Search Articles & Publications

Showing 4014 articles found for "Inter"

AKTIVASI KBBI VI DARING DALAM KAJIAN HERMENEUTIKA SCHLEIERMACHER PADA LAGU MENDARAH KARYA NADIN AMIZAH

Gulyanto, Bambang, Maulidiah, Rina Hayati, Siregar, Evi Supriyani, Daulay, Alwi Syahputra
Abstract: Abstract: This research aims to analyze the meaning of words by utilizing KBBI VI and language style in the lyrics of the song "Mendarah" by Nadin Amizah through a Schleiermacher hermeneutic study. This approach is used… to interpret the grammatical aspects of song lyrics which are full of symbolism and figures of speech. Through this analysis, the researcher tries to understand the deep message conveyed by the author. The results of the research show that the use of word choices and figures of speech in songs is able to convey an atmosphere of sadness and hope effectively, while strengthening the symbolic meaning contained therein. Schleiermacher's hermeneutical study of this song not only functions as a work of art, but also becomes a medium for expressing the depth of feelings and longing for a father figure who is physically and emotionally distant. This analysis is able to reveal deeper layers of meaning from the song's lyrics. Overall, this research shows that musical works of art can convey emotional messages effectively through the use of figures of speech, thereby building a strong emotional connection between the work and its listeners.   Keyword: Hermeneutic Studies, Schleiermacher, figure of speech, Mendarah Song   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kata dengan memanfaatkan KBBI VI dan gaya bahasa dalam lirik lagu "Mendarah" karya Nadin Amizah melalui kajian hermeneutika Schleiermacher. Pendekatan ini digunakan untuk memaknai aspek gramatikal dari lirik lagu yang sarat akan simbolisme dan majas. Melalui analisis ini, peneliti berusaha memahami pesan mendalam yang disampaikan pengarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pilihan kata dan majas dalam lagu mampu menyampaikan suasana sedih dan harapan secara efektif, sekaligus memperkuat makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Kajian hermeneutika Schleiermacher pada lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai karya seni, tetapi juga menjadi media ekspresi kedalaman menyampaikan perasaan dan kerinduan terhadap sosok ayah yang jauh secara fisik maupun emosional. Analisis ini mampu mengungkap lapisan makna yang lebih dalam dari lirik lagu tersebut. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa karya seni musik dapat menyampaikan pesan emosional secara efektif melalui penggunaan majas, sehingga mampu membangun koneksi emosional yang kuat antara karya dan pendengarnya.   Kata kunci: Kajian Hermeneutika, Schleiermacher, Majas, Lagu Mendarah.

METAFORA DALAM PUISI KARYA CHAIRIL ANWAR

Subagiharti, Heni, Handayani, Diah Syahfitri, Adawiyah, Murni
Abstract: Abstract: This study analyzes the metaphors in Chairil Anwar's poetry, which aims to (1) find out what metaphors are contained in Chairil Anwar's poetry. (2) To find out the metaphors in the poetry by Chairil Anwar. (3)… To find out the reason the author uses the metaphor in his poem. The method used in this research is descriptive analysis method. Descriptive analysis is used to get a careful description of the contents of the poem. The results of this study show that the metaphor contained in Chairil Anwar's poetry describes how deep human "surrender" is to God. However, I lyric in the poem is described as calmer and more mature in dealing with everything, including when he has to face death. This poem can teach that in fact no matter how hard we try or work, all paths of life and decisions are in His hands. The metaphorical meaning that Chairil Anwar reveals in his poetry is that the metaphor of defeat is very interesting to show; defeat is a symbol of surrender and is very thick with the smell of death. Poets use these words to compare things, that something is called the meaning of metaphor. The author uses metaphor in his poetry to compare things directly. Blooming roses and jasmine represent something beautiful and attractive. The metaphor used by the poet to describe the closeness between the poet and God in praying and relating to God.   Keyword: Metaphor, Poetry, Chairil Anwar   Abstrak: Penelitian ini menganalisis metafora dalam puisi Chairil Anwar yang bertujuan untuk (1) mengetahui metafora apa saja yang terdapat dalam puisi Chairil Anwar. (2) Untuk mengetahui metafora yang terdapat dalam puisi karya Chairil Anwar. (3) Untuk mengetahui alasan pengarang menggunakan metafora dalam puisinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Analisis deskriptif digunakan untuk mendapatkan gambaran yang cermat tentang isi puisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metafora yang terdapat dalam puisi Chairil Anwar menggambarkan betapa dalamnya “penyerahan” manusia kepada Tuhan. Namun, I lirik dalam puisi tersebut digambarkan lebih tenang dan lebih dewasa dalam menghadapi segala hal, termasuk ketika harus menghadapi kematian. Puisi ini dapat mengajarkan bahwa sesungguhnya sekeras apapun kita berusaha atau bekerja, segala jalan hidup dan keputusan ada di tangan-Nya. Makna metafora yang diungkap Chairil Anwar dalam puisinya adalah bahwa metafora kekalahan sangat menarik untuk ditampilkan; kekalahan merupakan simbol penyerahan diri dan sangat kental dengan aroma kematian. Para penyair menggunakan kata-kata ini untuk membandingkan sesuatu, sesuatu itu disebut makna metafora. Pengarang menggunakan metafora dalam puisinya untuk membandingkan sesuatu secara langsung. Bunga mawar dan melati yang mekar melambangkan sesuatu yang indah dan menarik. Metafora digunakan penyair untuk menggambarkan kedekatan antara penyair dan Tuhan dalam berdoa dan berhubungan dengan Tuhan.   Kata kunci: Metafora, Puisi, Chairil Anwar

