Search Articles & Publications

Showing 160 articles found for "Point"

PENERAPAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA TOKO ARIF JAYA

Putri, Indri Anggraini, Agus, Raja Tama Andri, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract: Toko Arif Jaya is a convenience store located at Jl. Protokol, Binjai Serbangan, Kec. Air Joman. The store was established in 2016 by its owner, Mr. Muhammad Nur Arifin. It offers various necessities, such as office… ffice supplies, household items, toys, and other essential goods. The main issue faced by the store is that the inventory often falls short, leading to stockouts, which disappoints customers and decreases sales. This problem can be attributed to various factors, one of which is the efficiency of the supply chain. A smooth supply chain is crucial for a business that distributes goods. Toko Arif Jaya often faces stock shortages, which result in customer dissatisfaction and a decline in sales. To address this issue, it is proposed to implement Supply Chain Management (SCM) using PHP and MySQL technologies. This system is designed to facilitate real-time inventory control, ensuring better product availability and enhancing customer satisfaction. With this SCM, Toko Arif Jaya can respond to market demand more quickly and accurately, reduce the risk of stockouts, and optimize inventory management. Currently, if the store's inventory is low or out of stock, Toko Arif Jaya still uses the traditional method of contacting suppliers through WhatsApp to restock. Based on the above problems, a system will be developed to assist the store owner and suppliers in controlling inventory data by implementing Supply Chain Management using PHP programming language and MySQL database. The implementation of the Supply Chain Management method will facilitate real-time inventory monitoring for both suppliers and store owners, thereby ensuring efficient distribution of goods to end-users. Keywords: Supply Chain Management; Goods Inventory; Arif Jaya Store  Abstrak: Toko Arif Jaya adalah toko serba ada yang beralamat di Jl. Protokol, Binjai Serbangan, Kec. Air Joman. Toko ini telah berdiri sejak tahun 2016 oleh pemiliknya yaitu Bapak Muhammad Nur Arifin. Toko tersebut  menyediakan kebutuhan seperti alat tulis kantor, perlengkapan rumah tangga, mainan dan kebutuhan lainnya. Permasalahan yang ada pada toko tersebut adalah persediaan barang sering kali  tidak mencukupi yang menyebabkan kehabisan stok di toko sehingga  mengecewakan pelanggan dan mengurangi penjualan. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya ialah kelancaran rantai pasokannya. Kelancaran rantai pasokan ini menjadi hal yang sangat penting bagi sebuah perusahaan yang menyalurkan barang. Toko Arif Jaya menghadapi masalah kekurangan stok barang yang sering kali menyebabkan kekecewaan pelanggan dan penurunan penjualan. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan penerapan Supply Chain Management (SCM) menggunakan teknologi PHP dan MySQL. Sistem ini dirancang untuk mempermudah kontrol persediaan barang secara real-time, sehingga memastikan ketersediaan produk yang lebih baik dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan SCM ini, Toko Arif Jaya dapat merespons permintaan pasar lebih cepat dan akurat, mengurangi risiko kekurangan stok, dan mengoptimalkan pengelolaan inventaris. Selama ini jika persediaan barang pada toko telah berkurang atau sampai kehabisan, Toko Arif Jaya masih menggunakan cara lama dalam menghubungi pihak supplier yang terkait melalui whatsapp untuk memasok barangnya lagi. Berdasarkan permasalahan di atas maka akan dibangun sistem yang dapat membantu pemilik toko serta supplier dalam mengontrol data persediaan barang dengan menerapkan Supply Chain Management menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Hasil penerapan metode Supply Chain Management akan memudahkan pihak supllier dan pemilik toko dalam mengetahui persediaan toko secara realtime sehingga kegiatan penyaluran barang kepada pemakai akhir. Kata kunci: Supply Chain Management; Persediaan Barang; Toko Arif Jaya

