Abstract:Abstract: Labuhanbatu Regency is a district that has many Vocational High Schools (SMK) which are very attractive to the community. Because each Vocational High School has its own vocational fields, for example Health, Automotive,…
utomotive, Offices, and others. The existence of this Geographic Information System makes it easy for users to find Vocational High School routes. Vocational High Schools are schools that make students or prospective students even more skilled. In making this Geographic Information System requires Systems Development Life Cycle to analyze gradually, and Webgis to display maps as well as GPS to ascertain the location of the earth's surface and use UML design such as activity diagrams, sequence diagrams, and usecase. There is also a waterfall method in making this Geographic Information System such as its analysis, implementation, design, maintenance and also the testing phase. The Testing Phase uses the BlackBox to test the system whether it is running well or not and is suitable for use by users.
Keywords: BlackBox Testing; Geographic Information System; Google Maps; GPS; UML; Vocational High School
Abstrak: Kabupaten Labuhanbatu termasuk kabupaten yang memiliki banyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sangat diminati masyarakat. Karena setiap SMK memiliki kejuruan masing-masing dalam bidangnya misalkan Kesehatan, Otomotif, Perkantoran, dan lain-lain. Adanya Sistem Informasi Geografi ini memudahkan para pengguna untuk mencari rute Sekolah Menengah Kejuruan. Sekolah Menengah Kejuruan adalah sekolah yang menjadikan para siswa atau calon siswa lebih trampil lagi. Dalam pembuatan Sistem Informasi Geografi ini memerlukan Systems Development Life Cycle menganalisis secara bertahap, dan Webgis untuk menampilkan peta juga GPS untuk memastikan letak permukaan bumi dan menggunakan Perancangan UML seperti activity diagram, sequence diagram, dan usecase. Terdapat juga Metode waterfall dalam membuat Sistem Informasi Geografi ini seperti analisanya, implementasi, desain, pemeliharaan dan juga tahap pengujian. Tahap Pengujian menggunakan BlackBox untuk menguji Sistem apakah berjalan baik atau tidak dan sudah layak digunakan bagi pengguna.
Kata kunci: Sekolah Menengah Kejuruan; GPS; Peta Google; Sistem Informasi Geografi; Uji BlackBox; UML
Abstract:Abstract: The spread of the covid-19 virus that has occurred since the beginning of 2020 has prevented people from gathering. One of the impacts on the world of education is the enforcement of online lectures. By using several…
everal e-learning applications, including Classroom and Google Meet, resulted in changes in student interest in learning. Online lectures that have been running for two semesters and produce students score data can provide knowledge of student learning interests with the help of data mining rough sets and the Rosetta application which produce Rule that can be seen from the patterns of student interest in learning during online lectures, where student interest in learning becomes better for subjects that have subject matter for counting.
Keywords: data mining; interest in learning; online lectures; rough set; rough set
Abstrak: Menyebarnya virus covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 mengakibatkan pelarangan berkumpul/berkerumun, salah satu dampak pada dunia pendidikan adalah diberlakukannya perkuliahan online/e-learning. Beberapa aplikasi e-learning yang di gunakan adalah classroom dan googlemeet, hal ini tentu mengakibatkan perubahan minat belajar terhadap mahasiswa. Perubahan tersebut terekam dalam nilai dari perkuliahan online yang telah berjalan selama dua semester yang mana dapat diekstrak menjadi pengetahuan dengan bantuan data mining rough set dan aplikasi rosetta. Dengan membaca rule yang di hasilkan oleh rough set maka dapat dilihat pola dari minat belajar mahasiswa selama perkuliahan online, yang mana minat belajar mahasiswa terbagi menjadi lebih baik untuk matakuliah yang memiliki materi hitungan dan sebaliknya untuk matakuliah dengan materi teori.
