Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa inklusi di SMP Negeri 12 Solok Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui…
i observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melakukan berbagai upaya untuk membantu siswa inklusi dalam proses pembelajaran. Upaya tersebut meliputi pemberian bimbingan dan motivasi belajar, penerapan pendekatan individual untuk membangun komunikasi yang efektif, pemberian dukungan emosional dan psikologis, pelibatan orang tua melalui konsultasi maupun kunjungan rumah, serta mendorong siswa melakukan refleksi dan menemukan strategi belajar yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Berbagai upaya tersebut dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan melibatkan kerja sama antara guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling, orang tua, serta teman sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan yang bersifat personal dan kolaboratif dapat membantu siswa inklusi lebih percaya diri, aktif dalam pembelajaran, serta memperoleh dukungan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan belajarnya.
This study aims to describe teachers' efforts in overcoming the learning difficulties experienced by inclusive students at SMP Negeri 12 Solok Selatan. The research employed a qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings revealed that teachers implemented various strategies to support inclusive students in the learning process. These efforts included providing guidance and learning motivation, applying individualized approaches to establish effective communication, offering emotional and psychological support, involving parents through consultations and home visits, and encouraging students to reflect on and develop learning strategies that suit their needs. These initiatives were carried out gradually and continuously through collaboration among subject teachers, counseling teachers, parents, and peers. The study indicates that personal and collaborative approaches can help inclusive students become more confident, actively participate in classroom learning, and receive support that aligns with their individual characteristics and learning needs. Therefore, the role of teachers is essential in creating an inclusive learning environment that supports the academic and personal development of students.
Abstract:Penelitian dilatarbelakang oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) materi "Bagaimana Mendapatkan Semua Keperluan Kita?". Hal ini disebabkan oleh pembelajaran…
yang masih berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang aktif dalam memahami konsep kebutuhan, keinginan, dan kegiatan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV Sekolah Dasar melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV yang berjumlah 25 orang. Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada tes awal (pra-siklus), persentase ketuntasan klasikal hanya mencapai 44%. Setelah diterapkan model PBL pada siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 68%, dan pada siklus II meningkat signifikan mencapai 88%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS materi "Bagaimana Mendapatkan Semua Keperluan Kita?" pada peserta didik kelas IV Sekolah Dasar.
Abstract:Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang paling mendesak di Desa Kelapapati, Kabupaten Bengkalis, karena aktivitas rumah tangga sehari-hari menghasilkan sampah plastik sekali pakai dalam jumlah besar…
sar yang belum diimbangi dengan sistem pemilahan dan pengolahan yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat, khususnya pelajar dari sekolah mitra, melalui sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi pengolahan sampah plastik menjadi paving block sebagai upaya pengelolaan sampah berbasis sumber sekaligus penguatan ekonomi sirkular. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif yang memadukan Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi, dengan melibatkan Pemerintah Desa Kelapapati, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, serta tiga sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis praktik langsung (hands-on) mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai dampak sampah plastik, prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), serta keterampilan teknis dalam mengolah sampah plastik menjadi paving block yang memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dalam pengelolaan sampah plastik di wilayah pesisir, sekaligus mendorong tumbuhnya unit usaha berbasis Bank Sampah di tingkat desa.
