Search Articles & Publications

Showing 742 articles found for "Jalan"

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ALOKASI DANA DESA DI DESA KASIA KECAMATAN SUMALATA KABUPATEN GORONTALO UTARA

Latongko, Yuliana
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan alokasi dana desa diterapkan di Desa Kasia Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara. Fokus utama penelitian ini adalah (1) penerapan kebijakan alokasi… okasi dana desa ADD di Desa Kasia Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara, dan (2) faktor-faktor yang memengaruhi penerapan kebijakan alokasi dana desa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa proses perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, laporan, dan pertanggung jawaban di desa Kasia, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, berjalan dengan baik. Namun, masih ada beberapa hambatan dalam proses pelaksanaan yang belum optimal. Hasil penelitian mengenai pelaksanaan kebijakan Alokasi Dana Desa melihat aspek seperti komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi pemerintah desa yang telah melakukan yang terbaik.

ANALISIS KEPUASAN MASYARAKAT DALAM MENIGKATKAN PELAYANAN ADMINISTRASI DI KANTOR DESA LIMBATIHU KECAMATAN PAGUYAMAN PANTAI

Sinta R Dulalimo, Abdussamad, Juriko, Irawaty Igirisa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan administrasi yang diberikan oleh kantor Desa Limbatihu, Kecamatan Paguyaman Pantai. Secara lebih rinci, penelitian… ini ingin memahami bagaimana masyarakat menilai pelayanan yang mereka terima, baik dari segi persyaratan, sistem & prosedur, waktu penyelesaian, biaya/tarif, produk spesifikasi pelayanan, kompetensi pelaksana, perilaku pelaksana, Sarana dan prasarana, Penaganan pengaduan & saran. Subfokus utama penelitian ini meliputi 9 unsur peraturan Menteri PANRB Nomor 14 Tahun 2017. Unsur-unsur tersebut meliputi: (1) Persyaratan pelayanan, (2) Prosedur pelayanan, (3) Waktu pelayanan, (4) Biaya atau tarif pelayanan, (5) Produk pelayanan, (6) Kompetensi pelaksana, (7) Perilaku pelaksana, (8) Penanganan pengaduan, saran, dan masukan, (9) Sarana dan prasarana. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara keseluruhan, pelayanan administrasi di Kantor Desa Limbatihu sudah berjalan sangat baik dan memuaskan masyarakat, terlihat dari persyaratan, prosedur, serta waktu pelayanan yang sederhana, jelas, dan tepat waktu; biaya yang transparan serta tidak memberatkan; hasil pelayanan yang lengkap, sah, dan terjamin mutunya; aparatur yang berkompeten; sarana prasarana yang memadai; serta penanganan pengaduan yang terbuka dan tepat. Meski demikian, masih terdapat kekurangan berupa permintaan berkas yang berulang, alur pelayanan yang kadang berputar-putar, keterlambatan tanpa pemberitahuan, serta sikap sebagian petugas yang kurang ramah, yang perlu diperbaiki agar pelayanan menjadi semakin efisien dan sempurna.

MANAJEMEN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA BERBASIS E-KINERJA DI KANTOR WILAYAH KEMENTRIAN AGAMA PROVINSI GORONTALO

Apriyana Darise, Yacob Noho Nani, Sri Yulianty Mozin
Abstract: Pengelolaan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini yaitu:… (1) Untuk menganalisis perencanaan kinerja ASN berbasis e-kinerja di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. (2) Untuk menganalisis pelaksanaan, pemantauan, dan pembinaan kinerja ASN berbasis e-kinerja di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. (3) Untuk menganalisis evaluasi kinerja ASN berbasis e-kinerja di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kinerja ASN berbasis e-kinerja di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo dilaksanakan secara berkala, yaitu triwulanan dan tahunan, dengan penilaian didasarkan pada target, realisasi, waktu pelaksanaan, serta bukti dukung yang diunggah dalam sistem, sehingga prosesnya menjadi lebih terstruktur, terukur, objektif, dan transparan serta digunakan sebagai dasar pemberian penghargaan. Meskipun sudah berjalan cukup baik, masih terdapat kendala berupa keterlambatan pengumpulan bukti dukung dan lambatnya akses aplikasi, sehingga efektivitasnya sangat bergantung pada kedisiplinan pegawai serta ketelitian pimpinan dalam memverifikasi data. Oleh karena itu, sistem ini perlu terus dioptimalkan agar tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjadi dasar pembinaan dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan.

EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK DI DINAS PUPR PROVINSI GORONTALO DALAM MENINGKATKAN AKSES RUMAH LAYAK HUNI BAGI MASYARAKAT MISKIN

Rizky Ayulia Sari, Fenti Prihatini Tui, Alfiyah Agussalim
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan publik di Dinas PUPR Provinsi Gorontalo dalam meningkatkan akses rumah layak huni bagi masyarakat miskin. Analisis dilakukan berdasarkan indikator efektivitas… as program yang meliputi pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada pihak Dinas PUPR, pemerintah desa, dan masyarakat penerima bantuan Rumah Layak Huni (RLH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan publik dalam program Rumah Layak Huni belum sepenuhnya optimal. Pemahaman program dan ketepatan sasaran telah berjalan cukup baik, meskipun masih terdapat kendala pada pemahaman prosedur dan verifikasi data penerima bantuan. Ketepatan waktu pelaksanaan program belum maksimal akibat hambatan administrasi dan proses pencairan bantuan. Namun demikian, program RLH telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas tempat tinggal, kenyamanan, serta kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.

KINERJA DINAS KEPEMUDAAN OLAHRAGA DAN PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN DI PENTADIO RESORT KABUPATEN GORONTALO

Lanio, Astri Hasniyantri, Aneta, Asna, Solihin, Dwi Indah Yuliani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Pentadio Resort Kabupaten Gorontalo. Fokus penelitian meliputi kemampuan… ampuan (ability) sumber daya manusia, motivasi (motivation) kerja aparatur, dan dukungan (opportunity) fasilitas serta sistem yang tersedia dalam menunjang peningkatan kunjungan wisatawan.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Dinas, Sekretaris, Kepala Bidang Pariwisata, pengelola Pentadio Resort, serta masyarakat atau wisatawan. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Pentadio Resort belum berjalan secara optimal. kemampuan, masih terdapat keterbatasan kompetensi sumber daya manusia (SDM) terutama dalam aspek inovasi pengelolaan, pemanfaatan teknologi digital, promosi wisata, dan pemeliharaan fasilitas. Pada motivasi, aparatur telah menunjukkan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan, menjaga kebersihan, namun masih kurang dalam kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan daya tarik wisata. Sementara itu, pada dukungan, telah dilakukan renovasi beberapa fasilitas wisata, tetapi masih ditemukan berbagai kendala seperti sarana dan prasarana yang rusak, kurang terawat, keterbatasan anggaran, serta promosi digital yang belum optimal.

IMPLEMENTASI PROGRAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TAHFIDZ AL-QUR’AN PADA HAFALAN DOA HARIAN DAN SURAH PENDEK DI KB-TK ISLAM RAIH IMPIAN KOTA TANGERANG SELATAN

Handyanti, Destyana Lyra, Nurmaliyah, Yayah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur'an pada hafalan doa harian dan surah pendek di KB-TK Islam Raih Impian Kota Tangerang Selatan, serta faktor pendukung… ukung dan penghambatnya. Latar belakang penelitian didasari oleh keterbatasan waktu hafalan dalam jam reguler dan kajian mengenai kontribusi ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur'an pada hafalan doa harian dan surah pendek pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam kepada 4 informan, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an dilaksanakan melalui tahap perencanaan mencakup penetapan tujuan, penyusunan target hafalan, penjadwalan kegiatan, dan perencanaan target 1-3 ayat per pertemuan beserta materi pendukung surah. Tahap pelaksanaan yaitu pembukaan, kegiatan inti, dan penutup yang berjalan saling melengkapi dengan pembiasaan hafalan di kelas. Tahap evaluasi dilakukan melalui pemantauan langsung setiap pertemuan mencakup kelancaran hafalan, urutan ayat, serta ketepatan makhraj dan tajwid dasar, dengan hasil hafalan ditampilkan pada kegiatan puncak Ramadhan dan akhirusanah. Anak yang mengikuti program ini menunjukkan kualitas pelafalan, daya ingat, dan semangat menghafal yang lebih baik, berbeda dengan anak yang tidak mengikutinya. Faktor pendukung meliputi dukungan orang tua, kompetensi guru pembimbing, motivasi anak, serta lingkungan sekolah yang kondusif dan bernuansa Islami serta faktor penghambatnya meliputi perbedaan kemampuan hafalan anak, kurangnya konsistensi pengulangan di rumah, keterbatasan konsentrasi anak, serta frekuensi pertemuan yang hanya satu kali per minggu tanpa sesi pengganti saat hari libur. Dengan demikian, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat antara guru, orang tua, dan lingkungan.

