Search Articles & Publications

Showing 4513 articles found for "Sign"

OPERASIONAL TVET DALAM MENINGKATKAN KESIAPAN KERJA: ANALISIS MANAJEMEN INSTITUSI, WORKSHOP, METODE PELATIHAN DAN KURIKULUM

Ameliza, Kiki, Refdinal, Refdinal, Abdullah, Rijal, Mardizal, Jonni, Fadhilah, Fadhilah
Abstract: Abstract: This study examines the implementation of Technical and Vocational Education and Training (TVET) in improving students’ employability in Indonesian Vocational High Schools (SMK). The analysis focuses on four… four operational components: institutional management, workshop organization, training approaches, and industry-based curriculum practices. The research background highlights the persistent mismatch between the expected role of SMK as producers of skilled workers and the low employment rate of their graduates. Using a qualitative case study in selected SMK, the findings reveal that improving work readiness depends not only on teaching competencies but also on the effectiveness of operational systems in these four areas. The results show that institutional governance largely shapes industrial collaboration, instructional quality, and evaluation systems aligned with labor market demands. Industry-standard workshops significantly strengthen students’ technical skills through practical activities using relevant tools and procedures. Training models such as project-based learning, teaching factory, and internships enhance practical competencies and work attitudes. Meanwhile, flexible and collaborative curricula improve the relevance of graduate skills to industry needs. Keyword: TVET, SMK, kesiapan kerja, workshop kejuruan, kurikulum industri, pelatihan vokasi Abstrak: Penelitian ini mengkaji penerapan Technical and Vocational Education and Training (TVET) dalam meningkatkan kesiapan kerja peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Fokus penelitian mencakup empat aspek utama, yaitu manajemen institusi, pengelolaan workshop, metode pelatihan, dan implementasi kurikulum berbasis industri. Latar belakang penelitian didasari rendahnya serapan lulusan SMK di pasar kerja meskipun SMK ditujukan sebagai penghasil tenaga kerja terampil. Melalui studi kasus kualitatif pada beberapa SMK, ditemukan bahwa peningkatan kesiapan kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pedagogis guru, tetapi juga oleh kualitas operasional keempat aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola manajemen berperan penting dalam menjalin kemitraan industri, mengatur mutu pembelajaran, dan merancang sistem evaluasi berbasis kebutuhan pasar. Workshop berstandar industri turut meningkatkan kompetensi teknis siswa melalui praktik menggunakan peralatan dan prosedur terkini. Metode pelatihan seperti project-based learning, teaching factory, dan magang industri mendorong keterampilan praktis serta etos kerja. Kurikulum yang fleksibel dan disusun bersama industri memperkuat relevansi kompetensi lulusan. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan TVET membutuhkan sinergi kebijakan antara sekolah, industri, dan pemerintah dalam pendanaan, kurikulum, sertifikasi, dan penyediaan instruktur. Kata kunci: TVET, SMK, kesiapan kerja, workshop kejuruan, kurikulum industri, pelatihan vokasi.