ANALISIS STOK BAHAN SEMBAKO DI TOKO MEKAR JAYA MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING

santika, novi, Hidayah, Nurul, Sinambela, Salsabilah Ramadhani
Abstract: Abstract: Mekar Jaya Store is a shop that operates in the field of selling basic necessities. At the Mekar Jaya Store, there are several problems that often arise. When making sales, customers often feel disappointed because… ause the stock that the customer should want to buy is often empty. Due to this disappointment the number of customers decreased. The process carried out is still manual so that errors often occur in recording existing data, causing a lack of efficiency in the time used. The available data is not used properly so that sales data is not utilized as well as possible to design business strategies to improve products. To solve this problem, you can use a data mining application, namely by utilizing existing data to identify the best-selling sales, to sales that are less popular with customers using the K-Means method. Where the data used is 101 sales data transactions. This research aims to group transaction data that is used to meet customer needs appropriately and overcome shortages and excess stock of goods which result in investment in sales capital. The results of this research were that the highest sales were 23 items, medium sales were 32 items, and the lowest sales were 46 items. Keywords: grocery stock; K-Means; stock management Abstrak: Toko Mekar Jaya merupakan sebuah toko yang bergerak dalam bidang penjualan sembako. Pada Toko Mekar Jaya terdapat beberapa permasalahan yang kerap muncul. Dalam melakukan penjualan sering pelanggan merasa kecewa karena seringnya stok yang seharusnya ingin dibeli oleh pelanggan kosong. Karena kekecewaan tersebut jumlah pelanggan menurun. Adapun proses yang dilakukan masih manual sehingga masih sering terjadi kesalahan dalam pencatatan data yang ada sehingga menyebabkan kurangnya efiensi waktu yang digunakan. Ketersediaan data yang ada tidak digunakan dengan baik sehingga data penjualan tidak dimanfaatkan dengan sebaik mungkin yang dapat merancang strategi bisnis dalam meningkatkan produk. Untuk menyelesaikan masalah tersebut dapat menggunakan aplikasi data mining, yaitu dengan memanfaatkan data yang ada untuk mengidentifikasi penjualan yang paling laris, hingga penjualan yang kurang diminati oleh pelanggan menggunakan metode K-Means. Dimana data yang digunakan sebanyak 101 transaksi data penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan data transaksi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan tepat dan mengatasi kekurangan dan kelebihan stok barang yang mengakibatkan tertanamnya modal penjualan. Hasil dari penelitian ini dimana penjualan tertinggi terdapat 23 item, penjualan sedang terdapat 32 item, dan penjualan terendah terdapat 46 item. Kata kunci: Data Mining, K-Means, Penjualan Sembako. Abstract: Mekar Jaya Store is a shop that operates in the field of selling basic necessities. At the Mekar Jaya Store, there are several problems that often arise. When making sales, customers often feel disappointed because the stock that the customer should want to buy is often empty. Due to this disappointment the number of customers decreased. The process carried out is still manual so that errors often occur in recording existing data, causing a lack of efficiency in the time used. The available data is not used properly so that sales data is not utilized as well as possible to design business strategies to improve products. To solve this problem, you can use a data mining application, namely by utilizing existing data to identify the best-selling sales, to sales that are less popular with customers using the K-Means method. Where the data used is 101 sales data transactions. This research aims to group transaction data that is used to meet customer needs appropriately and overcome shortages and excess stock of goods which result in investment in sales capital. The results of this research were that the highest sales were 23 items, medium sales were 32 items, and the lowest sales were 46 items. Keywords:grocery stock; K-Means; stock management     Abstrak: Toko Mekar Jaya merupakan sebuah toko yang bergerak dalam bidang penjualan sembako. Pada Toko Mekar Jaya terdapat beberapa permasalahan yang kerap muncul. Dalam melakukan penjualan sering pelanggan merasa kecewa karena seringnya stok yang seharusnya ingin dibeli oleh pelanggan kosong. Karena kekecewaan tersebut jumlah pelanggan menurun. Adapun proses yang dilakukan masih manual sehingga masih sering terjadi kesalahan dalam pencatatan data yang ada sehingga menyebabkan kurangnya efiensi waktu yang digunakan. Ketersediaan data yang ada tidak digunakan dengan baik sehingga data penjualan tidak dimanfaatkan dengan sebaik mungkin yang dapat merancang strategi bisnis dalam meningkatkan produk. Untuk menyelesaikan masalah tersebut dapat menggunakan aplikasi data mining, yaitu dengan memanfaatkan data yang ada untuk mengidentifikasi penjualan yang paling laris, hingga penjualan yang kurang diminati oleh pelanggan menggunakan metode K-Means. Dimana data yang digunakan sebanyak 101 transaksi data penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan data transaksi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan tepat dan mengatasi kekurangan dan kelebihan stok barang yang mengakibatkan tertanamnya modal penjualan. Hasil dari penelitian ini dimana penjualan tertinggi terdapat 23 item, penjualan sedang terdapat 32 item, dan penjualan terendah terdapat 46 item.   Kata kunci: Data Mining, K-Means, Penjualan Sembako.  