Abstract:Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan sistematis pada anak sekolah dasar. Salah satu materi dasar yang harus dikuasai peserta didik…
adalah operasi hitung pengurangan. Namun, berdasarkan hasil observasi awal pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat, masih ditemukan anak-anak yang mengalami kesulitan memahami konsep pengurangan karena proses belajar lebih banyak menggunakan metode konvensional tanpa didukung media pembelajaran yang menarik. Oleh karena itu, tim pengabdian melaksanakan kegiatan sosialisasi penggunaan media pembelajaran Papan Jurang (Papan Pengurangan) sebagai alternatif media pembelajaran yang dapat membantu anak memahami konsep pengurangan secara konkret. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan cara penggunaan media Papan Jurang sekaligus meningkatkan kemampuan berhitung pengurangan pada anak sekolah dasar. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, pendampingan, praktik langsung, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dengan memperkenalkan media, mendemonstrasikan penggunaannya, memberikan kesempatan kepada peserta untuk mencoba secara langsung, serta melakukan pendampingan selama proses belajar berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, mampu menggunakan media pembelajaran dengan baik, serta lebih mudah memahami konsep pengurangan. Penggunaan media Papan Jurang menjadikan proses pembelajaran lebih aktif, menyenangkan, dan meningkatkan kepercayaan diri anak dalam menyelesaikan soal-soal pengurangan. Dengan demikian, media Papan Jurang dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran matematika yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung pengurangan pada anak sekolah dasar.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal yang menyebabkan penurunan minat siswa pada Madrasah Tsanawiyah Al-Mawasir Padang Kalua Lamasi Kabupaten Luwu. Penurunan jumlah peserta didik…
ik selama lima tahun terakhir, dari 105 siswa pada Tahun Pelajaran 2021/2022 menjadi 56 siswa pada Tahun Pelajaran 2025/2026, menjadi indikator awal adanya permasalahan yang perlu ditelusuri secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan satu kepala madrasah, dua orang guru, dan empat informan masyarakat atau orang tua yang memilih menyekolahkan anaknya di sekolah lain. Data sekunder berasal dari dokumen jumlah peserta didik, data sarana dan prasarana, serta profil madrasah. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang berkaitan dengan penurunan minat siswa adalah keterbatasan variasi program akademik tambahan dan ekstrakurikuler, sarana pendukung olahraga dan kegiatan siswa yang belum memadai, serta keterbatasan media pembelajaran berbasis teknologi. Faktor eksternal meliputi persaingan dengan sekolah lain yang memiliki program dan fasilitas lebih beragam, pengaruh lingkungan pertemanan dari sekolah dasar, peran informasi dari mulut ke mulut, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat yang turut memengaruhi pertimbangan biaya dan aksesibilitas.
Abstract:Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 7 orang…
ang yang terdiri dari Kepala Dinas, Kepala Bidang Perpustakaan, Pustakawan Ahli Madya, Admin/Staf IT, dan Pemustaka/Pengguna Masyarakat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi iArPusGorontalo sebagai inovasi layanan publik berbasis e-government secara keseluruhan belum berjalan secara optimal. Dari sisi persepsi kegunaan, fitur-fitur aplikasi dinilai memadai secara fungsional, namun kesenjangan besar antara koleksi digital yang tersedia sekitar 2.000 judul dengan kebutuhan ideal 40.000 judul menyebabkan manfaat aplikasi belum dirasakan secara penuh oleh pemustaka, yang tercermin dari penurunan jumlah pengguna aktif dari 215 pengguna pada tahun 2024 menjadi 172 pengguna pada tahun 2025. Dari sisi persepsi kemudahan penggunaan, pustakawan menilai aplikasi mudah dipelajari, namun pemustaka masih menghadapi hambatan pada proses login, pendaftaran akun, pemuatan konten, serta keterbatasan infrastruktur jaringan internet dengan kapasitas bandwidth hanya sekitar 50 Mbps dari kebutuhan ideal 100 Mbps dan hanya tersedianya 6 unit komputer untuk pemustaka. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo segera memprioritaskan penambahan koleksi digital secara terencana, meningkatkan kapasitas bandwidth minimal hingga 100 Mbps, menambah perangkat komputer bagi pemustaka, mengembangkan media pembelajaran seperti tutorial video, memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat, serta mengintegrasikan fitur bantuan teknis langsung ke dalam aplikasi agar seluruh lapisan masyarakat dapat memanfaatkan layanan perpustakaan digital secara optimal dan inklusif.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi digital di berbagai sektor, termasuk sektor kesehatan. Salah satu implementasi transformasi digital kesehatan di Indonesia adalah pemanfaatan aplikasi…