PENGARUH PENGUASAAN TEKNOLOGI KENDARAAN LISTRIK TERHADAP INOVASI PRODUK OTOMOTIF MELALUI KREATIVITAS MAHASISWA

Maulana, Fajar, Ganefri, Ganefri, Yulastri, Asmar, Yuliana, Yuliana
Abstract: Abstract: This study aims to analyze the effect of Electric Vehicle Technology Mastery and Project Team Collaboration on Automotive Product Innovation, with Student Creativity as a mediating variable among students of the… e Vocational Automotive Technology Education Program at Universitas Lancang Kuning (Unilak). The study is grounded in the increasing demand for advanced electrification skills and collaborative capabilities required in modern automotive industries. A quantitative explanatory approach was used, involving 100 students participating in electrification-based automotive projects. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through validity testing, reliability testing, classical assumption tests, multiple regression, and mediation analysis using SPSS. The findings indicate that Electric Vehicle Technology Mastery and Student Creativity have a positive and significant effect on Automotive Product Innovation. Project Team Collaboration shows a significant but negative effect, suggesting that suboptimal teamwork dynamics may hinder the innovation process. Simultaneously, all predictors strongly influence innovation, with an R² value of 0.866. Student Creativity emerges as the most dominant factor. These results highlight the essential role of integrating technical competence, creativity, and collaborative skills to enhance innovation capacity within vocational education settings. Keywords: Electric Vehicle Technology, Team Collaboration, Student Creativity, Automotive Innovation, Vocational Education. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penguasaan Teknologi Kendaraan Listrik dan Kolaborasi Tim Proyek terhadap Inovasi Produk Otomotif dengan Kreativitas Mahasiswa sebagai variabel mediasi pada mahasiswa Prodi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif Universitas Lancang Kuning (Unilak). Latar belakang penelitian didasarkan pada tuntutan perkembangan teknologi otomotif modern yang menekankan penguasaan sistem elektrifikasi dan kemampuan kolaboratif sebagai kompetensi utama pendidikan vokasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan penyebaran kuesioner kepada 100 mahasiswa yang terlibat dalam proyek otomotif berbasis elektrifikasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi berganda, dan uji mediasi menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguasaan Teknologi Kendaraan Listrik dan Kreativitas Mahasiswa berpengaruh positif signifikan terhadap Inovasi Produk Otomotif. Kolaborasi Tim Proyek berpengaruh signifikan namun negatif, menunjukkan bahwa dinamika kerja tim yang kurang optimal dapat menghambat proses inovasi. Secara simultan, ketiga variabel independen memberikan pengaruh yang kuat terhadap inovasi, dengan nilai R² sebesar 0.866. Kreativitas Mahasiswa menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan inovasi. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi kompetensi teknis, kreativitas, dan kolaborasi dalam pengembangan kualitas pendidikan vokasional. Kata Kunci: Teknologi Kendaraan Listrik, Kolaborasi Tim, Kreativitas Mahasiswa,

PENGARUH INFLUENCER, SOCIAL MEDIA CONTENT, DAN E-WOM TERHADAP VISITORS DECISION DENGAN VISITORS INTEREST SEBAGAI VARIABEL MEDIASI : STUDI KASUS ASIA FARM DAN ASIA HERITAGE

Umairoh, Dini, N, Arizal, Nofrizal, Nofrizal, Lukcyhasnita, Andam
Abstract: Abstract: The digital revolution has fundamentally transformed the landscape of tourism marketing, where travel decisions are now heavily influenced by visual and social representations in online media. This study aims to… o analyze the influence of influencers, social media content, and electronic word of mouth (e-WOM) on visitors' decisions, with visitors' interest serving as a mediating variable. Using a quantitative explanatory approach, data were collected through an online survey of 350 respondents who had visited the Asia Farm and Asia Heritage tourist destinations in Pekanbaru City. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS) with SmartPLS software. The results of the study indicate that influencers, social media content, and e-WOM have a positive and significant effect on visitors' interest. Furthermore, it was found that visitors' interest plays a significant role as a mediator in bridging digital stimuli to the final decision of tourists to visit. Influencers were found to have the most dominant influence in shaping interest, while aesthetic visual content on platforms such as TikTok and Instagram strengthens visit intentions. These findings underscore the importance of digital marketing strategies based on credibility and emotional engagement for managers of educational tourism destinations in the modern era. Keywords: Influencer, Visitors interest , Visitors Decision, Digital Tourism. Abstrak: Revolusi digital telah mengubah lanskap pemasaran pariwisata, di mana keputusan berkunjung kini sangat dipengaruhi oleh representasi visual dan sosial di media daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer, social media content, dan electronic word of mouth (e-WOM) terhadap visitors decision dengan visitors interest sebagai variabel mediasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan melalui survei daring terhadap 350 responden yang merupakan pengunjung destinasi wisata Asia Farm dan Asia Heritage di Kota Pekanbaru. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer, social media content, dan e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap visitors interest . Lebih lanjut, ditemukan bahwa visitors interest berperan sebagai mediator yang signifikan dalam menjembatani stimulus digital terhadap keputusan akhir wisatawan untuk berkunjung. Influencer ditemukan memiliki pengaruh paling dominan dalam membentuk minat, sementara konten visual yang estetik di platform seperti TikTok dan Instagram memperkuat niat kunjungan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran digital yang berbasis pada kredibilitas dan keterlibatan emosional bagi pengelola destinasi wisata edukatif di era modern. Kata kunci: Influencer, Visitors interest , Visitors Decision, Digital Tourism.