PEMETAAN RUTE BUS LISTRIK DI KOTA MEDAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Halimatussa’diah, Halimatussa’diah, Hadinata, Edrian, Andriana, Septiana Dewi
Abstract: Abstract: Electric buses are one of the environmentally friendly means of transportation that are being introduced by the Medan City government as an effort to support the reduction of air pollution. The development of information… nformation technology supports the dissemination of information to the general public, especially the development of information on electric buses in Medan City. GIS which in its implementation uses Open Street Map can create interactive maps containing spatial data and information related to electric buses. This system was developed using the Rapid Application Development method. The results of this study aim to facilitate the Medan City Transportation Agency in socializing electric buses and make it easier for the public to find out information related to electric buses.  Keywords: Electric Bus; Medan; GIS; OpenStreetMap; RAD   Abstrak: Bus listrik merupakan salah satu alat transportasi ramah lingkungan yang sedang diperkenalkan oleh pemerintah Kota Medan sebagai usaha untuk mendukung pengurangan pencemaran polusi udara. Perkembangan teknologi informasi mendukung penyebaran informasi kepada kahlayak umum khususnya perkembangan informasi bus listrik di Kota Medan. GIS yang didalam pengimplementasiannya menggunakan Open Street Map dapat membuat peta interaktif yang memuat data spasial dan informasi terkait bus listrik. Sistem ini dikembangkan menggunakan metode Rapid Application Development. Hasil dari penelitian ini bertujuan untuk memudahkan Dinas Perhubungan Kota Medan dalam mensosialisasikan bus listrik serta memudahkan masyarakat untuk mengetahui informasi terkait bus listrik.   Kata kunci: Bus Listrik; Medan; GIS; OpenStreetMap; RAD