Kata kunci: data mining; minat belajar; perkuliahan online; rosseta; rough set;
Abstract:Abstract: The development of information technology has grown rapidly and has made information systems important in running an enterprise’s business. Therefore, companies need to increasingly adopt Enterprise Architecture…
itecture (EA). EA is the basis for problems that occur in an enterprise by utilizing technological innovations in meeting the expectations of information system architecture. The design quality of the Information System Architecture model has been recognized as an important factor for the success of EA design in enterprises. In meeting this quality, it is necessary to test the relevance of EA to the needs of the enterprise. This study focuses on testing the relevance of Information System Architecture design using the Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). The quality principle of relevance has derived attributes, which are EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, and Level of Detail. Each attribute has an assessment method, whether qualitative, quantitative, or Yes / No. Relevance testing in this study will produce an Information System Architecture model in EA design that meets the quality principle of relevance in the EA quality framework.
Keywords: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevance
Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dan menjadikan sistem informasi penting dalam menjalankan bisnis suatu perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu perusahaan semakin mengadopsi Enterprise Architecture (EA). EA merupakan landasan untuk permasalahan yang terjadi dalam suatu perusahaan dengan memanfaatkan inovasi teknologi dalam memenuhi harapan arsitektur sistem informasi. Kualitas perancangan model Information System Architecture telah diakui sebagai faktor penting untuk kesuksesan perancangan EA di perusahaan. Dalam memenuhi kualitas tersebut, maka diperlukan suatu pengujian relevansi EA terhadap kebutuhan perusahaan. Penelitian ini berfokus pada pengujian relevansi perancangan Information System Architecture menggunakan Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). Prinsip kualitas relevansi memiliki atribut turunan, yaitu berupa EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, serta Level of Detail. Setiap atribut memiliki metode penilaian, baik yang bersifat kualitatif, kuantitatif, atau Ya / Tidak. Pengujian relevansi pada penelitian ini akan menghasilkan model Information System Architecture pada perancangan EA yang memenuhi standar prinsip kualitas relevansi pada kerangka kerja kualitas EA.
Kata kunci: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevansi
Abstract:Abstract : ODP can be a distribution tools for IT infrastructure development. So that ODP can reach the customer, there must be a telecommunications operator that has the ability to connect production equipment to the area.…
ea. ODP infrastructure development using the network method is CPM method. CPM method has no execution time tolerance. In financing ODP development can be done by two method is normal method and fast method. Normal method means all operation performed normally while the fast financing method means that the cost is more expensive because it requires more labor.
Kata Kunci : CPM; fast cost; normal cost; ODP
Abstrak : ODP dapat menjadi alat pendistribusi pembangunan dalam infrastuktur IT. Agar ODP dapat sampai ke pelanggan harus terdapat operator telekomunikasi yang memiliki kemampuan untuk menghubungkan alat produksi ke daerah tersebut. Pembangunan infrastuktur ODP menggunakan metode jaringan kerja yaitu metode CPM. Metode CPM tidak memiliki toleransi waktu pelaksanaan. Dalam pembiayaan pembangunan ODP dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pembiayaan metode normal dan pembiayaan metode dipercepat, pembiayaan metode normal artinya semua operasi yang dilakukan secara normal sedangkan metode pembiayaan dipercepat artinya biaya lebih mahal karena membutuhkan tenaga kerja lebih banyak.
Kata Kunci : biaya normal; biaya dipercepat; CPM; ODP
Abstract:Abstract: Roeleven and Broer reveal that more than 66% of EA programs do not live up to expectations due to a failure to demonstrate sufficient value for the business. Business architecture has an important role to help…
companies achieve the desired business values. An organization also depends on how well the information provided on each artifact especially in the architectural business phase. That way, failure in business modeling can also have an impact on EA implementationw. Modeling artifacts in a good architectural business phase can help to avoid mistakes from the start, because the quality of the business modeling model will have an impact on the quality of information system design. Therefore, it need to test the quality of the model on every artifact in the architectural business, because many business models are not always of high quality. To have a high quality EA, one of them is by identifying a conceptual quality framework approach. There are six principles that must be considered when assessing the quality of a company model, in this study using the quality of the business architecture validity model with six attributes using the formal Petri net method.