DESIGN OF REAL-TIME OLT MONITORING FOR GPON CONGESTION DETECTION

Marpaung, Hari Jalsa, Ramadhani, Andrew, Harahap, Indra Ramadona
Abstract: Abstract: This research aims to design and implement a web-based Optical Line Terminal (OLT) network monitoring system to detect congestion in real-time on Gigabit Passive Optical Network (GPON) architecture. The main problem… oblem in GPON networks is the increase in customer traffic which causes bandwidth bottlenecks and decreases Quality of Service (QoS). The research methodology includes analysis of OLT performance parameters (throughput, utilization, packet loss, latency), design of a system architecture based on SNMP and REST API, development of a monitoring dashboard using a web framework, and testing in an operational network environment. The developed system is able to display PON port status, bandwidth utilization level, and automatic notification when the congestion threshold is exceeded. The test results show that the system can detect an increase in utilization above 80% with a response time of less than 5 seconds. The implementation of this system increases the effectiveness of network monitoring and speeds up the troubleshooting process by administrators. Keywords: Network Monitoring; OLT; GPON; Congestion; Real-Time. Abstrak: Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring jaringan Optical Line Terminal (OLT) berbasis web untuk mendeteksi congestion secara real-time pada arsitektur Gigabit Passive Optical Network (GPON). Permasalahan utama pada jaringan GPON adalah meningkatnya trafik pelanggan yang menyebabkan bottleneck bandwidth dan penurunan Quality of Service (QoS). Metodologi penelitian meliputi analisis parameter performa OLT (throughput, utilization, packet loss, latency), perancangan arsitektur sistem berbasis SNMP dan REST API, pengembangan dashboard monitoring menggunakan framework web, serta pengujian pada lingkungan jaringan operasional. Sistem yang dikembangkan mampu menampilkan status port PON, tingkat utilisasi bandwidth, dan notifikasi otomatis ketika threshold congestion terlampaui. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi kenaikan utilisasi di atas 80% dengan waktu respons kurang dari 5 detik. Implementasi sistem ini meningkatkan efektivitas monitoring jaringan serta mempercepat proses troubleshooting oleh administrator. Kata Kunci: Monitoring Jaringan; OLT; GPON; Congestion; Real-Time.

PERAN FINANCIAL ATTITUDE DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN PENCATATAN KEUANGAN PELAKU USAHA MIKRO STUDI KASUS PAJAK KAMPUNG LALANG

Agustyn, Vinna Pratiwi
Abstract: Abstract: This study is motivated by the low level of financial record-keeping discipline among micro business actors despite high transaction intensity, particularly among micro enterprises operating in the Kampung Lalang… ng traditional market, which has implications for weak financial management and business decision-making. This condition highlights the urgency of the study, as financial record-keeping is a fundamental requirement for business sustainability and fiscal compliance, while the role of financial attitude has received limited scholarly attention. The objective of this study is to analyze the role of financial attitude in improving financial record-keeping discipline among micro business actors. The study employs a quantitative approach with an explanatory research design, involving 95 micro business owners selected through random sampling, and data collected using a Likert-scale questionnaire. Data analysis was conducted using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The results indicate that financial attitude has a positive and significant effect on financial record-keeping discipline, although the explanatory power of the model remains limited, suggesting the need to incorporate additional variables in future research. Keywords: Financial Attitude; Financial Record-Keeping; Micro Enterprises. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya disiplin pencatatan keuangan pelaku usaha mikro meskipun aktivitas transaksi berlangsung tinggi, khususnya pada usaha mikro di kawasan Pajak Kampung Lalang, yang berimplikasi pada lemahnya pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan usaha. Kondisi tersebut menjadi urgensi penelitian karena pencatatan keuangan merupakan fondasi keberlanjutan usaha dan kepatuhan fiskal, sementara faktor sikap keuangan pelaku usaha masih kurang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran financial attitude dalam meningkatkan disiplin pencatatan keuangan pelaku usaha mikro. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori, melibatkan 95 pelaku usaha mikro yang dipilih secara acak, serta pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial attitude berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin pencatatan keuangan, meskipun kemampuan penjelasan model masih bersifat terbatas, sehingga membuka peluang pengembangan penelitian selanjutnya dengan memasukkan variabel lain yang relevan. Kata kunci: Financial Attitude; Disiplin Pencatatan Keuangan; Usaha Mikro

