiritualitas siswa di tingkat SD/MI. Dinamika ruhani dipahami sebagai proses perkembangan… rkembangan jiwa yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal dalam kehidupan anak. Melalui metode studi pustaka (library research), penelitian ini menganalisis berbagai teori pendidikan Islam, psikologi perkembangan anak, dan konsep spiritualitas dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dinamika ruhani yang dibina melalui pembiasaan nilai-nilai religius, keteladanan guru, serta lingkungan pendidikan yang kondusif, berkontribusi signifikan dalam membentuk kecerdasan moral dan spiritual siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi program pembinaan ruhani dalam kurikulum dan aktivitas keseharian di SD/MI untuk menciptakan generasi yang berakhlak mulia dan memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi. This study aims to theoretically examine the concept of spiritual dynamics and its implications for enhancing the moral intelligence and spirituality of elementary school (SD/MI) students. Spiritual dynamics are understood as the developmental process of the soul influenced by both internal and external factors in a child's life. Using the library research method, this study analyzes various theories from Islamic education, child development psychology, and spirituality in education. The findings reveal that fostering spiritual dynamics through religious value habituation, teacher role modeling, and a supportive educational environment significantly contributes to the formation of students' moral and spiritual intelligence. This study emphasizes the importance of integrating spiritual development programs into the curriculum and daily activities in SD/MI to create a generation with noble character and high spiritual intelligence.