RAD UNTUK KLINIK: STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI YANG CEPAT DAN RESPONSIF DI KLINIK BEKAMPKU

Saputra, Yanto, Mardiati, Dina
Abstract: Abstract: This study aims to demonstrate the effectiveness of the Rapid Application Development (RAD) method in developing a digital-based information system at Bekampku Clinic, a traditional therapy clinic in Pekanbaru… that previously relied on manual processes for patient records, therapy services, and administrative tasks. The research addresses efficiency challenges caused by data duplication, recording errors, and slow service processes. RAD was selected for its capability to produce rapid prototypes through iterative development involving direct user participation. The research involved six active staff members (therapists and administrative personnel) selected through purposive sampling. Data were collected via observation, interviews, and documentation, then analyzed both qualitatively and quantitatively. The system testing revealed significant improvements: service time was reduced by an average of 35%, data entry errors decreased by up to 80%, and administrative efficiency increased, as reflected in user feedback with an average satisfaction score of 4.5 out of 5. The system also accelerated patient data access and enhanced the accuracy and transparency of monthly reports. In conclusion, the implementation of the RAD method proved effective in building a responsive, efficient, and user-friendly clinical information system.   Keywords: Service Efficiency, Patient Data Management, Prototyping, Rapid Application Development (RAD), Clinical Information Systems Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektivitas metode Rapid Application Development (RAD) dalam mengembangkan sistem informasi berbasis digital pada Klinik Bekampku, sebuah klinik terapi alternatif di Pekanbaru yang sebelumnya masih menggunakan proses manual dalam pencatatan pasien, layanan terapi, dan administrasi. Penelitian ini menjawab tantangan efisiensi layanan yang selama ini terkendala oleh duplikasi data, kesalahan pencatatan, dan lamanya proses pelayanan. Metode RAD dipilih karena kemampuannya menghasilkan prototipe secara cepat melalui pendekatan iteratif yang melibatkan pengguna langsung. Subjek penelitian terdiri dari enam staf aktif (terapis dan administrasi) yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil pengujian menunjukkan adanya peningkatan signifikan: waktu pelayanan berkurang rata-rata 35%, tingkat kesalahan pencatatan turun hingga 80%, dan efisiensi administrasi meningkat berdasarkan umpan balik pengguna dengan skor kepuasan rata-rata 4,5 dari 5. Sistem ini juga mempercepat akses data pasien serta mendukung transparansi dan akurasi laporan bulanan. Kesimpulannya, penerapan metode RAD terbukti efektif dalam membangun sistem informasi klinik yang responsif, efisien, dan mudah diadaptasi.   Kata kunci: Efisiensi Layanan, Pengelolaan Data Pasien, Prototyping, Rapid Application Development (RAD), Sistem Informasi Klinik.

STRATEGI BISNIS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN DI PT POS INDONESIA (PERSERO) CABANG DUMAI

Hartutik, Dwi, Lastri, Novelma, Aditiya, Variza, Suprasman, Suprasman, Musdiana, Andi Desy
Abstract: Abstract: This study aims to analyze the business strategy implemented by PT Pos Indonesia (Persero) Dumai Branch in an effort to improve employee performance. The business strategy under review includes four main stages:… : environmental scanning, strategy formulation, strategy implementation, and evaluation and control. Environmental scanning is conducted to identify internal and external factors influencing organizational performance, including market competition and customer needs. Strategy formulation involves setting long-term goals focused on human resource development. Strategy implementation is carried out through employee training, organizational structure adjustments, and the provision of incentives to enhance productivity. The evaluation and control stage assesses the effectiveness of the strategies applied and enables continuous improvement. The results of the study indicate that an integrated implementation of business strategies contributes positively to employee performance, particularly in terms of discipline, work efficiency, and customer service. This study recommends the alignment between business strategy and human resource management as a key to organizational success.   Keywords: Business Strategy, Employee Performance, Environmental Scanning, Strategy Formulation, Strategy Implementation, Evaluation and Control. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bisnis yang diterapkan oleh PT Pos Indonesia (Persero) Cabang Dumai dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan. Strategi bisnis yang dimaksud mencakup empat tahapan utama, yaitu pemindaian lingkungan (environmental strategy), perumusan strategi (strategy formulation), implementasi strategi (strategy implementation), serta evaluasi dan kontrol (evaluation and control). Pemindaian lingkungan dilakukan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kinerja organisasi, termasuk dinamika persaingan dan kebutuhan pelanggan. Perumusan strategi dilakukan melalui penetapan tujuan jangka panjang yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia. Implementasi strategi dilakukan melalui pelatihan, penyesuaian struktur organisasi, serta pemberian insentif yang mendorong produktivitas karyawan. Tahap evaluasi dan kontrol dilakukan untuk menilai efektivitas strategi yang dijalankan serta melakukan perbaikan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi bisnis secara terpadu berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja karyawan, terutama dalam hal disiplin, efisiensi kerja, dan pelayanan kepada pelanggan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya kesinambungan antara strategi bisnis dan pengelolaan sumber daya manusia sebagai kunci keberhasilan organisasi.   Kata kunci: Strategi Bisnis, Kinerja Karyawan, Pemindaian Lingkungan, Formulasi Strategi, Implementasi Strategi, Evaluasi dan Kontrol.

