Search Articles & Publications

Showing 1584 articles found for "Mampu"

PENERAPAN METODE PEMBIASAAN DALAM MEMBANGUN KARAKTER SANTRI PUTRI DI PONDOK PESANTREN NIZAMUDIN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR

Modeong, Santrini, Anwar, Khoirul, Makshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembiasaan dalam membangun karakter santri putri, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terbentuk, serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan… menghambat pelaksanaannya di Pondok Pesantren Nizamudin Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian terdiri atas pengasuh, ustadzah, dan pihak yang terlibat dalam pembinaan karakter santri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembiasaan diterapkan melalui kegiatan rutin seperti shalat berjamaah lima waktu, shalat tahajud, membaca Al-Qur’an, menjaga kebersihan lingkungan, melaksanakan tugas piket, serta membangun kepedulian sosial terhadap sesama. Penerapan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten mampu membentuk karakter religius, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kemandirian, kepedulian sosial, akhlak, dan adab santri putri. Faktor pendukung keberhasilan pembiasaan meliputi lingkungan pesantren yang kondusif, keterlibatan aktif pengasuh dan ustadzah, pengawasan yang berkelanjutan, serta fasilitas yang memadai. Sementara itu, faktor penghambat berasal dari perbedaan latar belakang keluarga dan karakter masing-masing santri. Dengan demikian, metode pembiasaan terbukti efektif dalam membangun karakter santri putri di Pondok Pesantren Nizamudin.

EKSPLORASI TEORETIS PENGUKURAN MAHARAH LUGHAWIYAH DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB KONTEMPORER

Kholilurrahman, Muhammad, Herdah, Herdah
Abstract: Perkembangan pembelajaran bahasa Arab pada era kontemporer menuntut sistem pengukuran kemampuan berbahasa yang tidak hanya berorientasi pada aspek linguistik, tetapi juga pada kompetensi komunikatif, performatif, dan pemanfaatan… anfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara teoretis konsep, prinsip, dimensi, serta pendekatan pengukuran maharah lughawiyah dalam pembelajaran bahasa Arab kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi buku, artikel jurnal, dokumen kurikulum, serta hasil penelitian terdahulu. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan analisis tematik untuk mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis berbagai konsep pengukuran keterampilan berbahasa Arab. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengukuran dalam pembelajaran bahasa Arab mengalami pergeseran dari paradigma konvensional yang berfokus pada penguasaan unsur kebahasaan menuju paradigma multidimensional yang mengintegrasikan kompetensi linguistik, komunikatif, kognitif, dan performatif. Pengukuran maharah istima’, kalam, qira’ah, dan kitabah menuntut penggunaan asesmen autentik yang mampu merepresentasikan kemampuan peserta didik dalam konteks komunikasi nyata. Selain itu, perkembangan teknologi digital memberikan peluang sekaligus tantangan dalam menjamin validitas, reliabilitas, dan autentisitas proses pengukuran. Kajian ini menegaskan bahwa pengembangan sistem evaluasi bahasa Arab perlu mengombinasikan prinsip-prinsip psikometrik, asesmen autentik, dan teknologi pendidikan secara terpadu. Dengan demikian, pengukuran maharah lughawiyah dapat menghasilkan informasi yang lebih komprehensif, akurat, dan relevan terhadap tuntutan pembelajaran abad ke-21.

COACHING CLINIK LATIHAN MENYERANG FUTSAL POWER PLAY PADA CLUB FUTSAL FERNANDO BSM U-16 BANJARBARU

Habibie, Muhammad, Fauzi, Ahmat, Prayoga, Hegen Dadang
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemain Club Futsal Fernando BSM U-16 Banjarbaru dalam menerapkan strategi menyerang power play. Kegiatan dilaksanakan melalui… coaching clinic selama tiga pertemuan yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, diskusi, simulasi, dan praktik lapangan dengan melibatkan 22 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 75%, disertai peningkatan kemampuan koordinasi tim, rotasi pemain, pengambilan keputusan, dan penerapan strategi power play dalam permainan. Dengan demikian, kegiatan coaching clinic efektif meningkatkan kompetensi teknis dan taktis atlet serta mendukung kualitas pembinaan futsal di Club Futsal Fernando BSM U-16 Banjarbaru.