Implementasi Sistem Point of Sale Pada Toko Laguna Painting Kisaran

Amara, Dinda Dwi, Helmiah, Fauriatun, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract: The rapid development of the business world and increasingly fierce business competition encourage companies to always try to improve the quality of products and services to consumers. Today's business world requires… quires a medium to assist in managing the sales process and recording reports quickly to meet the needs of trading businesses. Laguna Painting Paint Shop is a business engaged in the sale of paint in the Kisaran area. Where in their daily life, Laguna Painting Paint Shop sells paint for both inside and outside the city. Currently the Laguna Painting Paint Shop performs transactions manually in its business processes, this can be seen from the sales transaction process which is calculated and recorded in the sales note paper. To improve the sales system at the Laguna Painting Paint Shop, it is necessary to have an application as a fighter, namely a cashier application or commonly called a POS that can simplify the process of sales transactions and preparing reports. With this POS program, it is hoped that transaction activities will be more effective and efficient at the Laguna Painting Paint Shop.             Keywords: point of sale; sale; paint shop     Abstrak: Perkembangan dunia bisnis yang semakin pesat dan persaingan usaha yang kian ketat mendorong perusahaan untuk selalu berusaha meningkatkan kualitas produk dan pelayanan kepada konsumen. dunia bisnis saat sekarang ini membutuhkan suatu media untuk membantu dalam mengelola proses penjualan dan pencatatan laporan yang cepat untuk memenuhi kebutuhan usaha dagang. Toko Cat Laguna Painting merupakan suatu usaha yang bergerak di bidang penjualan cat di daerah Kisaran.  Dimana dalam kesehariannya, Toko Cat Laguna Painting melakukan penjualan cat untuk dalam kota maupun luar kota. Saat ini Toko Cat Laguna Painting melakukan transaksi secara manual di dalam proses bisnisnya, hal tersebut terlihat dari proses transaksi penjualan dihitung dan dicatat dalam kertas nota penjualan. Untuk memperbaiki sistem penjualan pada Toko Cat Laguna Painting maka perlunya suatu aplikasi sebagai penjuang yaitu aplikasi kasir atau biasa disebut dengan POS yang dapat mempermudah dalam proses transaksi penjualan dan penyusunan laporan. Dengan adanya program POS ini, diharapkan kegiatan transaksi menjadi lebih efektif dan efisien pada Toko Cat Laguna Painting.   Kata kunci: point of sale; penjualan; toko cat

Implementasi Metode EOQ Untuk Persediaan Pupuk Organik Pada Koperasi Unit Desa (KUD) Menranti

Putri, Adeliana, Helmiah, Fauriatun, Azmi, Sri Rezeki Maulina
Abstract: Abstract: Organic fertilizers are fertilizers consisting of living things, some of which come from the weathering of plant, animal and human remains. Organic fertilizers can be in solid or liquid form. At the Meranti Village… lage Unit Cooperative (KUD) which is the place of business for selling organic fertilizer in Meranti District, Asahan Regency. In the absence of a system that regulates the problem of supplying organic fertilizers, there are still many shortcomings in providing information on organic fertilizers. For organic fertilizer inventory data, it still uses a manual recording system. Therefore, in overcoming this inventory problem, a strategy and system implementation using the EOQ (Economic Order Quantity) method is used. EOQ is a calculation in inventory management that aims to determine the most economical number of orders by minimizing the cost of ordering goods and the cost of storing goods. EOQ is also supported by the ROP (Reorder Point) method. In this ROP method, we can calculate when the company places an order for goods again. The purpose of this research is to make it easier for the KUD to be more effective and efficient in recording organic fertilizer supplies and minimize the error rate manually when registering.   Keywords: Organic Fertilizer Inventory; EOQ Method; PHP and MYSQL.     Abstrak: Pupuk organik adalah pupuk yang terdiri dari makhluk hidup yang sebagian berasal dari pelapukan sisa-sisa tumbuhan, hewan dan manusia. Pupuk organik dapat berbentuk padat atau cair. Pada Koperasi Unit Desa (KUD) Meranti yang menjadi tempat usaha penjualan pupuk organik di Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan. Dengan belum adanya sistem yang mengatur masalah persediaan pupuk organik, maka masih banyak kekurangan dalam penyediaan informasi pupuk organik. Untuk data persediaan pupuk organik masih menggunakan sistem pencatatan manual saja. Oleh karena itu, dalam mengatasi masalah persediaan ini digunakan strategi dan penerapan sistem menggunakan Metode EOQ (Economic Order Quantity). EOQ merupakan perhitungan dalam manajemen persediaan yang bertujuan untuk menentukan jumlah pemesanan yang paling ekonomis dengan meminimalkan biaya pemesanan barang dan biaya penyimpanan barang. EOQ juga didukung dengan metode ROP (Reorder Point). Dalam metode ROP ini, kita dapat menghitung kapan perusahaan melakukan pemesanan barang kembali. Tujuannya penelitian ini agar mempermudah pihak KUD untuk lebih efektif dan efisien dalam mendata persediaan pupuk organik serta meminimalisir tingkat kekeliruan secara manual saat mendata.   Kata Kunci: Persediaan Pupuk Organik; Metode EOQ; PHP dan MYSQL.

