Search Articles & Publications

Showing 5575 articles found for "Untuk"

ANALISIS STRATEGI BISNIS DENGAN METODE CANVAS UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN DI NITUTY COOKIES BANDUNG

Rima Dina Puspitasari, Agnesia Natania Lumiu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bisnis Nituty Cookies Bandung dengan menggunakan metode Business Model Canvas (BMC) serta merumuskan strategi baru guna meningkatkan volume penjualan. Latar belakang penelitian… enelitian didasari oleh fluktuasi penjualan dan tingginya tingkat persaingan industri makanan di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bisnis Nituty Cookies telah memenuhi sembilan elemen BMC, yaitu customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, dan cost structure. Namun, masih terdapat kelemahan dalam konsistensi kualitas produk, inovasi rasa, serta promosi digital. Strategi yang dapat diterapkan adalah peningkatan kualitas dan variasi produk, optimalisasi media sosial sebagai kanal promosi, penguatan layanan pelanggan, dan pengembangan kemitraan dengan     platform digital. Dengan penerapan strategi tersebut, Nituty Cookies berpotensi memperluas pasar, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta mendorong pertumbuhan volume penjualan.

OPTIMALISASI RUANGAN PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PAKAIAN (Studi Kasus: Konveksi BR 21 Fashion)

Lilim Marliah, Somadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata letak ruang produksi Konveksi BR 21 Fashion dalam penempatan fasilitas permesinan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam meningkatkan produksi, serta menganalisis upaya… ya yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak ruang produksi belum tersusun secara efisien, dengan penempatan mesin yang tidak mengikuti alur kerja dan kurangnya pemisahan zona antar proses. Selain itu, konveksi menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan ruang, fasilitas penyimpanan yang tidak tertata, keterampilan tenaga kerja yang belum merata, serta belum adanya standar waktu kerja. Untuk mengatasi hal tersebut, konveksi melakukan perancangan ulang tata letak menggunakan pendekatan Operation Process Chart (OPC), Activity Relationship Diagram (ARD), dan Activity Area Diagram (AAD), menyelenggarakan pelatihan teknis internal bagi pekerja, serta merencanakan perluasan ruang produksi. Implementasi strategi ini menunjukkan peningkatan output produksi harian dari rata-rata 60 potong menjadi 96–116 potong per hari secara lebih efisien dan terstruktur.

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN POTONGAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI SUPERMARKET PLAZA ASIA KOTA TASIKMALAYA

Yohana Agustin, Ifa Shahrash
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan potongan harga terhadap keputusan pembelian konsumen di Supermarket Plaza Asia Kota Tasikmalaya. Latar belakang penelitian didasari oleh semakin… ketatnya persaingan bisnis ritel, sehingga perusahaan perlu mengembangkan strategi yang tepat dalam meningkatkan daya tarik konsumen, salah satunya melalui pelayanan yang baik dan pemberian potongan harga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk mengetahui hubungan antar variabel. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada konsumen yang berbelanja di Plaza Asia. Proses analisis meliputi uji instrumen, analisis deskriptif, serta pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Pelayanan yang cepat, ramah, serta mampu memberikan kenyamanan saat berbelanja terbukti meningkatkan kecenderungan konsumen untuk membeli produk. Potongan harga juga memberikan pengaruh positif terhadap keputusan pembelian, di mana konsumen merasa lebih terdorong untuk berbelanja ketika harga yang ditawarkan lebih rendah atau terdapat promosi tertentu. Secara simultan, kualitas pelayanan dan potongan harga bersama-sama memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Namun, kualitas pelayanan terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan potongan harga. Hal ini mengindikasikan bahwa konsumen lebih menekankan pengalaman berbelanja yang nyaman dan memuaskan daripada sekadar memperoleh harga murah. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan sebagai strategi utama dalam membangun loyalitas konsumen, dengan tetap didukung oleh program potongan harga yang relevan untuk memperkuat keputusan pembelian.  