PENGARUH JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) SEKTOR PARIWISATA DI KOTA BATAM

Chartady, Rachmad, Tanjung, Rona, Sulfat, Airina Cintha Sepriana, Maldino, M. Faiz Nayaka, Budiman, Shahril
Abstract: Abstract: This study aims to quantitatively analyze the effect of the number of foreign tourist visits on the Regional Original Income (PAD) of the tourism sector in Batam City using 2025 data. This study uses a quantitative… tive approach with an explanatory research method, namely research that aims to explain the causal relationship between independent and dependent variables through statistical hypothesis testing. The number of foreign tourist visits has a positive and significant effect on Regional Original Income (PAD) in the tourism sector in Batam City in 2025. Regression test results indicate that an increase in the number of foreign tourist visits statistically increases PAD revenue, particularly from hotel taxes, restaurant taxes, and tourism levies. The high coefficient of determination indicates that most of the variation in PAD in the tourism sector can be explained by changes in the number of foreign tourist visits, thus emphasizing the strategic role of the international tourism sector as a key pillar of regional revenue in Batam City. These findings support the economic theory of tourism and the tourism-led growth hypothesis, which states that increased tourist flows stimulate local economic activity and broaden the regional fiscal revenue base. Keywords: tourism sector, foreign countries, PAD, regional fiscal Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif pengaruh jumlah kunjungan wisman terhadap PAD sektor pariwisata di Kota Batam dengan menggunakan data tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab–akibat (causal relationship) antara variabel independen dan variabel dependen melalui pengujian hipotesis secara statistik. jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata di Kota Batam pada tahun 2025. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kunjungan wisman secara statistik mampu meningkatkan penerimaan PAD, khususnya yang bersumber dari pajak hotel, pajak restoran, dan retribusi pariwisata. Nilai koefisien determinasi yang tinggi mengindikasikan bahwa sebagian besar variasi PAD sektor pariwisata dapat dijelaskan oleh perubahan jumlah kunjungan wisman, sehingga mempertegas peran strategis sektor pariwisata internasional sebagai salah satu pilar utama pendapatan daerah Kota Batam. Temuan ini memperkuat teori ekonomi pariwisata dan hipotesis pertumbuhan berbasis pariwisata (tourism-led growth), yang menyatakan bahwa peningkatan arus wisatawan mendorong aktivitas ekonomi lokal dan memperluas basis penerimaan fiskal daerah. Kata kunci: sektor pariwisata, mancanegara, PAD, fiskal daerah

ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA PASCASARJANA TERHADAP PENGGUNAAN CHATGPT DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH DITINJAU DARI ETIKA AKADEMIK

