Abstract:Pendidikan merdeka menurut Ki Hadjar Dewantara merupakan usaha untuk menuntun peserta didik berkembang sesuai dengan kodratnya sehingga menjadi pribadi yang mandiri dan mampu hidup bermasyarakat. Perwujudan pendidikan merdeka…
rdeka dalam pembelajaran ialah dengan menerapkan strategi scaffolding sesuai tingkat zone of proximal development (ZPD) peserta didik. Zone of proximal development (ZPD) peserta didik dalam penelitian terbagi menjadi 3 tingkat capaian belajar diantaranya sangat mahir, cukup mahir, dan perlu bimbingan, ditujukan untuk mempermudah pemberian scaffolding sesuai kapasistas yang dibutuhkan peserta didik. Implementasi strategi scaffolding pada ZPD peserta dididk salah satunya ialah pada mata pelajaran IPAS dengan materi BAB 6 Indonesiaku Kaya Budaya kelas IVA di SDN Sumbersari 01. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan batasan 3 siklus yang terdiri dari 6 pertemuan pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis pada Siklus I diperoleh presentase 64,29% kriteria hasil belajar Baik dan 28,57% Sangat Baik oleh 13 peserta didik. Siklus II memperoleh hasil 42,86% kriteria hasil belajar Sangat Baik dan 53,57% kriteria Baik oleh 20 peserta didik. Perolehan presentase pada siklus III oleh 27 peserta didik menunjukkan besaran presentase 64,29% kriteria Sangat Baik dan 35,71% kriteria Baik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penggunaan media kartu gambar terhadap kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah sebelas artikel ilmiah…
ah yang membahas efektivitas media kartu gambar dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu gambar secara konsisten memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan membaca siswa. Media ini membantu siswa mengenali huruf dan kata secara visual, memahami makna kata secara kontekstual, serta meningkatkan minat dan motivasi belajar melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan. Temuan dari berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa media kartu gambar efektif diterapkan melalui berbagai pendekatan penelitian seperti Penelitian Tindakan Kelas (PTK), kuantitatif, kualitatif, dan Research and Development (R&D). Secara keseluruhan, penggunaan media kartu gambar terbukti valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa sekolah dasar.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar matematika siswa kelas 5 SD 11 Lubuk Jaya setelah penerapan model pembelajaran Game Based Learning (GBL). Motivasi belajar matematika…
matika siswa seringkali rendah karena persepsi bahwa pelajaran tersebut sulit dan membosankan. GBL diyakini mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, interaktif, dan menantang, sehingga mendorong keterlibatan aktif siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dalam dua siklus, dengan subjek penelitian 11 siswa kelas 5. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar (pre-test dan post-test setiap siklus), observasi aktivitas siswa, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar matematika yang signifikan dari pra-siklus hingga Siklus II. Peningkatan ini ditandai dengan meningkatnya antusiasme siswa dalam mengikuti pelajaran, tingginya partisipasi dalam memecahkan masalah, dan meningkatnya skor rata-rata angket motivasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Game Based Learning efektif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas 5 SD 11 Lubuk Jaya
Abstract:Penelitian ini merupakan studi literatur review yang bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media gambar dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terhadap peningkatan motivasi belajar siswa Sekolah Dasar…
ar (SD). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research), yaitu dengan menelaah dan mengkaji berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan. Data diperoleh dari 48 sumber pustaka berupa jurnal ilmiah, tesis, dan laporan penelitian yang diterbitkan pada rentang tahun 2015–2025. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa 84% penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar yang signifikan setelah penggunaan media gambar dalam pembelajaran IPA, 11% penelitian menunjukkan peningkatan dalam kategori sedang, dan 5% penelitian menyatakan pengaruh yang rendah akibat keterbatasan media atau kurangnya kreativitas guru dalam penerapannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa media gambar dapat membantu siswa memahami konsep IPA yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret, menarik perhatian, serta meningkatkan rasa ingin tahu dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa kelas I SD Negeri 192 Pekanbaru terhadap penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis etnomatematika permainan tradisional Melayu pada materi geometri. Penelitian…
nelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 10 siswa. Instrumen penelitian berupa angket persepsi dengan 12 pernyataan yang mencakup empat aspek, yaitu aspek kognitif, afektif, konatif, dan praktis. Data dianalisis menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keseluruhan persepsi siswa terhadap penggunaan LKPD berbasis etnomatematika berada pada kategori sangat baik, dengan persentase aspek kognitif sebesar 92,5%, aspek afektif 93,3%, aspek konatif 89,3%, dan aspek praktis 97,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan LKPD berbasis etnomatematika permainan tradisional Melayu memberikan pengalaman belajar yang menarik, mudah dipahami, serta mampu memotivasi siswa dalam mempelajari konsep geometri. Dengan demikian, LKPD berbasis etnomatematika layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar karena dinilai mampu mengaitkan konsep matematika dengan budaya lokal secara kontekstual dan bermakna.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran Joyful Learning berbantuan media digital terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 178 Tuban dan UPT SP SDN…
170 Mulyasri. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang masih didominasi oleh metode konvensional dan kurangnya penggunaan media digital yang menarik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif, dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment). Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di kedua sekolah tersebut, sedangkan sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji-t (independent sample t-test) untuk melihat perbedaan minat belajar antara kelompok yang menggunakan dan tidak menggunakan pendekatan Joyful Learning berbantuan media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan minat belajar siswa antara pembelajaran yang menggunakan pendekatan Joyful Learning berbantuan media digital dengan yang tidak menggunakan. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Joyful Learning menunjukkan tingkat antusiasme, perhatian, dan keterlibatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa pada pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Joyful Learning berbantuan media digital berpengaruh positif terhadap peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru PAI lebih mengintegrasikan unsur pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis teknologi digital agar proses belajar menjadi lebih interaktif, menarik, dan bermakna.
