Abstract:Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Sasak Panjang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan keselamatan masyarakat melalui pemasangan 20 titik lampu jalan di lokasi-lokasi yang minim penerangan.…
. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya penerangan jalan pada malam hari yang berdampak pada rendahnya rasa aman dan mobilitas warga, serta potensi risiko kecelakaan dan tindakan kriminal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, survei lokasi dan analisis kebutuhan, pemasangan fisik lampu, edukasi dan pendampingan teknis kepada warga, serta evaluasi pasca-pemasangan. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh lampu berjalan optimal, masyarakat merasakan peningkatan kenyamanan dan keamanan aktivitas malam hari, serta meningkatnya partisipasi warga dalam menjaga fasilitas umum. Kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam kegiatan ini juga memperkuat keterlibatan warga dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemeliharaan fasilitas penerangan jalan, yang diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi model intervensi serupa di wilayah lain
Abstract:Pendidikan karakter dan literasi merupakan pilar penting dalam membangun generasi emas yang berdaya saing dan berakhlak mulia. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Desa Mappetatajang melalui…
alui penguatan pendidikan karakter berbasis partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Approach (CBPA) dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek utama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca, kesadaran literasi, serta penguatan nilai-nilai karakter masyarakat. Integrasi pendidikan karakter dan literasi terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa.
Abstract:Kondisi darurat ekologi saat ini menuntut pendekatan menyeluruh yang menyatukan prinsip-prinsip keagamaan dengan upaya konservasi alam. Kelurahan Bassiang Timur mempunyai kapasitas strategis untuk mengimplementasikan gagasan…
asan dakwah hijau sebagai metode pemberdayaan komunitas yang berlandaskan ajaran Islam. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (KKN) dari Universitas Islam Negeri Palopo dijalankan mengusung konsep "Dakwah Hijau dan Pendidikan Lingkungan" sebagai realisasi tridharma pendidikan tinggi. Pelaksanaan program mengaplikasikan metodologi Asset-Based Community Development (ABCD) lewat proses inkulturasi, discovery, perancangan strategis, pelaksanaan, dan evaluasi. Penghimpunan informasi diselenggarakan melalui pengamatan partisipatif, tanya jawab mendalam, pencatatan, dan partisipasi aktif mahasiswa dalam aktivitas komunitas. Inisiatif ini sukses menaikkan kepedulian warga mengenai urgensi konservasi ekologi dari sudut pandang Islam lewat pengkajian fiqh ekologi, membangun literasi ekologis dan religius di kalangan anak-anak, serta menyediakan prasarana penunjang seperti papan informatif pengelolaan limbah dan wadah sampah terpisah. Aktivitas pembelajaran Kitab Suci untuk anak-anak juga menguatkan dasar keimanan sambil menanamkan sikap peduli ekologi. Secara menyeluruh, inisiatif KKN ini sukses menyatukan dakwah Islam dengan kampanye kepedulian ekologi, menghasilkan skema pemberdayaan komunitas yang menyeluruh dan berkesinambungan berlandaskan kebijaksanaan setempat dan ajaran Islam.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Alokasi Dana Desa, peningkatan pembangunan dan transparansi Alokasi Dana Desa di Desa Tolotio. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dengan informan…
penelitian yang berjumlah 5 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1). Pengelolaan Alokasi Dana Desa(ADD) pada bidang penyelenggaraan pemerintah desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakat, dan pemberdayaan masyarakat telah berjalan baik meskipun pada beberapa bidang yang tidak terealisasi dan masih diperlukan peningkatan dalam perencanaan strategis jangka panjang dan manajemen pelaksanaan agar program dapat terlaksana sesuai jadwal. 2). Pada tahap pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa(ADD) di Desa Tolotio baik secara administrasi dan teknis sudah baik, namun diperlukan peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan manajemen keuangan 3). Tahap transparansi Alokasi Dana Desa(ADD) di Tolotio telah berjalan dengan baik. Namun, perlu adanya inovasi sistem informasi desa berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi dan kendala pelaporan.