EFEKTIVITAS KINERJA PEMERINTAH DALAM PENGELOLAAN APBDES DESA PONTOLO ATAS DI KABUPATEN GORONTALO UTARA

Doe, Sindri Karim, Aneta, Yanti, Nani, Yacob Noho
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektivitas kinerja pemerintah dalam pengelolaan APBDes di Desa Pontolo Atas  Kabupaten Gorontalo Utara dengan menggunakan teori efektivitas kinerja pemerintah Ravich dan Riggan… an (2017) yang meliputi efektivitas kinerja pemrintah,evaluasi, motivasi, pembinaan, dan pengawasan dalam pengelolaan APBDes. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala desa, perangkat desa,serta masyarakat Desa Pontolo Atas. Hasil penelitian bahwa:1)  efektivitas kinerja pemerintah dalam pengelolaan APBDes di Desa Pontolo Atas sudah berjalan cukup baik, namun belum optimal.2) evaluasi, pemerintah desa telah melakukan evaluasi terhadap program dan kegiatan APBDes, tetapi pelaksanaannya belum maksimal karena masih terbatas pada pembahasan umum dan belum menyentuh seluruh aspek teknis pengelolaan keuangan desa.3) motivasi ini menunjukan bahwa belum terdapat sistem penghargaan dan sanksi yang berjalan efektif sehingga semangat kerja aparatur desa dalam pengelolaan APBDes belum optimal.4) pembinaan ini menunjukan bahwa pemerintah desa telah melaksanakan pembinaan kepada aparatur desa, namun masih terkendala oleh keterbatasan sumber daya manusia dan kurangnya pemahaman teknis mengenai pengelolaan APBDes.5) pengawasan ini menunjukan bahwa  pengawasan terhadap pelaksanaan APBDes telah dilakukan, tetapi belum berjalan secara intensif dan menyeluruh sehingga masih ditemukan keterlambatan dan kurang optimalnya pelaksanaan beberapa program pembangunan desa.

PARTISIPASI PUBLIK DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA DI KABUPATEN BANGGAI LAUT PROVINSI SULAWESI TENGAH

Bandeo, Murna A., Abdussamad, Zuchri, Nani, Yacob Noho
Abstract: Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Keberhasilan pengembangan pariwisata… riwisata tidak hanya bergantung pada peran pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat sebagai salah satu pemangku kepentingan utama dalam mewujudkan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi publik dalam pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah, yang meliputi partisipasi pada tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, serta bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan pariwisata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 10 informan yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, pengelola objek wisata, dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa partisipasi publik dalam pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Banggai Laut telah berjalan cukup baik. Pada tahap perencanaan, masyarakat berpartisipasi melalui penyampaian saran, usulan, dan aspirasi terkait pengembangan destinasi wisata. Pada tahap pelaksanaan, masyarakat terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan fasilitas, serta mendukung promosi destinasi wisata. Pada tahap pengawasan, masyarakat berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengawasi pemanfaatan fasilitas wisata agar tetap berfungsi dengan baik. Sementara itu, pada tahap evaluasi, masyarakat memberikan masukan terhadap pelaksanaan program pengembangan pariwisata sebagai bahan perbaikan kebijakan di masa mendatang. Bentuk partisipasi masyarakat diwujudkan melalui kontribusi tenaga, pemikiran, serta keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan pengembangan objek wisata.Penelitian ini menyimpulkan bahwa partisipasi publik memiliki peran yang penting dalam mendukung pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Banggai Laut. Kolaborasi yang sinergis antara pemerintah, pengelola wisata, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing destinasi, serta memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat setempat.