Implementasi Speedometer Digital pada Mobil Listrik Menggunakan Arduino Uno

Rani, Selvia, Hutagalung, Jhonson Efendi, Dermawan, Ari
Abstract: Abstract:  At STMIK Royal Kisaran, research has been carried out for the manufacture of an electric motor prototype which is still in the development stage so that it requires the application of an automatic system that… helps the work of the desired electric car system according to the needs of the user. At this time the prototype that has been designed has not used a car speed meter. Where digital measuring instruments have advantages over analog measuring instruments, where the readings of digital measuring instruments are clearer and more accurate and digital measuring instruments when viewed from an aesthetic point of view, digital measuring instruments are more attractive, and in motor vehicles digital speedometers are very rarely used, mostly motorized vehicles. still using an analog speedometer. It is necessary to apply a sensor system to detect the speed of the wheel mechanics of the electric car and connect it to the Arduino Uno microcontroller to control the value of the vehicle and display it on the LCD. By using this tool, it can determine the speed of the electric car vehicle so that the driver can calculate the speed of the vehicle and can be a reference for safety in driving.   Keywords: Microcontroller; Arduino Uno; Sensor; Electric Car Prototype     Abstrak:   Pada  STMIK Royal Kisaran telah dilakukan penelitian untuk pembuatan Protipe motor listrik yang masih dalam tahap pengembangan sehingga memerlukan penerapan sistem otomatis yang membantu kerja dari sistem mobil listrik yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan pemakai. Pada saat ini untuk prototipe yang telah dirancang belum menggunakan alat pengukur kecepatan mobil. Dimana alat ukur digital mempunyai keunggulan dibanding alat ukur analog, dimana pembacaan alat ukur digital lebih jelas dan lebih teliti serta alat ukur digital jika dipandang dari segi estetika maka alat ukur digital lebih menarik, dan dalam kendaraan bermotor speedometer  digital sangat jarang digunakan, kebanyakan kendaraan bermotor masih menggukan speedometer  analog. Perlu dilakukanpenerapan dari sistem sensor untuk mendeteksi kecepatan dari mekanika roda dari mobil listrik tersebut dan dihubungkan ke mikrokontroler Arduino Uno untuk mengendalikan besar nilai dari kendaraannya dan ditampilkan pada LCD. Dengan menggunakan alat ini dapat mengetahui kecepatan kendaraan mobil listrik sehingga pengendara dapat memperhitungkan laju kendaraan serta dapat menjadi acuan keamanan dalam berkendaran.   Kata Kunci: Mikrokontroler; Arduino Uno; Sensor; Prototipe Mobil Listrik.

Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Sanksi Pelanggaran Siswa Menggunakan Metode TOPSIS

Sari, Rita Ratna, Nurwati, Nurwati, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract:All students in the world of education in the learning process are not separated from the various rules and regulations that apply or are implemented by the school and it is mandatory to be obeyed by every student.… nt. With this, it is intended that every student knows about discipline. At SMP Negeri 1 Bosar Maligas presence, tidiness, personality and order are aspects of discipline which are used as references to measure the level of student discipline. The mechanism for measuring the level of discipline of each student is measured manually, namely by accumulating points of violations committed by students, then determining the sanctions that will be given. The purpose of this study is to analyze and design a decision support system to determine the level of discipline and sanctions for student violations using the TOPSIS (Technique Order Preference by Similarity To Ideal Solution) method and implement the system to assist counseling teachers in monitoring student discipline levels, and can be effective and efficiently find the number of points of violation committed by students. The system is designed using the MySQL database, PHP programming language, and Macromedia Dreamweaver application software.   Keywords: Discipline, TOPSIS, Macromedia Dreamweaver, Hypertext PrePocessor, Decision Support Systems.     Abstrak: Semua siswa di dalam dunia pendidikan  dalam proses belajar tidak ada yang  terlepas dari berbagai tata tertib dan peraturan yang berlaku atau di jalankan oleh sekolah dan memang wajib harus di taati oleh setiap siswa. Dengan adanya hal tersebut bertujuan supaya setiap siswa mengetahui tentang kedisiplinan.  Di SMP Negeri 1 Bosar Maligas kehadiran, kerapian, kepribadian dan ketertiban  merupakan aspek kedisiplinan yang dijadikan sebagai acuan untuk mengukur tingkat kedisiplinan siswa. Mekanisme pengukuran tingkat  disiplin dari masing-masing siswa diukur dengan cara manual, yaitu dengan mengakumulasi point pelanggaran yang dilakukan siswa, kemudian ditentukan sanksi yang akan diberikan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan merancang sistem pendukung keputusan untuk menentukan tingkat kedisiplinan dan sanksi pelanggaran siswa menggunakan metode TOPSIS (Technique Order Preferenceby Similarity ToIdeal Solution) dan mengimplementasikan sistem tersebut untuk membantu guru BK dalam memantau tingkat kedisiplinan siswa, dan dapat dengan efektif dan efesien mencari jumlah point pelanggaran yang di lakukan oleh siswa.Sistemdi rancang menggunakan database MySQL,bahasa pemrograman PHP, dan software aplikasi macromedia dreamweaver.   Kata Kunci :Kedisiplinan, TOPSIS, Macromedia Dreamweaver, PHP, Sistem Pendukung Keputusan.

Edukasi Dan Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Pengembangan Pembelajaran Berwawasan Lingkungan Bagi Guru di SMK Mambaul Ulum

Fitriyah, Khotijah, Siti, Hasanah, Amaliyatul, Hasanah, Siti Hafidhatul, Waidani, Linda
Abstract: Abstract: This Community Service Program was carries out at SMK Mambaul Ulum to motivated by the limited digital competence of teachers, who have primarily used information technology for administrative tasks, thereby hindering… ndering the integration of environmental values into learning. The objective of this community service (PKM) activity is to enhance teachers' digital competence through education and training on the utilization of belajar.id accounts, Canva for Education, Interactive PowerPoint, and Google Classroom, focusing on developing environment-oriented media (green education). The implementation method consists of four stages: preparation, execution (workshops and hands-on training), intensive mentoring, and evaluation. The results indicate a significant increase in teachers' digital competence, with average understanding scores rising from 45% to 85%. The most dramatic improvement was observed in the optimization of belajar.id accounts, reaching 90%. Quantitatively, this mentoring produced 25 digital learning media products, including  environmental education posters and  interactive presentations. The conclusion of this activity is that strengthening teachers' digital capacity can transform the learning paradigm into one that is more innovative, effective, and environment-based, ultimately strengthening students' environmental literacy in the digital era. Keywords: interactive learning; information technology utilization; environmental education; belajar.id account; green education.   Abstrak: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di SMK Mambaul Ulum untuk mengatasi permasalahan keterbatasan kompetensi digital guru yang selama ini hanya memanfaatkan teknologi informasi untuk tugas administratif, sehingga menghambat integrasi nilai-nilai lingkungan dalam pembelajaran. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan kompetensi digital guru melalui edukasi dan pelatihan pemanfaatan akun belajar.id, Canva for Education, PowerPoint Interaktif, dan Google Classroom dengan fokus pada pengembangan media berwawasan lingkungan (green education). Metode pelaksanaan meliputi empat tahap: persiapan, pelaksanaan (workshop dan hands-on training), pendampingan intensif, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi digital guru yang signifikan, di mana rata-rata skor pemahaman meningkat dari 45% menjadi 85%. Peningkatan paling drastis terlihat pada optimalisasi akun belajar.id yang mencapai 90%. Secara kuantitatif, pendampingan ini menghasilkan 25 produk media pembelajaran digital, termasuk poster edukasi lingkungan dan presentasi interaktif. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penguatan kapasitas digital guru mampu mengubah paradigma pembelajaran menjadi lebih inovatif, efektif, dan berbasis nilai lingkungan, yang pada gilirannya memperkuat literasi lingkungan peserta didik di era digital. Kata kunci: pembelajaran interaktif; pemanfaatan teknologi informasi; pendidikan lingkungan; akun belajar.id; green education.