Keywords: Enterprise Architecture; Business Architecture; Business Process; Validity,
Attribute Quality
Abstrak: Roeleven dan Broer mengungkapkan bahwa lebih dari 66% program EA tidak memenuhi harapan karena kegagalan untuk menunjukkan nilai yang cukup untuk bisnis. Arsitektur bisnis memiliki peran penting untuk membantu perusahaan mencapai nilai bisnis yang diinginkan. Sebuah organisasi juga bergantung pada seberapa baiknya informasi yang diberikan pada setiap artefak terutama pada fase bisnis arsitektur. Dengan begitu kegagalan pemodelan bisnis juga dapat berdampak pada implementasi EA. Memodelkan artefak pada fase bisnis arsitektur yang baik dapat membantu untuk menghindari kesalahan sejak awal karena kualitas model pemodelan bisnis akan berdampak pada kualitas desain sistem informasi. Maka dari itu, kualitas dari pemodelan bisnis model telah diakui sebagai faktor penting untuk pemodelan sukses di perusahaan, serta perlunya untuk melakukan pengujian kualitas model pada setiap artefak pada bisnis arsitektur, karena banyak model bisnis yang tidak selalu berkualitas tinggi. Untuk memiliki EA yang berkualitas tinggi salah satunya dengan mengidentifikasi pendekatan kerangka kualitas konseptual. Terdapat enam prinsip yang harus dipertimbangkan ketika menilai kualitas model perusahaan, dalam kajian ini menggunakan kualitas model validity arsitektur bisnis dengan enam atribut menggunakan metode formal Petri net.
Kata kunci: Arsitektur Perusahaan; Bisnis Arsitektur; Proses Bisnis; Validitas; Kualitas Atribut
Abstract:Abstract: Pekanbaru still using conventional traffic light control system. Pekanbaru as the capital of Riau Province is predicted udergo the increased of urban population by 54.5% in 2025. It is important for Pekanbaru…
ru to immediately implement smart and efficient traffic management system, so that traffic congestion can be resolved quickly. This research paper provides a design solution for smart traffic light management (Smart Traffic Control System), based on object detection technology that uses deep learning to detect the number and type of vehicles. The number of vehicle is the basis for determining the green light timer automatically. The Smart Traffic Control System (STCS) is integrated with a web based geographic information system (smart map) that can display the current condition (picture, the number of vehicle, congestion level) of each STCS location. This integrated system has been tested on a traffic light prototype, using a mini computer and a miniature vehicle. This integrated system is able to detect 9 out of 12 vehicles, and able to send data regularly to the smart map.
Keywords: deep learning; smart mobility; smart traffic control system
Abstrak: Pengaturan lampu lalu lintas di Kota Pekanbaru masih dilakukan secara konvensional. Pekanbaru sebagai ibukota Provinsi Riau diprediksikan akan mengalami peningkatan jumlah penduduk perkotaan sebesar 54,5% pada tahun 2025. Dengan melihat predikisi ini, penting bagi kota Pekanbaru untuk segera memiliki tata kelola lalu lintas yang cerdas dan efisien agar kemacetan dapat ditanggulangi dengan cepat. Penelitian ini memberikan rancangan solusi untuk tata kelola lampu lalu lintas cerdas (Smart Traffic Control System), berbasis teknologi object detection yang menggunakan deep learning untuk mendeteksi jumlah dan jenis kendaraan. Jumlah kendaraan menjadi dasar penentuan timer lampu hijau secara otomatis. Smart Traffic Control System (STCS) terintegrasi dengan sistem informasi geografis berbasis web (smart map) yang secara kontinu menerima informasi kepadatan (gambar terkini, jumlah kendaraan, level kepadatan), kemudian menampilkannya diatas peta Kota Pekanbaru. Solusi sistem terintegrasi ini telah diujikan pada sebuah prototipe lampu lalu lintas, menggunakan komputer mini dan miniatur kendaraan. Sistem terintegrasi ini mampu mendeteksi 9 dari 12 kendaraan, dan mampu mengirimkan data secara berkala kepada smart map.
Kata kunci: deep learning; smart mobility; smart traffic control system
Abstract:Abstract: DNS plays a vital role in the operation of services on the internet. Almost all services on the internet are under DNS control, such as email, FTP, web apps, etc. So, it is not surprising that various malicious…
activities involve DNS services such as financial fraud, phishing, malware, and malicious activity, etc. Fortunately, in DNS there is a record with the name time to live which can be used to detect a query or the address accessed from the user is a normal query or an abnormal query. Therefore, the purpose of this study is to determine the correlation value between time to live and abnormal queries on passive DNS data using the Binary Logistic Regression model. The results showed that the Binary Logistic Regression method could model the correlation between TTL, elapsed, and bytes which have an optimal model F1 Score of 0.9997 and also have a condition close to the ideal state by using the Precision-Recall Curve (PRC) graph plot.
