Search Articles & Publications

Showing 462 articles found for "Pelajar"

PENJADWALAN KULIAH DAN SINKRONISASI WAKTU SHALAT FARDHU DALAM MEWUJUDKAN KEDISIPLINAN IBADAH MAHASISWA DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO, SEMARANG

Habib Aifan Kamil, Suci Analisa, Atina Asnassyifa, Ika Alief Affifah, M Rikza Chamami
Abstract: Penelitian ini mengkaji bagaimana jadwal kuliah memengaruhi jumlah waktu yang dihabiskan untuk sholat fardhu di UIN Walisongo Semarang. Mahasiswa seringkali tidak konsisten dalam melaksanakan sholat tepat waktu karena benturan… benturan waktu antara kewajiban ibadah dan kegiatan akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana melihat penjadwalan kuliah memengaruhi pelaksanaan sholat fardu oleh mahasiswa, serta bagaimana dalam meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan beribadah siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang mengumpulkan data dan wawancara mendalam dengan 6 mahasiswa. Fokus penelitian adalah pengalaman, persepsi, dan praktik mahasiswa dalam menjalankan sholat fardhu selama jadwal perkuliahan yang padat. Untuk mendukung pelaksanaan sholat fardu secara konsisten, metode penugasan dan latihan dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jadwal kuliah sangat memengaruhi waktu sholat mahasiswa, terutama ketika jadwal kuliah berdekatan atau berbenturan dengan waktu sholat.

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI EVALUASI PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM: STUDI KASUS PELAKSANAAN EVALUASI DI MTSN 2 KARANGANYAR

Adi Kurniawan, Aryan Andika, Yusup Rohmadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi nilai-nilai evaluasi pendidikan dalam perspektif Islam melalui studi kasus pada praktik evaluasi pembelajaran di MTsN 2 Karanganyar. Latar belakang penelitian ini muncul… uncul dari adanya kesenjangan antara konsep evaluasi pendidikan Islami yang menekankan prinsip keadilan, kejujuran, pembinaan akhlak, serta pengembangan potensi peserta didik dengan realitas praktik evaluasi yang masih berfokus pada capaian kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui observasi proses evaluasi pembelajaran, analisis dokumen sekolah, serta wawancara dengan kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru mata pelajaran, pembina boarding, dan siswa kelas boarding. Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik evaluasi di MTsN 2 Karanganyar telah mengintegrasikan sebagian prinsip evaluasi Islami, terutama pada aspek kejujuran, ketertiban belajar, dan pembinaan karakter melalui sistem monitoring harian di asrama. Namun, aspek evaluasi holistik yang mencakup spiritualitas, akhlak, dan karakter masih belum terstruktur dan belum memiliki instrumen baku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi evaluasi berbasis nilai Islam di madrasah ini menunjukkan perkembangan positif, tetapi masih memerlukan penguatan pada aspek perencanaan instrumen, penjaminan mutu, dan tindak lanjut evaluasi. Oleh karena itu, integrasi konsep evaluasi Islami berbasis hisbah dan tazkiyah al-nafs dapat menjadi arah pengembangan sistem evaluasi yang lebih komprehensif.