PENDAMPINGAN INTENSIF OLIMPIADE SAINS NASIONAL BIDANG FISIKA BAGI SISWA SMA NEGERI 3 GORONTALO

Samatowa, Lukman, Meidji, Icha Untari, Jayadi, Harsano
Abstract: Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Fisika merupakan salah satu program resmi nasional yang menuntut penguasaan konsep, penalaran matematis, dan kemampuan pemecahan masalah yang sistematis. Kegiatan pengabdian ini dilakukan… kukan oleh dosen Fisika Fakultas Mipa Universitas Negeri Gorontalo melalui pendampingan dengan tujuan memperkuat kesiapan siswa peserta OSN Fisika SMA Negeri 3 Gorontalo ke tingkat Provinsi hingga Nasional. Kegiatan dilakukan sejak awal tahun yaitu Januari 2026 hingga ujian tingkat provinsi di Bulan Juli 2026 selama dua kali dalam seminggu menggunakan pendekatan partisipatif dan beriorientasi latihan soal. Kegiatan diawali dengan mengidentifikasi kebutuhan, pemetaan kemampuan awal siswa, penguatan konsep, pembahasan soal nonrutin, latihan mandiri, diskusi, simulasi soal, serta refleksi umpan balik. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi mentor, lembar kerja siswa, latihan formatif, kinerja pada simulasi, dan umpan balik lisan maupun tertulis. Hasil pendampingan menunjukkan perkembangan positif pada kemampuan siswa dalam mengenali prinsip fisika yang relevan, mengubah persoalan menjadi diagram dan persamaan, menyusun langkah penyelesaian, memeriksa satuan dan kewajaran jawaban, serta mengomunikasikan alasan penyelesaian. Siswa juga tampak lebih aktif dan percaya diri dalam diskusi. Kendala yang masih memerlukan penguatan adalah soal multikonsep, aljabar atau kalkulus tingkat lanjut, dan manajemen waktu. Peserta menilai penjelasan bertahap dan koreksi langsung sebagai bagian paling membantu, serta mengusulkan penambahan simulasi dan bank soal lanjutan. Kolaborasi perguruan tinggi dan sekolah secara berkelanjutan diperlukan untuk membangun ekosistem pembinaan OSN Fisika yang terstruktur.

PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KEKAMBUHAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWA BENING

Alkhusari, Alkhusari, Ariani, Yulinda, Mardiono, Sasono, Az-zahra, Naswa Shafa
Abstract: Kekambuhan pasien hipertensi seringkali kurangnya pengetahuan dan pendampingan dari kelurga baik dalam pola makan, merokok, dan tidak patuhnya minum obat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan… atkan pengetahuan pasien hipetrnsi dalam mencegah kekambuhan penyakit hipertensi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan langsung di rumah. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas dengan melibatkan 15 pasien hipertensi sebagai peserta. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab serta observasi dalam pengetahuan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta setelah pendidikan kesehatan. Pasien hipertensi menjadi lebih percaya diri dan mandiri dalam kemampuan menjaga kekambuhan penyakitnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan bagi keluarga dalam mendukungpencegahan kekambuhan pasien hipertensi.

PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI AKETAJAWE LOLOBATA MELALUI EDUKASI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DAN PEPTISIDA NABATI UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN

Gamgulu, Wahyuni, Taher, Idham
Abstract: Resort Aketajawe Lolobata di Kecamatan Oba merupakan salah satu kawasan pertanian yang didominasi oleh tanah sub-optimal. Tanah di wilayah ini umumnya memiliki kandungan bahan organik yang masih relatif sedikit. Kondisi… ini dipengaruhi oleh kebiasaan petani yang masih mengandalkan penggunaan pupuk kimia dan pestisida sintetis sebagai input utama dalam kegiatan budidaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani mengenai manfaat pupuk organik dan pestisida nabati sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan. Metode yang digunakan mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, serta praktik langsung pembuatan kompos dari limbah organik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat terkait fungsi pupuk organik, dampak negatif penggunaan pupuk kimia jangka panjang, serta pentingnya pestisida nabati dalam pengendalian hama yang lebih aman. Peserta mampu membuat kompos dengan komposisi yang tepat dan memahami cara aplikasi pestisida nabati. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran serta mendorong adopsi teknologi organik menuju sistem pertanian yang lebih sehat, berkelanjutan, dan sesuai dengan potensi lokal Resort Aketajawe Lolobata.

The PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK DENGAN METODE KOMPOSTER GALON TUMPUK

Pinaria, Yeanly, Karuntu, Rilya Patricia Esther, Angow, Imanuel, Moningka, Marselino, Wongkar, Alya, Gandawari, Meylani, Umboh, Joy
Abstract: Sampah organik merupakan komponen terbesar dalam timbulan sampah perkotaan di Indonesia, termasuk di Kota Tomohon. Permasalahan utama adalah rendahnya pemilahan sampah organik dari rumah tangga, sehingga menambah beban Tempat… empat Pembuangan Akhir (TPA). Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya peserta lansia Prolanis di Puskesmas Matani, dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi produk bernilai seperti kompos dan pupuk cair melalui metode komposter galon tumpuk. Metode yang digunakan adalah penyebaran kuesioner kepada 53 peserta, diikuti edukasi dan demonstrasi praktik pengolahan sampah organik. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas peserta tidak mengalami kendala signifikan dalam menggunakan komposter, dengan kendala terbanyak adalah “belum mencoba” (2 responden). Rata-rata panjang jawaban kendala adalah 2,82 ± 0,88 kata, sedangkan saran peserta beragam dengan rata-rata panjang 4,19 ± 2,16 kata, yang menekankan perlunya edukasi berkelanjutan, peningkatan fasilitas, serta dukungan pemerintah. Kebaruan dari kegiatan ini terletak pada fokusnya terhadap kelompok lansia yang selama ini jarang dijadikan sasaran dalam program pengolahan sampah, namun terbukti mampu menerima inovasi teknologi sederhana. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis komunitas dapat mendukung kebijakan pemerintah Kota Tomohon dalam pengurangan sampah organik.