Keywords: Binary Logistic Regression; DNS Passive; Precision-Recall Curve (PRC); Query Abnormal
Abstrak: DNS memegang peranan yang vital di dalam berjalanya service di internet. Hampir seluruh layanan di internet berada di bawah kendali DNS seperti email, ftp, app web dll. Jadi, tidak mengherankan bahwa berbagai kegiatan jahat melibatkan layanan DNS seperti financial fraud, phising, malware dan aktivitas malicious dll. Untungnya, di dalam DNS tersimpan sebuah record dengan nama time to live yang dapat digunakan untuk mendeteksi sebuah query atau alamat yang diakses dari user tersebut bersifat query normal atau query tidak normal. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai korelasi antara time to live dengan query tidak normal pada data passive DNS dengan menggunakan model Binary Logistic Regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Binary Logistic Regression dapat memodelkan korelasi antara TTL, elapsed dan bytes yang memiliki model optimal F1 Score sebesar 0.9997 dan juga memiliki kondisi hampir mendekati keadaan ideal dengan menggunakan plot grafik Precision Recall Curve (PRC).
Kata kunci: Binary Logistic Regression; DNS Passive; Precision-Recall Curve (PRC); Query Abnormal
Abstract:Abstract: Interior design is currently growing. This can be seen from the various designs in each building. Each design has different characteristics and shapes. The problem that is often experienced by users is the lack…
of user knowledge in the field of interior design so that after the design is finished, the user is not satisfied with the results of the interior design. The main objective of this research is a decision making system in selecting interior designs according to user needs by paying attention to criteria such as design form, design size, material and quality. The method of selecting interior design using the Mamdani method. The mamdani method is very suitable in calculating the output value of each criterion value and the end result becomes the reference value in making a decision. The resulting system is in the form of design selection criteria according to user needs. Thus the results of this study get an Output value of 427,368 which is in the range with the value considered. Keywords: fuzzy inference system; interior design; mamdani method; software matlab.
Abstrak: Desain Interior saat ini semakin berkembang, Hal ini bisa dilihat dari berbagai desain pada setiap bangunan. Setiap desain memiliki karakteristik dan bentuk yang berbeda beda. Permasalahan yang sering dialami pengguna yaitu kurangnya pengetahuan pengguna dibidang desain interior sehingga setelah desain selesai dikerjakan pengguna tidak Puas dengan hasil desain interior. Tujuan utama penelitian ini berupa Sistem pengambilan keputusan dalam pemilihan desain interior sesuai dengan kebutuhan pengguna dengan memperhatikan kriteria seperti Bentuk Desain, ukuran desain, bahan dan Kualitas. Metode pemilihan Desain interior menggunakan metode Mamdani. Metode mamdani sangat cocok dalam menghitung nilai output dari masing masing nilai kriteria dan hasil akhirnya menjadi nilai acuan dalam pengambilan sebuah Keputusan. Sistem yang dihasilkan berupa kriteria pemilihan desain sesuai kebutuhan pengguna. Dengan demikian Hasil penelitian ini mendapatkan nilai Output sebesar 427.368 yang berada pada range dengan nilai dipertimbangkan.
Kata kunci: desain interior; fuzzy inference system; metode mamdani; software matlab.
Abstract:Abstract: Cryptography is an important subject to study because it contains data security. In this course, there are algorithms where each algorithm has a different level of calculation process from one another. Testing…
has been done several times in the form of training on students and some of them still make mistakes in getting the results of the encryption and decryption process. These errors are caused by a lack of understanding of algorithms and calculations in cryptography. In cryptography, the accuracy of the calculation results is a top priority, because if one does the calculation which is called the encryption and decryption process it will result in an incorrect message/information. To anticipate these errors, this cryptography learning is assisted by a tool called crypTool. This tool is a companion in carrying out the encryption and decryption process to avoid errors in the calculation process.
