Abstract:Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Bahasa Lanni pada upacara pernikahan Suku Lanni Kampung Goyage Distrik Goyage Kabupaten Tolikara. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengunakan metode penelitian…
elitian kualitatif dengan mengedepankan analisis Deskripti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara tentang hal yang diteliti dengan jelas dalam pembahasan hasil penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun kesimpulan yang dapat di petik dari hasil penelitian ini adalah proses pelamaran hingga pernikahan bagi masyarakat Suku Lanni Kampung Goyage distrik Goyage Kabupaten Tolikara yang terdapat nilai-nilai budaya yang perlu diwariskan kepada generasi penerus, melestarikan dan mengembangkan budaya Suku Lanni Kampung Goyage dengan kata lain melestarikan dan mengembangkan budaya nasional. Aktifitas upacara adat yang berkaitan erat dengan sistem adat merupakan salah satu wujud kebudayaan yang paling sulit dirubah oleh masyarakat Suku Lanni Kampung Goyage distrik Goyage Kabupaten Tolikara.
Abstract:Laju Sedimentasi Eritrosit (LED) merupakan salah satu pemeriksaan hematologi yang banyak digunakan sebagai indikator nonspesifik untuk mendeteksi peradangan atau penyakit tertentu. Jenis antikoagulan yang digunakan dalam…
sampel darah dapat memengaruhi hasil LED. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai LED antara sampel darah vena yang menggunakan antikoagulan Asam Etilendiamintetraasetat (EDTA) dan antikoagulan natrium sitrat 3,8%. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode total sampling yang melibatkan 33 responden di Laboratorium Patologi Klinik Politeknik Indonusa Surakarta. LED diukur menggunakan metode Westergren standar, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai LED rata-rata pada sampel dengan antikoagulan EDTA adalah 18 mm/jam, sedangkan pada sampel dengan natrium sitrat 3,8% memiliki nilai rata-rata 14 mm/jam. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna (p = 0,000; p < 0,05), sehingga menunjukkan bahwa jenis antikoagulan berpengaruh secara bermakna terhadap hasil LED. Secara keseluruhan, EDTA cenderung menghasilkan nilai LED yang lebih tinggi dibandingkan dengan natrium sitrat 3,8%. Temuan ini menekankan pentingnya pemilihan antikoagulan dalam pengujian LED dan menekankan perlunya standardisasi dalam praktik laboratorium. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk membandingkan antikoagulan lain dan mengevaluasi metode LED otomatis guna mendapatkan wawasan yang lebih komprehensif.
Abstract:Penelitian ini menyoroti krisis integritas kepemimpinan yang melanda Indonesia dan gereja, yang kerap dipengaruhi oleh adopsi model kepemimpinan sekuler yang pragmatis serta mengabaikan spiritualitas Alkitabiah. Walaupun…
keteladanan Yesus menjadi acuan utama, kajian teologis khusus tentang integritas spiritual kepemimpinan-Nya dalam Injil Matius masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis integritas spiritual Yesus dalam Injil Matius serta menggali implikasinya bagi kepemimpinan Kristen di Indonesia, khususnya bagi guru Pendidikan Agama Kristen dan pemimpin gereja. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur serta eksegesis historis-gramatikal dan teologis terhadap Injil Matius. Hasil penelitian mendefinisikan integritas secara holistik sebagai kesatuan identitas diri, keaslian hidup, keberanian moral, kedekatan dengan Allah, dan kompetensi praktis. Integritas ini berakar pada relasi dengan Allah dan menuntut keselarasan antara perkataan, tindakan, serta kehendak-Nya. Kepemimpinan Kristen dipahami bukan sekadar kapasitas manusiawi atau posisi, melainkan panggilan ilahi yang menuntut visi rohani, integritas, dan pelayanan kasih. Empat kualifikasi integritas kepemimpinan Yesus yang ditemukan adalah: (1) Kepemimpinan melalui kehidupan doa yang tekun sebagai dasar ketergantungan total pada Allah dan ketaatan kepada kehendak-Nya; (2) Kepemimpinan sesuai tuntunan Roh Kudus sebagai sumber wibawa dan kuasa yang bersumber dari pengurapan ilahi; (3) kepemimpinan berdasarkan kebenaran firman Tuhan sebagai otoritas tertinggi, sumber kebenaran, inspirasi, hikmat, dan pendoman kehidpan; dan (4) kepemimpinan berkarakter ilahi yang nyata melalui kasih agape, kerendahan hati, belas kasihan, kejujuran, ketulusan, serta penolakan terhadap kemunafikan. Kesimpulannya, integritas kerohanian merupakan pilar fundamental yang menyatukan kedalaman spiritualitas dengan kredibilitas praktis, sekaligus memberikan kerangka teologis yang kokoh untuk membangun kepemimpinan Kristen yang otentik dan transformatif di tengah krisis integritas.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan sumber daya manusia (SDM) terhadap kinerja karyawan di PT Perkebunan Nusantara IV Regional I. Pengembangan SDM mencakup motivasi, kepribadian, dan keterampilan,…
lan, sedangkan kinerja karyawan diukur melalui kualitas, kuantitas, waktu, biaya, pengawasan, dan hubungan antar karyawan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel jenuh, yakni 30 karyawan tetap bagian SDM & Sistem Manajemen. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner, lalu dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan SDM berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, ditunjukkan oleh nilai t hitung 5,872 > t tabel 1,699 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Artinya, semakin baik program pengembangan SDM maka semakin meningkat pula kinerja karyawan. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan terus meningkatkan pelatihan, memberikan apresiasi, dan mengembangkan keterampilan karyawan guna mendorong produktivitas secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengembangan karir, employee engagement, budaya organisasi, dan budaya kerja terhadap kinerja guru di UPT SMP Negeri 1 Bone-bone. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik…