GENERASI VOKASI SIAP KERJA: EDUKASI ADMINISTRASI DIGITAL PERBANKAN (CMS) PADA SISWA SMK BINA SATRIA MEDAN

Hutasoit, Debri Ton Mario, Candra, Candra, Tambunan, Hotbona Novandi, Hendarti, Ricca, Wibowo, Nazlia, Aulia, Muhammad Rizki
Abstract: Perkembangan digitalisasi di sektor perbankan menuntut lulusan sekolah menengah kejuruan memiliki kompetensi dalam penggunaan aplikasi administrasi perbankan berbasis digital, salah satunya Cash Management System (CMS).… Namun, sebagian besar siswa SMK Bina Satria Medan belum memperoleh pembelajaran praktis mengenai penggunaan CMS sebagai salah satu layanan perbankan digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai konsep, fitur, serta penerapan CMS dalam aktivitas administrasi perbankan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, demonstrasi penggunaan CMS, praktik langsung, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh siswa SMK Bina Satria Medan yang menunjukkan partisipasi aktif selama pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap fungsi CMS, proses transaksi digital, dan pentingnya keamanan dalam penggunaan layanan perbankan elektronik. Selain itu, peserta mampu mengoperasikan fitur-fitur dasar CMS melalui simulasi yang diberikan. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan literasi administrasi digital perbankan dan menjadi bekal awal bagi siswa dalam menghadapi kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

SERVICE LEARNING DALAM PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN: PEMBELAJARAN KREATIF MELALUI PUZZLE GARUDA SEBAGAI MEDIA PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DI SD N TAMBAKAJI 04

N.R, Laily Ramadhani, Khasanah, Siti Surotul, Anbiya, Bakti Fatwa
Abstract: Penanaman nilai-nilai Pancasila sejak jenjang sekolah dasar merupakan langkah penting dalam membentuk karakter peserta didik yang berlandaskan nilai kebangsaan dan kewarganegaraan. Namun, pembelajaran Pendidikan Pancasila… a yang masih didominasi oleh metode konvensional sering kali menyebabkan peserta didik kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik melalui pendekatan service learning dengan memanfaatkan media Puzzle Garuda Pancasila. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2026 di SDN Tambakaji 04 dengan melibatkan peserta didik kelas 3A dan 3B. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, pelaksanaan permainan edukatif menggunakan Puzzle Garuda Pancasila, serta evaluasi dan refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media Puzzle Garuda Pancasila mampu meningkatkan partisipasi dan antusiasme peserta didik selama proses pembelajaran. Selain itu, peserta didik menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai simbol-simbol sila Pancasila dan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan konsep service learning melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan edukasi di sekolah. Dengan demikian, media Puzzle Garuda Pancasila dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk mendukung penanaman nilai-nilai Pancasila dan penguatan karakter peserta didik pada jenjang sekolah dasar.

STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN PADA SANTRI DI MADRASAH NURUL HIDAYAH KEDAWUNG BOJONG KABUPATEN TEGAL

Mustofa, Muhammad, Anwar, Khoirul, Makhshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran pada santri, mengetahui faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis hasil dari strategi yang diterapkan… di Madrasah Nurul Hidayah Kedawung Bojong Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan utama kepala madrasah dan guru. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran dilakukan melalui perencanaan berbasis kebutuhan santri, pelaksanaan pembelajaran berbasis rutinitas harian, supervisi kolaboratif, pembinaan guru berkelanjutan, serta integrasi kurikulum formal dan diniyah. Program pembelajaran seperti pembiasaan membaca Al-Qur’an, metode pembelajaran aktif, dan kegiatan murojaah menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu. Faktor pendukung meliputi kompetensi dan komitmen guru, kepemimpinan kepala madrasah, budaya belajar santri, serta sistem manajemen internal. Adapun hambatan yang dihadapi adalah perbedaan kemampuan santri, keterbatasan sarana, serta tantangan integrasi kurikulum. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan santri, motivasi belajar, kinerja guru, serta hasil belajar santri yang lebih baik.