PENERAPAN ETIKA PROFESI DOKTER DALAM PELAYANAN KESEHATAN BAGI PASIEN

Mz, Putro Sucy Rezky, Sidi, Redyanto, Simarmata, Marice
Abstract: Abstract: Professional ethics of doctors are an important foundation in the practice of quality health services. The application of professional ethics of doctors in health services for patients greatly determines the quality… ality of services provided, both in terms of professionalism, safety, and patient comfort. This study aims to examine the application of medical professional ethics in providing health services to patients, focusing on aspects of honesty, medical confidentiality, and professional responsibility. The research method used was a literature study and interviews with medical personnel in several hospitals and clinics in Indonesia. The results show that although many doctors have implemented professional ethics well, there are still challenges in terms of effective communication between doctors and patients and adherence to the principle of medical confidentiality. In addition, the application of professional ethics is also influenced by cultural factors and the work environment in each health institution. Most doctors understand the importance of professional ethics, but their application is not yet fully optimal, especially in situations that require difficult decisions or conflicts of interest. This study provides recommendations to improve professional ethics training for doctors and create a work environment that supports the application of professional ethics in health services. It is hoped that with the implementation of better professional ethics, the quality of health services for patients can be further improved, create a more harmonious doctor-patient relationship, and reduce the risk of malpractice and patient complaints.   Keywords: professional ethics, health services, medical confidentiality. Abstrak: Etika profesi dokter merupakan landasan penting dalam praktik pelayanan kesehatan yang berkualitas. Penerapan etika profesi dokter dalam pelayanan kesehatan bagi pasien sangat menentukan kualitas pelayanan yang diberikan, baik dari sisi profesionalisme, keamanan, maupun kenyamanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan etika profesi dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien, dengan fokus pada aspek-aspek kejujuran, kerahasiaan medis, dan tanggung jawab profesional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan wawancara dengan tenaga medis di beberapa rumah sakit dan klinik di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun banyak dokter yang sudah menerapkan etika profesi dengan baik, masih ada tantangan dalam hal komunikasi efektif antara dokter dan pasien serta kepatuhan terhadap prinsip kerahasiaan medis. Selain itu, penerapan etika profesi juga dipengaruhi oleh faktor budaya dan lingkungan kerja yang ada di setiap institusi kesehatan. Sebagian besar dokter memahami pentingnya etika profesi, tetapi penerapannya belum sepenuhnya optimal, khususnya dalam situasi-situasi yang memerlukan keputusan sulit atau konflik kepentingan. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan pelatihan etika profesi dokter serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung penerapan etika profesi dalam pelayanan kesehatan. Diharapkan dengan penerapan etika profesi yang lebih baik, kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien dapat lebih ditingkatkan, menciptakan hubungan dokter-pasien yang lebih harmonis, dan mengurangi risiko malpraktik serta keluhan pasien.   Kata kunci: etika profesi, pelayanan kesehatan, kerahasiaan medis.

INTEGRASI BISNIS INKLUSIF DAN COMMUNITY-BASED TOURISM DI LOMBOK TENGAH

Firdaus, M. Surya Maulana, Widiyanto, Nur, Syamsu, Moch. Nur, Nugroho, Agung Yuliyanto, Suswanto, Suswanto
Abstract: Abstract: Community-Based Tourism/CBT is a tourism approach that places the community as the main actor. In order for economic and social benefits to be more evenly distributed, an implementation model with an inclusive… business approach is needed in its management. This study aims to analyze the implementation of inclusive business in the development of CBT in Sukarara and Bilebante Tourism Villages, Central Lombok. The research method used is qualitative descriptive, with data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that Sukarara Village has succeeded in implementing the principles of inclusive business through strengthening local weaving businesses, training, access to capital, and partnerships with the tourism sector. In contrast, Bilebante Village still faces obstacles in institutional capacity and market access even though it has the potential for local herbal businesses. The conclusion of this study shows that the implementation of inclusive business can strengthen the development of CBT fairly and sustainably if supported by cross-sector collaboration, increasing community capacity, and policies that favor locality. This study contributes to strengthening the theory of inclusive business in the tourism sector and offers applicable policy recommendations for the development of tourist villages.   Keywords: Inclusive Business, Community-Based Tourism, Tourism Village, Community Empowerment Abstrak: Community-Based Tourism/CBT merupakan pendekatan pariwisata yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Agar manfaat ekonomi dan sosial lebih merata, diperlukan model penerapan dengan pendekatan bisnis inklusif dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi bisnis inklusif dalam pengembangan CBT di Desa Wisata Sukarara dan Bilebante, Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Sukarara telah berhasil menerapkan prinsip bisnis inklusif melalui penguatan usaha tenun lokal, pelatihan, akses modal, serta kemitraan dengan sektor pariwisata. Sebaliknya, Desa Bilebante masih menghadapi kendala dalam kapasitas kelembagaan dan akses pasar meskipun memiliki potensi usaha herbal lokal. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi bisnis inklusif dapat memperkuat pengembangan CBT secara adil dan berkelanjutan jika didukung oleh kolaborasi lintas sektor, peningkatan kapasitas masyarakat, dan kebijakan yang berpihak pada lokalitas. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan teori bisnis inklusif di sektor pariwisata serta menawarkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif untuk pengembangan desa wisata.   Kata kunci: Bisnis Inklusif, Community-Based Tourism, Desa Wisata, Pemberdayaan Masyarakat