Edukasi Interakktif SI PITA Melalui Media Powerpoint dan Puzzle di SMPN 28 Jakarta

Sada Rasmada, Jati, Mateus Bagas Nugroho, Paramitha Wirdani Ningsih Marlina, Agnes Maharani Puji Wulandari, Aloysius Prima Cahya Miensugandhi, Damelya Patriksia Dampang
Abstract: Abstract: This community service program aimed to improve adolescents’ knowledge of balanced nutrition guidelines through an interactive educational program at SMPN 28 Jakarta. The identified problem was the low level of… of students' knowledge regarding the “Isi Piringku” concept, which may affect nutritional status and eating habits among adolescents. The method was conducted through three stages: preparation, implementation, and evaluation. The intervention consisted of nutrition education delivered using PowerPoint media, followed by a practical activity involving the arrangement of the Isi Piringku puzzle. The evaluation employed a pre-test and post-test design involving 30 seventh-grade students to assess changes in knowledge before and after intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon test, which showed a significant difference between pre-test and post-test scores (p=0.003). The proportion of students with good knowledge increased from 6,7% to 26,7% after the intervention. Monitoring conducted three days after the education session indicated that some students had begun applying the “Isi Piringku” concept, although food availability at home remained a challenge. This study concludes that education using visual media and interactive practices is effective in improving adolescents' nutritional knowledge; however, support from families and schools is necessary to optimize sustainable behavioral changes. Keyword: adolescent knowledge; balanced nutrition education; community service   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pedoman gizi seimbang melalui program edukasi interaktif. Permasalahan yang dihadapi adalah masih rendahnya tingkat pengetahuan siswa tentang konsep Isi Piringku, yang berpotensi memengaruhi status gizi dan kebiasaan makan remaja. Metode kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Intervensi berupa edukasi gizi menggunakan media PowerPoint dan praktik penyusunan puzzle Isi Piringku. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pada 30 siswa kelas VII. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p=0,003). Persentase pengetahuan kategori baik meningkat dari 6,7% menjadi 26,7% setelah intervensi. Monitoring tiga hari pascaedukasi menunjukkan sebagian siswa mulai menerapkan konsep isi piringku, meskipun masih terdapat hambatan pada ketersediaan pangan di rumah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi menggunakan media visual dan praktik interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi remaja, namun diperlukan dukungan keluarga dan sekolah untuk optimalisasi perubahan perilaku Kata kunci: edukasi gizi; isi piringku; pengabdian masyarakat

Penerapan E-CRM Dan Analisis BEP Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Nugget Lele Di Pokdakan Tani Makmur