plikasi SatuSehat Mobile yang terintegrasi dengan sistem rekam medis elektronik. Namun, tingkat pengetahuan masyarakat, khususnya kalangan pelajar, mengenai peran rekam medis dan pemanfaatan aplikasi kesehatan digital masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai peran rekam medis sebagai penyedia informasi kesehatan serta pentingnya menjaga kerahasiaan data kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di SMA PGRI 4 Denpasar dengan melibatkan 25 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi persiapan, pre-test, sosialisasi, edukasi menggunakan pendekatan Community Based Interactive Approach (CBIA), post-test, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengenalan rekam medis elektronik, kerahasiaan data kesehatan, manfaat rekam medis, risiko kebocoran data, serta pemanfaatan aplikasi SatuSehat Mobile. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan yang masih terbatas dengan nilai dominan pada rentang 6–7 dari skor maksimal 10. Setelah diberikan sosialisasi dan edukasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dimana seluruh peserta memperoleh nilai maksimal 10. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan digital, pemahaman tentang rekam medis, serta kesadaran siswa terhadap pentingnya perlindungan data kesehatan pribadi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan literasi kesehatan digital di kalangan pelajar dan mendorong pemanfaatan teknologi kesehatan secara optimal dalam mendukung transformasi digital kesehatan nasional.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat validitas media pembelajaran interaktif berbasis Educaplay pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian…
litian dan pengembangan (Research and Development atau R&D) dengan mengacu pada model ADDIE yang meliputi tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Namun, penelitian ini hanya dilaksanakan hingga tahap development. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif melalui perhitungan persentase kelayakan berdasarkan hasil penilaian para validator. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh skor kelayakan sebesar 100% dari ahli media, 96% dari ahli materi, dan 82% dari ahli bahasa. Rata-rata keseluruhan hasil validasi mencapai 93% yang termasuk dalam kategori "Sangat Valid". Temuan tersebut mengindikasikan bahwa media pembelajaran interaktif Educaplay layak digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V Sekolah Dasar. Selain memenuhi aspek kelayakan, media ini juga berpotensi meningkatkan keterlibatan peserta didik, menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, serta membantu guru menyampaikan materi secara lebih efektif dan menarik.
Abstract:This study aims to determine the effect of using Google Earth media through the Contextual Teaching and Learning (CTL) model on the learning outcomes of social studies on natural phenomena material for fifth-grade students…
ts of SDN Telang 2 in the 2026/2027 academic year. The study used a quantitative approach with the Pre-Experimental Design method and One Group Pretest-Posttest Design. The research subjects were 17 students. Data collection techniques were carried out through tests, observations, and documentation. The research instrument was a multiple-choice test given before and after treatment. Data were analyzed using descriptive statistics and paired sample t-test. The results showed that the average pretest score of 68.82 increased to 79.41 in the posttest, with an increase of 10.59 points. The results of the paired sample t-test showed a significance value (2-tailed) of 0.000 <0.05, so H₀ was rejected and H₁ was accepted. These findings indicate that the use of Google Earth media through the CTL model has a significant effect on the learning outcomes of social studies on natural phenomena material. The integration of Google Earth and CTL provides a more contextual, interactive, and meaningful learning experience, helping students understand the concept of natural features more concretely. Therefore, Google Earth, through the CTL model, can be used as an alternative media and effective learning model to improve social studies learning outcomes in elementary schools.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Google Earth melalui model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar IPS materi kenampakan alam pada siswa kelas V SDN Telang 2 Tahun Pelajaran 2026/2027. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 68,82 meningkat menjadi 79,41 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 10,59 poin. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media Google Earth melalui model CTL berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS materi kenampakan alam. Integrasi Google Earth dan CTL mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, interaktif, dan bermakna sehingga membantu siswa memahami konsep kenampakan alam secara lebih konkret. Oleh karena itu, Google Earth melalui model CTL dapat dijadikan alternatif media dan model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPS di sekolah dasar.
Abstract:Perkembangan teknologi digital dan tuntutan pendidikan yang semakin kompleks, sekolah-sekolah Islam di Indonesia dituntut untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam proses pendidikan guna menghasilkan generasi yang kompeten…
ompeten dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen berbasis Islam dalam pengembangan kompetensi guru di SMPIT Manba'ul Ulum di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta analisis dokumentasi terkait kebijakan manajemen berbasis Islam yang diterapkan di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen berbasis Islam di SMPIT Manba'ul Ulum telah dilakukan dengan baik, terutama dalam aspek pengelolaan kurikulum, pengembangan kompetensi guru, dan pengembangan karakter siswa. Namun, terdapat tantangan dalam pelatihan guru mata pelajaran umum yang belum sepenuhnya mengintegrasikan nilai-nilai Islam secara optimal. Selain itu, evaluasi terhadap penerapan manajemen berbasis Islam masih perlu diperkuat untuk memastikan keberlanjutannya. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan pelatihan dan pembinaan guru, serta penguatan sistem evaluasi untuk memastikan bahwa manajemen berbasis Islam diterapkan secara maksimal. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan model manajemen pendidikan berbasis Islam yang lebih efektif dan aplikatif dalam konteks era Society 5.0.