Search Articles & Publications

Showing 4513 articles found for "Sign"

MENELAAH KOMPLEKSITAS KEBIJAKAN DALAM PENGATURAN KONFLIK KEPENTINGAN DAN TINDAK PIDANA KORUPSI: STUDI PERBANDINGAN INDONESIA DAN SINGAPURA

Pardede, Rudi
Abstract: Abstract: This study examines the complexity of policies governing conflicts of interest and corruption between Indonesia and Singapore through a normative juridical approach. The study was conducted by examining the regulatory… ulatory framework, institutions, and legal implementation in preventing the practice of abuse of public office. The results of the study indicate that the Indonesian regulatory framework, although comprehensive, tends to function as a legislative showcase without transformative power because it is trapped in a political dynamic that is permissive towards corruption. Instruments such as the Corruption Law, PP 53/2010, and the code of ethics for public officials are more symbolic than substantive, thus failing to change bureaucratic behavior that is still shaped by a culture of patronage and clientelism. In contrast, Singapore proves that simple but sharp regulations, such as the Prevention of Corruption Act, when supported by an independent anti-corruption agency (CPIB), indiscriminate law enforcement, and integrity-based bureaucratic incentives, can suppress corruption to a minimum level. However, Singapore's system remains subject to criticism, particularly regarding the risk of legal authoritarianism and vulnerability to cross-border global financial issues. Therefore, this study confirms that the effectiveness of corruption eradication is not determined by the number of regulations, but rather by political consistency, independent institutional design, and the internalization of integrity values within the bureaucratic culture. For Indonesia, an important lesson from Singapore is the urgency of simplifying regulations, strengthening the independence of anti-corruption institutions, and fostering a bureaucratic culture that rejects patronage. Keywords: complexity, nurative, legislative showcase, authoritarianism, internalization, bureaucracy Abstrak: Penelitian ini menelaah kompleksitas kebijakan pengaturan konflik kepentingan dan tindak pidana korupsi antara Indonesia dan Singapura melalui pendekatan yuridis normatif. Kajian dilakukan dengan menelaah kerangka regulasi, kelembagaan, serta implementasi hukum dalam mencegah praktik penyalahgunaan jabatan publik. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kerangka regulasi Indonesia, meskipun komprehensif, cenderung berfungsi sebagai legislative showcase tanpa daya transformasi karena terjebak dalam dinamika politik yang permisif terhadap korupsi. Instrumen seperti UU Tipikor, PP 53/2010, maupun kode etik pejabat publik lebih bersifat simbolik daripada substantif, sehingga gagal mengubah perilaku birokrasi yang masih dibentuk oleh budaya patronase dan clientelism. Sebaliknya, Singapura membuktikan bahwa regulasi yang sederhana namun tajam, seperti Prevention of Corruption Act. Jika ditopang lembaga antikorupsi independen (CPIB), penegakan hukum tanpa pandang bulu, dan insentif birokrasi berbasis integritas, mampu menekan korupsi hingga level minimal. Meski demikian, sistem Singapura tetap menyisakan kritik, terutama terkait risiko otoritarianisme hukum dan kerentanan terhadap isu keuangan global lintas batas. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas pemberantasan korupsi tidak ditentukan oleh banyaknya regulasi, melainkan oleh konsistensi politik, desain kelembagaan yang independen, serta internalisasi nilai integritas dalam budaya birokrasi. Bagi Indonesia, pelajaran penting dari Singapura adalah urgensi menyederhanakan regulasi, memperkuat independensi lembaga antikorupsi, dan menumbuhkan budaya birokrasi yang menolak patronase. Kata kunci: kompleksitas, nuratif, legislatif showcase, otoritarisme, internalisasi, birokrasi