PERAN PEMASARAN DIGITAL BERBASIS ELECTRONIC WORD OF MOUTH (e-WOM) DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK DAN KUNJUNGAN WISATAWAN KE DESA WISATA TETEBATU, LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT

Sanjaya, Lalu Rudi, Wulandari, Lastiani Warih, Syamsu, Moch. Nur, Nugroho, Agung Yuliyanto
Abstract: Abstract: Tourism is a vital sector that supports regional economic development. Lombok, particularly East Lombok Regency, has experienced an increase in tourist visits annually, although there was a significant decline&#8230; in 2020 due to the COVID-19 pandemic. Tetebatu Tourism Village possesses substantial tourism potential, but the dissemination of information remains limited, resulting in underutilization of digital platforms such as social media. This study aims to examine the influence of electronic word of mouth (e-WOM) as a digital marketing medium on tourist visits through the mediating variable of visit interest to Tetebatu Tourism Village. This research employs a quantitative associative method with a sample of 350 respondents selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Squares (PLS) approach. The results show that e-WOM has a significant influence on tourists’ visit interest, indicated by a significance value of 0.000 < 0.05. However, e-WOM does not directly influence tourist visits (significance 0.140 > 0.05). Nevertheless, e-WOM significantly influences tourist visits through the mediating effect of visit interest (significance 0.008 < 0.05). In conclusion, e-WOM as a digital marketing tool effectively increases visit interest, which in turn contributes to greater tourist visits to Tetebatu Tourism Village   Keywords: e-WOM, Interest, Visits, Tourist   Abstrak: Pariwisata merupakan sektor penting dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Lombok, khususnya Kabupaten Lombok Timur, menunjukkan peningkatan jumlah wisatawan setiap tahun, meskipun sempat menurun pada 2020 akibat pandemi COVID-19. Desa Wisata Tetebatu memiliki potensi besar dalam sektor wisata, namun penyebaran informasi masih minim, sehingga belum dimanfaatkan secara optimal melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh electronic word of mouth (e-WOM) sebagai media pemasaran digital terhadap kunjungan wisatawan melalui minat berkunjung ke Desa Wisata Tetebatu. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif asosiatif dengan jumlah sampel 350 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-WOM berpengaruh signifikan terhadap minat wisatawan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Namun, e-WOM tidak berpengaruh langsung terhadap kunjungan wisatawan (signifikansi 0,140 > 0,05). Sementara itu, terdapat pengaruh signifikan e-WOM terhadap kunjungan wisatawan melalui minat berkunjung (signifikansi 0,008 < 0,05). Dengan demikian, e-WOM efektif digunakan untuk meningkatkan minat yang berdampak pada peningkatan kunjungan ke Desa Wisata Tetebatu.   Kata kunci: e-WOM, Minat, Kunjungan, Wisatawan

STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM DI KOTA DUMAI DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN PASAR DIGITAL