Ridha, Muhammad Rasyid, Sitorus, Irwansyah Putera, Aprilia, Katharina Tyas, Amin, Muhammad
Abstract: Abstract: The development of artificial intelligence, particularly generative Artificial Intelligence (AI) such as ChatGPT, has brought significant changes to the world of higher education. ChatGPT, as a form of intelligent… ent system, is utilized by postgraduate students to support scientific writing. This study aims to analyze postgraduate students' perceptions of the use of ChatGPT in scientific writing and to review them from an academic ethics perspective. The research method used was a quantitative descriptive survey approach. Data were collected through a Likert-scale-based questionnaire distributed to postgraduate students who had used ChatGPT in academic activities. Data analysis was conducted using descriptive statistics to illustrate the trends in respondents' perceptions. The results show that ChatGPT is perceived to provide convenience and benefits in assisting the process of scientific writing, but also raises concerns regarding potential violations of academic ethics if used without clear boundaries. Therefore, an understanding and ethical guidelines are needed for the use of ChatGPT in higher education environments. Keyword: ChatGPT; Intelligent Systems; Academic Ethics; Graduate Students; Generative AI Abstrak: Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya Artificial Intelligence (AI) generatif seperti ChatGPT, telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi. ChatGPT sebagai salah satu bentuk sistem cerdas dimanfaatkan oleh mahasiswa pascasarjana dalam mendukung penulisan karya ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa pascasarjana terhadap penggunaan ChatGPT dalam penulisan karya ilmiah serta meninjaunya dari perspektif etika akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan kepada mahasiswa pascasarjana yang pernah menggunakan ChatGPT dalam kegiatan akademik. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan persepsi responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dipersepsikan memberikan kemudahan dan manfaat dalam membantu proses penulisan karya ilmiah, namun juga menimbulkan kekhawatiran terkait potensi pelanggaran etika akademik apabila digunakan tanpa batasan yang jelas. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman dan pedoman etis dalam pemanfaatan ChatGPT di lingkungan pendidikan tinggi. Kata kunci: ChatGPT, Sistem Cerdas, Etika Akademik, Kata kunci: ChatGPT, Sistem Cerdas, Etika Akademik, Mahasiswa Pascasarjana, AI Generatif

PERAN STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI: ANALISIS SINTESIS TERHADAP UMKM DI KOTA DUMAI

Lastri, Novelma, Aditiya, Variza, Hartutik, Dwi, Suprasman, Suprasman, Mustafa, Said
Abstract: Abstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in Indonesia’s economy, including in Dumai City; however, they continue to face challenges in expanding market reach and enhancing competitiveness,… titiveness, particularly in adopting digital marketing technologies. This study aims to synthesize relevant literature on digital marketing strategies and their impact on MSME economic growth in Dumai City. A qualitative approach using a literature review method was employed to analyze previous studies related to digital marketing, e-commerce, and digital transformation among MSMEs. The findings indicate that digital marketing implementation significantly improves sales performance, product visibility, and customer interaction, with some MSMEs reporting substantial revenue increases, even exceeding twofold growth over the past two years. The utilization of social media platforms and digital marketplaces has become a key driver in expanding market access beyond local geographic boundaries. Nevertheless, challenges remain, including limited digital literacy, infrastructure constraints, and underutilization of websites as marketing tools. This study highlights that integrated digital marketing strategies supported by continuous training and institutional assistance are essential to strengthen MSME competitiveness and achieve sustainable growth in the digital era. Keywords: MSMEs, digital marketing, e-commerce, digital transformation, Dumai City. Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Kota Dumai, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing, khususnya dalam adopsi teknologi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis literatur terkait strategi pemasaran digital dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi UMKM di Kota Dumai. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka (literature review) dengan menganalisis berbagai penelitian relevan mengenai digital marketing, e-commerce, serta transformasi digital pada UMKM. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pemasaran digital secara signifikan meningkatkan penjualan, visibilitas produk, serta interaksi dengan konsumen, bahkan beberapa UMKM melaporkan peningkatan omzet hingga lebih dari dua kali lipat dalam dua tahun terakhir. Pemanfaatan media sosial dan marketplace digital menjadi faktor utama dalam memperluas pasar di luar batas geografis lokal. Namun demikian, keterbatasan literasi digital, infrastruktur, serta pemanfaatan website yang belum optimal masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi pemasaran digital yang terintegrasi, didukung oleh pelatihan dan pendampingan berkelanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan, sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan berkelanjutan UMKM di era digitalisasi. Kata kunci: UMKM, pemasaran digital, e-commerce, transformasi digital, Kota Dumai.