EXAMINING JOB DEMANDS, ENGAGEMENT, AND JOB SATISFACTION AMONG HOSPITAL STAFF

Kalsum, Ummu, Suardi, Salwah, Mentaruk, Indriani, Azizah, Andi Nurul
Abstract: Abstract: Quality healthcare can only be achieved through highly motivated and professionally competent workers. Hospitals are dynamic work environments, where healthcare workers face long hours, heavy workloads, and high… h pressure that can affect their engagement and job satisfaction. This study aims to analyze the effect of job demands (JD) on work engagement (WE) and its impact on job satisfaction (JS) among healthcare workers at Haji Hospital in Makassar, South Sulawesi Province. This study uses a quantitative approach with a cross-sectional design. A total of 244 respondents were selected using random quota sampling. The data were analyzed using Path Analysis with SPSS AMOS 26 software. The results showed that job demand had a significant effect on work engagement (p=0.028) and job satisfaction (p=0.027). However, there was no indirect effect of job demand on job satisfaction through work engagement (p=0.114). These findings indicate that increasing work engagement and job satisfaction among hospital staff is more effective through the direct influence of job demands. Employees tend to be more engaged and satisfied when faced with high job demands.   Keywords: Job demand; Work engagement; Job satisfaction; Health services; Hospitals   Abstrak: Pelayanan kesehatan yang berkualitas hanya dapat dicapai melalui keberadaan tenaga kerja yang memiliki motivasi tinggi dan kompetensi profesional. Rumah sakit merupakan lingkungan kerja yang dinamis, di mana tenaga kesehatan menghadapi jam kerja panjang, beban kerja berat, dan tekanan tinggi yang dapat memengaruhi keterlibatan serta kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tuntutan pekerjaan (Job Demand/JD) terhadap keterlibatan kerja (Work Engagement/WE) dan dampaknya terhadap kepuasan kerja (Job Satisfaction/JS) pada tenaga kesehatan di RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 244 responden dipilih melalui metode random quota sampling. Data dianalisis menggunakan Path Analysis dengan perangkat lunak SPSS AMOS 26.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa job demand berpengaruh signifikan terhadap work engagement (p=0,028) dan kepuasan kerja (p=0,027). Namun, tidak terdapat pengaruh tidak langsung antara job demand terhadap kepuasan kerja melalui work engagement (p=0,114). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan work engagement dan kepuasan kerja staf Rumah sakit lebih efektif melalui pengaruh langsung dari job demand. Pegawai cenderung lebih terlibat dan puas ketika menghadapi job demand yang tinggi.   Kata kunci: Tuntutan Pekerjaan; Keterlibatan Kerja; Kepuasan Kerja; Tenaga Kesehatan; Rumah Sakit

LEVERAGING ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) FOR ORGANIZATIONAL COMMUNICATION AND OPERATIONAL PERFORMANCE: THE CASE OF BANK BRI

Yolanda, Agnita, Triastuti, Neni
Abstract: Abstract: This research aims to determine and analyze the role of AI in the BRI Medan North Sumatra working place. Advances in artificial intelligence (AI) technology have had a significant impact on banking sector operations,… tions, including at Bank Rakyat Indonesia (BRI). The implementation of AI at BRI plays a role in improving operational process efficiency, customer service quality, and supporting data-driven decision-making. AI technology is applied in various areas, including customer service through chatbots, creditworthiness analysis and risk management, fraud prevention and detection, and personalized banking products and services. The result indicated that AI's ability to process data quickly and accurately enables BRI to minimize operational errors, optimize costs, and increase customer satisfaction. However, the implementation of AI also faces several challenges, such as data security protection, human resource readiness, and regulatory compliance. Therefore, the use of AI at BRI needs to be accompanied by strengthened governance and improved human resource competency to maximize the benefits of this technology in a sustainable manner. Keywords: Artificial Intelligence, Organizational Communication, Operational Performance, Digital Transformation, Banking Sector . Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran AI di lingkungan kerja bank BRI Medan Sumatra Utara. Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah memberikan dampak yang signifikan terhadap operasional sektor perbankan, termasuk di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Implementasi AI di BRI berperan dalam meningkatkan efisiensi proses operasional, mutu layanan kepada nasabah, serta mendukung pengambilan keputusan yang berbasis analisis data. Teknologi AI diterapkan pada berbagai bidang, antara lain layanan nasabah melalui chatbot, analisis kelayakan kredit dan pengelolaan risiko, pencegahan dan pendeteksian penipuan, serta personalisasi produk dan layanan perbankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan AI dalam memproses data secara cepat dan akurat memungkinkan BRI untuk meminimalkan kesalahan operasional, mengoptimalkan biaya, dan meningkatkan tingkat kepuasan nasabah. Namun demikian, penerapan AI juga dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti perlindungan keamanan data, kesiapan sumber daya manusia, serta kepatuhan terhadap regulasi. Oleh karena itu, pemanfaatan AI di BRI perlu disertai dengan penguatan tata kelola dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar manfaat teknologi ini dapat dimaksimalkan secara berkelanjutan. Kata Kunci: Kecerdasan Buatan, Komunikasi Organisasi, Kinerja Operasional, Transformasi Digital, Sektor Perbankan