Lastri, Novelma, Hartutik, Dwi, Aditiya, Variza, Mustafa, Said, Musdiana, Andi Desy
Abstract: Abstract: This study examines the development strategies of Micro, Small and Medium Enterprises and the challenges faced in Dumai City in facing digital market competition. Local governments play an essential role in supporting&#8230; porting MSMEs through financial support, training, mentoring, and facilitation of market access and technology, including the promotion of local products through digital media. Online marketing, including the utilization of social media, marketplaces, and websites, has been shown to improve the competitiveness of MSMEs by expanding market reach, increasing consumer interaction, and driving sales. Digital transformation, as the integration of digital technology in all aspects of business, is imperative for MSMEs to change the way they operate and deliver value to customers, as well as expand market reach. Nonetheless, the development of MSMEs in Dumai City still faces various obstacles, including limited access to capital and technology, difficulties in optimizing online marketing features, as well as digital era challenges such as limited resources, lack of technological understanding, fierce competition, and low digital literacy and infrastructure. Therefore, a comprehensive strategy is needed to empower MSMEs to compete effectively in the digital market.   Keywords: MSMEs, Development, Digital Marketing, Digital Transformation,                  Challenges.   Abstrak: Penelitian ini mengkaji strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta tantangan yang dihadapi di Kota Dumai dalam menghadapi persaingan pasar digital. Pemerintah daerah memegang peranan esensial dalam mendukung UMKM melalui dukungan finansial, pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi akses pasar dan teknologi, termasuk promosi produk lokal melalui media digital. Pemasaran online, mencakup pemanfaatan media sosial, marketplace, dan website, terbukti meningkatkan daya saing UMKM dengan memperluas jangkauan pasar, meningkatkan interaksi konsumen, dan mendorong penjualan. Transformasi digital, sebagai integrasi teknologi digital dalam semua aspek bisnis, merupakan keharusan bagi UMKM untuk mengubah cara beroperasi dan memberikan nilai kepada pelanggan, serta memperluas jangkauan pasar. Meskipun demikian, pengembangan UMKM di Kota Dumai masih menghadapi berbagai hambatan, meliputi keterbatasan akses terhadap modal dan teknologi, kesulitan dalam mengoptimalkan fitur pemasaran online, serta tantangan era digital seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman teknologi, persaingan ketat, dan rendahnya literasi serta infrastruktur digital. Oleh karena itu, diperlukan strategi komprehensif untuk memberdayakan UMKM agar mampu bersaing efektif di pasar digital.   Kata kunci: UMKM, Pengembangan, Pemasaran Digital, Transformasi Digital, Tantangan.

VIRAL ATAU TENGGELAM? STRATEGI KOMUNIKASI DIGITAL PADA PROMOSI RBR 2025 DI INSTAGRAM

Ohara, Muammar Revnu, Turnandes, Yogo, Vebby, Vebby
Abstract: Abstract: This study aims to analyze digital communication strategies used in the RBR 2025 promotional campaign through the Instagram platform. Employing a qualitative case study approach, the research explores communication&#8230; tion practices applied by three actively involved promotional accounts during the campaign. Data were collected through post observation, in-depth interviews with social media managers, and digital content analysis. The results reveal that visual storytelling, the use of Reels features, thematic hashtags, and collaboration with micro-influencers contributed significantly to audience engagement. However, challenges were found in maintaining message consistency and adapting to Instagram's algorithm dynamics. The study concludes that the success of digital promotion is closely related to the ability to adapt to user interaction patterns and mastery of platform-specific content formats.   Keyword: digital communication; Instagram; campaign promotion; RBR 2025; content strategy   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi digital yang digunakan dalam kampanye promosi RBR 2025 melalui platform Instagram. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini menelusuri praktik komunikasi yang diterapkan oleh tiga akun promosi yang aktif selama rangkaian kampanye. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi unggahan, wawancara mendalam dengan pengelola akun media sosial, serta analisis konten digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi berbasis storytelling visual, pemanfaatan fitur Reels, penggunaan hashtag tematik, dan kolaborasi dengan mikro-influencer berkontribusi terhadap peningkatan keterlibatan audiens. Namun demikian, terdapat kendala dalam kesinambungan pesan serta adaptasi terhadap dinamika algoritma Instagram. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan promosi digital sangat dipengaruhi oleh kemampuan adaptasi terhadap pola interaksi pengguna dan penguasaan format konten platform.   Kata kunci: komunikasi digital; Instagram; promosi kampanye; RBR 2025; strategi