Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rendahnya kualitas pendidikan Indonesia pada kondisi saat ini melalui analisis faktor penyebab, dampak, serta langkah strategis untuk perbaikan. Pendidikan merupakan pilar utama…
a dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi, namun realitas menunjukkan bahwa mutu pendidikan nasional masih rendah. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya kompetensi pendidik, ketidakmerataan sarana dan prasarana, serta implementasi kurikulum yang belum maksimal menjadi faktor utama penyebab rendahnya mutu pendidikan. Kondisi tersebut diperkuat oleh hasil studi internasional seperti PISA yang menempatkan Indonesia pada posisi rendah dalam kemampuan literasi, numerasi, dan sains. Dampaknya terlihat pada rendahnya kualitas lulusan yang kurang mampu berpikir kritis dan beradaptasi dengan perkembangan global. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru, pemerataan fasilitas pendidikan, serta pengembangan kurikulum berbasis kompetensi abad 21 menjadi kebutuhan mendesak untuk menghasilkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan bagaimana peran orang tua mempengaruhi proses pendidikan anak pada usia dini yang merupakan masa pertumbuhan paling penting. Berdasarkan hasil observasi dan kajian literatur, diperoleh…
peroleh gambaran bahwa keterlibatan orang tua sangat menentukan perkembangan anak dalam berbagai aspek, baik kemampuan intelektual, keterampilan sosial, pengelolaan emosi, maupun pembentukan nilai spiritual. Orang tua berperan sebagai pembimbing utama melalui rutinitas harian, pemberian contoh perilaku positif, serta penerapan pola pengasuhan yang tetap dan sesuai kebutuhan anak. Hasil menunjukkan bahwa anak yang mendapat perhatian intensif di rumah mampu menunjukkan minat belajar yang tinggi, lebih percaya diri, serta mudah menyesuaikan diri dalam kegiatan sekolah. Selain itu, kebiasaan religius dan moral yang dibangun dalam keluarga turut membentuk sikap saling menghargai, peduli, dan memiliki empati terhadap orang lain. Kerja sama yang baik antara keluarga dan lembaga PAUD juga memperkuat perkembangan anak. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa peran orang tua harus dilakukan secara terarah dan berkesinambungan agar pendidikan anak usia dini menghasilkan perkembangan optimal pada tahap selanjutnya.
Abstract:Pendidikan karakter pada anak kecil berfungsi sebagai fondasi utama untuk menghasilkan generasi yang berintegritas, empatik, dan bertanggung jawab. Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, nilai-nilai…
i moral seperti kepedulian, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial menjadi semakin penting untuk dibangun sejak dini. Makalah ini mengkaji peran krusial Gerakan Nasional Satu Generasi Peduli sebagai pendekatan kolaboratif untuk memperbaiki pendidikan karakter di institusi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Melalui metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis praktik-praktik terbaik yang muncul dari kerjasama antara guru, orang tua, dan komunitas dalam membina nilai-nilai karakter tersebut. Hasil studi mengindikasikan bahwa program ini efektif dalam menciptakan atmosfer pendidikan yang mendorong keterlibatan aktif dan perubahan, di mana anak-anak tidak hanya sebagai penerima pembelajaran, melainkan sebagai aktor kunci dalam pembentukan karakter. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan berbasis gerakan sosial dalam pendidikan karakter, serta menyarankan integrasi nilai-nilai gerakan ke dalam kurikulum PAUD secara sistematis dan berkelanjutan.
Abstract:Korupsi masih menjadi masalah besar di Indonesia yang tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga moral, sosial, dan budaya. Fenomena ini menunjukkan adanya kegagalan dalam pembentukan karakter bangsa yang berintegritas.…
egritas. Oleh karena itu, diperlukan strategi pencegahan yang efektif melalui jalur pendidikan, khususnya pendidikan anti korupsi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi pendidikan anti korupsi dalam membentuk karakter generasi muda, mengidentifikasi tantangan implementasi di sekolah maupun perguruan tinggi, serta menganalisis strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan keadilan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket online (Google Form) yang disebarkan kepada mahasiswa dan siswa sebagai representasi generasi muda. Analisis data dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif serta interpretasi kualitatif dari jawaban terbuka responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai pendidikan anti korupsi sebagai aspek yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Indikator kejujuran dan kepedulian sosial memperoleh persentase tertinggi (masing-masing 80%), diikuti oleh disiplin, tanggung jawab, dan keadilan. Temuan ini menegaskan adanya kesadaran kolektif generasi muda mengenai urgensi pendidikan anti korupsi, meskipun masih terdapat sebagian kecil responden yang belum menempatkan disiplin dan tanggung jawab sebagai prioritas. Dengan demikian, pendidikan anti korupsi terbukti berperan signifikan sebagai instrumen strategis dalam membangun generasi berintegritas, serta perlu diimplementasikan secara sistematis, berkesinambungan, dan berbasis nilai Pancasila, agama, serta budaya bangsa.