PREDIKSI PENJUALAN SUPERMARKET MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN LONG SHORT-TERM MEMORY (LSTM)

Rambe, Lima Hartimar, Manza, Yuke, Siregar, Kiki Putri Ani, Roslina, Roslina
Abstract: Abstract: Sales forecasting is a crucial aspect of supermarket operations, as it supports inventory management, production planning, and strategic decision-making. Sales data typically exhibit complex patterns such as trends,… ends, seasonality, and fluctuations, requiring modeling methods capable of handling nonlinear time-series characteristics. This study employs the Long Short-Term Memory (LSTM) model, an advanced form of Recurrent Neural Network (RNN) designed to capture long-term dependencies and overcome the vanishing gradient problem. The secondary dataset was obtained from the Kaggle platform, consisting of 20 features and a total of 1,000 records. The LSTM model was constructed using 50 neurons in the LSTM layer and a single dense output layer. Training was conducted for 100 epochs using the Adam optimizer and Mean Squared Error (MSE) as the loss function. The training process showed a consistent decrease in loss, reaching approximately 0.0193, while evaluation using Root Mean Squared Error (RMSE) indicated that the model effectively learned historical patterns. Visualization of predictions on the test dataset demonstrated that the model successfully followed sales trends, although it was less responsive to extreme fluctuations. Overall, the LSTM model proved effective for daily sales forecasting and can serve as a valuable tool for operational planning in supermarkets. Keywords: LSTM, Sales Forecasting, Time Series, Deep Learning, RMSE, Supermarket. Abstrak: Peramalan penjualan merupakan aspek penting dalam operasional supermarket karena berperan besar dalam pengelolaan inventaris, perencanaan produksi, serta pengambilan keputusan strategis. Data penjualan umumnya memiliki pola tren, musiman, dan fluktuasi yang kompleks sehingga memerlukan metode pemodelan yang mampu menangani karakteristik deret waktu nonlinear. Penelitian ini menggunakan model Long Short-Term Memory (LSTM), sebuah pengembangan Recurrent Neural Network (RNN) yang efektif dalam menangkap dependensi jangka panjang dan mengatasi masalah vanishing gradient. Data sekunder diperoleh dari platform Kaggle dengan 20 fitur dan total 1.000 record. Model LSTM dibangun menggunakan 50 unit neuron pada lapisan LSTM dan satu lapisan dense sebagai output. Model dilatih selama 100 epoch menggunakan optimizer Adam dan fungsi loss MSE. Hasil pelatihan menunjukkan penurunan loss yang stabil hingga mencapai nilai sekitar 0,0193, sedangkan evaluasi menggunakan Root Mean Squared Error (RMSE) menunjukkan bahwa model mampu mempelajari pola historis dengan baik. Visualisasi prediksi pada data pengujian memperlihatkan bahwa model mampu mengikuti tren pergerakan penjualan meskipun masih kurang responsif terhadap fluktuasi ekstrem. Secara keseluruhan, model LSTM terbukti efektif dalam memprediksi penjualan harian dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam perencanaan operasional supermarket. Kata kunci: LSTM, Peramalan Penjualan, Deret Waktu, Deep Learning, RMSE, Supermarket.