EDUPRENEURSHIP SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN DALAM MEMBANGUN KREATIVITAS WIRAUSAHA ISLAMI

Minatu Dhorifah, Dewi Fatimah Azzahra, Padmisari Kumara, Lestari, Reva Indah, Ferida Rahmawati
Abstract: Rendahnya minat untuk berwirausaha di kalangan anak muda menimbulkan kebutuhan akan pendidikan yang dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan mulai dari usia dini, bukan sekadar sebagai tambahan keterampilan tetapi juga sebagai… ai bagian dari pengembangan karakter. Artikel ini membahas peran edupreneurship sebagai metode pendidikan dalam menciptakan kreativitas wirausaha Islami dengan pendekatan kajian pustaka. Analisis akan berfokus pada pengertian edupreneurship, integrasi nilai-nilai Islam dalam kewirausahaan, serta cara yang dapat digunakan untuk menilai kreativitas wirausaha di sekolah. Kajian literatur dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai sumber akademis untuk memperkirakan kekuatan dan kelemahan penerapan program edupreneurship, termasuk dalam hal kurikulum, desain pembelajaran, kegiatan praktik seperti bazar sekolah, pembuatan produk, pemasaran digital, serta penerapan alat untuk mengembangkan kreativitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa edupreneurship memiliki potensi besar untuk meningkatkan kreativitas wirausaha Islami jika diintegrasikan ke semua mata pelajaran, dijalankan secara teratur, dan didukung oleh alat evaluasi yang jelas. Tanpa dukungan tersebut, klaim keberhasilan dalam membentuk kreativitas bersifat deskriptif dan sulit untuk digeneralisasi. Sebagai kesimpulan, penguatan edupreneurship harus diarahkan pada pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis bukti agar dapat secara efektif membentuk generasi wirausaha Islami yang kreatif, beretika, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Abstrak dibuat dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Abstrak memuat secara singkat tentang latar belakang, tujuan, metode penelitian, hasil penelitian, dan kesimpulan penelitian. Abstrak berisi maksimum 250 kata, spasi tunggal ditulis dengan huruf miring (Italic) bagi abstrak Bahasa Inggris. Di bawah abstrak dicantumkan kata kunci yang terdiri atas maksimum enam kata, dimana kata pertama adalah yang terpenting. Abstrak dalam bahasa Indonesia merupakan terjemahan dari bahasa Inggris. Editor berhak untuk mengedit abstrak demi alasan kejelasan isi abstrak.

ADAB DALAM BELAJAR MENURUT KITAB AKHLAK LIL BANIN

Syakira Nailal Murtafi'ah, Nadidia Agista Viola, Siti Masyithoh
Abstract: Abstrak Penelitian ini bertujuan  untuk mempelajari nilai-nilai adab dalam proses belajar yang ditemukan dalam kitab Akhlāq lil Banīn karya Syaikh Umar Ahmad Baraja. Kitab ini adalah karya klasik yang banyak digunakan dalam… an dalam pendidikan Islam, terutama dalam hal membangun karakter anak sejak kecil. Dengan menggunakan Studi literatur, artikel ini menganalisis lima sikap utama dalam belajar: sikap sebelum belajar, sikap terhadap guru, sikap terhadap buku dan alat belajar, sikap terhadap niat belajar, dan sikap terhadap teman. Bab-bab tertentu dalam kitab memberikan penjelasan tentang setiap adab, yang kemudian dikaitkan dengan hasil penelitian saat ini yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adab-adab tersebut memiliki korelasi yang signifikan terhadap pembentukan karakter siswa di pendidikan kontemporer. Penelitian ini membantu memperkaya literatur pendidikan Islam berbasis akhlak. Selain itu, penelitian ini memberikan saran praktis tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai adab dalam kurikulum sekolah dasar.

AKIDAH AKHLAK DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: KAJIAN TERHADAP PERAN MORAL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PELAJAR

Jusmaliah, Jusmaliah, Risnawati Hannang, Nurul Ilma
Abstract: Islamic Religious Education (PAI) plays a critical role in shaping both the intellectual and moral character of students. It emphasizes the importance of akidah (faith) and akhlak (ethics) as the core elements of Islamic… teachings. Akidah involves a profound belief in the One and Only God, Allah SWT, while akhlak reflects a person’s behavior towards God and fellow human beings. Education focused on these aspects helps create well-rounded students who possess not only intellectual capabilities but also strong moral values, empathy, and the ability to contribute positively to society. However, the rise of globalization and technological advancements, particularly through social media, presents challenges in preserving Islamic values in education. These external influences can expose students to ideologies and behaviors that conflict with Islamic principles. Historical Islamic figures, including the Prophets, have exemplified the correct practice of akidah and akhlak, setting an example for current generations. The Quran and Hadith emphasize the importance of adhering to moral values and avoiding negative behaviors. As such, integrating akidah and akhlak in the PAI curriculum is vital for developing students' character and integrity. This study aims to explore how moral education can shape the character of students by focusing on akidah and akhlak, and how this integration can create a generation that is responsible, principled, and capable of thriving in a complex and diverse world. By enhancing akidah and akhlak education, this study seeks to contribute to the improvement of educational policies and the development of morally grounded individuals in Indonesian society.    