PENGARUH POTONGAN HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN ASIA FASHION DI PLAZA ASIA KOTA TASIKMALAYA

Jaki Muhamad Irfan, Agnesia Natania Lumiu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak potongan harga dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian konsumen di Asia Fashion, Plaza Asia Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah&#8230; ah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Sampel terdiri dari 102 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, serta uji asumsi klasik yang mencakup normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, diikuti dengan uji t dan F.   Hasil dari uji validitas menunjukkan bahwa semua item pada variabel potongan harga, kualitas pelayanan, dan keputusan pembelian memiliki nilai r hitung yang lebih besar dari r tabel (0,1946), sehingga dinyatakan valid. Uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,900 untuk potongan harga, 0,852 untuk kualitas pelayanan, dan 0,903 untuk keputusan pembelian, yang menunjukkan bahwa semua instrumen tersebut reliabel. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data terdistribusi normal, tidak terdapat multikolinearitas, tidak ada autokorelasi, dan tidak ada gejala heteroskedastisitas yang signifikan.   Analisis regresi linier berganda menghasilkan persamaan: Y = 7,338 + 0,496X₁ + 0,226X₂ + e, yang menunjukkan bahwa potongan harga (X₁) dan kualitas pelayanan (X₂) memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Y). Uji t menunjukkan bahwa potongan harga berpengaruh signifikan (t hitung = 3,488 > t tabel = 1,660; sig. = 0,001 < 0,05), sedangkan kualitas pelayanan tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial (t hitung = 1,533 < t tabel = 1,660; sig. = 0,129 > 0,05). Namun, uji F menunjukkan bahwa secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F hitung = 35,627 > F tabel = 3,937; sig. < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,491 menunjukkan bahwa 49,1% dari keputusan pembelian dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut, sementara sisanya 50,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.

PENGARUH MODERNISASI SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN DAN PEMAHAMAN PERATURAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA BANDUNG CICADAS

Rosmiati Milania Lestari, Maharani Rahma
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modernisasi sistem administrasi perpajakan dan pemahaman peraturan perpajakan terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Bandung Cicadas.&#8230; Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik accidental sampling. Dari populasi sebanyak 312.861 wajib pajak, diperoleh 100 responden yang dipilih berdasarkan kemudahan ditemui dan kesediaan menjadi responden. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara parsial, modernisasi sistem administrasi perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai thitung 8.866 > ttabel 1,660 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Pemahaman peraturan perpajakan juga berpengaruh signifikan dengan nilai thitung 10.238 > ttabel 1,660 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai Fhitung 70.803 > Ftabel 3,089 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,593 menunjukkan bahwa 59,3% variasi kepatuhan wajib pajak dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut.

PENGARUH PEMBELIAN IMPULSIF DAN KEPERCAYAAN KONSUMEN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA TIKTOK SHOP DI DESA DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG

Anjani Ghina Rauda, Susilawati
Abstract: Pertumbuhan e-commerce yang semakin pesat didorong oleh meningkatnya penggunaan internet di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari berkembang pesat nya TikTok Shop. TikTok Shop dinilai mampu mendorong pembelian impulsif melalui&#8230; elalui strategi pemasaran digital yang menarik. Selain itu, platform ini juga membangun kepercayaan konsumen melalui konten yang kredibel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelian impulsif dan kepercayaan konsumen terhadap loyalitas konsumen pengguna TikTok Shop di Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pendekatan deskriptif verifikatif melalui teknik survei. Sampel sebanyak 97 responden dipilih menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala likert. Uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis dilakukan dengan bantuan software SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelian impulsif dan kepercayaan konsumen pada pengguna Tiktok Shop. Hal tersebut dapat diketahui berdasarkan nilai koefisien regresi antara Pembelian impulsif dan Kepercayaan konsumen. Pembelian impulsif secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas konsumen Tiktok Shop. Kepercayaan konsumen secara parsial berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen Tiktok Shop. Pembelian impulsif dan Kepercayaan konsumen secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas konsumen Tiktok Shop.

DAMPAK PENGGUNAAN TIKTOK TERHADAP PENJUALAN KERAJINAN TANGAN MASYARAKAT BADUY KECAMATAN LEUWIDAMAR LEBAK-BANTEN

Arga Wijaya, Boyke Nugraha
Abstract: Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial seperti TikTok, telah membawa perubahan signifikan dalam strategi promosi budaya dan produk lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana budaya masyarakat&#8230; syarakat Baduy direpresentasikan dalam konten TikTok serta menganalisis dampaknya terhadap minat kunjungan wisatawan dan penjualan kerajinan tangan masyarakat Baduy di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak-Banten. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kreator konten, tokoh adat, pelaku UMKM lokal, wisatawan, dan perwakilan Dinas Pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok yang menampilkan keseharian dan nilai-nilai adat masyarakat Baduy Luar mampu menarik perhatian luas, membentuk persepsi positif, dan mendorong minat wisata budaya. Namun, tingginya eksposur digital ini belum diimbangi dengan peningkatan signifikan dalam penjualan kerajinan tangan secara langsung. Kesenjangan ini disebabkan oleh terbatasnya adopsi strategi pemasaran digital oleh masyarakat lokal serta minimnya intervensi promosi yang terstruktur. Penelitian ini menegaskan pentingnya optimalisasi representasi budaya yang otentik di media sosial sebagai strategi promosi digital yang sensitif terhadap nilai budaya lokal dan berorientasi pada keberlanjutan ekonomi komunitas adat.