Abstract:Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Rampoang, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara mengusung tema “Smart Village dan Kearifan Lokal” dengan fokus pada penguatan kapasitas digital masyarakat berbasis pendekatan Asset-Based…
t-Based Community Development (ABCD). Kegiatan dirancang untuk mengoptimalkan aset sosial, budaya, dan teknologi yang dimiliki desa melalui sejumlah program utama, seperti Webinar Implementasi Digitalisasi Desa bersama DigiDes, pembuatan website dan akun media sosial desa, infografis layanan publik, serta video edukasi digital yang memperkenalkan potensi dan profil desa. Pelibatan masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan memastikan adanya rasa kepemilikan (sense of ownership) dan keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan menunjukkan meningkatnya literasi digital perangkat desa, penyebaran informasi publik yang lebih efektif, serta penguatan citra Desa Rampoang sebagai komunitas yang progresif dan berbudaya. Program ini berhasil menunjukkan bahwa digitalisasi dapat berjalan seiring dengan pelestarian nilai kearifan lokal, menjadikan Desa Rampoang sebagai model pembangunan Smart Village yang modern sekaligus berakar pada identitas budaya setempat.
Abstract:Perawatan luka merupakan cara pertolongan pertama dalam pencegahan infeksi dan permasalahan lanjut, dengan perawatan luka yang baik bisa mencegah terjadi trauma lanjutan, cara membersikan luka sangat penting diajarkan kepada…
pada siswa biar ketika mendapatkan kasus cedera bisa melakukan perawatan luka secara mandiri, pembidaian ini efektif untuk mencegah dari efek yang negatif karena dengan pembidaian akan membantu tulang tidak tergesek dan meminimal terjadinya nyeri karena terkilir acara melakukan pembidaian yang tepat harus dipahami oleh siswa agar mudah dalam melakukannya di lingkungan sekolah, ambulasi merupakan proses memindahkan orang yang mengalami kecelakan terutama siswa sekolah. Namun hasil observasi banyak siswa yang belum memahami dan belum bisa melakukan cara perawatan luka, pembidaian dan ambulasi yang benar ini karena ini karena belum ada pelatihan pada siswa. Mitra dalam kegiatan ini adalah universitas Abulyatama dan SDN 2 Banda Aceh. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 50 siswa dan siswi. Media yang digunakan power point, proyektor, alat peraga, leaflet. Tahapkan kegiatan adalah pertama penyampaian materi, demonstrasi oleh tim dan dosen selanjutnya demonstrasi siswa di akhiri dengan sesi tanya jawab serta poto bersama. Hasil pengabdian didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap dalam melakukan pertolongan pertama pada siswa dan siswi jika terjadi kasus luka atau terkilir dan memahami bagaimana memindahkan temanya dari suatu tempat ke tempat yang lebih aman. Kesimpulan bahwa sosialiasi ini sangat baik untuk menangani keadaan kesehatan yang dialami pada saat itu. Kesimpulan kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan dampak yang positif bagi guru dan siswa. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk melatih siswa agar bisa melakukan pertolongan pertama secara mandiri.
Abstract:Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengetahui bagaimana pemanfaatan laboratorium virtual dalam pembelajaran listrik dinamis serta dampaknya terhadap peningkatan aktivitas dan pemahaman siswa. Laboratorium virtual…
memungkinkan siswa untuk melakukan eksperimen serta simulasi dari percobaan laboratorium fisik yang kompleks menjadi lebih mudah dipamahi. Ini membantu mereka memahami konsep fisika dengan lebih baik, terutama yang berkaitan dengan hukum ohm, arus dan tegangan. Dalam pengabdian ini, pendekatan kuantitatif digunakan untuk menjalankan eksperimen yang melibatkan dua kelompok, masing-masing disebut sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk mengevaluasi perbedaan yang terjadi antara siswa yang menggunakan laboratorium virtual dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa menggunakan laboratorium virtual tidak hanya membuat siswa lebih terlibat dalam tugas-tugas, tetapi juga membuat mereka lebih memahami konsep-konsep listrik dinamis. Laboratorium virtual menunjukkan peningkatan dalam partisipasi siswa, pemahaman konsep, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa kegiatan yang memanfaatkan teknologi laboratorium virtual memiliki potensi besar untuk membuat pengalaman belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan mendalam. Laboratorium virtual dapat menjadi alternatif yang bagus untuk fasilitas fisik untuk pembelajaran listrik dinamis bahkan tanpa menggunakan jaringan internet. Diharapkan bahwa ini akan digunakan lebih luas di lembaga pendidikan untuk mendukung pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif.