IMPLEMENTATION OF THE INTERNET OF THINGS IN CREATING SMART CLASSROOMS

Ginting, Subhan Hafiz Nanda, Wahyuni, Dewi, Sridewi, Nurmala, Wayahdi, M. Rhifky, Darma, Surya
Abstract: Abstract: The development of digital technology has driven the transformation of educational services through the implementation of data-based learning systems and smart devices. One of the emerging approaches is the use… of the Internet of Things (IoT) in building smart classrooms, which are classrooms capable of integrating physical devices, sensors, and information systems to improve learning efficiency and learning environment management. This study aims to analyze the implementation of IoT in the formation of smart classrooms, covering aspects of system design, device integration, and evaluation of its effectiveness in supporting the teaching and learning process. The research method used is a quantitative and experimental approach, by designing an IoT-based smart classroom prototype that integrates temperature, humidity, light intensity, and presence detection sensors, as well as device control such as lights, air conditioning, and projectors through an automatic system and remote control. Data was collected through device performance measurements, network stability tests, and questionnaires distributed to users (teachers and students) to assess the system's ease of use and usefulness. The results showed that the implementation of IoT in classrooms can improve the efficiency of facility management through device automation, facilitate real-time monitoring of classroom conditions, and provide a more comfortable and responsive learning environment. In addition, the developed system demonstrated stable data communication performance with low latency within acceptable operational limits. These findings indicate that the application of IoT in smart classrooms has the potential to contribute significantly to improving the quality of learning and classroom management, particularly in supporting a technology-based education ecosystem. This study recommends further development in the areas of data security, device interoperability, and integration with Learning Management Systems (LMS) to strengthen the sustainable implementation of smart classrooms. Keywords: Internet of Things, Smart Classroom, Classroom Automation, Sensors, Technology Based Education. Abstrak: Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi layanan pendidikan melalui penerapan sistem pembelajaran berbasis data dan perangkat cerdas. Salah satu pendekatan yang berkembang adalah pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam membangun smart classroom, yaitu ruang kelas yang mampu mengintegrasikan perangkat fisik, sensor, serta sistem informasi untuk meningkatkan efisiensi pembelajaran dan pengelolaan lingkungan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi IoT dalam pembentukan smart classroom, mencakup aspek desain sistem, integrasi perangkat, serta evaluasi efektivitasnya dalam mendukung proses belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan eksperimental, dengan merancang prototipe smart classroom berbasis IoT yang mengintegrasikan sensor suhu, kelembapan, intensitas cahaya, deteksi kehadiran, serta pengendalian perangkat seperti lampu, pendingin ruangan, dan proyektor melalui sistem otomatis maupun kendali jarak jauh. Data dikumpulkan melalui pengukuran kinerja perangkat, uji stabilitas jaringan, serta penyebaran kuesioner kepada pengguna (guru dan siswa) untuk menilai tingkat kemudahan penggunaan dan kebermanfaatan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi IoT pada ruang kelas mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan fasilitas melalui otomasi perangkat, mempermudah monitoring kondisi kelas secara real-time, serta memberikan dukungan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan responsif. Selain itu, sistem yang dikembangkan menunjukkan performa komunikasi data yang stabil dengan tingkat keterlambatan (latency) yang rendah dalam batas operasional yang dapat diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan IoT dalam smart classroom berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan manajemen kelas, khususnya dalam mendukung ekosistem pendidikan berbasis teknologi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lanjutan pada aspek keamanan data, interoperabilitas perangkat, serta integrasi dengan Learning Management System (LMS) untuk memperkuat implementasi smart classroom secara berkelanjutan. Kata Kunci: Internet Of Things, Smart Classroom, Otomasi Ruang Kelas, Sensor, Pendidikan Berbasis Teknologi.