Abstract:This research is descriptive research and uses qualitative methods. This research aims to analyze the factors of students' low interest in learning in grade IV science and science subjects at SD 190 Palembang, totaling 16…
16 students. The sampling technique in this research uses the proportional sampling method, In this study, the data taken was in the form of interview data, questionnaires and documentation in carrying out this research. The first step taken by the researcher was distributing questionnaires to students. The questionnaire was closed with 5 answer choices, namely strongly agree, agree, neutral, disagree and strongly disagree. agree, the questionnaire instrument consists of 21 statement items. Next, carry out the interview stage which is carried out after giving a questionnaire consisting of 10 questions and then carry out the documentation stage which shows that there are several students whose scores are below the Kkm, namely 75. So the indicator that can be concluded is the feeling of happiness indicator which is 12.79%, while The indicator of student interest was 13.21%, then the indicator of student attention was 14.5%, then the indicator of student involvement was 20.95%. In terms of indicators of student interest in science and science subjects, the percentage results were 13.21% with poor criteria.
Abstract:Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran pelajar tentang pentingnya menabung sejak dini. Melalui pembiasaan menyisihkan sebagian uang saku ke dalam celengan, siswa diharapkan dapat konsisten…
menerapkan budaya ini. Kemudian, kegiatan ini juga menumbuhkan kebiasaan hemat dan mengajarkan serta memotivasi pelajar untuk menjalankan pengelolaan uang secara sederhana. Pada dasarnya, menabung adalah tindakan menyisihkan uang untuk kebutuhan masa depan atau situasi darurat. Praktik ini tidak hanya menekan perilaku konsumtif dan membantu siswa memprioritaskan kebutuhan di atas keinginan, tetapi juga melatih kemandirian mereka dalam mengelola keuangan pribadi secara lebih bijak.
Abstract:Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan berbicara bahasa Arab santri melalui Program Ujian Lisan Terbimbing di Pesantren Sultan Hasanuddin Limbung Gowa. Latar belakang kegiatan ini didasarkan…
n pada pentingnya kemampuan berbicara Bahasa Arab bagi santri sebagai sarana komunikasi akademik dan religius. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program dilaksanakan melalui pendampingan intensif berupa latihan berbicara terstruktur, pembiasaan dialog sederhana, serta pemberian umpan balik langsung kepada santri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kelancaran berbicara, penguasaan kosakata, ketepatan struktur kalimat, serta kepercayaan diri santri dalam menghadapi ujian lisan bahasa Arab. Selain itu, santri menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap pembelajaran bahasa Arab lisan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam penguatan mahārah kalām santri dan pemahaman terhadap materi-materi pelajaran Bahasa Arab serta peningkatan kepercayan diri para santri untuk dapat lebih aktif dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Arab dengan baik dan benar.
Abstract:(Abstrak) Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang yang signifikan bagi guru dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Namun, pemanfaatan teknologi…
gi pembelajaran berbasis AI di SMP lingkup Kabupaten Kolaka Timur belum sepenuhnya optimal, khususnya dalam perancangan kegiatan pembelajaran dan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas profesional guru melalui pelatihan pemanfaatan aplikasi pembelajaran berbasis AI, seperti Canva, Word AI, dan ChatGPT, guna mendukung perencanaan pembelajaran yang efektif dan inovatif.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan penyusunan materi pelatihan, kegiatan tatap muka, demonstrasi, praktik langsung terbimbing, latihan mandiri, serta pendampingan intensif. Peserta kegiatan terdiri atas guru dan kepala sekolah, dengan fasilitator utama dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lakidende.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep teknologi pembelajaran digital serta kemampuan dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis AI, meliputi media presentasi, lembar kerja digital, dan RPP berbantuan AI. Guru menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme yang tinggi serta mampu menghasilkan rancangan pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan relevan dengan karakteristik mata pelajaran. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam pemanfaatan teknologi AI secara berkelanjutan, sekaligus menjadi upaya strategis dalam mendukung transformasi digital sekolah dan peningkatan kualitas pembelajaran.