OPTIMALISASI PELAYANAN ADMINISTRASI PUBLIK DI KANTOR CAMAT KOTA SELATAN KOTA GORONTALO

Delvina oktafiani kasim, Juriko Abdussamad, Sri Yulianty Mozin
Abstract: Penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas merupakan kewajiban konstitusional birokrasi sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Namun, Kantor Camat Kota Selatan menghadapi tantangan penurunan Indeks Kepuasan Masyarakat… syarakat (IKM) pada tahun 2025 sebesar 5,18 poin menjadi 88,04%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan sistemik dan mengukur kualitas pelayanan administrasi publik di Kantor Camat Kota Selatan, Kota Gorontalo, dengan menggunakan model SERVQUAL secara komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan informan utama yang terdiri dari aparatur kecamatan serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data dilakukan secara kualitatif berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan SERVQUAL, yaitu Tangibles (bukti fisik), Reliability (keandalan), Responsiveness (daya tanggap), Assurance (jaminan), dan Empathy (empati). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi publik belum berjalan optimal dan masih menghadapi sejumlah kendala operasional pada kelima dimensi SERVQUAL. Pada dimensi Tangibles, infrastruktur gedung mengalami kerusakan fisik yang parah, fasilitas penunjang minim, serta pemanfaatan aplikasi Yanjak Gorontalo Kota belum maksimal karena operasional lapangan masih didominasi proses manual. Pada dimensi Reliability, terjadi keterlambatan penyelesaian dokumen akibat proses verifikasi yang birokratis dan koordinasi lintas instansi yang lemah. Dimensi Responsiveness menunjukkan sikap petugas sudah cukup baik, namun penyampaian alur prosedur dan prasyarat berkas belum transparan dan tidak seragam. Pada dimensi Assurance, terdapat inkonsistensi informasi antarpetugas yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik. Sementara pada dimensi Empathy, sikap ramah dan humanis sudah mulai diterapkan, tetapi implementasinya masih bersifat individual dan belum konsisten secara institusional. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa optimalisasi pelayanan memerlukan rehabilitasi fasilitas fisik, pemangkasan alur birokrasi, digitalisasi sistem informasi terpadu melalui optimalisasi teknologi, penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) pelayanan yang kaku untuk menyamakan persepsi staf, serta pengawasan berkala terkait internalisasi nilai-nilai hospitality bagi seluruh aparatur kecamatan.

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA BALATE JAYA KECAMATAN PAGUYAMAN

Jihan Aprilia Dai, Ismet Sulila, Romy Tantu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Balate Jaya Kecamatan Paguyaman. Fokus penelitian ini adalah implementasi kebijakan Program Keluarga… luarga Harapan (PKH) yang ditinjau dari aspek komunikasi, sumber daya, disposisi (sikap pelaksana), dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan aparat desa, pendamping sosial PKH, dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang didukung dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Balate Jaya secara umum telah berjalan cukup baik, namun belum sepenuhnya optimal. Pada aspek komunikasi, penyampaian informasi telah dilakukan melalui pertemuan kelompok dan media komunikasi digital, meskipun masih terdapat kendala keterjangkauan informasi bagi sebagian KPM. Pada aspek sumber daya, pelaksanaan program masih menghadapi keterbatasan jumlah pendamping sehingga memengaruhi intensitas pendampingan. Sementara itu, aspek disposisi menunjukkan sikap pelaksana yang responsif, ramah, dan bertanggung jawab dalam mendampingi KPM. Adapun pada aspek struktur birokrasi, pelaksanaan program telah didukung oleh pembagian tugas yang jelas, penerapan prosedur kerja, serta koordinasi yang cukup baik antar pelaksana. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Program Keluarga Harapan di Desa Balate Jaya telah memberikan kontribusi positif dalam membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Optimalisasi implementasi program perlu dilakukan melalui penguatan komunikasi yang lebih adaptif, peningkatan kapasitas sumber daya pelaksana, serta penguatan koordinasi antar pelaksana agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.