PERBANDINGAN KINERJA ALGORITMA MACHINE LEARNING DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT STRES MAHASISWA BERDASARKAN FAKTOR AKADEMIK DAN NON-AKADEMIK

Fayed, Ahmad Jihad Al, Darma, Surya, Aqsha, Muhammad Hizbul, Pardede, Surya Maruli P, Amin, Muhammad
Abstract: Abstract: Stress among students is a growing phenomenon due to high academic demands, changes in the social environment, and various non-academic pressures faced during their studies. Stress that is not managed properly… can have a negative impact on students' mental health, motivation to study, and academic achievement. Therefore, an approach is needed that can identify and predict students' stress levels objectively and based on data. This study aims to analyze and compare the performance of several machine learning algorithms in predicting student stress levels based on academic and non-academic factors. The dataset used in this study is Student Stress Factors, which includes various variables such as Sleep Quality, Academic Achievement, Study Load, Frequency of Headaches, Extracurricular Activities, Level of Social Support, Screen Time, etc. The algorithms applied are Support Vector Machine and Naive Bayes. This research is expected to contribute to the development of a decision support system for early detection of student stress levels, as well as serve as a reference for educational institutions in designing strategies for the prevention and management of mental health issues in higher education environments. Keywords: Machine Learning, Support Vector Machine, Naive Bayes, Stress, Student Abstrak: Stres pada mahasiswa merupakan fenomena yang semakin meningkat seiring dengan tuntutan akademik yang tinggi, perubahan lingkungan sosial, serta berbagai tekanan non-akademik yang dihadapi selama masa studi. Kondisi stres yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental, motivasi belajar, serta capaian akademik mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan yang mampu mengidentifikasi dan memprediksi tingkat stres mahasiswa secara objektif dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta membandingkan kinerja algoritma machine learning dalam memprediksi tingkat stres mahasiswa berdasarkan faktor akademik dan non-akademik. Dataset yang digunakan pada penelitian ini adalah Student Stress Factors, yang mencakup berbagai variabel seperti Kualitas Tidur, Prestasi Akademik, Beban Studi, Frekuensi Sakit Kepala, Kegiatan Ekstrakurikuler, Tingkat Dukungan Sosial, Jam Waktu Layar, dll. Algoritma yang diterapkan yaitu Support Vector Machine dan Naive Bayes dengan akurasi tertinggi dihasilkan oleh Algoritma SVM dengan akurasi 85% sedangkan NV memiliki akurasi 83%. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem pendukung keputusan untuk deteksi dini tingkat stres mahasiswa, serta menjadi referensi bagi institusi pendidikan dalam merancang strategi pencegahan dan penanganan masalah kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi. Kata kunci: Machine Learning, Support Vector Machine, Naive Bayes, Stres, Mahasiswa

SOCIAL SKILL TRAINING DAN TOKEN ECONOMY PADA ANAK PRASEKOLAH DENGAN MASALAH EXTERNALIZING BEHAVIOR

Saragih, Emma Fauziah
Abstract: Abstract: Externalizing behavior in preschool children is a common behavioral problem in early childhood education settings and may persist if not addressed at an early stage. This study aimed to examine the effectiveness&#8230; s of Social Skill Training combined with a Token Economy technique in reducing externalizing behavior among preschool children. The study employed a one-group pretest–posttest experimental design. The participants consisted of five preschool children aged six years who exhibited characteristics of externalizing behavior. Behavioral assessment was conducted using the Indonesian version of the Child Behavior Checklist (CBCL), focusing on the aggressive behavior and attention problems domains. The intervention was delivered over eight sessions through modeling, role play, and behavioral reinforcement using a Token Economy system. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results indicated a reduction in externalizing behavior scores among all participants, with a statistically significant difference between pretest and posttest scores (Z = −2.02; p < 0.05). These findings suggest that Social Skill Training combined with a Token Economy is effective in reducing externalizing behavior in preschool children. Keywords: externalizing behavior; social skill training; token economy; preschool children Abstrak: Externalizing behavior pada anak prasekolah merupakan permasalahan perilaku yang sering muncul di lingkungan pendidikan anak usia dini dan berpotensi berlanjut bila tidak ditangani sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Social Skill Training yang dikombinasi dengan Token Economy dalam menurunkan externalizing behavior pada anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen one-group prestest-posttest. Jumlah partisipan dalam penelitian ini sebanyak lima orang anak prasekolah berusia 6 tahun, dengan karakteristik esternalizing behavior. Pengukuran dalam penelitian menggunakan instrumen Child Behavior Checklist (CBCL) versi Indonesia yang difokuskan pada domain agressive behavior dan attention problems. Intervensi diberikan selama delapan sesi, melalui kegiatan modelling, role play serta penguatan perilaku menggunakan Token Economy. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed ank Test. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan skor externalizing behavior pada ke enam partisipan yang terlihat dari perbebdaan signifikan antar skor pretest dan posttest (z= -2.02; p