PENGARUH SOSIALISASI PAJAK DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (PKB) DI SAMSAT SOEKARNO HATTA BANDUNG

Azril Dafa Linggaa, Maharani Rahma
Abstract: Kepatuhan Wajib Pajak menjadi hal yang sangat berpengaruh bagi pihak pemungut pajak dalam pelaksanaan perpajakan sebagai salah satu sumber pendapatan yang digunakan untuk pembangunan negara dan ekonomi masyarakat guna kemajuan&#8230; majuan negara. Hal tersebut menjadikan kepatuhan Wajib Pajak menjadi sangat penting demi terealisasinya sebuah target yang ditargekan oleh sebuah lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan Wajib Pajak. Untuk merealisasikan tujuan tersebut maka digunakan metode pendekatan kuantitatif deskriptif verifikatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu Wajib Pajak kendaraan bermotor di SAMSAT Soekarno Hatta Bandung. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 100 Wajib Pajak. Pengumpulan data dengan cara penyebaran formulir kuesioner secara langsung. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji korelasi, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis (uji t dan f) dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa variabel sosialisasi pajak (X1) berpengaruh secara parsial terhadap kepatuhan Wajib Pajak (Y) dengan besaran pengaruh sebesar 58,7%. Kemudian variabel sanksi pajak (X2) berpengaruh secara parsial terhadap kepatuhan Wajib Pajak (Y) dengan besaran pengaruh sebesar 92,6%. Sementara variabel sosialisasi pajak (X1) dan sanksi pajak (X2) berpengaruh secara simultan terhadap kepatuhan Wajib Pajak (Y) dengan besaran pengaruh sebesar 50,6%.

PENGARUH SHOPEE LIVE DAN CUSTOMER REVIEW TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN BAGI PENGGUNA E-COMMERCE SHOPEE PADA TOKO SANDAL SHESHE X BINTANG

Cecep Oon Supriyadi, Ali Maddinsyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Shopee Live dan Customer Review terhadap keputusan pembelian pada pengguna e-commerce Shopee, khususnya pada toko Sandal Sheshe x Bintang. Metode penelitian yang digunakan&#8230; akan adalah kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Data diperoleh melalui kuesioner dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Shopee Live berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, demikian pula dengan Customer Review. Secara simultan, kedua variabel independen memberikan kontribusi besar dalam memengaruhi perilaku konsumen. Temuan ini memperkuat literatur mengenai pentingnya fitur interaktif dan bukti sosial dalam membentuk kepercayaan konsumen.

PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK DENGAN PENDEKATAN SCOR MODEL (Studi Kasus : Rumah Magot Bedas 03 Babakan Penghulu, Kota Bandung)

Fadli Zaid Riyadi, Somadi
Abstract: Masalah sampah organik di Kota Bandung yang mencapai 1.946 ton per hari, dengan lebih dari 60% berupa sampah organik, menimbulkan tantangan serius dalam pengelolaan lingkungan. Budidaya magot larva Black Soldier Fly dipandang&#8230; ndang sebagai solusi alternatif untuk mengurai sampah menjadi pakan dan pupuk organik. Namun, praktik budidaya pada unit usaha seperti Rumah Magot Bedas 03 Babakan Penghulu masih menghadapi kendala, antara lain ketidakstabilan pasokan bahan baku, fluktuasi hasil produksi, serta belum adanya sistem evaluasi kinerja rantai pasok yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja rantai pasok pada Rumah Magot Bedas 03 dengan menggunakan Supply Chain Operation Reference (SCOR) Model yang mencakup lima proses inti Plan, Source, Make, Deliver, dan Return. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara. Setiap proses dianalisis berdasarkan Key Performance Indicators (KPI), kemudian dievaluasi menggunakan Traffic Light System (TLS) sebagai alat visualisasi kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua indikator rantai pasok mencapai target optimal. Beberapa aspek seperti efisiensi produksi, ketersediaan pasokan bahan baku, dan ketepatan pengiriman berada pada kategori kuning (cukup) hingga merah (buruk), menandakan perlunya perbaikan segera pada proses-proses tersebut. TLS terbukti membantu dalam memetakan prioritas perbaikan secara lebih jelas. Penerapan SCOR model efektif dalam memberikan gambaran objektif mengenai kinerja rantai pasok budidaya magot. Evaluasi ini mengidentifikasi titik-titik kritis yang harus ditingkatkan agar proses produksi dan distribusi lebih efisien, berkelanjutan, serta mendukung pengembangan usaha berbasis ekonomi sirkular.