eknik total sampling terhadap 43 guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir (β=0,319, p=0,012), employee engagement (β=0,307, p=0,015), budaya organisasi (β=0,245, p=0,046), dan budaya kerja (β=0,297, p=0,017) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan (F=18,742, p<0,001) dengan kontribusi 66,3% terhadap kinerja guru. Pengembangan karir memiliki pengaruh paling dominan, menunjukkan pentingnya program peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kompetensi pegawai di Kantor Camat Kalaena Kabupaten Luwu Timur. Metode kualitatif dengan pendekatan regresi linear berganda digunakan pada…
12 responden dari 14 pegawai negeri sipil yang telah mengikuti program pendidikan dan pelatihan. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kompetensi (t=2,830; p=0,018), pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kompetensi (t=2,888; p=0,016), dan secara simultan keduanya berpengaruh signifikan (F=9,823; p=0,004). Koefisien determinasi (R²=0,612) menunjukkan 61,2% variasi kompetensi dijelaskan oleh pendidikan dan pelatihan. Penelitian ini mengkonfirmasi pentingnya investasi dalam program pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pegawai dalam pelayanan publik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan motivasi kerja terhadap komitmen organisasional pada karyawan Kantor PNM Cabang Palopo. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik total…
sampling sebanyak 45 responden. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 64,8% menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan sebagian besar variasi komitmen organisasional. Temuan ini menegaskan pentingnya kepuasan dan motivasi kerja dalam memperkuat loyalitas karyawan
Abstract:Pada umumnya pekerja PLN beresiko saat bekerja terutama pekerja bagian lapangan karena berhadapan dengan instalasi listrik yang bertegangan tinggi dan mempunyai risiko kematian yang tinggi pula, kerena itu peran alat pelindung…
indung diri (APD) berperan penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, sumber penyebab terjadi kecelakaan yang dominan adalah kecerobohan pekerja, konstruksi tidak aman, dan tidak menggunakan alat pelindung diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja PT. PLN (Pesero) ULP Subulussalam. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan 31 sample pekerja yang memenuhi syarat pada penelitian ini. Hasil penelitian dari analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden patuh terhadap penggunaan APD yaitu sebanyak 23 responden (74,2%), pengetahuan responden sebagian besar baik 24 responden (77,4%) dan sikap responden baik sebesar 24 responden (77,4%). Hasil penelitian analisis bivariat menggunakan uji chi-square didapatkan adanya hubungan pengetahuan (p-value=0,000) dan sikap (p-value=0,02) terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja PT. PLN (Pesero) ULP Subulussalam Tahun 2024. Dari hasil penelitian ini diharapkan peran dari semua pihak terkait seperti pihak perusahaan serta pekerja untuk meningkatkkan pengetahuan dan sikap serta menerapkan program-program K3 khususnya penggunaan APD agar tehindar dari kecelakaan akibat kerja atau kerugian yang tidak diharapkan.
Abstract:Hubungan dan tren penelitian terkait topik kualitas pelayanan dari 2019 hingga 2023 diinterpretasikan dalam gambar di atas. Dengan ukuran node yang besar, yang menunjukkan dominasi dan frekuensi tinggi dalam penelitian,…
istilah "pengaruh kualitas pelayanan" menjadi pusat perhatian. Hasil pra penelitian yang dilakukan menemukan Tangibles (Bukti Fisik) menunjukkan tingkat kepuasan yang lebih rendah dibandingkan dengan dimensi lainnya, yaitu tingkat kepuasan yang lebih rendah, Hal ini menunjukkan bahwa aspek Bukti Fisik perlu mendapat perhatian lebih untuk meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Kualitas Pelayanan Customer Service Terhadap Kepuasan Nasabah pada PT Bank XXX Tangerang Banten. Metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini untuk memecahkan masalah dan mencapai tujuan, yang melibatkan pengumpulan data dalam bentuk angka dan analisis statistik. Pendekatan kuantitatif dipilih karena sifatnya yang sistematis, terencana, dan terstruktur dengan jelas, yang mendukung langkah-langkah yang harus ditempuh dalam penelitian. Populasi yang digunakan yaitu nasabah pada periode Bulan Juni 2022 – Bulan Desember 2022 sebesar 13.002 nasabah, Sampel mengunakan rumus slovin dengan Presentase Kelonggaran ketelitian kesalahan pengambilan sampel yang masih bisa sitolerir Nilai e = 0,1 (10%), maka sample yang di ambil adalah transaksi yang berjumlah 100 Nasabah (Resphonden). Dari hasil perhitungan diperoleh nilai R Square sebesar 0,824. Hal ini berarti bahwa seluruh variabel bebas yakni Kualitas Pelayana (X) mempunyai kontribusi bersama-sama sebesar 82,4% terhadap variabel terikat yaitu Kualitas Pelayana (Y). Sedangkan, sisanya yaitu 17,6% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Abstract:Prevalensi merokok pada remaja usia 10-18 tahun meningkat dari 7,2% dari tahun 2013 menjadi 9,1% pada 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan prilaku merokok pada remaja SMA…
Mensiku. Metodelogi dalam penelitian ini adalaha kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2024, sample berjumlah 180 siswa/siswi di SMA Mensiku. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara dukungan keluarga p value (0,002), pengaruh teman sebaya p value (0,000), dan pengaruh media elektronik p value (0,000). Perlunya media promosi seperti poster dan peraturan dilarang merokok pada remaja untuk mencegah remaja merokok.