EFEKTIFITAS MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN METODE TALAQI PADA ANAK ANAK GEN Z DI TPA WASYIATUL MUSTHOFA

Sajdah, Meilisa, Sari, Lydia Meliana, Prabowo, M Agung, Zakya, M Yusron
Abstract: Abstract This community service program aims to determine the effectiveness of learning media using the talaqi method for Generation Z children at TPA Wasyiatul Musthofa. The talaqi method emphasizes direct Qur’anic learning&#8230; ic learning through imitation of the teacher’s recitation, enabling students to improve their pronunciation and tajwid accuracy. The program was conducted through planning, implementation, mentoring, and evaluation stages. Learning media were designed to suit the characteristics of Generation Z, who prefer interactive and communicative learning. The results indicate that the application of the talaqi method supported by appropriate learning media increases students’ learning interest, participation, and accuracy in Qur’an recitation. Students also showed greater enthusiasm during the learning process. Therefore, the use of learning media based on the talaqi method is considered effective in improving the quality of Qur’anic learning for Generation Z children at TPA Wasyiatul Musthofa. Keywords: talaqi method, learning media, Generation Z, TPA Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran menggunakan metode talaqi pada anak-anak Generasi Z di TPA Wasyiatul Musthofa. Metode talaqi menekankan pembelajaran Al-Qur’an secara langsung dengan cara menirukan bacaan guru sehingga membantu peserta didik memahami makhraj dan tajwid dengan benar. Kegiatan PKM dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Media pembelajaran yang digunakan disesuaikan dengan karakteristik Generasi Z yang menyukai pembelajaran interaktif dan komunikatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan metode talaqi yang didukung media pembelajaran yang tepat mampu meningkatkan minat belajar, keaktifan, serta ketepatan bacaan Al-Qur’an anak-anak. Peserta didik menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran berbasis metode talaqi dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak Generasi Z di TPA Wasyiatul Musthofa. Kata kunci: metode talaqi, media pembelajaran, Generasi Z, TPA

PENGARUH ETIKA KERJA, STRES KERJA, DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL II KEBUN PADANG MATINGGI KABUPATEN SIMALUNGUN