Abstract:Pengabdian masyarakat "Mengapai Cita" bertujuan untuk membantu siswa dalam mengidentifikasi dan mengatasi berbagai hambatan yang mungkin mereka hadapi dalam melanjutkan pendidikan, seperti masalah keuangan, kekhawatiran…
tentang beban akademik, tekanan sosial, serta strategi untuk mengatasi tantangan tersebut. Melalui program ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan motivasi untuk merencanakan langkah-langkah konkret dalam mencapai cita-cita mereka, termasuk memahami pendidikan yang perlu dijalani dan keterampilan yang perlu dikembangkan. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain adalah membantu siswa membangun rasa percaya diri dengan mendengarkan kisah inspiratif dari para pembicara yang telah berhasil mencapai tujuan hidup mereka. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan arah yang jelas, meningkatkan motivasi, serta membekali siswa dengan pengetahuan dan kepercayaan diri yang diperlukan untuk meraih cita-cita mereka di masa depan.
Abstract:Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik di BKPSDM Provinsi Gorontalo telah dilaksanakan, namun belum sepenuhnya optimal. Pada prinsip transparansi, penyampaian…
n informasi pelayanan telah dilakukan, tetapi masih terdapat keterbatasan dalam penyebarluasan informasi serta kepastian waktu pelayanan. Pada prinsip akuntabilitas, aparatur telah melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab, meskipun masih ditemukan keterlambatan dalam penyelesaian pelayanan administrasi. Pada prinsip partisipasi, telah tersedia ruang bagi pengguna layanan untuk memberikan saran dan masukan, namun tingkat partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan. Sementara itu, pada prinsip efektivitas dan efisiensi, pelayanan telah didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi, tetapi belum berjalan secara maksimal sehingga masih diperlukan peningkatan kualitas sistem pelayanan dan optimalisasi sumber daya yang tersedia. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik di BKPSDM Provinsi Gorontalo telah mengarah pada tata kelola pemerintahan yang baik, namun masih memerlukan berbagai upaya perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih transparan, akuntabel, partisipatif, efektif, dan efisien.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo berdasarkan indikator Kebijakan Pelayanan, Profesionalisme Sumber Daya Manusia,…
Sarana dan Prasarana, Sistem Informasi Pelayanan Publik, Konsultasi dan Pengaduan, serta Inovasi sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo secara umum telah berjalan dengan cukup baik. Pada aspek Kebijakan Pelayanan, pelayanan telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ketentuan yang berlaku. Profesionalisme SDM menunjukkan bahwa aparatur memiliki sikap ramah, responsif, serta mampu memberikan pelayanan sesuai tugas dan fungsinya, meskipun pengembangan kompetensi masih perlu ditingkatkan. Pada aspek Sarana dan Prasarana, fasilitas pendukung pelayanan masih belum memadai sehingga memerlukan perhatian pemerintah. Sistem Informasi Pelayanan Publik telah memanfaatkan media informasi dan teknologi, namun implementasinya belum optimal. Konsultasi dan Pengaduan telah berjalan dengan baik melalui mekanisme penyampaian aspirasi dan penyelesaian keluhan masyarakat. Sementara itu, pada aspek Inovasi, Kelurahan Tenilo telah melakukan berbagai upaya pengembangan pelayanan, namun inovasi yang diterapkan masih perlu ditingkatkan melalui optimalisasi teknologi informasi dan penyediaan sarana pendukung. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo telah terlaksana dengan cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan terutama pada aspek sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengembangan kompetensi aparatur agar pelayanan publik dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan memberikan kepuasan yang lebih tinggi kepada masyarakat.