Search Articles & Publications

Showing 64 articles found for "Bibi"

Program Adiwiyata: Pengabdian Tim KKN Untidar Melalui Edukasi Lingkungan Dan Penanaman Pohon Pada Siswa Sekolah

Hanifah Eka Ramadhanti, Amara Regyta Kustanti, Lailatul Fitriyah, Ahmad Yoga Ardiyanto, Reza Noormansyah
Abstract: Menjaga lingkungan merupakan tugas penting semua elemen masyarakat dari anak-anak hingga dewasa, yang salah satunya penting diperkenalkan pada siswa-siswi sekolah sejak dini. Di desa Tegalrandu, Kecamatan Srumbung, Kabupaten… aten Magelang, terdapat pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui Program Adiwiyata dengan objek sasaran siswa sekolah terkhusus SD Tegalrandu dan Pondok Pesantren Tegalrandu. Program Adiwiyata  bertujuan untuk mengajak siswa menjaga lingkungan terutama terkait pengelolaan sampah. Metode yang digunakan dipenulisan ini adalah praktik lapangan oleh mahasiswa KKN. Program yang terlaksana yaitu kegiatan edukasi sosialisasi adiwiyata, penanaman bibit pohon, dan pembuatan tong sampah jenis anorganik organik untuk SD Tegalrandu sebagai bentuk sarana pengelolaan sampah.

Pengaruh Aplikasi Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit pada Jenis Tanah yang Berbeda di Pembibitan Pra-Nursery.

Aulia Ryza Aqilla
Abstract: Tujuan dilakukannya penelitian yaitu untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian pupuk organik di jenis  tanah yang berbeda dan mengetahui apakah pemberian pupuk organik pada tanah yang mengandung banyak unsur organik… (Gambut) dibandingkan jenis tanah yang lain terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Penelitian ini menggunakan metode percobaan rancangan faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor I adalah macam pupuk organik  padat dan cair, pupuk padat yaitu kompos dan pupuk organik cair yaitu pupuk bio slurry cair. Faktor II adalah berbagai macam jenis tanah yaitu tanah Latosol, tanah Regosol dan tanah Gambut. Data  yang  diperoleh  dianalisis menggunakan sidik ragam jenjang 5%. Perlakuan yang berpengaruh nyata, selanjutnya diuji lanjut dengan DMRT pada jenjang 5%. Pada kombinasi perlakuan terjadi interaksi yang nyata pada parameter berat segar akar dan volume akar dan memiliki hasil yang terbaik pada jenis tanah adalah tanah regosol dan pupuk organik untuk hasil yang terbaik adalah pupuk organik cair. 

Edukasi Bahaya Pinjaman Rentenir Kepada Mitra UMKM Bankziska Di Lembaga Amil Zakat Infaq Dan Shadaqah Muhammadiyah Jember

Ahmad Syarif Hidayatullah Habibi, Faizur Rohmanzah, Bimantara Jihan Ramadhan, Ravika Mutiara Savitrah
Abstract: Bankziska (Bantuan Keuangan Berbasis Zakat Infaq Sadaqah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya) merupakan program dari Lazismu Jember yang menawarkan pinjaman tanpa bunga, tanpa agunan, tanpa denda,  tanpa biaya potongan dan… n tanpa penalty. Hadirnya Bankziska bertujuan untuk mengurangi terjadinya praktik pinjaman rentenir yang masih banyak menjerat pelaku UMKM. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mitra Bankziska Lazismu Jember tentang bahaya pinjaman rentenir agar terbebas dari praktik tersebut. Objek sasaran dalam kegiatan ini adalah para UMKM yang telah terdaftar menjadi mitra Bankziska Lazismu Jember. Pendekatan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah pendekatan PAR (Participatory Action Reseach). Metode yang digunakan adalah sosialisasi secara langsung (door to door) kepada setiap mitra. Dengan adanya kegiatan ini Masyarakat khususnya mitra Bankziska lebih mengerti tentang hukum riba yang terdapat dalam pinjaman rentenir, masyarakat berkomitmen untuk tidak mengajukan pinjaman kepada rentenir dan memilih alternatif yang sesuai dengan syariat seperti halnya pinjaman qardul hasan di Bankziska. Direkomendasikan

Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Bibit Padi Berkualitas di Rawang Panca Arga menggunakan Kombinasi AHP dan MAUT

Hutapea, Tiofani Br, Dani, Rika, Aruan, Nita Aulia, Frandika, Imam, Hud, Sofana Bayor, Afrisawati, Afrisawati
Abstract: Keberlanjutan budidaya padi sangat bergantung pada bibit. Karena bibit merupakan komponen utama yang akan dikembangkan di masa depan, maka pemilihan bibit yang berkualitas merupakan langkah awal dalam proses penanaman padi.… di. Ciri-ciri suatu tumbuhan dalam perkembangannya ditentukan oleh gen-gen yang diwarisi bibit dari tanaman induknya. Oleh karena itu, pemilihan bibit dari tetua unggul sangat penting dilakukan agar diperoleh bibit padi yang berkualitas. Bibit yang baik adalah yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya, tumbuh cepat dan seragam, tahan terhadap hama, serta menghasilkan buah yang banyak. Namun seringkali para petani mengalami kesulitan dalam memilih bibit yang tepat. Untuk mengatasi hal tersebut, akan dikembangkan sistem pendukung keputusan yang dapat membantu petani dalam memilih bibit yang memenuhi berbagai kriteria dan sesuai dengan lingkungan penanaman. Kerangka kerja ini menggunakan dua teknik, yaitu Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot kriteria dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT) untuk tahap peringkat. Usulan pilihan sistem pendukung keputusan yang menggabungkan teknik AHP dan MAUT menunjukkan bahwa pilihan atau jenis bibit padi terbaik yang akan ditanam di Wilayah Rawang Panca Arga Asahan adalah Sidenuk yang menempati posisi pertama dengan nilai 0.3780781, disusul oleh Ciputri dengan senilai 0,4469573. Selanjutnya hasil penelitian ini menyarankan Sidenuk dan Ciputri sebagai bibit padi berkualitas yang layak ditanam di Kawasan Rawang Panca Arga Asahan.