PKM PELATIHAN NAHWU INTERAKTIF MELALUI MEDIA APLIKASI I’ROB AL-QUR’AN BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Fauziah Bachtiar, Enung Mariah, Sitti Muthmainnah, Arief Fiddienika
Abstract: Nahwu adalah salah satu dasar utama dalam pembelajaran bahasa Arab. Pembelajaran nahwu interaktif merupakan salah satu metode yang dilaksanakan dengan memanfaatkan media digital atau aplikasi menarik agar proses pembelajaran… aran lebih menyenangkan dan tidak membosankan sehingga para pelajar dapat mudah memahami materi yang disampaikan. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pelatihan kepada para mahasiswa tentang pemanfaatan salah satu media digital yaitu aplikasi I’rob Al-Qur’an yang dapat memudahkan para mahasiswa dalam memahami nahwu terkhusus I’rob lebih iudah dan menyenangkan. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa  penerapan pembejaran nahwu interaktif dengan pemanfaatan aplikasi I’rob Al-Qur’an menjadikan mahasiswa lebih bersemangat dan lebih tertarik serta memudahkan dalam memahami nahwu yang selama ini dianggap sulit. Selain itu, mahasiswa juga dapat lebih memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an dengan memahami I’rob dari setiap kata pada ayat-ayat tersebut, sehingga pemahaman dan penguasaan terhadap Bahasa Arab menjadi lebih baik.

IMPLEMENTASI KURIKULUM PAI UNTUK ANAK SHOLEH BAGI ANAK USIA DINI DI TK ISLAM AR REHAN

Husaini Nasution, Nur Aprilda Mardatillah, Tia Rahayu
Abstract: Kurikulum memiliki peran yang sangat penting dalam sistem pendidikan karena berfungsi sebagai pedoman utama dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran. Secara umum, kurikulum tidak hanya berisi mata… ata pelajaran yang harus dipelajari, tetapi juga mencakup tujuan pendidikan, metode pengajaran, serta cara-cara penilaian yang digunakan untuk mengukur pencapaian peserta didik. Tujuan penelitian adalah (1) untuk menganalisis konsep anak usia Dini (AUD), (2) untuk menganalisis kurikulum Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini, (3) untuk menganalisis implementasi kurikulum PAI pada anak usia dini di Kelompok Bermain (KB) dan TK khususnya di TK Islam Ar Rehan Pekanbaru. Metode penelitian adalah Kualitatif Deskriptif, Data penelitian ini adalah data kualitatif berupa kata-kata atau kalimat hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data hasil wawancara diperoleh dari narasumber yang telah ditetapkan. Hasil penelitian adalah bahwa Kurikulum TK islam Ar-Rehan disusun dengan mengusung nilai-nilai islami sebagai dasar untuk pengembangan karakter peserta didik dan Metode pembelajaran PAI dilakukan dengan pembiasaan bernyanyi, bercerita, bermain dan sebagainya yang bersifat,interaktif, inovatif, dan menyenangkan. Setiap metode tersebut tentunya disesuaikan dengan perkembangan anak didik.