Keywords: Cryptography; E-Learning
Abstrak: Kriptografi merupakan salah satu matakuliah yang penting untuk dipelajari, karena didalamnya memuat materi pengamanan data. Dalam matakuliah tersebut terdapat algoritma- algoritma dimana setiap algortima memiliki tingkat proses perhitungan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Telah dilakukan beberapa kali pengujian dalam bentuk latihan terhadap mahasiswa dan dari sebagian dari mereka masih melakukan kesalahan dalam mendapatkan hasil proses enkripsi dan dekripsi. Kesalahan tersebut diakibatkan oleh kuranganya memahami algoritma dan perhitungan dalam kriptografi. Dalam kriptografi keakuratan hasil perhitungan menjadi prioritas utama, karena apabila salah dalam melakukan perhitungan yang disebut dengan proses enkripsi dan dekripsi maka akan menghasilkan sebuah pesan/informasi yang salah. Guna mengantisipasi kesalahan tersebut maka pembelajaran kriptografi ini dibantu dengan sebuah tools yang bernama cryptool. Tool ini bersifat pendamping dalam melakukan proses enkripsi dan dekripsi dengan maksud menghindari kesalahan didalam melakukan proses perhitungannya.
Kata kunci: E-Learning; Kriptografi
Abstract:Abstract: The role of lecturers in higher education is one of the most influential parts of the quality of students produced. Lecturer educational qualifications are also an important aspect of improving academic and institutional…
titutional quality. Selection of foundation scholarships in the form of doctoral education currently has problems in choosing prospective lecturers. In the selection of doctoral scholarships for potential lecturers, there is still subjectivity in their selection manually. As a supporting medium in determining the selection of potential lecturers to obtain doctoral education foundation scholarships and testing the SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) method to provide scholarship recommendations for prospective lecturers. The selection process uses the SMART method because this method is able to solve multi-criteria problems from the foundation, in this case the Chancellor of the Indonesian Community Development University. Furthermore, the criteria are processed using an application built using the PHP and MySQL programming languages to test these criteria. From the application built, it can be concluded that Yuanita, M.Si with a score of 0.7342 and Khairuddin Tampubolon, M.Si with a score of 0.6311 are entitled to get a doctoral education scholarship from the foundation. Then subjective and computerized decisions can be obtained in this study..
Keywords: Decision Support Systems; Mysql; PHP ; Potential Lecturer Scholarships, Simple Multi Attribute Rating Technique.
Abstrak: Peran dosen di perguruan tinggi adalah salah satu bagian paling berpengaruh dari kualitas mahasiswa yang dihasilkan. Kualifikasi pendidikan dosen juga merupakan aspek penting untuk meningkatkan kualitas akademik dan kelembagaan. Pemilihan beasiswa yayasan dalam bentuk pendidikan doktor saat ini memiliki masalah dalam memilih calon dosen. Dalam pemilihan beasiswa pendidikan doktoral untuk dosen potensial masih ada subjektivitas serta dalam seleksi mereka secara manual. Sebagai media pendukung dalam menentukan seleksi dosen potensial untuk memperoleh beasiswa yayasan pendidikan doktoral dan menguji metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) untuk memberikan rekomendasi beasiswa bagi calon dosen. Untuk proses seleksi menggunakan metode SMART karena metode ini mampu menyelesaikan masalah multi-kriteria dari yayasan dalam hal ini Rektor Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia. Selanjutnya, kriteria diproses menggunakan aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman php dan mysql untuk menguji kriteria ini. Dari aplikasi yang dibangun dapat ditarik kesimpulan bahwa Yuanita, M.Si dengan nilai 0,7342 dan Khairuddin Tampubolon, M.Si dengan nilai 0,6311 berhak mendapatkan beasiswa pendidikan doctoral dari yayasan. Kemudian keputusan subyektif dan terkomputerisasi dapat diperoleh dalam penelitian ini.
Kata kunci: Beasiswa Dosen Potensial; Mysql; PHP; Simple Multi Attribute Rating Technique; Sistem Pendukung Keputusan.