Iqbal, Muhammad, Febby Madonna Yuma, Nurhasanah, Kevin Alfarer Ginting, Zuriah Br Saragih
Abstract: Abstract: Pokdakan Tani Makmur in Asahan Regency faced low sales of fresh catfish due to intense price competition in the local market. This community service program aimed to increase the economic value of catfish farming… ing through product diversification into catfish nuggets and the application of Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) as a supporting tool for digital marketing. The activities included socialization, production and packaging training, implementation of social media–based E-CRM, and Break Even Point (BEP) analysis to assess business feasibility. The results showed an improvement in partners’ skills in processing and marketing catfish products. With a monthly production capacity of 30 kg, where 1 kg yields 40 pieces or 10 packs of nuggets priced at IDR 5,000 per pack, partners achieved a monthly turnover of approximately IDR 1,500,000. The BEP analysis indicated an equilibrium point at 100 kg or around three months of operation with fixed costs of IDR 1,500,000. The E-CRM system served as a supporting medium to promote products and expand market visibility, while the main factors driving sales growth were product diversification and improved quality. This activity has implications for enhancing competitiveness and economic independence among small-scale fish farming groups. Keywords: BEP; catfish nugget; diversification; E-CRM; Pokdakan Tani Makmur   Abstrak: Pokdakan Tani Makmur di Kabupaten Asahan menghadapi permasalahan rendahnya penjualan lele segar akibat tingginya persaingan harga di pasar lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi hasil budidaya melalui diversifikasi produk olahan menjadi nugget lele serta penerapan Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) sebagai pendukung strategi pemasaran digital. Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan produksi dan pengemasan, penerapan E-CRM berbasis media sosial, serta analisis Break Even Point (BEP) untuk menilai kelayakan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dalam produksi dan pemasaran produk olahan. Dengan kapasitas produksi 30 kg per bulan, di mana 1 kg menghasilkan 40 potong atau 10 bungkus nugget dengan harga Rp5.000 per bungkus, mitra memperoleh omzet sekitar Rp1.500.000 per bulan. Analisis BEP menunjukkan titik impas pada 100 kg produksi atau sekitar tiga bulan operasional dengan biaya tetap Rp1.500.000. Penerapan E-CRM berperan mendukung promosi dan memperluas informasi produk, sementara faktor utama peningkatan penjualan berasal dari diversifikasi dan kualitas produk olahan. Kegiatan ini berimplikasi pada peningkatan daya saing dan kemandirian ekonomi kelompok pembudidaya ikan di daerah. Kata kunci: BEP; diversifikasi; E-CRM; nugget lele; Pokdakan Tani Makmur

Optimalisasi Kompetensi Bidan Melalui Workshop Deteksi Dini Dan Upaya Preventif Preeklampsia di Lombok Timur

Astika Gita Ningrum, Dewi Setyowati, Zamrotul Izzah, Andriyanti, Farah Diba Azzahra, Misheel Trivena Setiawan
Abstract: Abstract: Preeclampsia is one of the leading causes of maternal mortality in East Lombok Regency. In 2023, 2,689 cases of preeclampsia were recorded among 108,035 pregnant women. Limited competence of midwives in early detection,… etection, midwifery care, and preventive strategies remains a major challenge. This community service program aimed to improve midwives’ knowledge and skills through a workshop consisting of seminars and case-based learning (CBL). The activity was conducted on August 25, 2025, at the East Lombok District Health Office Hall, involving 35 midwives from 35 primary health centers (34 respondents were analyzed as one participant did not complete the pre- and post-tests). The workshop covered preeclampsia screening, midwifery care, MgSO₄ administration, and the use of local natural resources as preventive strategies. Evaluation using pre- and post-tests showed a significant increase in the mean score from 78.23 to 94.85, with an average improvement of 16.62 points. Notably, 44.1% of participants achieved a perfect score of 100. These findings confirm that interactive and practical workshop approaches effectively enhance midwives’ competencies. Therefore, this program contributes to strengthening primary health care services and supporting maternal mortality reduction efforts in East Lombok. Keywords: early detection; maternal mortality; midwives competence; preeclampsia; primary health care   Abstrak: Preeklampsia merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kematian ibu di Kabupaten Lombok Timur. Data tahun 2023 menunjukkan terdapat 2.689 kasus preeklampsia dari 108.035 ibu hamil. Keterbatasan kompetensi bidan dalam deteksi dini, asuhan kebidanan, dan pemanfaatan strategi preventif menjadi tantangan utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan melalui workshop yang terdiri dari seminar dan praktik berbasis kasus (Case Based Learning/CBL). Kegiatan dilaksanakan pada 25 Agustus 2025 di Aula Dinas Kesehatan Lombok Timur, dengan peserta 35 bidan dari 35 Puskesmas. Materi workshop mencakup skrining preeklampsia, asuhan kebidanan, pemberian MgSO₄, serta pemanfaatan bahan alam lokal sebagai strategi preventif. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan skor rata-rata dari 78,23 menjadi 94,85, dengan rata-rata peningkatan sebesar 16,62 poin. Sebanyak 44,1% peserta mencapai skor sempurna 100. Hasil ini membuktikan bahwa workshop interaktif dan aplikatif efektif meningkatkan kompetensi bidan. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada penguatan layanan primer dan upaya penurunan angka kematian ibu di Lombok Timur. Kata kunci: angka kematian ibu; deteksi dini; kompetensi bidan; pelayanan kesehatan primer; preeclampsia