IMPLEMENTASI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MELALUI LITERASI HUMANISTIK DI KELAS 5B SD SUPRIYADI 02 SEMARANG

Priatini, Filia Prima Artharina, Lilik Puji Rahayu
Abstract: Keberagaman yang ada di Indonesia menjadi sebuah kekuatan sebagai identitas manusia Indonesia. Pendidikan menjadi sebuah ruang untuk mempertahankan nilai-nilai kebudayaan dan pancasila pada generasi penerus bangsa yaitu… peserta didik. Guru sebagai aktor yang bertanggung jawab melakukan transfer nilai dan pengetahuan ini perlu memiliki kompetensi dalam menciptakan proses pembelajaran yang aktif dan bermakna kepada peserta didik. Salah satu pendekatan yang cocok dengan konteks kebudayaan dan keberagaman Indonesia adalah pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Pendekatan ini sesuai dengan ketentuan kurikulum merdeka yang sudah di terapkan di SD Supriyadi 02 Semarang. Pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila untuk materi keberagaman yang ada di Indonesia, guru menggunakan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dan memasukkan unsur literasi humanistik untuk menguatkan cara belajar peserta didik dalam memahami dan mengeksplore latar belakang budaya yang dimiliki peserta didik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses penerapan literasi humanistik pada pembelajaran setidaknya harus mewujudkan beberapa komponen yang ada yaitu berpikir kritis, kreatif, komunikasi dan kolaborasi, serta kematangan kebudayaan yang harus dimiliki oleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran. Pendekatan yang dilakukan oleh guru didukung oleh kegiatan literasi humanistik yang menambah daya kritis siswa untuk memahami dan menganalisa materi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI BELAJAR IPA SISWA

Eriza, Deni Septia, Syaputra ZE, Deki
Abstract: Permasalahan yang ditemui dalam penelitian ini adalah kurangnya motivasi siswa, siswa kesulitan memahami materi pelajaran, kemampuan awal siswa kurang diperhatikan, dan kompetensi belajar masih rendah. Salah satu upaya yang… ang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Lembar kerja siswa (LKS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Problem Based Learning berbantuan LKS terhadap kompetensi belajar IPA siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen, sampel penelitiannya adalah siswa kelas IX1 sebagai kelas eksperimen dan kelas IX3 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi perlakuan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan LKS dan kelas kontrol diajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes untuk mengukur kompetensi kognitif siswa dan lembar observasi untuk melihat kompetensi afektif dan psikomotorik siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji t, uji anava dua jalur, dan uji Mann Whitney U. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa kompetensi pembelajaran aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa yang diajar dengan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan LKS lebih baik dibandingkan dengan yang diajar dengan model konvensional; kompetensi pembelajaran aspek kognitif siswa yang mempunyai pengetahuan awal tinggi yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan LKS lebih baik dibandingkan dengan yang diajar dengan model konvensional; dan tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan pengetahuan sebelumnya dalam mempengaruhi kompetensi belajar siswa pada aspek kognitif.

PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI CHAT GPT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KELAS X REKAYASA PERANGKAT LUNAK DI SMK NEGERI 1 ANGKOLA TIMUR

Nasution, Arya Cahya, Jefri Anto Simanungkalit, Mutiara, Erniati, Eva Nopia Harahap, Fitri Amanda, Imam Rifaldi, Masyuni Siregar, Muhammad Soleh Afandi Siregar, Nur’ani, Ribka Simanullang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi ChetGPT terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sistem Digital di Sekolah Menengah Kejuruan Angkola Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan… ndekatan kuantitatif dengan analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa setelah menggunakan ChetGPT, dengan rata-rata nilai pra-tes sebesar 68,5 meningkat menjadi 84 pada pasca-tes. Uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, dan analisis uji t menunjukkan nilai signifikansi dua-tailed sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari perlakuan yang diberikan. Selain itu, analisis korelasi antara nilai pra-tes dan pasca-tes menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,568 dengan signifikansi 0,043. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan ChetGPT sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman dan motivasi siswa dalam belajar, serta memberikan dampak positif terhadap hasil belajar mereka. Oleh karena itu, disarankan agar guru memanfaatkan teknologi seperti ChetGPT dalam proses pembelajaran, terutama untuk mata pelajaran yang memerlukan pemahaman mendalam.