Abstract:Indonesia sedang memasuki fase bonus demografi yang memberikan peluang besar sekaligus tantangan bagi pembangunan nasional. Namun, masih terdapat kesenjangan keterampilan antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan…
industri yang dapat menghambat pemanfaatan peluang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi adaptasi mahasiswa Universitas Negeri Medan dalam menyongsong bonus demografi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menelaah keterampilan, peran organisasi, dan kewirausahaan sebagai bentuk kesiapan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 15 mahasiswa FMIPA UNIMED yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui angket terbuka Google Form dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa melakukan adaptasi melalui peningkatan literasi digital, penguasaan bahasa asing, pengembangan soft skills, serta keterlibatan dalam organisasi, seminar, magang, dan kewirausahaan. Tantangan yang dihadapi mencakup persaingan kerja, keterbatasan lapangan pekerjaan, kesenjangan keterampilan, serta kendala internal seperti manajemen waktu dan kesehatan mental. Keterampilan abad 21 berupa kombinasi hard skills dan soft skills dinilai sebagai bekal utama, sedangkan organisasi kampus dan kewirausahaan berperan penting dalam menyiapkan mahasiswa agar mampu bersaing sekaligus menciptakan lapangan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Negeri Medan memiliki kesadaran adaptif yang tinggi, meskipun masih diperlukan perluasan penelitian dengan lingkup yang lebih besar untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.
Abstract:Wakaf merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, pengelolaan aset wakaf di Indonesia masih menghadapi berbagai…
tantangan, seperti keterbatasan manajemen, rendahnya produktivitas aset, dan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai wakaf produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan aset wakaf yang diterapkan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Sumatera Utara dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara kepada narasumber dari BWI Sumatera Utara serta studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BWI Sumatera Utara menerapkan strategi berupa pendataan dan sertifikasi aset wakaf, penguatan kapasitas nazir, pengembangan wakaf produktif, serta kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset wakaf. Strategi tersebut dinilai mampu meningkatkan nilai manfaat aset wakaf sehingga tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan wakaf yang profesional dan produktif menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis syariah.
Abstract:Pajak“Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan salah satu instrumen fiskal yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan daerah dan mendukung pembangunan infrastruktur. Dalam era desentralisasi fiskal, pengelolaan…
an PBB sektor perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) menjadi kewenangan pemerintah daerah, sehingga berkontribusi langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PBB sebagai instrumen fiskal dalam pembangunan daerah serta mengidentifikasi kendala dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBB memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan daerah, namun masih menghadapi kendala seperti ketidakakuratan data, rendahnya kepatuhan wajib pajak, dan keterbatasan sistem administrasi. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi pengelolaan PBB melalui digitalisasi dan peningkatan”kesadaran masyarakat.
Abstract:Wakaf memiliki peran strategis sebagai instrumen filantropi Islam dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan ekonomi di Indonesia. Namun, kesenjangan yang signifikan masih terjadi antara potensi masif yang dimiliki…
ki dengan realisasi penghimpunannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan wakaf produktif di Indonesia, mencakup konsep, kerangka hukum, tantangan, serta strategi pengembangannya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (literature review), penelitian ini mensintesis berbagai artikel ilmiah, buku, dan laporan resmi terkait tata kelola wakaf produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum melalui UU No. 41 Tahun 2004 dan pembentukan Badan Wakaf Indonesia (BWI) sudah kuat, efektivitas pengelolaan wakaf produktif secara nasional belum berjalan optimal. Tantangan struktural utama meliputi keterbatasan kapasitas manajerial nazhir, rendahnya literasi masyarakat mengenai wakaf produktif, serta kendala administrasi aset. Sebaliknya, beberapa studi kasus lembaga wakaf modern membuktikan bahwa manajemen profesional, inovasi model bisnis, dan transparansi mampu menghasilkan surplus berkelanjutan untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi manajemen wakaf melalui profesionalisasi nazhir, kolaborasi lintas sektor, dan digitalisasi merupakan keharusan untuk meningkatkan efektivitas wakaf produktif sebagai pilar pembangunan ekonomi yang inklusif.
Abstract:Wakaf uang berfungsi sebagai instrumen filantropi Islam yang strategis untuk mendorong kesejahteraan sosial dan pemerataan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam frekuensi serta dinamika praktik…
ktik wakaf uang di kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan empat mahasiswa yang dipilih secara purposive, serta didukung oleh analisis dokumentasi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data mengikuti proses simultan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan adanya kesenjangan yang substansial antara pemahaman konseptual mahasiswa dan praktik aktualnya. Walaupun para responden menunjukkan kesadaran religius yang kuat dan pemahaman yang solid mengenai wakaf uang sebagai dana produktif, frekuensi kontribusi aktual mereka secara keseluruhan masih tergolong rendah, sporadis, dan sangat bergantung pada momentum eksternal tertentu seperti kampanye tanggap bencana atau inisiatif organisasi kampus. Keterbatasan finansial (uang saku), minimnya pengetahuan teknis terkait mekanisme penyaluran, serta kekhawatiran atas transparansi dan akuntabilitas lembaga pengelola menjadi hambatan utama. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi potensi wakaf uang di UIN Sumatera Utara memerlukan intervensi institusional yang sistematis, meliputi edukasi literasi praktis yang berkelanjutan, penyediaan platform pembayaran digital yang mudah, serta pembentukan wadah nazhir resmi kampus yang transparan demi membangun budaya filantropi Islami yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan keuangan publik dan distribusi kekayaan dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat pada masa Khulafaur Rasyidin. Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh kebijakan…
n keuangan publik dan distribusi kekayaan terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat Islam pada era tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif melalui berbagai sumber ilmiah dan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Baitul Mal, pelaksanaan zakat, jizyah, dan kharaj, serta pembangunan infrastruktur berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan distribusi kekayaan yang dilakukan secara adil mampu mengurangi kesenjangan sosial dan memperkuat stabilitas ekonomi umat. Selain itu, kebijakan para khalifah menunjukkan adanya sistem keuangan publik yang terorganisasi dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.