PENGARUH PERCEIVED EASE OF USE TERHADAP MINAT BELI MELALUI FITUR LIVE STREAMING DI APLIKASI TIKTOK PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UNIVERSITAS MEDAN AREA

Gintings, Alya Fidela, Fachrian, Arif
Abstract: Abstract: This study examines the influence of perceived ease of use (PEOU) on purchase intention through the live streaming feature in the TikTok application among psychology students at Universitas Medan Area. Using a&#8230; quantitative approach and simple linear regression analysis, 240 respondents were selected through random sampling. The research instruments include the PEOU scale and the purchase intention scale, which were tested for validity (r-calculated > 0.123) and reliability (α PEOU = 0.917; α purchase intention = 0.918). The analysis results show that PEOU has a significant influence on purchase intention, with a significance value of p = 0.000 (p < 0.05), a regression coefficient b = 1.086, and a coefficient of determination R² = 0.127. These results indicate that PEOU contributes 12.7% to the variation in purchase intention, while the rest is influenced by other factors. The descriptive analysis shows that the empirical mean of PEOU (M = 87.89; SD = 9.550) and purchase intention (M = 89.50; SD = 9.780) are both in the high category and exceed their respective hypothetical means. This study confirms the Technology Acceptance Model (TAM), which emphasizes that ease of use is an important driver of technology acceptance and user behavior. The practical implications suggest that e-commerce platforms should prioritize intuitive user experience design to increase sales conversion among Generation Z, while the theoretical implications strengthen the understanding of the psychological mechanisms behind the digital shopping behavior of Indonesian students. Keywords: Purchase Intention, Live Streaming, TikTok, Technology Acceptance Model, Digital Consumer Psychology. Abstrak: Penelitian ini membahas pengaruh kemudahan penggunaan (PEOU) terhadap minat untuk membeli melalui fitur live streaming di aplikasi TikTok, khususnya pada mahasiswa Psikologi di Universitas Medan Area. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana, melibatkan 240 responden yang dipilih dengan cara sampling secara kebetulan. Alat yang digunakan terdiri dari skala PEOU dan skala minat beli yang memiliki validitas (r-hitung > 0,123) dan reliabilitas (α PEOU = 0,917; α minat beli = 0,918). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan tingkat signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), koefisien regresi b = 1,086, serta R² = 0,127. Dari hasil ini, terlihat bahwa kemudahan penggunaan berkontribusi sebesar 12,7% terhadap minat beli, sedangkan sisa pengaruhnya berasal dari faktor-faktor lain. Dari analisis deskriptif, diperoleh nilai rata-rata PEOU (M = 87,89; SD = 9,550) dan minat beli (M = 89,50; SD = 9,780), yang keduanya berada dalam kategori tinggi dan melebihi nilai rata-rata yang diperkirakan. Penelitian ini juga memperkuat model Technology Acceptance Model (TAM) yang menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan merupakan faktor utama dalam penyelesaian penggunaan teknologi dan keinginan perilaku pengguna. Dari segi praktis, penelitian ini menyarankan bahwa platform e-commerce harus merancang pengalaman pengguna yang intuitif guna meningkatkan penjualan pada generasi Gen Z. Sementara itu, secara teoritis, penelitian ini memperdalam pemahaman mengenai mekanisme psikologis di balik perilaku belanja digital mahasiswa Indonesia. Kata kunci: Minat Beli, Live Streaming, TikTok, Model Penerimaan Teknologi, Psikologi Konsumen Digital

PENGARUH INTEGRASI GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT (GREEN HRM) DAN DIGITAL HR TERHADAP KEBERLANJUTAN ORGANISASI MELALUI EMPLOYEE GREEN BEHAVIOR: STUDI KUALITATIF PADA PERUSAHAAN SWASTA DI PROVINSI RIAU