Triastuti, Neni, Siregar, Nurul Hikmatul Alawiyah, Melisah, Melisah
Abstract: Abstract: The study aims to determine the influence of Work Ethics, Work Stress and Work Experience simultaneously and partially on the performance of PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi employees, Simalungun Regency.&#8230; cy. The type of research is quantitative research and the nature of the research is descriptive research. The respondents of the study were 71 company employees. The conclusions of the results of this study are: (1) Work Ethics have a significant partial effect on the Performance of PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi Employees, Simalunggun Regency, because the t-count value (5.387) > t-table (1.996) was obtained; (2) Work Stress has a significant partial effect on Employee Performance at PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi, Simalunggun Regency, because the -t-count value (-2.105) < -t-table (-1.996) was obtained; (3) Work Experience has a significant partial effect on the performance of PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi Employees, Simalunggun Regency, because the t-count value (6.539) > t-table (1.996) was obtained; (4) Work Ethics, Work Stress and Work Experience have a significant simultaneous effect on Employee Performance of PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi, Simalunggun Regency, because the F-count value (159.267) is obtained > F-table value (2.74); and (5) Changes in employee performance at PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi, Simalunggun Regency are 87.2%. determined by Work Ethics, Work Stress and Work Experience, while the remaining 12.8% is caused by other variables/factors not discussed in this study. Keywords: Work Ethics, Work Stress and Work Experience Employee Performance Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh Etika Kerja, Stres Kerja dan Pengalaman Kerja secara simultan dan secara parsial terhadap kinerja karyawan PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi Kabupaten Simalungun. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dan sifat penelitian yaitu penelitian deskriptif. Responden penelitian adalah karyawan perusahaan berjumlah 71 orang. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah: (1) Etika Kerja berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Kinerja Karyawan PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi Kabupaten Simalunggun, karena diperoleh nilai thitung (5,387) > ttabel (1,996); (2) Stres Kerja berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Kinerja Karyawan pada PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi Kabupaten Simalunggun, karena diperoleh nilai -thitung (-2,105) < -ttabel (-1,996); (3) Pengalaman Kerja berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja Karyawan PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi Kabupaten Simalunggun, karena diperoleh nilai thitung (6,539) > ttabel (1,996); (4) Etika Kerja, Stres Kerja dan Pengalaman Kerja berpengaruh signifikan secara simultan terhadap terhadap Kinerja Karyawan PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi Kabupaten Simalunggun, karena diperoleh nilai Fhitung (159,267) > nilai Ftabel (2.74); dan (5) Perubahan Kinerja karyawan pada PTPN IV Regional II Kebun Padang Matinggi Kabupaten Simalunggun sebesar 87,2%. ditentukan oleh Etika Kerja, Stres Kerja dan Pengalaman Kerja, sedangkan sisanya yaitu sebesar 12,8% disebabkan oleh variabel/faktor lain yang tidak dibahas pada penelitian ini. Kata Kunci: Etika Kerja, Stres Kerja dan Pengalaman Kerja Kinerja Karyawan

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN SUKU BUNGA TERHADAP LOYALITAS NASABAH DENGAN KEPERCAYAAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA UEK-SP AIR HITAM GEMILANG

Ardianto, Bagus, N, Arizal, Soviyanti, Efrita
Abstract: Abstract: This study presents a new perspective in the study of financial services management, namely examining customer loyalty in community-based microfinance institutions through consumer behavior and relationship marketing&#8230; keting approaches. This study not only replicates the model used in the banking sector, but also adapts it according to the socio-economic characteristics of UEK-SP Air Hitam Gemilang, so it is expected to be able to provide more contextual theoretical and empirical contributions in the development of microfinance services management literature at the village level. This study uses a quantitative approach. The quantitative approach is a research method that emphasizes theory testing through measuring research variables with numbers and data analysis using statistical procedures. The results of the study indicate that service quality has a positive and significant effect on customer loyalty in UEK-SP Air Hitam Gemilang. This is evidenced by the path coefficient value of 0.328 with a t-statistics value of 3.839 (> 1.96) and a p-value of 0.000 (< 0.05). Thus, H1 and H2, which state that service quality has a positive effect on customer loyalty, are accepted. The test results indicate that service quality has a positive and significant effect on customer trust at UEK-SP Air Hitam Gemilang. This is evidenced by a path coefficient of 0.459, a t-statistic of 9.321 (>1.96) and a p-value of 0.000 ( 1,96) dan p-value sebesar 0,000 (< 0,05). Dengan demikian, H1 dan H2 yang menyatakan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap loyalitas nasabah dinyatakan diterima. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan nasabah UEK-SP Air Hitam Gemilang. Hal ini dibuktikan oleh nilai koefisien jalur sebesar 0,459 dengan nilai t-statistics sebesar 9,321 (> 1,96) dan p-value sebesar 0,000 (< 0,05). Dengan demikian, hipotesis H4 dinyatakan diterima. Kata kunci: keuangan, UEK-SP, marketing, sektor perbankan