Alucok, Imran, Munthe, Richa Afriana, Siswanto, Didik
Abstract: Abstract: Amidst growing global pressure for corporate sustainability, the integration of Green Human Resource Management (Green HRM) and Digital HR has emerged as a strategic imperative. While Green HRM aims to align human&#8230; man resource practices with environmental goals, Digital HR offers a technological pathway to strengthen these initiatives. However, the success of such synergy relies heavily on the establishment of Employee Green Behavior (EGB), and a significant research gap remains in understanding this dynamic, particularly through a qualitative lens in the context of a resource-dependent emerging economy such as Riau Province, Indonesia. Therefore, this study aims to qualitatively explore the process by which the integration of Green HRM and Digital HR shapes EGB, ultimately influencing organizational sustainability within private sector firms in Riau. Adopting a constructivist paradigm, the study employed a qualitative multiple case study design. Data were collected from sustainability-oriented private firms in Riau through purposive sampling of participants from various organizational levels. Triangulation of data collection methods, including in-depth interviews, participant observation, and document analysis, was used to ensure the richness and credibility of the findings. The results indicate that the integration of Green HRM and Digital HR creates a dynamic synergy that serves as an accelerator of operational efficiency and environmental awareness. Digital HR acts as a crucial catalyst, strengthening Green HRM practices by enhancing employees' ability, motivation, and opportunity (AMO) to engage in green behaviors. Furthermore, EGB emerges as an essential bridge that translates policies into concrete actions, evolving from mandated in-role behaviors to voluntary extra-role behaviors, with its implementation heavily influenced by the local socio-cultural context of Riau. The implications of this study are twofold. Theoretically, this study contributes an integrated conceptual model that extends the Resource-Based View (RBV) and AMO theories in an under-researched developing country context. Practically, this study offers a strategic roadmap for leaders to design holistic HR strategies, leveraging digital tools as catalysts for green culture while navigating local socio-cultural dynamics and addressing the digital skills gap to achieve true organizational sustainability. Keywords: Green HRM, Digital HR, Employee Green Behavior, Organizational Sustainability, Sustainable HR Abstrak: Di tengah meningkatnya tekanan global untuk keberlanjutan korporat, integrasi antara Green Human Resource Management (Green HRM) dan Digital HR telah muncul sebagai sebuah keharusan strategis. Sementara Green HRM bertujuan untuk menyelaraskan praktik sumber daya manusia dengan tujuan lingkungan, Digital HR menawarkan jalur teknologi untuk memperkuat inisiatif ini. Namun, keberhasilan sinergi tersebut sangat bergantung pada pembentukan Employee Green Behavior (EGB), namun masih terdapat kesenjangan penelitian yang signifikan dalam memahami dinamika ini, terutama melalui lensa kualitatif dalam konteks ekonomi berkembang yang bergantung pada sumber daya alam seperti Provinsi Riau, Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara kualitatif proses di mana integrasi Green HRM dan Digital HR membentuk EGB, yang pada akhirnya memengaruhi keberlanjutan organisasi di dalam perusahaan sektor swasta di Riau. Mengadopsi paradigma konstruktivis, penelitian ini menggunakan desain studi kasus jamak kualitatif. Data dikumpulkan dari perusahaan swasta berorientasi keberlanjutan di Riau melalui purposive sampling partisipan dari berbagai tingkatan organisasi. Triangulasi metode pengumpulan data, termasuk wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, digunakan untuk memastikan kekayaan dan kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Green HRM dan Digital HR menciptakan sinergi dinamis yang berfungsi sebagai akselerator efisiensi operasional dan kesadaran lingkungan. Digital HR bertindak sebagai katalisator penting, memperkuat praktik Green HRM dengan meningkatkan kemampuan, motivasi, dan kesempatan (Ability-Motivation-Opportunity - AMO) karyawan untuk terlibat dalam perilaku hijau. Lebih lanjut, EGB muncul sebagai jembatan esensial yang menerjemahkan kebijakan menjadi tindakan nyata, berkembang dari perilaku in-role yang diwajibkan menjadi perilaku extra-role yang sukarela, dengan implementasinya sangat dipengaruhi oleh konteks sosio-kultural lokal Riau. Implikasi dari penelitian ini ada dua. Secara teoretis, penelitian ini menyumbangkan model konseptual terintegrasi yang memperluas teori Resource-Based View (RBV) dan AMO dalam konteks negara berkembang yang kurang diteliti. Secara praktis, penelitian ini menawarkan peta jalan strategis bagi para pemimpin untuk merancang strategi SDM holistik, memanfaatkan alat digital sebagai katalisator budaya hijau sambil menavigasi dinamika sosio-kultural lokal dan mengatasi kesenjangan keterampilan digital untuk mencapai keberlanjutan organisasi yang sejati Kata Kunci: Green HRM, Digital HR, Employee Green Behavior, Organizational Sustainability, Sustainable HR